Devita Sari - detikFood
Foto: dev/detikfood Bandung - Di warung ini makanannya dimasak gaya home cooking. Andalannya Kornet Lidah Sapi yang diolah dari resep warisan keluarga. Teksturnya empuk, serasi dengan kuahnya yang gurih alami. Sedangkan Chicken Cheese Ragout yang gurih lembut, pas dinikmati sebagai pembuka.
Warung di sudut Jl. Diponegoro ini merupakan salah satu tempat bersantap yang menawarkan suasana homey di kota Bandung. Pemiliknya 3 bersaudara, Bobby, Ardi dan Mega yang doyan makan sekaligus pintar memasak.
Uniknya lagi beberapa menu yang ditawarkan diambil dari resep-resep favorit milik keluarga. Warung ini bukan dijalankan sekedar hobi semata, ketiga pemiliknya bahkan memiliki latar belakang pendidikan kuliner dan pengalaman sebagai chef hingga ke mancanegara.
Meski disebut warung, Garem Garem memang tidak memiliki tampilan seperti warung pada umumnya. Suasananya nyaman dengan area outdoor dan indoor. Kursi-kursi kayu sederhana ditata di beberapa sudut restoran. Dindingnya memakai batu bata dan lantai beralaskan semen, sehingga lebih terkesan sederhana namun tetap nyaman.
Penyebutan kata 'warung' rupanya karena sang pemilik ingin menonjolkan sajiannya yang bergaya home cooking. Hal itu terbukti, mulai dari bumbu-bumbu yang dipakai hingga bahan-bahannya memakai yang segar dan alami. Sedangkan pemakaian nama 'Garem Garem', melambangkan bumbu dapur garam yang hampir selalu digunakan dalam tiap-tiap masakan. Hmm... unik ya?
Di sampul buku menu terpampang sketsa lukisan ketiga orang pemilik warung yang terdiri dari tiga orang kakak beradik. Makanan yang ditawarkan lebih merupakan perpaduan hidangan lokal dan internasional. Meski baru melakukan soft opening, tetapi menu-menu yang ada di buku menu sudah komplet tersedia.
Kornet Lidah Sapi, Pan-Fried Chicken Piccata, Sop Buntut Garem Garem dan Caesar Salad with Grilled adalah beberapa menu andalan di Garem Garem. Di pagi hari pengunjung juga bisa memesan beberapa menu khusus breakfast, seperti Bubur Kojo alias bubur ayam komplet, Nasi Goreng Ayam, Mi Rebus, atau Bolu Kukus Daging. Sedangkan untuk anak-anak juga tersedia beberapa menu Kid's Food.
Untuk hidangan utamanya saya memesan seporsi Kornet Lidah Sapi dan Pan-Fried Chicken Piccata. Appetizer-nya sendiri berupa Chicken Cheese Ragout yang direkomendasikan. Aneka fresh juice, ice blended, smoothies, hingga coffee bisa jadi pilihan pelepas dahaga yang cukup komplet.
Chicken Cheese Ragout disajikan dalam cangkir putih plus seporsi mungil salad segar. Tampilannya sekilas mirip Yorkshire Pudding dengan sedikit jejak gosong yang cantik. Saat secuil kecil Chicken Cheese Ragout disuapkan ke dalam mulut bagian permukaannya terasa sedikit crispy. Bagian dalamnya lembut dengan sensasi keju yang kuat dan cacahan daging ayam. Saladnya memberi sensasi krenyes yang segar. Appetizer yang satu ini memang istimewa!
Tak lama Kornet Lidah Sapi disajikan cantik dalam wadah mangkok putih yang beralas piring oval. Untuk seporsi Kornet Lidah Sapi seharga Rp 32.000,00 ini isinya cukup royal. Empat iris lidah sapi yang cukup tebal disajikan dengan kuah kaldu bening lengkap dengan irisan tomat segar. Pendampingnya ada setup sayuran berupa irisan wortel dan kacang panjang.
Jika biasanya saya makan bistik lidah sapi, kini kornet lidah sapi ini cukup membuat penasaran. Sajian lidah sapi ini merupakan hidangan rumahan yang diadaptasi dari gaya kolonial Belanda. Aroma gurih harum lidah yang mengepul panas dari mangkok pun langsung menggoda hidung. Slurpp... saat dihirup kuahnya terasa gurih alami dan lidah sapinya meski diiris cukup tebal namun empuk. Irisan tomat membuat rasanya sedikit asam-asam segar makin mengugah selera.
Sedangkan Pan-Fried Chicken Piccata (Rp 32.000,00) terdiri dari irisan daging ayam tanpa tulang (boneless) yang dibalut dengan telur yang dikocok seperti dadar tipis. Saus balsamic vinegar dan irisan cherry tomatoes memberi aksen asam-asam di lidah. Cukup unik! Apalagi sajian ini dilengkapi dengan spaghetti yang dimasak al dante sehingga kenyal-kenyal enak. Sausnya yang terbuat dari tomat segar rasanya asam segar alami.
Wah, sayangnya perut saya sudah keburu kekenyangan sebelum bisa memesan dessert. Buat mereka yang ingin mencicipi hidangan bergaya rumahan dengan menu-menu dari bahan alami dan sehat, rasanya Garem Garem cocok disinggahi. Apalagi makanannya dimasak dan disajikan sang pemilik dengan penuh kecermatan seperti layaknya di rumah sendiri.
Warung Garem Garem
Jl. Diponegoro No. 3A
Bandung
Telp: 022-4263051/4265062
Jam buka weekdays: 06.30 - 22.30
Jam buka weekend: 06.30 - 23.00
(dev/Odi)
Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.Tutup
You are redirected to Facebook
You are redirected to Facebook
Sending your message
You are redirected to Lintas Berita
Sending your message
Post this to your WordPress blog:
Sending your message
Post this to your Blogger blog:
Sending your message
Sending your message
Share to your Yahoo Mail contacts
Sending your message
Sending your message
Import Your Yahoo Messenger contacts
Share to your Yahoo Messenger contacts
Sending your message
Import Your Google Talk contacts
Share to your Google Talk contacts
Sending your message
Import Your Live Messenger contacts
Share to your Live Messenger contacts
Sending your message
Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : sales[at]detik.com
No comments:
Post a Comment