Ivory Bakery's Address

Kami menyediakan roti murah berkualitas. Kami juga menerima pesanan untuk roti murah. Kami adalah supplier roti dari salah satu airline terbesar di Indonesia. Hubungi kami: Lisa Widjaja di 02168416986 atau 0214528707. Alamat kami di: Boulevard Raya QJ 1 no. 5, Kelapa Gading, Jakarta Utara.





Showing posts with label Produk. Show all posts
Showing posts with label Produk. Show all posts

Tuesday, February 26, 2013

Produk Bekatul dan Mata Beras Untuk Hidup Lebih Sehat

Soap NoodlesSportz SoapDream SoapMakanan Ringan, Bakery dan Bahan RotiSusu dan Makanan Bayi dan BalitaFlakes Makanan Tambahan usia 2-5thSusu Pertumbuhan 6-12 Bulan Rasa VanillaSusu Pertumbuhan 1-5 Tahun Rasa VanillaJakarta - Tanaman padi tidak hanya dikenal menghasilkan beras untuk konsumsi masyarakat. Ternyata hampir semua bagian dari biji padi bisa diolah menjadi berbagai bentuk. Mulai untuk bidang pertanian sampai bahan baku makanan dan minuman.

Dimulai dari lapisan terluar, yaitu sekam. Walaupun tidak bisa dikonsumsi manusia, bagian bji padi yang bertekstur kasar ini banyak dipakai dalam bidang pertanian sebagai campuran pakan, alas kandang, campuran pupuk, atau sebagai media tanam.

Setelah sekam, terdapat lapisan rice bran atau biasa dikenal dengan nama bekatul. Lapisan ini kaya akan kandungan protein, lemak, serat dan asam omega 3. Di luar negeri, bekatul banyak diolah sebagai tepung dan campuran roti, muffin, dan sereal untuk mereka yang membutuhkan asupan serat untuk diet.

Selain makanan, bekatul banyak dicampurkan ke dalam produk minuman dan dijadikan produk kecantikan seperti scrub atau body lotion. Kandungan nutrisi di dalam bekatul dipercaya bisa mengobati penyakit diabetes, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, asam urat, dan penyakit hati.

Dari ekstrak bekatul tercipta sebuah produk bernama Rice Bran Oil. Minyak ini biasanya digunakan sebagai minyak goreng karena mempunyai rasa yang ringan dan sangat populer digunakan di negara Asia seperti Jepang dan China.

Rice bran oil kaya akan kandungan tocopherols dan tocotrienols yang masih dalam kelompok vitamin E dan sebagai antioksidan alami. Kandungan tersebut bermanfaat untuk pencegahan penyakit jantung dan beberapa tipe kanker.

Setelah lapisan luar, terdapat dua bagian dalam biji padi yaitu pertama endosperma atau biasa dikenal dengan beras dan rice germ atau mata beras sebagai embrio tanaman padi. Bagian yang berbentuk kecil dan terletak dibawah endosperma ini biasanya diolah menjadi tepung dan sebagai bahan baku suplemen makanan.

Menurut EFSA (European Food Safety Authorities), mata beras mengandung vitamin B1 (thiamin), B2, dan E. Kandungan magnesium di dalamnya berperan untuk menjaga kesehatan tulang dan mineral yang menjaga fungsi metabolisme tubuh.

(odi/fit)


Roti sehat harga hemat

Saturday, April 14, 2012

Produk Ayam Mentah Bisa Terkontaminasi Bakteri E-Coli

Dyah Oktabriawatie - detikFood

google_ad_client = 'ca-pub-6880533263535234'; google_ad_channel = '4958278774'; google_ad_width = 200; google_ad_height = 400; google_ui_version = 1; google_ad_slot = '3695403116'; google_override_format = 'true'; google_ad_type = 'text_html'; google_tl = 3; google_font_face = 'arial'; google_font_size = 'small'; google_tfs = 12; google_color_link = '#11593C'; google_color_text = 'E1771E'; google_color_bg = '#FFFFFF'; google_color_border = '#FFFFFF'; google_color_url = '#CCCCCC';Produk Ayam Mentah Bisa Terkontaminasi Bakteri E-Coli
Foto: tradenote.net Jakarta - Daging ayam merupakan sumber protein hewani yang sering dikonsumsi. Bisa diolah menjadi gulai, ayam goreng atau ayam rica-rica. Saat membeli ayam segar sebaiknya perhatikan kebersihannya. Karena ayam ini mudah terkontaminasi bakteri.

Sebuah tes baru mendapati sekitar setengah dari produk ayam kemasan yang dijual di toko seluruh negara bagian Amerika telah terkontaminasi bakteri E-Coli. Bakteri ini berasal dari kotoran ayam sebanyak 48 persen dari 120 produk daging ayam.

“Sebagian besar konsumen tidak menyadari bahwa adanya kotoran di dalam produk ayam potong yang mereka beli. Sebaiknya label makanan jangan hanya mencantumkan peringatan adanya bakteri tapi juga harus diberikan penjelasan seberapa besar pengaruhnya untuk kesehatan,” ujar Dr.Neal Barnard D, ketua penelitian tersebut.

Sebanyak 9 miliar ekor ayam di proses untuk dimakan di Amerika Serikat harus diperiksa. Department of Agriculture membutuhkan alat prosesor untuk melakukan uji kandungan E-Coli untuk setiap ayam yang disembelih, minumal harus dilakukan satu kali dalam seminggu.

The National Chicken Council yang mewakili para produsen ayam mengatakan, hasil tes Physicians Committee tidak benar. Penyataan tersebut memiliki alasan, bahwa saat itu mereka hanya mengidentifikasi 57 sampel daging ayam yang dijual ditoko.

Bakteri E-Coli hanya bisa disebabkan oleh kotoran yang mungkin sekali terjadi saat proses pemotongan. Namun, Dr.Ashley Peterson, seorang wakil presiden sains dan teknologi di National Chicken Council mengatakan bahwa pabrik pengolahan ayam tealah diawasi ketat dalam proses membuang kotorannya untuk mengurangi kadar bakteri saat proses pengolahan.

Sebuah penelitian baru di Kanada menemukan bahwa, daging ayam yang terkena bakteri E-Coli telah menyebabkan infeksi saluran kemih pada orang yang memakannya. Beberapa sampel menunjukkan tingkat kandungan E-Coli yang tinggi berhasil ditemukan saat diteliti di pabrik.

Karena bakteri ini dapat berkembang biak, sebaiknyacuci bersih daging ayam sebelum mengolahnya, kemudian masak hinga matang. Cara tersebut bisa mencegah terjadinya penyebaran bakteri E-Coli.

(odi/odi)

Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.

Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Hubungi kami:
Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media partner: promosi[at]detik.com
Pemasangan iklan: sales[at]detik.com

Roti sehat harga hemat

Thursday, April 5, 2012

Malaysia Luncurkan HVE Untuk Mengecek Produk Halal Impor

Devita Sari - detikFood

google_ad_client = 'ca-pub-6880533263535234'; google_ad_channel = '4958278774'; google_ad_width = 200; google_ad_height = 400; google_ui_version = 1; google_ad_slot = '3695403116'; google_override_format = 'true'; google_ad_type = 'text_html'; google_tl = 3; google_font_face = 'arial'; google_font_size = 'small'; google_tfs = 12; google_color_link = '#11593C'; google_color_text = 'E1771E'; google_color_bg = '#FFFFFF'; google_color_border = '#FFFFFF'; google_color_url = '#CCCCCC';Malaysia Luncurkan HVE Untuk Mengecek Produk Halal Impor
Foto: ehow.com Jakarta - Kabar gembira bagi penduduk muslim di Malaysia. Mulai tahun depan, kaum muslim di negeri jiran tersebut sudah dapat mengecek produk-produk halal melalui sistem online bernama Engine Verified Halal atau HVE. Wah!

Seperti yang dikutip dari Bernama (3/4), mulai tahun depan umat Islam dapat memeriksa isi halal dari produk impor di pasar. Isi halal produk tersebut dapat diakses melalui Engine Verified Halal (HVE) sistem website Pembangunan Islam Malaysia Departemen (Jakim).

Direktur Jendral Jakim, Datuk Othman Mustapha mengatakan sistem ini dikembangkan oleh departemen dengan Dagang Berhad Halal dengan biaya RM 3.5 juta, termasuk biaya promosi.

"Sistem pencarian hve berisi data produk halal disusun oleh syariah dan ahli halal yang telah disetujui oleh Jakim," katanya kepada wartawan setelah penandatanganan Memorandum of Agreement dengan Dagang Berhad Halal untuk membuat hve sehubungan dengan Forum 2012 Dunia Halal.

Ia mengatakan sebelum ini, Jakim juga sudah menciptakan portal e-Jakim untuk produk halal sedangkan hve untuk produk halal impor. Othman juga menambahkan bahwa Jakim akan melakukan review kategori produk halal dari 57 lembaga sertifikasi halal dari 32 negara untuk memastikan bahwa produk halal yang mereka sertifikasi benar-benar halal dan dapat dikonsumsi kaum muslim.

(dev/dev)



Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Hubungi kami:
Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media partner: promosi[at]detik.com
Pemasangan iklan: sales[at]detik.com

Roti sehat harga hemat

Tuesday, March 6, 2012

Makanan Vegetarian Ini Mengandung Produk Hewan!

Fitria Rahmadianti - detikFood Kaum vegetarian tampaknya harus berhati-hati. Pasalnya, ada beberapa makanan yang dianggap murni produk nabati, ternyata masih mengandung produk hewani. Hal ini tentu meresahkan bagi kaum vegetarian yang tidak makan produk hewani.

Kontaminasi produk hewan dalam makanan dan minuman nyaris tak terhindarkan. Meski komposisinya sangat sedikit dalam produk olahan, tetap saja hal ini perlu diwaspadai oleh para vegetarian. Web Ecoist telah menuliskan daftar makanan vegetarian yang ternyata masih mengandung produk hewan:



Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : sales[at]detik.com

Roti sehat harga hemat

MUI Diminta Lebih Tingkatkan Antisipasi Produk Asing

Devita Sari - detikFood

MUI Diminta Lebih Tingkatkan Antisipasi Produk Asing
Foto: LPPOM MUI Jakarta - Sertifikasi produk halal yang dilakukan oleh LPPOM MUI dinilai terkesan meletigimasi masukknya produk luar untuk menguasai Indonesia. Padahal dengan sertifikasi halal, MUI menilai langkah tersebut berfungsi sebagai barrier atau penghambat derasnya arus impor di era globalisasi saat ini.

"Komisi Fatwa MUI selama ini mengeluarkan fatwa halal untuk produk impor yang disertifikasi oleh LPPOM MUI, sehingga terkesan melegitimasi masuknya produk luar untuk menguasai pasar Indonesia. Hal ini harus menjadi perhatian kita," ujar anggota Komisi Fatwa MUI Drs. KH. Syaifudin Amsir, MA.

Syaifudin mengingatkan, agar MUI semakin meningkatkan perannya untuk mengantisipasi penguasaan pasar oleh produk asing itu, seraya memperkuat produksi lokal dan ekonomi umat di negeri sendiri.

Menggapi hal ini, Wakil Direktur LPPOM MUI Ir. Muti Arintawati, M.Si., mengemukakan, sebenarnya hal itu bukan kewenangan LPPOM MUI. Namun dalam prakteknya pihaknya telah menjalin kerjasama dengan Kementerian Koperasi yang memfasilitasi LPPOM MUI untuk melakukan sertifikasi halal untuk produk-produk lokal.

Kemudian kementerian itulah dengan jajarannya yang mempromosikan produk-produk lokal itu secara luas. Begitu juga kerjasama dengan Kementerian Perdagangan, dan Kementerian Perindustrian. Dalam hal ini, tentu peran pemerintah yang harus lebih diperkuat lagi untuk mempromoskan produk-produk yang dihasilkan secara domestik. Dan LPPOM MUI, maupun para ulama di Komisi Fatwa mendukung dalam aspek halal yang dibutuhkan umat.

Ditambahkan lagi oleh Muti Arintawati, "Sertifikasi halal itu sendiri berfungsi sebagai barrier atau penghambat terhadap derasnya arus impor. Dalam perdagangan global disebut non-tariff barrier terhadap serbuan produk-produk impor. Oleh karena itu, seperti dikatakan Ketua Komisi Fatwa MUI, Prof. Dr. Hasanuddin AF., MA, sebagai ulama yang mengemban amanah untuk melindungi umat, tentu harus berusaha lebih memperluas dan memperkuat upaya perlindungan umat itu dalam pengertian yang komprehensif."

(Sumber: LPPOM MUI)

(dev/Odi)



Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : sales[at]detik.com

Roti sehat harga hemat

Thursday, February 23, 2012

Abdul Fatah: Jaminan Produk Halal Perlu Segera Dirampungkan

Devita Sari - detikFood

Abdul Fatah: Jaminan Produk Halal Perlu Segera Dirampungkan
Foto: LPPOM MUI Jakarta - RUU Jaminan Produk Halal kini merupakan sebuah urgensi yang harus segera dirampungkan. Itulah yang diserukan Pimpinan Pusat Muhammadiyah dalam Rapat Dengar Pendapat RUU JPH beberapa hari lalu.

Abdul Fattah Wibisono dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengatakan bahwa ada dua pilihan dalam jaminan ketersediaan produk halal. Pertama, meningat telah ada Undang-Undang Perlindungan Konsumen, maka untuk memastikan ketersediaan produk yang benar-benar terjamin kehalalannya bagi konsumen muslim, maka perlu segera diterbitkan Peraturan Pemerintah terkait dengan ketersediaan produk halal. Sebagai pelaksana sertifikasi halal tetap seperti sekarang, yakni LPPOM MUI sebagai lembaga sertifikasi halal, dan Komisi Fatwa MUI sebagai lembaga pemberi fatwa halal.

Namun, jika opsi pertama dianggap belum cukup kuat, ujar Abdul Fatah, maka Rancangan Undang-Undang Jaminan Produk Halal (RUU JPH) yang kini sedang dibahas di DPR-RI, harus segera dirampungkan untuk segera menjadi Undang-Undang.

Abdul Fatah menyampaikan pandangan tersebut dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, (21/2), di gedung DPD-RI, Jakarta. Abdul Fatah menambahkan, keberadaan sebuah payung hukum yang menjamin konsumen muslim dalam memperoleh produk halal menjadi keharusan. Secara konstitusional hal tersebut menjadi hak bagi setiap warga negara untuk menjalankan syariat agamanya.

Untuk menciptakan hal tersebut, Abdul Fatah menambahkan, perlu ada kemauan politik yang kuat dari pemerintah, baik dalam konteks penerbitan Peraturan Pemerintah terkait dengan produk halal maupun pemberlakuan UU Jaminan Produk Halal.

(Sumber: LPPOM MUI)

(dev/dev)



Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : sales[at]detik.com

Roti sehat harga hemat