Ivory Bakery's Address

Kami menyediakan roti murah berkualitas. Kami juga menerima pesanan untuk roti murah. Kami adalah supplier roti dari salah satu airline terbesar di Indonesia. Hubungi kami: Lisa Widjaja di 02168416986 atau 0214528707. Alamat kami di: Boulevard Raya QJ 1 no. 5, Kelapa Gading, Jakarta Utara.





Showing posts with label Tarik. Show all posts
Showing posts with label Tarik. Show all posts

Monday, February 27, 2012

Taiwan Tarik Wisatawan Muslim dengan Resto Halal

Devita Sari - detikFood

Taiwan Tarik Wisatawan Muslim dengan Resto Halal
Foto: www.mynetbizz.com Jakarta - Semakin banyaknya minat wisatawan muslim yang berkunjung ke Taiwan seakan menjadi peluang yang menggiurkan bagi biro pariwisata di negara tersebut. Lima puluh restoran halal pun akan dipersiapkan Taiwan untuk menarik wisatawan muslim.

Biro Pariwisata Taiwan (24/2) mengatakan maksud mereka untuk membuka 50 restoran yang memiliki sertfifikasi halal. Sehingga dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan muslim di negara tersebut.

Eric Lin, direktur divisi biro perjalanan internasional, mengatakan bahwa banyaknya wisatawan Muslim berkunjung ke Taiwan terutama berasal dari Malaysia, Indonesia, Singapura, Brunei dan barat laut Cina. Dan tahun ini ia berharap kedatangan wisatawan dari masing-masing negara tersebut dapat tumbuh sebesar 10%.

Frekuensi siaran dari iklan televisi bepergian ke Taiwan di Malaysia juga telah meningkat. Ia menambahkan untuk itu biro juga bekerja sama dengan agen perjalanan untuk mengatur perjalanan para wisatawan tersebut.

"Negara Taiwan berhasil menarik sekitar 6 juta wisatawan tahun lalu," kata Lin. "Populasi negara-negara Muslim di dunia adalah sekitar 1,7 miliar dan itu sangat menjanjikan potensi yang sangat besar bagi pengunjung internasional."

Restoran muslim-friendly dengan sertifikasi halal ini nantinya akan ditangani oleh Asosiasi Muslim China. Asosiasi Sekretaris Jenderal, Salahuddin Ma Chao-Yen mengatakan tujuan utama dari sertifikasi ini adalah untuk memberi informasi kepada umat Islam di seluruh dunia, bahwa Taiwan juga memiliki populasi muslim.

Berdasarkan pedoman sertifikasi halal, restoran harus memastikan bahwa makanan yang ditawarkan kepada kaum muslim disiapkan sesuai dengan hukum Islam. Untuk itu beberapa produk juga harus menjalani prosedur tertentu, mulai dari membeli dari pemasok bersertifikat makanan halal dan bumbu yang berlebel halal. Selain itu, para staff juga harus menerima pelatihan tentang apa yang diijinkan dan apa yang tidak diperbolehkan dalam kebiasaan kaum muslim.

Sebelas restoran nasional telah disertifikasi sebagai restoran halal - yang hanya menjual makanan halal - sementara ada tujuh restoran yang melayani penjualan makanan halal dan non halal. Restoran di beberapa taman hiburan, seperti Tema Leofoo Village Park di Hsinchu County, termasuk diantara mereka yang telah disertifikasi halal.

Jozo Chen, spesialis pemasaran di Shangrila Leisure Farm di Yilan County, mengatakan bahwa peternakan tersebut telah mendatangkan sekitar 1000 wisatawan muslim tahun lalu.

"Selain makanan, wisatawan muslim juga memerlukan ruang makan terpisah untuk makan," kata Chen. "Kita juga harus memiliki tanda kiblat untuk mereka sembahyang setiap hari dan fasilitas berwudhu yang tepat di kamar hotel."

Chen mengatakan biaya pelayanan untuk kaum muslim sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan wisatawan non-muslim, tetapi sertifikasi halal akan membantu hotel menarik lebih banyak wisatawan dari negara-negara muslim untuk berkunjung ke Taiwan.

(dev/Odi)



Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : sales[at]detik.com

Roti sehat harga hemat

Wednesday, November 9, 2011

Mi Tarik Dengan Kuah Sapi Cincang

Bondan Winarno - detikFood

Mi Tarik Dengan Kuah Sapi Cincang
Foto: Bondan Winarno Jakarta - La mien berarti mi tarik. Biasanya merupakan referensi untuk gerai mi yang membuat mi-nya langsung di lokasi, sehingga para tamu dapat melihat bagaimana pembuat mi menarik-narik adonan mie menjadi "tali-tali" mi dengan ahlinya. Dari kata la mien inilah orang Jepang kemudian menyebutnya sebagai ramen (karena orang Jepang sulit melafalkan "l" dan mengubahnya menjadi "r").

Di Indonesia, setidaknya ada dua waralaba yang menyajikan atraksi la mien ini di gerainya. Salah satunya adalah Golden Century La Mien. Beberapa gerainya juga menyediakan dim sum. Dengan sendirinya, gerai semacam ini selalu menyajikan mi yang benar-benar fresh, baru dibuat, sehingga tekstur kenyal dan liatnya menjadi fitur utama.

Salah satu menu populer di Golden Century La Mien adalah Cha Chiang Mien a la Beijing (Rp 32.727). Ini adalah mi dengan kuah kental dan topping-nya adalah tumisan daging sapi cincang, seiris tahu, ayam jamur, bokchoy dan taburan daun bawang. Kuahnya mencuatkan rasa manis pedas yang cukup lembut.

Cha Chiang Mien ini adalah jenis mi kuah yang saat ini sedang populer di Taiwan. Di Taiwan disebut Zha Jiang Mien. Konon, aslinya dari provinsi Szechuan, dan disebut Dan Dan Mien. Bentuk aslinya di Szechuan tidak memakai daging sapi, tetapi kuah kentalnya terbuat dari tumbukan kacang merah dengan rasa pedas yang cukup menonjok. Di Korea, mi kuah seperti ini biasa disebut Ja Jeung Meen.

Pilihan topping mi tarik kuah yang lain di gerai ini adalah kikil sapi (Rp 30.909), atau pangsit, dan udang. Mi kuah polos dihargai Rp 25.454, dan dapat disantap dengan berbagai pilihan lauk, antara lain udang goreng lada hitam.

Golden Century La Mien adalah tempat yang tepat untuk mengajak anak-anak yang tentu akan terpukau melihat keahlian para pembuat menarik-narik adonan sampai menjadi mi yang halus. Sekalipun pilihan ragam mi kuahnya tidak terlalu banyak, Golden Century adalah tempat bagi mereka yang benar-benar meng-apresiasi freshness dari mi.

Golden Century La Mien juga ada di SCBD (021 5153478), Gandaria City (021 29053153), Pacific Place (021 51402755), dan di foodcourt di Grand Indonesia, Mal Puri Indah, Mal Pondok Indah 1 dan 2. Sayangnya, gerai yang di Kelapa Gading sudah agak lama tutup.

Golden Century La Mien
Setiabudi One
Jl. HR Rasuna Said kav. 62
021 91275746

(dev/Odi)

Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.

Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : sales[at]detik.com

View the original article here

Thursday, April 7, 2011

Kuliner Halal Bisa Jadi Daya Tarik Wisata

Devita Sari - detikFood

Kuliner Halal Bisa Jadi Daya Tarik Wisata
Foto: dev/detikFood Jakarta - Seminar sehari dengan tema kuliner halal dalam mendukung 'Visit Indonesia' disenggelarakan oleh LPPOM MUI hari ini. Selain itu sejumlah agenda lainnya pun digelar, seperti penyerahan Sistem Jaminan Halal dan juga peluncuran buku Direktori Halal 2011.

Rabu (6/4), LPPOM MUI menggelar sebuah seminar bersamaan dengan diselenggarakannya Food & Hotel 2011 yang bertempat di Jakarta Internasional Expo, Kemayoran. Acara yang dimulai sejak pagi tadi di Hal D1 ini diawali dengan penyerahan Sertifikat Jaminan Halal yang diterima oleh PT Unilever Indonesia Tbk setelah lulus dalam audit halal.

Melalui perjalanan panjang dan memperoleh nilai A sebanyak 3 kali berturut-turut dalam proses audit SJH. Hari ini PT Unilever Indonesia Tbk berhasil memperoleh Sistem Jaminan Halal dari LOPOM MUI. Sebagai perintis sertifikat halal yang sudah dimiliki oleh produsen makanan terkenal ini sejak tahun 1994, rasanya pantas bila PT Unilever Indonesia Tbk menerima sertifikat Sistem Jaminan Halal.

Sertifikasi SJH ini pun diserahkan langsung oleh Direktur LPPOM MUI, Ir. Lukmanul Hakim, M.Si kepada Food Director PT Uniliver Indonesia Tbk yaitu Ibu Okti Damayanti. "Kami sangat senang dan bangga bisa menerima SJH dari LPPOM MUI hari ini. SJH ini merupakan bukti komitmen bisnis yang bertanggung jawab PT Uniliver Indonesia Tbk dalam penyediaan produk halal bagi konsumen," ujar Okti setelah dengan resmi menerima sertifikat SJH dari Direktur LPPM MUI.

Dalam kesempatan yang sama pula Lukmanul memberikan kata sambutannya dalam pembukaan seminar sehari yang bertemakan 'Seminar Kuliner Halal' dalam menyukseskan 'Visit Indonesia'. Menurut direktur LPPOM MUI tersebut kuliner halal menjadi sedemikian penting karena di sejumlah negara lain, kini kuliner halal dijadikan salah satu daya tarik yang dapat memikat wisatawan asing untuk datang dan berkunjung.

"Mengingat jumlah penduduk muslim di Indonesia lebih dari 80%, rasanya sudah sepantasnya Indonesia menjadi pusat halal dunia. Apalagi kuliner halal ternyata kini menjadi daya tarik tersendiri dan bahkan dapat mendongkrak kunjungan baik wisatawan asing dan juga wisatawan lokal sendiri. Ketersediaan informasi yang lengkap dan tegas mengenai restoran halal kini menjadi sedemikian penting," jelas Lukmanul.

"Sebagai contoh Malaysia dan Thailand contohnya mereka kini giat mensosialisasikan halal terutama untuk pariwisata. Akan lebih baik bagi Indonesia terutama bagi para pemilik rumah makan, restoran, dan perusahaan untuk memberi pilihan bagi konsumen dengan menyediakan makanan halal. Dengan informasi yang ada baik wisatawan maupun konsumen memiliki pilihan dan juga memperoleh edukasi dan pemahaman tentang makanan itu sendiri," jelasnya panjang lebar.

Sayang untuk saat ini menurut Lukmanul, untuk restoran hanya sekitar 10% saja yang telah memperoleh sertifikasi halal. Ketersediaan kuliner halal dalam menyukseskan 'Visit Indonesia' ini bukan hanya menjadi tanggung jawab Kementrian Pariwisata dan Kebudayaan RI semata, tetapi juga para pelaku bisnis seperti PHRI (Perhimpunan HOtel dan Restoran Seluruh Indonesia, APJI (Asosiasi Pengusaha Jasa Boga Indonesia), ACP (Asosiasi Chef Profesional), dan biro perjalanan wisata hingga masyarakat umum.

Selain itu Lukmanul juga menerangkan tentang sosialisasi LPPOM MUI lainnya yang akan digelar dalam waktu dekat ini. Seperti misalnya penyelengaraan Workshop 'Halal Regulation and Standard for Slaughtering' pada 18 April mendatang, proram pameran internasional 'Indonesia Halal Expo (INDHEX) 2011, serta peluncuran buku Direktori Halal 2011.

(dev/Odi)

Tutup

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message

Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : iklan@detikfood.com ,
telepon 021-7941177 (ext.547 dan 609)

View the original article here