Ivory Bakery's Address

Kami menyediakan roti murah berkualitas. Kami juga menerima pesanan untuk roti murah. Kami adalah supplier roti dari salah satu airline terbesar di Indonesia. Hubungi kami: Lisa Widjaja di 02168416986 atau 0214528707. Alamat kami di: Boulevard Raya QJ 1 no. 5, Kelapa Gading, Jakarta Utara.





Friday, June 24, 2011

Minuman Bersoda Picu Serangan Jantung?

- detikFood

Minuman Bersoda Picu Serangan Jantung?
Foto: sciencedaily.com Jakarta - Minuman bersoda yang dingin segar dan manis? Pasti tiap orang tak bisa menolak. Jika tiap hari tak pernah Anda lewatkan tanpa minuman bersoda, berhati-hatilah. Minuman yang segar enak ini ternyata bisa memicu munculnya beragam penyakit serius.

Saat udara panas, minuman bersoda dingin pastilah menjadi pelepas dahaga yang banyak dicari orang. Minuman bersoda atau berkarbonasi memang sangat beragam jenisnya. Warnanya menarik dan varian rasanya juga sangat banyak. Selain enak, mudah didapat, harganya juga realtif murah.

Jika hobi minum minuman bersoda, sebaiknya mulailah berhati – hati. Sebab, minuman ini memiliki sejumlah zat tambahan, berupa penambah rasa, zat pewarna, zat asam, agen pembentuk busa, serta zat pengawet yang tidak baik untuk kesehatan.

Minum sekaleng soda per hari bisa beresiko terhadap meningkatnya sindrom metabolik sebesar 48%, yang merupakan serangkaian faktor resiko terkena penyakit jantung dan diabetes. Tekanan darah tinggi pun ikut naik secara bertahap jika rutin diminum setiap hari.

Kandungan gula dan kafein yang berlebih pada minuman bersoda ini, bisa membuat jantung berdetak dua kali lebih cepat dan kencang, yang memicu terjadinya serangan jantung dini. Selain itu, menurut rekomendasi The American Heart Association pada tahun 2009 lalu, untuk mendapatkan asupan kalori dari gula, tidak boleh lebih dari 5%, tiap orang per hari.

Walaupun kini banyak minuman berkarbonasi yang menawarkan kandungan nol kalori, harus tetap waspada. Jangan menganggap minuman ini sehat. Justru minuman soda nol kalori mengandung aspartam atau pemanis buatan yang bisa memicu sakit kepala, perubahan mood dan reaksi pada kulit, bahkan bisa meningkatkan berat badan.

Sebuah studi menyebutkan bahwa orang yang makan makanan yang rendah kalori, dalam otaknya akan beranggapan aman di kosumsi terus-terusan karena kalorinya kecil. Padahal, hal ini bisa memicu nafsu makan lebih banyak lagi. Konsumsi minuman manis juga bisa bikin ketagihan dan selalu ingin mengonsumsi lagi dan lagi.

Tidak ada soda yang sehat, meskipun itu nol kalori. Ada baiknya memilih air putih, jus, teh atau minuman lain yang lebih sehat ketimbang minuman bersoda.

(Odi/Odi)


Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : iklan@detikfood.com ,
telepon 021-7941177 (ext.547 dan 609)

View the original article here

No comments:

Post a Comment