Ivory Bakery's Address

Kami menyediakan roti murah berkualitas. Kami juga menerima pesanan untuk roti murah. Kami adalah supplier roti dari salah satu airline terbesar di Indonesia. Hubungi kami: Lisa Widjaja di 02168416986 atau 0214528707. Alamat kami di: Boulevard Raya QJ 1 no. 5, Kelapa Gading, Jakarta Utara.





Showing posts with label Tingkatkan. Show all posts
Showing posts with label Tingkatkan. Show all posts

Monday, March 19, 2012

Kopi dan Sayuran Hijau Tingkatkan Daya Konsenstrasi

Dyah Oktabriawatie - detikFood Konsentrasi merupakan pemusatan perhatian dan pikiran pada suatu hal. Kurang konsentrasi bisa di akibatkan karena lelah bekerja dan bisa dialami siapa saja. Dengan cermat memilih maklanan, daya konsentrasi bisai lebih baik.

Sebuah penelitian baru dari British Medical Journal menunjukkan bahwa penurunan daya ingat dan konsentrasi dimulai sejak usia 45 tahun. Hal tersebut bisa diatasi dengan beberapa makanan dan minuman seperti sayuran hijau dan kopi.

Berikut empat jenis makanan yang dapat mengembalikan tingkat konsentrasi Anda jika dikonsumsi rutin:



Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : sales[at]detik.com

Roti sehat harga hemat

Friday, March 16, 2012

Minuman Manis Tingkatkan Resiko Penyakit Jantung Pada Pria

Odi - detikFood

Minuman Manis Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung Pada Pria
Foto: www.livelovepasta.com Jakarta - Banyak peneletian membuktikan dampak konsumsi minuman manis terhadap obesitas dan diabetes. Sebuah studi baru menemukan fakta bahwa minuman manis juga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung koroner terhadap pria.

Harvard School of Public Health merilis hasil dari studi baru mengenai minuman manis. Berdasarkan studi tersebut, pria yang meminum minuman manis setiap hari memiliki potensi 20% lebih besar terkena penyakit jantung koroner dibandingkan yang tidak mengkonsumsinya.

Para peneliti telah melakukan penelitian terhadap 43.000 orang dari Health Professionals Follow-Up Study. Para relawan terdiri dari para dokter gigi laki-laki, apoteker, dokter, dokter hewan dan profesional kesehatan lainnya. Berusia 40-75 tahun dan hampir semuanya keturunan Eropa. Para peneliti juga mengumpulkan sampel darah dari lebih dari 18.000 laki-laki yang secara demografis sama dengan karakterisitik yang ada di survei.

Seperti yang dilansir detikFood dari abcnews.go.com (12/3), hasil penelitian tersebut telah diterbitkan dalam jurnal American Heart Association Circulation. Hasilnya, pria yang minum sekaleng soda reguler, minuman rasa buah dan minuman manis setiap hari berisiko lebih tinggi terkena penyakit jantung. Hasil ini juga telah memperhitungkan resiko kardiovaskular relawan seperti faktor merokok, aktivitas fisik, penggunaan alkohol dan riwayat penyakit jantung pada keluarga.

'Penemuan ini penting karena meski hanya minum satu gelas minuman manis per hari dapat meningkatkan risiko terkena jantung', jelas Dr. Frank Hu, profesor gizi dan epidemiologi di Harvard School of Public Health. "Minuman manis sebaiknya dikonsumsi tidak setiap hari melainkan hanya saat-saat tertentu saja," tegas Hu.

Minuman manis bisa berupa soda, minuman rasa buah-buahan, energy drink, minuman olah raga, dan minuman yang memakai gula lainnya. Menurut laporan dari US Centers untuk kontrol penyakit dan pencegahan ditemukan bahwa 25% dari warga Amerika minum sekitar satu atau lebih sekaleng soda sehari.

Studi tersebut juga menemukan fakta bahwa pria yang minum minuman manis sehari-hari memiliki beberapa indikasi penyakit kardiovaskula, Termasuk tingkat yang lebih tinggi dari lipid dan turunnya kadar HDL atau kolestrol yang baik dalam tubuh.

Hu mengatakan bahwa dari penelitian ini dapat memberikan beberapa petunjuk mengenai mekanisme biologis yang berhubungan dengan minuman manis dan penyakit jantung. Pada penelitian yang dilakukan Hu sebelumnya terhadap 89.000 wanita tahun 2009 silam, ditemukan adanya kesamaan mengenai hasil terhadap wanita. Dalam studi tersebut wanita yang minum 1 atau 2 gelas minuman manis per hari memiliki 23% risiko serangan jantung.

(dev/Odi)

Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.

Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : sales[at]detik.com

Roti sehat harga hemat

Thursday, March 15, 2012

Konsumsi Daging Merah Tingkatkan Resiko Kematian

Fitria Rahmadianti - detikFood

Konsumsi Daging Merah Tingkatkan Resiko Kematian
Foto: theepochtimes.com Jakarta - Sejak dulu konsumsi daging merah berlebihan diketahui dapat menimbulkan penyakit serius. Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa efeknya bisa menjadi lebih parah, yaitu kematian. Pecinta daging merah, berhati-hatilah!

Harvard School of Public Health telah menemukan kaitan antara konsumsi rutin daging merah dengan kematian prematur. Mereka mengumpulkan data dari 121,362 orang pria dan wanita dengan masa studi 28 tahun. Setiap 4 tahun sekali, makanan mereka dipantau melalui kuesioner.

Sebanyak 24,000 orang meninggal selama masa penelitian. Di antaranya terdapat 9,364 kasus akibat kanker dan 5,910 kasus karena penyakit jantung. Mereka memperkirakan kematian tersebut dapat dicegah dengan mengurangi setengah porsi daging per hari. Langkah ini dapat menekan angka kematian hingga 7.6% pada wanita dan 9.3% persen pada pria.

Berdasarkan studi yang dimuat di Archives of Internal Medicine ini, seporsi daging merah yang tidak diproses dapat mempertinggi risiko kematian hingga 13%. Sementara itu, daging olahan meningkatkan resiko sebesar 20%. Daging merah jenis apapun menambah risiko kematian karena penyakit jantung sebanyak 16%, dan karena kanker sebanyak 10%.

Menurut Daily Mail, seporsi daging memiliki berat sekitar 85 gram atau sebesar tumpukan kartu. Secara kasar, ukuran ini bisa disetarakan dengan dua potong bacon atau satu buah sosis.

World Cancer Research Fund merekomendasikan konsumsi daging merah maksimal 500 gram per minggu. Selain itu, daging olahan harus sama sekali dihindari. Jenis daging ini lebih berbahaya karena mengandung heme iron, lemak jenuh, sodium, nitrit, dan karsinogen tertentu. Zat-zat ini dapat terbentuk selama proses pemasakan.

Ada beberapa alternatif yang dapat menggantikan daging merah. Resiko kematian yang dapat dikurangi oleh sumber protein ini sebesar 7% untuk ikan, 14% untuk daging unggas, dan 10% untuk produk susu rendah lemak. Protein nabati juga dapat mengurangi resiko tersebut, yakni sebanyak 20% untuk kacang-kacangan, 10% untuk legume, serta 14% untuk biji-bijian utuh.

Namun, temuan ini dibantah oleh Dr. Carrie Ruxton dari Meat Advisory Panel (MAP). “Riset tersebut berdasarkan observasi, bukan dengan percobaan yang terkontrol,” ujarnya. Apalagi, daging adalah sumber nutrisi esensial seperti zat besi, zinc, selenium, serta vitamin B dan D, tambahnya.

(Odi/Odi)

Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.

Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : sales[at]detik.com

Roti sehat harga hemat

Minuman Manis Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung Pada Pria

Odi - detikFood

Minuman Manis Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung Pada Pria
Foto: www.livelovepasta.com Jakarta - Banyak peneletian membuktikan dampak konsumsi minuman manis terhadap obesitas dan diabetes. Sebuah studi baru menemukan fakta bahwa minuman manis juga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung koroner terhadap pria.

Harvard School of Public Health merilis hasil dari studi baru mengenai minuman manis. Berdasarkan studi tersebut, pria yang meminum minuman manis setiap hari memiliki potensi 20% lebih besar terkena penyakit jantung koroner dibandingkan yang tidak mengkonsumsinya.

Para peneliti telah melakukan penelitian terhadap 43.000 orang dari Health Professionals Follow-Up Study. Para relawan terdiri dari para dokter gigi laki-laki, apoteker, dokter, dokter hewan dan profesional kesehatan lainnya. Berusia 40-75 tahun dan hampir semuanya keturunan Eropa. Para peneliti juga mengumpulkan sampel darah dari lebih dari 18.000 laki-laki yang secara demografis sama dengan karakterisitik yang ada di survei.

Seperti yang dilansir detikFood dari abcnews.go.com (12/3), hasil penelitian tersebut telah diterbitkan dalam jurnal American Heart Association Circulation. Hasilnya, pria yang minum sekaleng soda reguler, minuman rasa buah dan minuman manis setiap hari berisiko lebih tinggi terkena penyakit jantung. Hasil ini juga telah memperhitungkan resiko kardiovaskular relawan seperti faktor merokok, aktivitas fisik, penggunaan alkohol dan riwayat penyakit jantung pada keluarga.

'Penemuan ini penting karena meski hanya minum satu gelas minuman manis per hari dapat meningkatkan risiko terkena jantung', jelas Dr. Frank Hu, profesor gizi dan epidemiologi di Harvard School of Public Health. "Minuman manis sebaiknya dikonsumsi tidak setiap hari melainkan hanya saat-saat tertentu saja," tegas Hu.

Minuman manis bisa berupa soda, minuman rasa buah-buahan, energy drink, minuman olah raga, dan minuman yang memakai gula lainnya. Menurut laporan dari US Centers untuk kontrol penyakit dan pencegahan ditemukan bahwa 25% dari warga Amerika minum sekitar satu atau lebih sekaleng soda sehari.

Studi tersebut juga menemukan fakta bahwa pria yang minum minuman manis sehari-hari memiliki beberapa indikasi penyakit kardiovaskula, Termasuk tingkat yang lebih tinggi dari lipid dan turunnya kadar HDL atau kolestrol yang baik dalam tubuh.

Hu mengatakan bahwa dari penelitian ini dapat memberikan beberapa petunjuk mengenai mekanisme biologis yang berhubungan dengan minuman manis dan penyakit jantung. Pada penelitian yang dilakukan Hu sebelumnya terhadap 89.000 wanita tahun 2009 silam, ditemukan adanya kesamaan mengenai hasil terhadap wanita. Dalam studi tersebut wanita yang minum 1 atau 2 gelas minuman manis per hari memiliki 23% risiko serangan jantung.

(dev/Odi)

Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.

Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : sales[at]detik.com

Roti sehat harga hemat

Tuesday, March 6, 2012

MUI Diminta Lebih Tingkatkan Antisipasi Produk Asing

Devita Sari - detikFood

MUI Diminta Lebih Tingkatkan Antisipasi Produk Asing
Foto: LPPOM MUI Jakarta - Sertifikasi produk halal yang dilakukan oleh LPPOM MUI dinilai terkesan meletigimasi masukknya produk luar untuk menguasai Indonesia. Padahal dengan sertifikasi halal, MUI menilai langkah tersebut berfungsi sebagai barrier atau penghambat derasnya arus impor di era globalisasi saat ini.

"Komisi Fatwa MUI selama ini mengeluarkan fatwa halal untuk produk impor yang disertifikasi oleh LPPOM MUI, sehingga terkesan melegitimasi masuknya produk luar untuk menguasai pasar Indonesia. Hal ini harus menjadi perhatian kita," ujar anggota Komisi Fatwa MUI Drs. KH. Syaifudin Amsir, MA.

Syaifudin mengingatkan, agar MUI semakin meningkatkan perannya untuk mengantisipasi penguasaan pasar oleh produk asing itu, seraya memperkuat produksi lokal dan ekonomi umat di negeri sendiri.

Menggapi hal ini, Wakil Direktur LPPOM MUI Ir. Muti Arintawati, M.Si., mengemukakan, sebenarnya hal itu bukan kewenangan LPPOM MUI. Namun dalam prakteknya pihaknya telah menjalin kerjasama dengan Kementerian Koperasi yang memfasilitasi LPPOM MUI untuk melakukan sertifikasi halal untuk produk-produk lokal.

Kemudian kementerian itulah dengan jajarannya yang mempromosikan produk-produk lokal itu secara luas. Begitu juga kerjasama dengan Kementerian Perdagangan, dan Kementerian Perindustrian. Dalam hal ini, tentu peran pemerintah yang harus lebih diperkuat lagi untuk mempromoskan produk-produk yang dihasilkan secara domestik. Dan LPPOM MUI, maupun para ulama di Komisi Fatwa mendukung dalam aspek halal yang dibutuhkan umat.

Ditambahkan lagi oleh Muti Arintawati, "Sertifikasi halal itu sendiri berfungsi sebagai barrier atau penghambat terhadap derasnya arus impor. Dalam perdagangan global disebut non-tariff barrier terhadap serbuan produk-produk impor. Oleh karena itu, seperti dikatakan Ketua Komisi Fatwa MUI, Prof. Dr. Hasanuddin AF., MA, sebagai ulama yang mengemban amanah untuk melindungi umat, tentu harus berusaha lebih memperluas dan memperkuat upaya perlindungan umat itu dalam pengertian yang komprehensif."

(Sumber: LPPOM MUI)

(dev/Odi)



Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : sales[at]detik.com

Roti sehat harga hemat