Ivory Bakery's Address

Kami menyediakan roti murah berkualitas. Kami juga menerima pesanan untuk roti murah. Kami adalah supplier roti dari salah satu airline terbesar di Indonesia. Hubungi kami: Lisa Widjaja di 02168416986 atau 0214528707. Alamat kami di: Boulevard Raya QJ 1 no. 5, Kelapa Gading, Jakarta Utara.





Wednesday, March 30, 2011

Wagashi, si Cantik Menggoda!

Renny Wahyuningsih - detikFood

Wagashi, si Cantik Menggoda!
Foto: www.ligagame.com Jakarta - Siapa yang tak kenal sushi, ramen, tempura dan shabu - shabu? Makanan Jepang ini memang populer di dunia. Namun, negeri sakura juga punya koleksi kue-kue dan yang cantik dan legit. Tampilannya sangat menggoda, apalagi rasanya!

Jika melihat tampilan kue-kue dan permen khas Jepang pasti Anda akan berdecak kagum. Bentuknya sangat unik, dibuat dengan kecermatan dan rasa seni yang tinggi sehingga nyaris mirip dengan bunga dan buah asli. Tak hanya itu, rasanya juga legit mengelus lidah!

Wagashi adalah camilan manis berupa kue atau permen tradisional Jepang. Nama wagashi untuk membedakan dengan Yogashi yaitu kue tradisional Jepang yang berasal dari Barat. Wagashi biasanya disajikan untuk minum teh. Rasanya yang manis legit menjadi pembilas rasa pahit sepat teh.

Umumnya wagashi dibuat dari bahan alami. Seperti arti kata 'wagashi' yang berarti keindahan alam. Oleh karena itu kue dan permen yang dibawa oleh orang Barat pada masa kekaisaran Meiji tidak disebut wagashi. Hanya kue dan permen yang dibuat dengan cara tradisional disebut wagashi.

Yang digolongkan sebagai wagashi antara lain; mochi, manju, dango, atau buah kering. Wagashi dibuat dari bahan baku seperti beras, gandum, kedelai atau tepung dari bahan-bahan tersebut. Pada awalnya wagashi dibuat dengan brown sugar karena orang Jepang belum mengenal gula pasir.

Wagashi dibuat dengan sentuhan seni yang tinggi. Selain warna, bentuk dan rasa, pembuatan wagashi juga merefleksikan keadaan alam. Tiap musim di Jepang akan direfleksikan dengan jenis-jenis wagashi yang berbeda. Di musim panas, bentuk dan warna wagashi mengacu pada kesejukan dan tranparan seperti bahan dari agar-agar atau kanten.

Selain untuk dimakan, wagashi juga dianggap sebuah karya seni yang indah dilihat. Menikmati wagashi biasa dilakukan dalam upacara minum teh (chanoyu) atau sambil minum sencha. Di tiap tea house memiliki koleksi wagashi yang berbeda. Orang Jepang biasa membuat wagashi sendiri atau membeli di toko wagashi. Di Jakarta beberapa restoran Jepang kelas atas menyajikan wagashi sebagai pelengkap sajian teh Jepang.

(eka/Odi)

Tutup

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message

Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : iklan@detikfood.com ,
telepon 021-7941177 (ext.547 dan 609)

View the original article here

No comments:

Post a Comment