Ivory Bakery's Address

Kami menyediakan roti murah berkualitas. Kami juga menerima pesanan untuk roti murah. Kami adalah supplier roti dari salah satu airline terbesar di Indonesia. Hubungi kami: Lisa Widjaja di 02168416986 atau 0214528707. Alamat kami di: Boulevard Raya QJ 1 no. 5, Kelapa Gading, Jakarta Utara.





Showing posts with label Segera. Show all posts
Showing posts with label Segera. Show all posts

Monday, August 20, 2012

Daging Sapi Sintetis yang Aman Dikonsumsi Segera Terwujud

Fitria Rahmadianti - detikFood

Berbagi informasi terkini dari detikcom bersama teman-teman Anda Connect with Facebook google_ad_client = 'ca-pub-6880533263535234'; google_ad_channel = '4958278774'; google_ad_width = 200; google_ad_height = 400; google_ui_version = 1; google_ad_slot = '3695403116'; google_override_format = 'true'; google_ad_type = 'text_html'; google_tl = 3; google_font_face = 'arial'; google_font_size = 'small'; google_tfs = 12; google_color_link = '#11593C'; google_color_text = 'E1771E'; google_color_bg = '#FFFFFF'; google_color_border = '#FFFFFF'; google_color_url = '#CCCCCC';Daging Sapi Sintetis yang Aman Dikonsumsi Segera Terwujud
Foto: Thinkstock Jakarta - Salah satu masalah yang diangkat kaum vegan terkait konsumsi daging sapi adalah dampak kerusakan lingkungan. Namun, hal ini tidak akan menjadi persoalan lagi jika daging sapi tersebut berasal dari mesin cetak 3D di laboratorium.

Optimisme tersebut rupanya membuat Peter Thiel, penemu PayPal, tertarik untuk menanamkan saham di Modern Meadow. Thiel yang juga memangku jabatan penting di Facebook telah menggelontorkan dana sebesar $250.000 (Rp 2,4 milyar).

Modern Meadow adalah perusahaan pemula yang berencana menciptakan daging sapi bioprinted 3D untuk dikonsumsi manusia. Seperti dokter yang menciptakan implan atau bagian tubuh palsu, perusahaan ini bercita-cita membuat daging sapi yang bukan berasal dari sapi, melainkan dengan teknologi di laboratorium.

Saat ini, Modern Meadow juga sedang mengajukan permohonan dana untuk usaha kecil kepada Departemen Pertanian Amerika Serikat. Salah satu rencana jangka pendek yang terdapat di proposal tersebut adalah menciptakan sekerat daging sintetis yang panjangnya kurang dari 2.54 cm.

Menurut Lindy Fishburne, dana dari Thiel merupakan langkah kecil menuju penyelamatan bumi. "Daging sintetis adalah solusi ekonomis dan peduli lingkungan dari masalah global," ujar wanita yang menjabat sebagai Direktur Eksekutif Breakout Labs, sebuah proyek Thiel Foundation ini.

Tampaknya ambisi tersebut bukanlah sekedar untuk mencari keuntungan. Pemilik Modern Meadow, Andras Forgacs, menjelaskan bahwa intensitas sumber daya yang digunakan untuk membuat sepotong burger merupakan kehancuran lingkungan. Sebanyak 0.11 kg burger membutuhkan 3 kg biji-bijian, 200 liter air, 7 meter persegi tanah, dan 1 juta joule lebih bahan bakar fosil.

Makanya, memproduksi daging sapi secara in vitro akan mengurangi kerusakan lingkungan. Menurut Guardian, menciptakan daging sapi di laboratorium dapat menekan 96% emisi gas rumah kaca dibanding memelihara hewan ternak. Hal ini juga dapat menghemat energi hingga 45%, tanah hingga 1%, dan air hingga 4% dibanding produksi daging sapi konvensional.

Thiel memang dikenal senang berinvestasi pada hal-hal yang dianggap di luar nalar. Breakout Labs sebagai salah satu proyeknya memberikan dukungan pada perusahaan yang mengejar tujuan radikal dalam bidang sains dan teknologi.

(dyh/odi)


Punya makanan favorit saat Ramadan & Lebaran? Ceritakan dengan menarik & lengkap di sini . Raih Grand Prize Mixer Kitchen Aid untuk cerita yang paling banyak di LIKE.

Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Hubungi kami:
Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media partner: promosi[at]detik.com
Pemasangan iklan: sales[at]detik.com

Roti sehat harga hemat

Wednesday, August 8, 2012

Segera Diperkenalkan, Penyimpanan Wine di Bawah Laut

Deani Sekar Hapsari - detikFood

Berbagi informasi terkini dari detikcom bersama teman-teman Anda Connect with Facebook google_ad_client = 'ca-pub-6880533263535234'; google_ad_channel = '4958278774'; google_ad_width = 200; google_ad_height = 400; google_ui_version = 1; google_ad_slot = '3695403116'; google_override_format = 'true'; google_ad_type = 'text_html'; google_tl = 3; google_font_face = 'arial'; google_font_size = 'small'; google_tfs = 12; google_color_link = '#11593C'; google_color_text = 'E1771E'; google_color_bg = '#FFFFFF'; google_color_border = '#FFFFFF'; google_color_url = '#CCCCCC';Segera Diperkenalkan, Penyimpanan Wine di Bawah Laut
Foto: thinkstock Jakarta - Sebagai hasil fermentasi sari buah anggur, wine tak bisa asal disimpan. Perlu tempat dan suhu tertentu agar terjaga kualitasnya. Orang sering menyimpan wine di lemari pendingin, kulkas, atau gudang bawah tanah. Di manakah tempat yang paling ideal?

Frank Labeyrie dari Chateau du Coureau di C?tes de Bordeaux Cadillac yakin jawaban yang tepat adalah di bawah laut. Labeyrie yakin bahwa laut yang mempunyai suhu dingin yang konstan, tanpa oksigen, dan tanpa cahaya membantu wine menua perlahan. Hal ini menjaga intensitas buah lebih lama, dan memperkuat rasa wine. Ia sendiri sudah menyimpan 10.000 botol wine di teluk Arcachon selama 5 tahun ini di kedalaman 5 m.

Untuk keamanan botol wine dari tekanan bawah laut, wine ditaruh dalam kotak berlapis stainless steel yang mampu menahan tekanan hingga satu ton per meter kubik. Masing-masing kotak disegel dengan lilin di atas gabus botol dan kapsul asli.

Penyimpanan ini bisa digunakan maksimal 10 tahun dan setiap 2 tahun wine akan dibawa ke permukaan untuk dicicipi. Saat itulah pemiliknya bisa memilih untuk melanjutkan penyimpanan atau tidak.

Labeyrie telah bekerjasama dengan perusahaan pemeliharaan laut, yang ikut mendanai penelitian ini dan akan menyediakan perahu dengan robot bawah laut yang dibutuhkan untuk mengambil wine tersebut.

Foad Zahedi, direktur Jifmar, mengatakan kepada Decanter.com bahwa penelitian saat ini sedang berlangsung pada kedalaman 250 m. "Tes telah berhasil, meskipun kami memiliki masalah dengan beberapa gabus. Kami memiliki tim 10 orang yang bekerja paruh waktu pada logistik dan penelitian,” demikian ujarnya.

Penyimpanan wine bawah laut yang diperkirakan akan menelan biaya sekitar Rp.199.240 per botol per tahun, dengan jumlah minimum botol per kontainer. Proyek ini akan resmi diluncurkan pada bulan Juni 2013.

(dyh/odi)


Berbagi tempat makan favorit Anda, raih voucher makan dan wisata kuliner ke Makassar GRATIS. Detail bisa dilihat disini.

Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Hubungi kami:
Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media partner: promosi[at]detik.com
Pemasangan iklan: sales[at]detik.com

Roti sehat harga hemat

Tuesday, February 28, 2012

Akan Segera Dibuka Museum Pizza Pertama di Dunia!

Dyah Oktabriawatie - detikFood

Akan Segera Dibuka Museum Pizza Pertama di Dunia!
Foto: huffingtonpost.com Jakarta - Selain Italia penduduk negara lain seperti Philadelphia, Amerika, New York, Chicago, New Hanem, Conn dan Providence juga manyukai pizza. Tapi tahukah Anda? Di Philadelphia sedang dibangun museum pizza pertama yang didunia.

Rumah raksasa yang dibuat oleh pecinta pizza bernama Brian Dwyer akan memanjakan para penggemar pizza dengan membuat museum pizza. Museum ini bisa dikatakan sebagai senjata baru dalam perang pizza. Dekorasi ruangan museum ini dibuat sendiri dari koleksi Brian Dwyer.

Museum pizza ini buka pada akhir musim semi di Fishtown, Philly. Pizza Brain akan menampilkan koleksi Brian Dwyer selama 27 tahun, sebagai pemegang rekor Guinness yang mengumpulkan pernak-pernik pizza yang terbesar dan terbanyak, serta beberapa sajian menu pizza. Koleksinya tersebut diantaranya, majalah, buku komik, kaset dan barang-barang aneh seputar pizza.

Dwyer tidak menyelesaikan sekolahnya di perguruan tinggi karena ia ingin serius konsentrasi untuk berbisnis makanan. Mulanya ia mencari gambar pizza besar dan mengumpulkan pernak-pernik lainnya untuk menghiasi studio musiknya. Saat musim gugur tahun lalu, Dwyer memiliki gagasan untuk membangun museum pizza pertama didunia.

Pada bulan Mei 2010, Dwyer dan teman-temannya memutuskan untuk menjadi tuan rumah pameran seni bertema pizza di Fishtown. Dia meminta teman-teman dan kenalannya untuk membuat pizza bertema seni diberbagai media. Saat itu sebanyak 300 orang mengunjungi acara pembukaan yang bertema “Give Pizza Chance” dan acara ini lebih potensial dari yang dibayangkan.

“Ini benar-benar lucu bahwa tidak ada yang melakukan ini sebelumnya, beberapa museum yang sudah ada hanya dibuat untuk sekelompok makanan lain seperti museum mustard, museum mie ramen. Untuk membuka sebuah museum pizza merupakan hal yang menarik dan orang-orang pasti ingin segera mengunjungi museum ini,” ujar Dwyer.

Dwyer mulai merenovasi sebuah bangunan abad ke-19 di Fishtown dan berkolaborasi dengan Ryan Anderson dan Joe Hunter pada April lalu. Dia membeli bangunan ini dengan bantuan seorang investor, Michael Carter pada bulan Oktober lalu yang sekarang tinggal bersama istrinya di apartemen.

Saat ini renovasi sedang berlangsung dan masih banyak yang harus dibereskan. Dwyer juga belum mengumpulkan cukup uang untuk membangun museumnya. Dwyer mengatakan Museum pizza “Pizza Brain” bisa dibuka segera pada bulan Mei atau Juni jika semua berjalan sesuai rencana. Dalam beberapa bulan orang akan menyebut diri sebagai seorang pencinta seni setiap kali makan pizza di Fishtown.

(Odi/Odi)

Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.

Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : sales[at]detik.com

Roti sehat harga hemat

Thursday, February 23, 2012

Abdul Fatah: Jaminan Produk Halal Perlu Segera Dirampungkan

Devita Sari - detikFood

Abdul Fatah: Jaminan Produk Halal Perlu Segera Dirampungkan
Foto: LPPOM MUI Jakarta - RUU Jaminan Produk Halal kini merupakan sebuah urgensi yang harus segera dirampungkan. Itulah yang diserukan Pimpinan Pusat Muhammadiyah dalam Rapat Dengar Pendapat RUU JPH beberapa hari lalu.

Abdul Fattah Wibisono dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengatakan bahwa ada dua pilihan dalam jaminan ketersediaan produk halal. Pertama, meningat telah ada Undang-Undang Perlindungan Konsumen, maka untuk memastikan ketersediaan produk yang benar-benar terjamin kehalalannya bagi konsumen muslim, maka perlu segera diterbitkan Peraturan Pemerintah terkait dengan ketersediaan produk halal. Sebagai pelaksana sertifikasi halal tetap seperti sekarang, yakni LPPOM MUI sebagai lembaga sertifikasi halal, dan Komisi Fatwa MUI sebagai lembaga pemberi fatwa halal.

Namun, jika opsi pertama dianggap belum cukup kuat, ujar Abdul Fatah, maka Rancangan Undang-Undang Jaminan Produk Halal (RUU JPH) yang kini sedang dibahas di DPR-RI, harus segera dirampungkan untuk segera menjadi Undang-Undang.

Abdul Fatah menyampaikan pandangan tersebut dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, (21/2), di gedung DPD-RI, Jakarta. Abdul Fatah menambahkan, keberadaan sebuah payung hukum yang menjamin konsumen muslim dalam memperoleh produk halal menjadi keharusan. Secara konstitusional hal tersebut menjadi hak bagi setiap warga negara untuk menjalankan syariat agamanya.

Untuk menciptakan hal tersebut, Abdul Fatah menambahkan, perlu ada kemauan politik yang kuat dari pemerintah, baik dalam konteks penerbitan Peraturan Pemerintah terkait dengan produk halal maupun pemberlakuan UU Jaminan Produk Halal.

(Sumber: LPPOM MUI)

(dev/dev)



Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : sales[at]detik.com

Roti sehat harga hemat

Sunday, January 29, 2012

' Joanne Trattoria' Resto Keluarga Lady Gaga Segera Dibuka

Flora Febrianindya - detikFood

' Joanne Trattoria' Resto Keluarga Lady Gaga Segera Dibuka
Foto: nytimes.com Jakarta - Bisnis resto tidak hanya memikat selebriti tetapi juga keluarganya, termasuk Lady Gaga. Menurut rencana Joanne Trattoria, resto milik orangtua Lady hari Rabu depan akan dibuka. Resto bergaya pedesaan Tuscan ini punya sejumlah makanan unggulan.

Restoran milik Cynthia dan Joseph Germanotta, orang tua Lady Gaga, kini siap dibuka. Restoran bernama Joanne Trattoria ini menghidangkan menu-menu Italia Selatan. Tak tanggung-tanggung, menu nya akan disiapkan langsung oleh Charles Arthur Smith, mantan chef pribadi Oprah Winfrey.

Menu 'Papa G's Chicken', yang diambil dari nama Germanotta, diprediksi akan jadi menu yang paling banyak dipesan. Nama sang istri pun turut diabadikan sebagai menu salad, yaitu 'Chyntia's Salad'. Setiap minggunya, Chef Smith bebas berkreasi membuat menu “Southern Sunday”, yang akan dihargai sekitar $25 hingga $30.

Restoran ini ditata dengan gaya a la pedesaan Tucsan . Saudara perempuan Gaga, Natali, juga ikut membantu membuat pernak-pernik seni untuk dekorasi dinding restoran. Di sebelah perapian dekat pintu masuk, foto keluarga Germanotta terpajang. Namun keluarga Germanotta belum memutuskan apakah akan memasang foto Lady Gaga di sana.

Suasana yang nyaman dan tenang menyantap makanan, itulah yang ingin dihadirkan keluarga Germanotta pada restoran terbarunya. Tak ada foto, piala atau apapun atribut yang identik dengan Lady Gaga. Restoran yang berlokasi di New York City ini akan resmi dibuka tanggal 1 Februari.

Dalam websitenya, tertulis bahwa mereka sudah mulai menerima reservasi untuk bulan Februari 2012. Chef Smith juga menantikan pembukaan Joanne Trattoria, dan tak sabar menanti tamu pertama restoran tersebut. Dikabarkan, Dorothy hamilton, CEO The French Culinary Institute yang akan jadi tamu pertama Joanne Trattoria.

Restoran ini mendapat begitu banyak perhatian media, karena ada embel-embel nama Lady Gaga. Namun keluarga Germanotta tak ingin jika restoran ini diidentikkan dengan Lady Gaga dan popularitasnya. Menurut sang ayah, bisnis kuliner ini benar-benar usaha keluarga yang dibangun dari nol dengan jerih payah mereka bersama.

(Odi/Odi)

Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.

Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : sales[at]detik.com

Roti sehat harga hemat