Fitria Rahmadianti - detikFood
Foto: bhaktinyc.blogspot.com Jakarta - Anak berbadan gemuk terlihat lucu, tetapi jika terlalu gemuk, bisa berbahaya bagi kesehatannya kelak. Agar anak sadar nutrisi dan kesehatan sejak dini, pelajaran memasak dimasukkan dalam kurikulum sekolah di Amerika.
Di Amerika, jumlah anak obesitas bertambah tiga kali lipat sejak 30 tahun terakhir. Obesitas dapat menyebabkan penyakit serius seperti jantung, diabetes, dan tulang keropos. Oleh karenanya, sebuah program bernama Cooking With Kids telah diselenggarakan untuk mengajarkan makanan sehat kepada anak-anak dengan cara yang menyenangkan.
Di kelas memasak ini, para guru mengajarkan tentang bagaimana cara memilih, menyiapkan, dan menikmati makanan segar dan terjangkau dari berbagai tradisi budaya berbeda. Di sini, anak tidak sekedar belajar masalah teknis, tapi juga keterampilan sosial saat mereka bekerjasama membuat masakan dan mencicipinya.
Cooking With Kids ini digarap dengan serius di sekolah dasar di Santa Fe, Amerika Serikat. Kurikulum disusun berdasarkan tingkatan kelas, yaitu TK-kelas 1, kelas 2-3, dan kelas 4-6. Selain kelas memasak, ada pula kelas mengenal makanan. Anak-anak dibagi dalam beberapa kelompok dan didampingi oleh orang dewasa.
Mereka mempelajari sejarah, kandungan makanan, keterampilan memasak, istilah kuliner, dan membersihkan peralatan sebelum dan sesudah memasak. Mereka juga menggunakan kelima indera mereka dalam mengenal makanan.
Agar lebih akrab dengan para murid, makanan di kantin sekolah disamakan dengan makanan yang diajarkan di kelas memasak dan kelas pengenalan makanan. Di samping itu, untuk lebih memperkaya pengetahuan dan keterampilan, anak-anak diajak ke kebun sekolah untuk melihat sayuran secara langsung. Petani dan koki setempat juga diundang untuk berbagi pengetahuan dengan para murid.
Peneliti dari Colorado State University mewawancarai 178 murid kelas 4 yang mengikuti kelas memasak dan pengenalan makan, termasuk guru mereka. Mereka mengutarakan pengalaman positif terhadap kurikulum memasak yang terintegrasi dengan bidang akademik. Para murid yang mengikuti kelas memasak juga berkesempatan meningkatkan kemampuan sosial mereka.
Bagi murid yang mengikuti kelas memasak dan mengenal makanan, saat diberi tugas yang berhubungan dengan memasak di rumah, mereka tidak menganggapnya sebagai beban atau PR. Berbeda dengan murid yang hanya mengikuti kelas mengenal makanan atau yang tidak sama sekali.
Journal of Nutrition Education and Behavior edisi November/Desember 2011 mencatat bahwa program Cooking With Kids berhasil membantu siswa mempelajari mata pelajaran di sekolah dan mengembangkan keterampilan memasak. Oleh karenanya, Colorado State University menyimpulkan bahwa pelajaran memasak di kurikulum sekolah penting untuk mengajarkan kesehatan, keterampilan sosial, dan pendidikan untuk bekal anak-anak di masa depan.
(Odi/Odi)
Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.Tutup
You are redirected to Facebook
You are redirected to Facebook
Sending your message
You are redirected to Lintas Berita
Sending your message
Post this to your WordPress blog:
Sending your message
Post this to your Blogger blog:
Sending your message
Sending your message
Share to your Yahoo Mail contacts
Sending your message
Sending your message
Import Your Yahoo Messenger contacts
Share to your Yahoo Messenger contacts
Sending your message
Import Your Google Talk contacts
Share to your Google Talk contacts
Sending your message
Import Your Live Messenger contacts
Share to your Live Messenger contacts
Sending your message
Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : sales[at]detik.com
No comments:
Post a Comment