Ivory Bakery's Address

Kami menyediakan roti murah berkualitas. Kami juga menerima pesanan untuk roti murah. Kami adalah supplier roti dari salah satu airline terbesar di Indonesia. Hubungi kami: Lisa Widjaja di 02168416986 atau 0214528707. Alamat kami di: Boulevard Raya QJ 1 no. 5, Kelapa Gading, Jakarta Utara.





Showing posts with label Muslim. Show all posts
Showing posts with label Muslim. Show all posts

Thursday, March 8, 2012

Muslim dan Yahudi Perancis Protes PM Fillon

Devita Sari - detikFood

Muslim dan Yahudi Perancis Protes PM Fillon
Foto: www.onislam.net Jakarta - Para pemimpin umat Muslim dan Yahudi bersatu memprotes serta mengutuk pernyataan yang dibuat oleh PM Francois Fillon. Dimana ia menyatakan bahwa agama-agama tertentu seharusnya memikirkan kembali "tradisi leluhur" mereka dalam menyembelih hewan.

Seperti yang dilansir dari AFP, Selasa (6/3) lalu para pemimpin umat Muslim dan Yahudi bersatu untuk memprotes peryataan PM Francois Fillon. Mereka menilai pernyataan Perdana Menteri Perancis tersebut dianggap sebagai ajang sensasi dalam pemilihan pemilu mendatang.

"Permasalahan negara Perancis begitu besar karena kita berada di dalam masa krisis. Jadi bagaimana daging kosher dan daging halal menjadi sebuah permasalahan besar bagi Perancis?" tanya Gilles Bernheim, seorang Rabi besar Perancis.

Sedangkan French Council of the Muslim Faith (CFCM) selaku perwakilan dewan muslim mengecam bahwa Muslim dijadikan kambing hitam dalam kampanye pemilu, dimana penyembelihan hewan halal menjadi topik masalah terpanas.

Reaksi luar bisa ini timbul dari komunitas kedua agama tersebut, sehari setelah Perdana Mentari Francois Fillon meminta kaum Muslim dan Yahudi untuk mempertimbangkan penghapusan penyembelihan daging secara halal dan kosher. Fillon mengeluarkan himbauan tersebut di tengah usaha Presiden Prancis, Nicolas Sarkozy yang berusaha menarik simpati calon pemilih tengah-kanan.

Masalah tersebut juga dipicu oleh pemilih sayap kanan dari Front Nasional anti-imigran yang dipimpin oleh Le Pen Laut. Bulan lalu, Le Pen membuka perdebatan halal ketika ia mengklaim semua daging dari pemotongan hewan wilayah Paris dilakukan dengan menggunakan tradisi halal Islam. Hal itu membuat konsumen non-Muslim di ibukota saat ini sedang disesatkan.

Senin lalu (5/3) Fellon mengatakan,"Agama seharusnya tidak lagi menjalankan tradisi yang tidak lagi sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan masalah kesehatan saat ini."

Francois Hollande, kandidat Sosialis terdepan dalam jajak pendapat mengatakan bahwa saingannya melakukan tindakan yang terlalu jauh dan menyerukan untuk "menahan diri". "Warga Muslim dan Yahudi merasa sakit hati, apa pun kesetiaan politik yang mereka pilih," ungkapnya (6/3).

Menteri Dalam Negeri Claude Gueant menjelaskan, daging halal merupakan salah satu alasan mengapa pemerintah sekarang menentang rencana Hollande untuk memberikan hak bagi penduduk asing untuk melakukan pemungutan suara dalam pemilihan lokal Perancis.

"Sebagai contoh, kita tidak ingin anggota dewan lokal asing membuat daging halal wajib di kantin sekolah," kata Gueant.

Pemerintah Sarkozy mendapat kecaman dari kelompok Muslim untuk serangkaian tindakan yang dilaksanakan selama lima tahun pemerintahannya. Mereka percaya tindakan tersebut tidak adil terhadap stigma masyarakat mereka, termasuk larangan mengenakan jilbab seluruh wajah. Sedangkan pihak berwenang sendiri mengatakan hal itu ditujukan untuk melindungi tradisi sekuler Perancis.

Sungguh ironis, karena Perancis adalah rumah bagi minoritas Muslim terbesar di Eropa Barat. Diperkirakan sedikitnya terdapat empat juta Muslim di Perancis dan juga komunitas Yahudi terbesar yang mencapai 700.000 orang.

(dev/dev)



Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : sales[at]detik.com

Roti sehat harga hemat

Monday, February 27, 2012

Taiwan Tarik Wisatawan Muslim dengan Resto Halal

Devita Sari - detikFood

Taiwan Tarik Wisatawan Muslim dengan Resto Halal
Foto: www.mynetbizz.com Jakarta - Semakin banyaknya minat wisatawan muslim yang berkunjung ke Taiwan seakan menjadi peluang yang menggiurkan bagi biro pariwisata di negara tersebut. Lima puluh restoran halal pun akan dipersiapkan Taiwan untuk menarik wisatawan muslim.

Biro Pariwisata Taiwan (24/2) mengatakan maksud mereka untuk membuka 50 restoran yang memiliki sertfifikasi halal. Sehingga dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan muslim di negara tersebut.

Eric Lin, direktur divisi biro perjalanan internasional, mengatakan bahwa banyaknya wisatawan Muslim berkunjung ke Taiwan terutama berasal dari Malaysia, Indonesia, Singapura, Brunei dan barat laut Cina. Dan tahun ini ia berharap kedatangan wisatawan dari masing-masing negara tersebut dapat tumbuh sebesar 10%.

Frekuensi siaran dari iklan televisi bepergian ke Taiwan di Malaysia juga telah meningkat. Ia menambahkan untuk itu biro juga bekerja sama dengan agen perjalanan untuk mengatur perjalanan para wisatawan tersebut.

"Negara Taiwan berhasil menarik sekitar 6 juta wisatawan tahun lalu," kata Lin. "Populasi negara-negara Muslim di dunia adalah sekitar 1,7 miliar dan itu sangat menjanjikan potensi yang sangat besar bagi pengunjung internasional."

Restoran muslim-friendly dengan sertifikasi halal ini nantinya akan ditangani oleh Asosiasi Muslim China. Asosiasi Sekretaris Jenderal, Salahuddin Ma Chao-Yen mengatakan tujuan utama dari sertifikasi ini adalah untuk memberi informasi kepada umat Islam di seluruh dunia, bahwa Taiwan juga memiliki populasi muslim.

Berdasarkan pedoman sertifikasi halal, restoran harus memastikan bahwa makanan yang ditawarkan kepada kaum muslim disiapkan sesuai dengan hukum Islam. Untuk itu beberapa produk juga harus menjalani prosedur tertentu, mulai dari membeli dari pemasok bersertifikat makanan halal dan bumbu yang berlebel halal. Selain itu, para staff juga harus menerima pelatihan tentang apa yang diijinkan dan apa yang tidak diperbolehkan dalam kebiasaan kaum muslim.

Sebelas restoran nasional telah disertifikasi sebagai restoran halal - yang hanya menjual makanan halal - sementara ada tujuh restoran yang melayani penjualan makanan halal dan non halal. Restoran di beberapa taman hiburan, seperti Tema Leofoo Village Park di Hsinchu County, termasuk diantara mereka yang telah disertifikasi halal.

Jozo Chen, spesialis pemasaran di Shangrila Leisure Farm di Yilan County, mengatakan bahwa peternakan tersebut telah mendatangkan sekitar 1000 wisatawan muslim tahun lalu.

"Selain makanan, wisatawan muslim juga memerlukan ruang makan terpisah untuk makan," kata Chen. "Kita juga harus memiliki tanda kiblat untuk mereka sembahyang setiap hari dan fasilitas berwudhu yang tepat di kamar hotel."

Chen mengatakan biaya pelayanan untuk kaum muslim sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan wisatawan non-muslim, tetapi sertifikasi halal akan membantu hotel menarik lebih banyak wisatawan dari negara-negara muslim untuk berkunjung ke Taiwan.

(dev/Odi)



Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : sales[at]detik.com

Roti sehat harga hemat

Friday, February 24, 2012

Mengkonsumsi Makanan dari Non Muslim


konsultasi MUI

Gusti Dewi Agustina - detikFood

Jakarta - Penanya
avatar
via Anonymous Tanya:
Apakah halal memakan masakan yang dibuat oleh non muslim?

Jawab:
Halal-haramnya sebuah produk tidak dipandang dari sisi siapa pembuatnya melainkan dari bahan yang digunakan serta bagaimana prosesnya, sehingga siapapun yang membuat makanan sepanjang bahannya halal dan diolah secara halal maka produk tersebut halal dikonsumsi.

(dev/dev)



Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : sales[at]detik.com

Roti sehat harga hemat

Friday, February 17, 2012

Turki Luncurkan Media Sosial Halal Untuk Muslim

Devita Sari - detikFood

Turki Luncurkan Media Sosial Halal Untuk Muslim
Foto: salamworld.com Jakarta - Sebuah media sosial halal dan jejaring sosial akan segera diluncurkan di Istanbul, Turki. Sebelumnya para tokoh pemuka agama dari seluruh dunia telah berkumpul di negara tersebut untuk menjadi saksi pertama diluncurkannya "Salam World".

Senin malam (13/1), para tokoh-tokoh Muslim terkemuka dari seluruh dunia berkumpul di Istana Ciragan Istanbul. Mereka datang untuk menjadi saksi pertama peluncuran jejaring sosial baru yang segera akan ditujukan untuk kaum muslim seluruh dunia.

Salam World, adalah nama dari jejaring sosial yang digambarkan sebagai "Halal Facebook" bagi kaum muslim. Melihat latar belakang dimana saat ini terdapat 800 juta pengguna Facebook di seluruh dunia dan 300 di antaranya adalah kaum muslim.

Presiden perusahaan Salam World, Abd?lvahit Niyazov pun terinspirasi untuk membuat sebuah media sosial yang dibuat oleh kaum muslim dan ditujukan untuk kaum muslim. Ia mengatakan bahwa platform yang telah dikembangkan tersebut bertujuan untuk memberikan yang lebih "halal" (secara Islami diijinkan) bagi umat Islam untuk berinteraksi satu sama lain secara online.

Salam Dunia akan menjadi jaringan platform sosial bagi umat Islam dari segala usia, dan markas perusahaan Salam World sendiri direncanakan akan berlokasi di Istanbul. Niyazov mengatakan Istanbul dipandang sebagai lokasi yang ideal karena posisi yang unik antara dunia Timur dan Barat.

"Pada tahun 2015 kami berharap dapat memiliki lebih dari 700 juta orang menggunakan World Salam," ujarnya seperti yang dikutip dari todayszaman.com seraya menambahkan bahwa Salam Dunia ini diharapkan akan diluncurkan sebelum bulan puasa Ramadhan tahun ini.

Sebelumnya Salam World juga telah mensosialisasikan media ini melalui Nahdlatul Ulama Expo yang diadakan di Surbaya pada 26 January 2012. Bahkan Abdul-Vakhed Niyazov berkesempatan untuk bertemu dengan ketua PBNU, Said Aqil Siraj dalam kunjungannya ke Istanbul bulan Januari 2012 silam. Ia menilai kerjasama dengan Indonesia, sebagai negara dengan penduduk muslim sangat perlu untuk memperluas jaringan Salam World nantinya.

Salam World sendiri selain berfungsi sebagai jejaring sosial bagi umat muslim juga bakal menjadi media komunikasi antara para pemimpin umat dengan masyarakat. Selain itu menjadi tempat untuk para muslim modern berinteraksi.

(dev/dev)



Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : sales[at]detik.com

Roti sehat harga hemat

Saturday, December 3, 2011

Hotel dan Resto Halal untuk Wisatawan Muslim di Filipina

Devita Sari - detikFood

Hotel dan Resto Halal untuk Wisatawan Muslim di Filipina
Foto: detikfood (ilustrasi) Jakarta - Meski kaum muslim Filipina tergolong minoritas, namun negara tersebut mulai membuka diri bagi wisatawan muslim untuk berkunjung. Terbukti beberapa resto halal dan bahkan hotel bersertifikasi halal kini tersedia bagi wisatawan muslim.

Tidak dapat dipungkiri halal kini telah menjadi pasar yang semakin menjanjikan. Besarnya keuntungan dari produk halal yang meningkat setiap tahunnya kini membuka peluang tak terbatas bagi setiap negara di dunia untuk menciptakan pasar halal. Tak terkecuali bagi Filipina yang memiliki penduduk muslim minoritas yaitu sebesar 5% dari total jumlah penduduk yang ada.

Meski kaum muslim Filipina minoritas, namun Islam sendiri sudah masuk ke negara tersebut antara abad ke-12 sampai ke-14 lampau. Bangsa Moro - sebutan buat Islam Filipina - merupakan hasil pengaruh para pedagang Persia dan juga dari kesultanan Malaysia yang membawa Islam ke negara tersebut. Tak heran kalau sejumlah masjid bertebaran di beberapa kota di Filipina, seperti di Manila, Pasig City, Calocaan, dan Taguig tempat masjid tertua Sheikh Karimul Makhdum Mosque berada.

Meski belum banyak memproduksi produk-produk halal, tetapi Filipina mulai membuka diri bagi wisatawan muslim dari berbagai negara. Bahkan salah satu hotel bersejarah, Manila Hotel berhasil menjadi hotel pertama yang memperoleh sertifikasi halal. Sertifikasi tersebut dikeluarkan oleh National Commission on Muslim Filipino (NCMF), lembaga sertifikasi halal di Filipina pada tahun 2010 silam.

"Dalam beberapa tahun terakhir ini, turis dari Timur Tengah dan Asia banyak yang menanyakan ketersediaan makanan halal di Filipina. Mengingat banyaknya permintaan dan kami juga tidak bisa mengabaikan jumlah turis yang bakal berkunjung sehingga kami memang harus mulai menyediakan lebih banyak makanan halal," ujar Shalimar Hofer Tamano selaku direktur dari Department of Tourism (DoT), Philipines.

Menurutnya hotel halal tersebut tidak hanya menyediakan makanan halal tanpa daging babi semata. Tetapi juga diolah sesuai dengan syariah Islam dan juga tidak menjual produk beralkohol lainnya. Dengan begitu, Manila Halal dapat menjadi tujuan bagi turis muslim dari seluruh dunia jika berkunjung ke Filipina, khususnya Manila.

Tidak hanya Manila Hotel, beberapa restoran halal pun mulai muncul di berbagai kota di Filipina. Sebut saja Mindanao Resto Halal, Moud's Chicken Halal di Manila, Hossein's Persian Kebab di Makati, Ghazal di Ermita, dan masih banyak lainnya.

(dev/Odi)



Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : sales[at]detik.com

View the original article here