Ivory Bakery's Address

Kami menyediakan roti murah berkualitas. Kami juga menerima pesanan untuk roti murah. Kami adalah supplier roti dari salah satu airline terbesar di Indonesia. Hubungi kami: Lisa Widjaja di 02168416986 atau 0214528707. Alamat kami di: Boulevard Raya QJ 1 no. 5, Kelapa Gading, Jakarta Utara.





Showing posts with label Perlu. Show all posts
Showing posts with label Perlu. Show all posts

Sunday, August 19, 2012

Bekal Makanan Ini Perlu Dibawa Saat Mudik

Post this to your WordPress blog:


Post this to your Blogger blog:


Share to your Yahoo Mail contacts


Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts



Roti sehat harga hemat

Thursday, July 19, 2012

Ini Dia Jenis-jenis Telur yang Perlu Dikonsumsi Saat Puasa

Post this to your WordPress blog:


Post this to your Blogger blog:


Share to your Yahoo Mail contacts


Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts



Roti sehat harga hemat

Saturday, March 24, 2012

Si Kecil Juga Perlu Makan Superfood Ini!

Flora Febrianindya - detikFood Anda tentu ingin memberikan makanan terbaik buat si kecil. Aneka makanan sehat pun selalu jadi pilihan menu sehari-hari. Mulai dari telur, susu, roti, sayuran hingga buah segar jadi pilihan untuk si kecil yang aktif.

Beberapa makanan seperti brokoli, ubi, blueberry juga alpukat bisa jadi pilihan. Nutrisinya tinggi, dan menunjang proses tumbuh kembang anak. Apa saja manfaat makanan sehat buat si kecil? Yuk, simak beberapa superfood yang baik untuk anak!



Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Hubungi kami:
Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media partner: promosi[at]detik.com
Pemasangan iklan: sales[at]detik.com

Roti sehat harga hemat

Saturday, March 3, 2012

Aspek Halal Roti Unyil yang Perlu Dicermati

Devita Sari - detikFood

Aspek Halal Roti Unyil yang Perlu Dicermati
Foto: www.forumbebas.com Jakarta - Roti unyil dari kota Bogor memang sangat populer dan banyak penggemarnya. Bentuknya mungil, pas dimakan sekali suap. Isinya pun beragam, ada cokelat, keju, daging, sosis, dan kacang. Dibalik kelezatannya, ada beberapa hal yang perlu dicermati soal kehalalannya.

Roti unyil yang dikenal sebagai oleh-oleh khas kota Bogor banyak disukai orang karena rasanya yang enakl. Sebenarnya roti ini tak jauh berbeda dari roti biasa, hanya saja bentuknya unyil alias mungil sehingga pas dimakan dalam sekali suap. Seperti roti manis, sinya beragam, mulai dari meises, keju, pisang, sosis, daging, dan sebagainya.

Namun semakin kritisnya kaum muslim yang peduli akan halal membuat konsumen bertanya-tanya tentang kehalalannya. Apalagi menurut LPPOM MUI hingga saat ini belum ada satu produsen roti unyil yang memperoleh sertifikasi halal. Oleh karena itu, ada beberapa titik kritis kehalalan yang perlu dipahami konsumen muslim:

Tepung: Ada banyak hal mengenai kehalalan roti yang seringkali luput dari pengamatan konsumen. Padahal selain bahan-bahan tambahan, bahan baku roti seperti tepung, ragi atau yeast, dan shortening juga perlu diperhatikan. Untuk tepung misalnya, dalam membuat roti atau kue memakai tepung gandum keras (strong flour) dan tepung gandum lunak (soft flour).

Salah satu bahan untuk membuat tepung gandum adalah L-sistein. Fungsinya sebagai improving agent yang berfungsi melembutkan gluten dan mengembangkan adonan. Permasalahannya L-sistein banyak terbuat dari rambut manusia, khususnya untuk merek dari Cina. Sudah dapat dipastikan haram bagi kaum muslim. Namun, di Indonesia berbagai jenis tepung yang beredar hampir semuanya telah memperoleh sertifikasi halal dari LPPOM MUI sehingga konsumen tak perlu khawatir. Tetapi jika produsen memakai tepung impor yang belum bersertifikat halal, maka perlu diwaspadai.

Ragi atau Yeast: Dalam pembuatan roti, ragi atau yeast sangat dibutuhkan agar adonan dapat mengembang. Dari 3 jenis ragi yang ada, dry yeast alias ragi instan menjadi jenis yang sering digunakan. Bahan aditif yang terkandung dalam ragi instan adalah bahan anti gumpal. Bahan-bahan anti gumpal yang syubhat (samar) antara lain E542 yang berasal dari tulang hewan, E 570 berasal dari tanaman atau hewan dan E572 dibuat dengan menggunakan bahan dasar asam stearat.

Selain itu gelatin kadang digunakan sebagai bahan pengisi pada ragi instan. Padahal seperti yang kita tahu di luar negeri hampir sebagai besar gelatin terbuat dari kulit babi. Meski beberapa tahun terakhir marak beredar gelatin halal dari Malaysia.

Shortening: Shortening atau lemak sangat penting dalam pembuatan roti karena dapat membuat roti menjadi lembut. Lemak tersebut dapat berasal dari berbagai hewan termasuk babi. Namun saat ini sudah banyak shortening lokal yang halal dan banyak dijual. Meski begitu memastikannya kehalalannya sangat penting.

Cake Emulsifier: Emulsifier kerap digunakan di bakery untuk melembutkan roti sekaligus menghemat telur. Emulsifer bersifat syubhat (samar) karena terbuat dari bahan nabati atau hewani. Selain itu juga sering ditambahkan lemak padat yang tidak jelas dari mana asalnya.

Isian roti: Isi roti juga menjadi hal penting, terutama jika mengandung bahan hewani seperti daging dan sosis yang dapat terbuat dari hewan apa saja termasuk babi.

Agar lebih nikmat dalam mengkonsumsi roti unyil konsumen muslim yang peduli halal memang dituntut untuk lebih kritis saat membeli. Jangan segan untuk bertanya kepada penjual tentang kehalalan makanan dan tentunya memiliki bekal dalam memahami kehalalan dari sebuah roti.

(dev/Odi)



Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : sales[at]detik.com

Roti sehat harga hemat

Thursday, February 23, 2012

Abdul Fatah: Jaminan Produk Halal Perlu Segera Dirampungkan

Devita Sari - detikFood

Abdul Fatah: Jaminan Produk Halal Perlu Segera Dirampungkan
Foto: LPPOM MUI Jakarta - RUU Jaminan Produk Halal kini merupakan sebuah urgensi yang harus segera dirampungkan. Itulah yang diserukan Pimpinan Pusat Muhammadiyah dalam Rapat Dengar Pendapat RUU JPH beberapa hari lalu.

Abdul Fattah Wibisono dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengatakan bahwa ada dua pilihan dalam jaminan ketersediaan produk halal. Pertama, meningat telah ada Undang-Undang Perlindungan Konsumen, maka untuk memastikan ketersediaan produk yang benar-benar terjamin kehalalannya bagi konsumen muslim, maka perlu segera diterbitkan Peraturan Pemerintah terkait dengan ketersediaan produk halal. Sebagai pelaksana sertifikasi halal tetap seperti sekarang, yakni LPPOM MUI sebagai lembaga sertifikasi halal, dan Komisi Fatwa MUI sebagai lembaga pemberi fatwa halal.

Namun, jika opsi pertama dianggap belum cukup kuat, ujar Abdul Fatah, maka Rancangan Undang-Undang Jaminan Produk Halal (RUU JPH) yang kini sedang dibahas di DPR-RI, harus segera dirampungkan untuk segera menjadi Undang-Undang.

Abdul Fatah menyampaikan pandangan tersebut dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, (21/2), di gedung DPD-RI, Jakarta. Abdul Fatah menambahkan, keberadaan sebuah payung hukum yang menjamin konsumen muslim dalam memperoleh produk halal menjadi keharusan. Secara konstitusional hal tersebut menjadi hak bagi setiap warga negara untuk menjalankan syariat agamanya.

Untuk menciptakan hal tersebut, Abdul Fatah menambahkan, perlu ada kemauan politik yang kuat dari pemerintah, baik dalam konteks penerbitan Peraturan Pemerintah terkait dengan produk halal maupun pemberlakuan UU Jaminan Produk Halal.

(Sumber: LPPOM MUI)

(dev/dev)



Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : sales[at]detik.com

Roti sehat harga hemat

Wednesday, January 11, 2012

Perlu Lebih Cermat Membaca Label Antioksidan

Dyah Oktabriawatie - detikFood

Perlu Lebih Cermat Membaca Label Antioksidan
Foto: prostate.net Jakarta - Bahan makanan yang mengandung antioksidan sedang jadi primadona. Banyak produk makanan ditempel dengan label antioksidan. Namun, apakah nilai antioksidan yang dibubuhkan cukup akurat? Bagaimana membaca nilai antioksidan yang benar?

Diet antioksidan berbasis O2 relatif sederhana. Tak disangka saat menghitung kalori, pelaku diet menambahkan ORAC (Oxygen Radical Absorbance Capacity) atau kapasitas oksigen absorbansi radikal.

Jumlah ORAC mencerminkan potensi aktivitas antioksidan pada makanan, seperti yang didefinisikan oleh Departemen Pertanian AS. Misalnya buah-buahan, kacang-kacangan dan teh memiliki nilai ORAC yang tinggi.

Makanan yang mengandung ORAC tidak akan selalu membuat sehat, dalam pengujian kandungan ORAC tidak memiliki standar yang pasti di seluruh industri makanan. Mereka tidak pernah membandingkan satu makanan dengan makanan lainnya, seperti cranberry dengan blueberry. Lama penyimpanan buah atau sayuran juga mempengaruhi nilai saat pengujian kandungan ORAC.

Nilai ORAC yang lebih tinggi memiliki sedikit kemungkinan bermanfaat untuk kesehatan. 'Membandingkan kapasitas antioksidan dalam tabung reaksi, yang hasilnya akan menentukan apakah mungkin atau tidak mungkin dapat bekerja di dalam tubuh', ujar ahli biokimia Barry Halliwell.

Sementara itu buah eksotis dan 'superfruits' dihargai lebih mahal. Seperti arcai, baobab dan manggis memiliki anti oksodan yang tinggi. Sebenarnya buah-buahan tersebut tidak memberikan manfaat untuk kesehatan untuk tubuh jika dibanding dengan sebuah apel yang ditanam di kebun sendiri.

Namun, biasanya orang akan lebih melihat nilai ORAC dalam iklan atau label makanan. Berdasarkan hasil riset di pasar Euromonitor International, kadar antioksidan pada makanan yang tertera pada label kemasan produk merupakan sebuah kemajuan.

(Odi/Odi)

Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.

Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : sales[at]detik.com

View the original article here

Monday, July 11, 2011

Sosialisasi Halal Perlu Dukungan Pemerintah

Devita Sari - detikFood

Sosialisasi Halal Perlu Dukungan Pemerintah
Foto: LPPOM MUI Jakarta - Meskipun halal sudah makin diterima di seluruh dunia, tetapi dukungan pemerintah dalam sosialisasi halal di Indonesia masih sangat diperlukan. Oleh karena itu pelatihan Sistem Jaminan Halal dinilai LPPOM MUI merupakan salah satu sosialiasasi halal kepada para pengusaha.

Pelatihan Sistem Jaminan Halal (SJH) kembali dihelat untuk kesekian kalinya oleh LPPOM MUI. Acara tersebut digelar pada tanggal 5-7 Juli 2011 bertempat di Executive Development Training Centre, Institut Pertanian Bogor, Bogor.

"Tujuan diselenggarakannya Pelatihan ini untuk meningkatkan kompetensi, pengetahuan, keterampilan, sikap dan komitmen terhadap kehalalan produk," kata Hendra Utama, Kepala Bidang Pelatihan dan Standarisasi Halal LPPOM MUI.

Pelatihan SJH tersebut diikuti oleh 41 peserta yang sebagian besar peserta berasal dari pihak perusahaan yang telah bersertifikasi halal. Namun, pelatihan ini juga membuka kesempatan bagi peserta dari instansi lain atau pribadi. Materi yang disajikan terdiri dari materi Umum dan inti.

"Pelatihan SJH ini sangat perlu diikuti bagi perusahaan sebagai panduan untuk implementasi bagi pengawasan Jaminan Halal di perusahaan. Kesulitan yang dihadapi adalah kurangnya pengetahuan titik kritis bahan, oleh karena itu adanya sebuah buku informasi mengenai titik kritis bahan akan sangat berguna bagi AHI," ujar Muthmainah, salah seorang peserta pelatihan dari PT. Sinar Purnama Bestari .

M. Sofyan Ruswandi, peserta dari Kementerian Pedagangan Republik Indonesia menyatakan bahwa pengetahuan tentang halal juga perlu bagi instansi pemerintah yang terkait guna mendukung sosialisasi dan informasi tentang halal di masa mendatang. Sebab hal tersebut dapat memperluas wawasan masyarakat tentang pentingnya halal untuk dikonsumsi bagi kehidupan sehari-hari.

(dev/Odi)


Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : iklan@detikfood.com ,
telepon 021-7941177 (ext.547 dan 609)

View the original article here