Ivory Bakery's Address

Kami menyediakan roti murah berkualitas. Kami juga menerima pesanan untuk roti murah. Kami adalah supplier roti dari salah satu airline terbesar di Indonesia. Hubungi kami: Lisa Widjaja di 02168416986 atau 0214528707. Alamat kami di: Boulevard Raya QJ 1 no. 5, Kelapa Gading, Jakarta Utara.





Friday, June 24, 2011

Aduh Enaknye... Nasi Uduk Racikan Mpok Ellya!

Odilia Winneke - detikFood

Aduh Enaknye... Nasi Uduk Racikan Mpok Ellya!
Foto: odi/detikfood Jakarta - Nasi uduk Betawi memang punya gaya racikan berbeda. Konon, perintis nasi uduk di kawasan Kebon Kacang yang paling asyik racikannya. Meskipun bukan mewarisi langsung gagrak Kebon Kacang, nasi uduk di warung ini sedap dan bikin ketagihan. Apalagi harganya realtif murah. Pokoknye kagak ade duanye!

Nasi gurih merupakan jenis one dish meal Indonesia yang unik. Karena di tiap daerah punya racikan yang unik. Nasi yang dimasak dengan santan ini dinikmati dengan aneka lauk-pauk. Sering dinikmati sebagai menu sarapan juga makan malam. Rasanya enak saja makan nasi gurih hangat plus lauk-pauk, kapan saja.

Penduduk asli Jakarta yang dikenal dengan orang Betawi juga punya nasi gurih yang dikenal sebagai nasi uduk. Konon penjual nasi ini secara tradisional mulai menjual nasi uduk di kawasan Kebon Kacang. Tak heran jika di kawasan Kebon Kacang terkenal sebagai asal muasal nasi uduk yang enak.

Melintasi jalan Pesanggrahan yang padat, saya jadi tergoda dengan banner bertulisan Nasi Uduk Kebon Kacang yang berukuran besar berkibar-kibar. Langsung saja saya memutuskan mampir untuk menikmati racikan nasi uduk khas Betawi yang memang sudah agak lama tak saya nikmati.

Warung makannya yang cukup luas, tidak memakai AC. Meja dan bangku makan juga ditata sederhana. Di bagian depan saya sudah melihat lemari kaca penuh dengan jajaran ayam bumbu kuning, jeroan, dan udang yang ditata rapi. Hmm..sepertinya warung Hajjah Ellya ini memang lumayan ramai. Karena persediaan lauk yang terlihat lumayan banyak.

Untuk nasi uduk ada banyak pilihan lauk, ayam goreng, juga hati, ampela, usus dan kepala ayam. Ada juga empal daging sapi dan jeroan sapi, seperti babat, iso, dan paru. Udang, tahu dan tempe bisa juga ada. Buat pelengkapnya bisa dipesan sayur asam, asinan, lalapan, dan jengkol.

Ternyat di dinding warung ditempel secarik kertas yang member info soal meracik sambal nasi uduk. Sambal kacang dianjurkan untuk dicampur dengan sambal terasi untuk mendapatkan efek yang lebih lezat. Di meja memang disediakan 2 buah mangkuk berisi sambal, sambal kacang, sambal terasi yang digoreng dengan genangan minyak kemerahan.

Nasi uduknya memang khas Kebon Kacang, dibungkus daun pisang berbentuk kerucut dengan taburan bawang merah goreng di ujungnya. Masih hangat mengepul. Nasinya tidak putih tetapi sedikit butek karena dimasak dengan santan. Pulen dan wangi. Bahkan masih terselip daun jeruk, daun salam dan serpihan batang serai.

Dalam suapan terasa tekstur nasi uduk yang pulen lembut, tidak pera tetapi kepadatannya cukup. Agaknya Hajjah Ellya ini mempertahankan cara masak tradisional dengan tetap menjamin nasi masih hangat saat bungkusan dibuka. Aroma wanginya juga menguar sangat menggelitik.

Ayam jantan yang dibumbu kuning digoreng kering. Bagian luarnya kering dan bagian dalamnya sangat terasa kuat bumbu bawang putih, kunyit dan jahe yang semerbak. Sambal kacangpun yang disediakan saya aduk dengan sambal terasi plus sedikit kecap manis. Hmm..rasanya jadi gurih pedas dengan semburat manis yang enak. Pas buat dicocol dengan ayam goreng.

Paru gorengnya juga empuk, tidak anyir dengan aroma bumbu yang sedap. Demikian juga dengan udang goreng yang garing gurih. Nasi yang wangi enak membuat suapan lauk berjalan lebih cepat. Apalagi jika dicocol dengan saus yang gurih pedas enak.

Awalnya saya menebak sayur asam yang saya pesan bakal seperti sayur asam Betawi yang bening dengan potongan oncom. Ternyata tampilannya justru sangat berbeda. Kuahnya kemerahan, dengan isian labu siam, kacang panjang, buah melinjo, dan daun melinjo. Rasanya asam pedas segar dengan sedikit rasa gurih. Agaknya bumbunya dihaluskan, mirip sayur asam Jawa.

Meskipun tidak beraksen medok, nasi udak versi Kebon Kacang ini rasanya sedap. Apalagi harganya sedikit murah dibandingkan dengan warung nasi uduk lain. Sepotong ayam goreng Rp. 11.000,00, paru Rp. 7.000,00, udang Rp. 10.000,00 dan nasi uduk Rp. 2.500,00 serta sayur asam Rp. 7.000,00. Nah, encang, encing, abang dan mpok, nyok, makan nasi uduk sambil melestarikan kuliner Betawi. Nyang satu ini kagak ade duanye!

Nasi Uduk Ayam Goreng
Kebon Kacang Hj.Ellya
Jl. Pesanggrahan No.169, Kembangan
Jakarta Barat
Telepon : 021- 58358260, 707551712

(eka/Odi)


Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : iklan@detikfood.com ,
telepon 021-7941177 (ext.547 dan 609)

View the original article here

No comments:

Post a Comment