Serving Size: 1 (396 g)
Servings Per Recipe: 4
Sorry, I could not read the content fromt this page.Serving Size: 1 (396 g)
Servings Per Recipe: 4
Sorry, I could not read the content fromt this page.Serving Size: 1 (261 g)
Servings Per Recipe: 8
Sorry, I could not read the content fromt this page.Fitria Rahmadianti - detikFood
Nama restoran yang menggunakan ejaan lama memberi kesan tempo dulu. Tidak hanya itu, letaknya di daerah Cikini dengan bangunan model Eropa klasik semakin memperkuat kesan tersebut. 'Tjikini, Sedap Rasa Segala' jelas terpampang di kaca jendela besar, membuat siapapun yang lewat bisa mengintip kegiatan di dalamnya.
Interior sederhana bernuansa kayu dan cat putih membuat resto ini nampak seperti bangunan kolonial Belanda. Di sebelah kanan, ada etalase jajanan tradisional yang dikemas dalam plastik dan stoples. Piano tua pun turut menguatkan citra djadoel.
Tak berbeda jauh, area makan sebelah dalam juga tampak kuno, namun terlihat lebih segar. Dengan konsep semi outdoor, terdapat pot-pot gantung, pajangan kipas warna-warni di dinding, serta sepeda antik di ruangan ini.
Sesimpel tempatnya, daftar menu pun hadir dengan pilihan terbatas. Menu makanan utamanya terdiri dari masakan rumahan khas Indonesia, seperti sayur lodeh, nasi rames, dan soto ayam. Di sini juga ada beberapa cemilan seperti roti bakar, klaapertart, dan risoles. Selain kopi dan teh, Tjikini juga menyediakan es cendol, gula asam, hingga bir.
Putri Singkong (Rp 18,000) dan Sarsaparilla Float (Rp 23,000). Dua menu ini merupakan jagoan Tjikini ini menjadi pilihan pertama saya untuk mencicipi sajian resto ini.
Putri Singkong ini sebenarnya adalah singkong Thailand. Singkong direbus dengan pandan, kemudian disirami saus santan yang kental dan ditaburi wijen. Rasa sedikit manis didapat dari baluran karamel di singkongnya. Sapuan saus santan yang gurih dan krenyes biji wijen melengkapi sensasi enak jajanan sederhana ini.
Sarsaparilla Float menggunakan minuman Cap Badak yang tak asing di Sumatra Utara. Es krimnya dapat Anda pilih, mau vanila, strawberry, atau cokelat. Setelah floatnya lumer dan diaduk, rasanya jadi agak mirip soda gembira. Meski begitu, aroma khas sarsaparilla yang wangi seperti rootbeer masih terlacak kuat.
Tahap kedua, saya memesan Nasi Goreng Belacan (Rp 28,000) dan Markisa Squash (Rp 17,000). Nasi gorengnya hadir dengan pelengkap berupa irisan timun, tomat, acar, dan kerupuk udang. Nasinya diaduk dengan bumbu kunyit, bawang dan terasi dan berwarna sedikit kecokelatan. Meskipun gurih enak tetapi tendangan aroma terasi terasa kurang mantap. Untung saja ada telur orak-arik dan bawang merah goreng yang mempersedap sajian ini.
Markisa Squash cocok diteguk saat udara panas. Sirup markisa dari Medan dipadukan dengan soda dan biji selasih. Selain terasa dingin, juga aksen rasa asam segarnya membuat tenggorokan lebih segar.
Sayangnya, banyak menu yang belum siap disajikan. Mungkin karena relatif baru. Bagaimanapun juga, restoran ini cocok untuk tempat bernostalgia bersama keluarga sambil mencoba merasakan sentuhan masa silam. 'Cikini si Gondangdia hati begini karena si dia..' sepenggal lagu keroncong klasik ini rasanya paling pas dinikmati saat berantap di sini.
Tjikini
Jl. Cikini No. 17, Menteng
Jakarta Pusat
021-39835094
www.tjikini.com
(Odi/Odi)
Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.You are redirected to Facebook
You are redirected to Facebook
Sending your message
You are redirected to Lintas Berita
Sending your message
Post this to your WordPress blog:
Sending your message
Post this to your Blogger blog:
Sending your message
Sending your message
Share to your Yahoo Mail contacts
Sending your message
Sending your message
Import Your Yahoo Messenger contacts
Share to your Yahoo Messenger contacts
Sending your message
Import Your Google Talk contacts
Share to your Google Talk contacts
Sending your message
Import Your Live Messenger contacts
Share to your Live Messenger contacts
Sending your message
Dyah Oktabriawatie - detikFood
John Elton AIDS Foundation Academy Awards ke-20 dilaksanakan di The City of West Hollywood Park in Beverly Hills, pada hari minggu. Dalam acara tersebut ada pelelangan belajar memasak bersama chef Cat Cora dan David Burka, “saat acara pelelangan berjalan mereka menyanyikan lagu 'Drop It Like It s Hot' untuk melelang cooking lesson bersama Cora,” ujar peserta Us Weekly.
Chef Cat Cora adalah seorang chef profesional yang lahir pada 1 Januari 1968. Cora terkenal karena peran fiturnya sebagai seorang “Iron Chef” di Food Network dalam acara televisi Iron Chef America. Sejak usianya 15 tahun ia banyak membantu kakek dan ayahnya di restoran milik keluarga Cora.
Setelah menerima gelar Bachelor of Science degree in Exercise Physiology and Biology di University of Southern Mississippi, ia terdaftar di Culinary Institute of America in Hyde Park, New York. Karena menu hasil kreasinya enak dan kreatif Cora diundang untuk hadir dan mengisi acara di Oscar Bash.
Saat acara pelelangan penyanyi cantik Katy Perry berdiri dan melambaikan tangan untuk memberikan tawaran sebesar $ 50.000 atau sekitar Rp. 450.000.000, sedangkan Tisch memberikan tawaran melebihi Perry yaitu $ 80.000 atau Rp. 720.000.000.
“Katy Perry bercanda dengan dengan menggosokkan tasnya ke kamera dan berbagi hadiah dengan Steve sebesar $ 100.000. Katy bangkit dan memeluknya gembira dan dia sedikit mabuk tapi riasan wajahnya tidak berantakan sama sekali,” ujar seorang peserta.
Semua hasil pelelangan akan disumbangkan pada yayasan John AIDS Foundation untuk mengobati para penderita HIV/AIDS. Sebelumnya para peserta pelelangan tidak bisa membayangkan bisa belajar masak bersama seorang Iron Chef, Cat Cora.
(Odi/Odi)
Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.You are redirected to Facebook
You are redirected to Facebook
Sending your message
You are redirected to Lintas Berita
Sending your message
Post this to your WordPress blog:
Sending your message
Post this to your Blogger blog:
Sending your message
Sending your message
Share to your Yahoo Mail contacts
Sending your message
Sending your message
Import Your Yahoo Messenger contacts
Share to your Yahoo Messenger contacts
Sending your message
Import Your Google Talk contacts
Share to your Google Talk contacts
Sending your message
Import Your Live Messenger contacts
Share to your Live Messenger contacts
Sending your message
Odi - detikFood
Ibu rumah tangga juga tak luput dari problem menyediakan menu keluarga terutama jika memiliki anak kecil. Jika Anda masak tiap hari, lantas siapa yang menjaga sang anak? Anda juga tentu perlu waktu untuk diri sendiri, baik untuk bersosialisasi maupun untuk memanjakan diri dan memperkaya wawasan.
Berangkat dari persoalan ini, seorang ibu di Ohio, Amerika Serikat, menuliskan pengalamannya memasak sebulan sekali untuk persediaan makan keluarga selama sebulan. Tricia Callahan, nama wanita itu, membuat blog onceamonthmom.com sejak Februari 2009.
Kegiatan memasak sebulan sekali ini dinamai Once A Month Cooking (OAMC), freezer cooking, bulk cooking, atau power cooking. Tricia mengklaim metode ini dapat menghemat waktu, uang, dan menjaga nutrisi. Meski memerlukan waktu seharian penuh untuk menyiapkan dan memasak makanan, selama 29 hari selanjutnya Anda tinggal bersantai dan menikmati hasil kerja keras Anda.
Natalie Hoage dari Smart Mom Style tertarik dengan ide masak yang unik ini. Ia memberi argumen pendukung mengapa OAMC lebih efisien waktu, uang, dan energi.
Berbelanja sebulan sekali dalam jumlah besar membuat harga barang lebih murah ketimbang beli eceran. Anda juga tidak perlu sering-sering bepergian ke pasar atau supermarket, sehingga lebih menghemat waktu, energi, dan ongkos. Keinginan untuk membeli barang yang tidak diperlukan juga dapat ditekan, karena Anda hanya perlu sekali pergi berbelanja kebutuhan dapur dalam sebulan.Menyiapkan bahan masak dalam jumlah besar, misalnya mengiris 10 siung bawang sekaligus, mengirit waktu persiapan untuk membuat suatu masakan. Masukkan saja ke kulkas, makanan Anda pun akan awet berhari-hari. Anda tinggal menghangatkan masakan yang sudah jadi jika ingin bersantap bersama keluarga.Makanan yang sudah jadi dapat dibungkus, diberi label, dan disatukan dengan bahan-bahan pelengkap lain, sehingga tinggal Anda ambil dari kulkas dan hangatkan. Tak perlu lagi khawatir akan kebersihan makanan yang dibeli di luar rumah. Anda pun bisa punya waktu luang yang lebih banyak. Tertarik mempraktekkan metode ini?
(Odi/Odi)
Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.You are redirected to Facebook
You are redirected to Facebook
Sending your message
You are redirected to Lintas Berita
Sending your message
Post this to your WordPress blog:
Sending your message
Post this to your Blogger blog:
Sending your message
Sending your message
Share to your Yahoo Mail contacts
Sending your message
Sending your message
Import Your Yahoo Messenger contacts
Share to your Yahoo Messenger contacts
Sending your message
Import Your Google Talk contacts
Share to your Google Talk contacts
Sending your message
Import Your Live Messenger contacts
Share to your Live Messenger contacts
Sending your message
Devita Sari - detikFood
(dev)
You are redirected to Facebook
You are redirected to Facebook
Sending your message
You are redirected to Lintas Berita
Sending your message
Post this to your WordPress blog:
Sending your message
Post this to your Blogger blog:
Sending your message
Sending your message
Share to your Yahoo Mail contacts
Sending your message
Sending your message
Import Your Yahoo Messenger contacts
Share to your Yahoo Messenger contacts
Sending your message
Import Your Google Talk contacts
Share to your Google Talk contacts
Sending your message
Import Your Live Messenger contacts
Share to your Live Messenger contacts
Sending your message
Fitria Rahmadianti - detikFood
Di Amerika, jumlah anak obesitas bertambah tiga kali lipat sejak 30 tahun terakhir. Obesitas dapat menyebabkan penyakit serius seperti jantung, diabetes, dan tulang keropos. Oleh karenanya, sebuah program bernama Cooking With Kids telah diselenggarakan untuk mengajarkan makanan sehat kepada anak-anak dengan cara yang menyenangkan.
Di kelas memasak ini, para guru mengajarkan tentang bagaimana cara memilih, menyiapkan, dan menikmati makanan segar dan terjangkau dari berbagai tradisi budaya berbeda. Di sini, anak tidak sekedar belajar masalah teknis, tapi juga keterampilan sosial saat mereka bekerjasama membuat masakan dan mencicipinya.
Cooking With Kids ini digarap dengan serius di sekolah dasar di Santa Fe, Amerika Serikat. Kurikulum disusun berdasarkan tingkatan kelas, yaitu TK-kelas 1, kelas 2-3, dan kelas 4-6. Selain kelas memasak, ada pula kelas mengenal makanan. Anak-anak dibagi dalam beberapa kelompok dan didampingi oleh orang dewasa.
Mereka mempelajari sejarah, kandungan makanan, keterampilan memasak, istilah kuliner, dan membersihkan peralatan sebelum dan sesudah memasak. Mereka juga menggunakan kelima indera mereka dalam mengenal makanan.
Agar lebih akrab dengan para murid, makanan di kantin sekolah disamakan dengan makanan yang diajarkan di kelas memasak dan kelas pengenalan makanan. Di samping itu, untuk lebih memperkaya pengetahuan dan keterampilan, anak-anak diajak ke kebun sekolah untuk melihat sayuran secara langsung. Petani dan koki setempat juga diundang untuk berbagi pengetahuan dengan para murid.
Peneliti dari Colorado State University mewawancarai 178 murid kelas 4 yang mengikuti kelas memasak dan pengenalan makan, termasuk guru mereka. Mereka mengutarakan pengalaman positif terhadap kurikulum memasak yang terintegrasi dengan bidang akademik. Para murid yang mengikuti kelas memasak juga berkesempatan meningkatkan kemampuan sosial mereka.
Bagi murid yang mengikuti kelas memasak dan mengenal makanan, saat diberi tugas yang berhubungan dengan memasak di rumah, mereka tidak menganggapnya sebagai beban atau PR. Berbeda dengan murid yang hanya mengikuti kelas mengenal makanan atau yang tidak sama sekali.
Journal of Nutrition Education and Behavior edisi November/Desember 2011 mencatat bahwa program Cooking With Kids berhasil membantu siswa mempelajari mata pelajaran di sekolah dan mengembangkan keterampilan memasak. Oleh karenanya, Colorado State University menyimpulkan bahwa pelajaran memasak di kurikulum sekolah penting untuk mengajarkan kesehatan, keterampilan sosial, dan pendidikan untuk bekal anak-anak di masa depan.
(Odi/Odi)
Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.You are redirected to Facebook
You are redirected to Facebook
Sending your message
You are redirected to Lintas Berita
Sending your message
Post this to your WordPress blog:
Sending your message
Post this to your Blogger blog:
Sending your message
Sending your message
Share to your Yahoo Mail contacts
Sending your message
Sending your message
Import Your Yahoo Messenger contacts
Share to your Yahoo Messenger contacts
Sending your message
Import Your Google Talk contacts
Share to your Google Talk contacts
Sending your message
Import Your Live Messenger contacts
Share to your Live Messenger contacts
Sending your message