Ivory Bakery's Address

Kami menyediakan roti murah berkualitas. Kami juga menerima pesanan untuk roti murah. Kami adalah supplier roti dari salah satu airline terbesar di Indonesia. Hubungi kami: Lisa Widjaja di 02168416986 atau 0214528707. Alamat kami di: Boulevard Raya QJ 1 no. 5, Kelapa Gading, Jakarta Utara.





Showing posts with label Kenali. Show all posts
Showing posts with label Kenali. Show all posts

Thursday, August 9, 2012

Kenali Jenis-Jenis Pewarna Sintetis yang Berbahaya Bagi Kesehatan

Post this to your WordPress blog:


Post this to your Blogger blog:


Share to your Yahoo Mail contacts


Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts



Roti sehat harga hemat

Wednesday, March 21, 2012

Kenali Ikan Pindang Berbumbu Bahan Berbahaya

Odilia Winneke - detikFood

google_ad_client = 'ca-pub-6880533263535234'; google_ad_channel = '4958278774'; google_ad_width = 200; google_ad_height = 400; google_ui_version = 1; google_ad_slot = '3695403116'; google_override_format = 'true'; google_ad_type = 'text_html'; google_tl = 3; google_font_face = 'arial'; google_font_size = 'small'; google_tfs = 12; google_color_link = '#11593C'; google_color_text = 'E1771E'; google_color_bg = '#FFFFFF'; google_color_border = '#FFFFFF'; google_color_url = '#CCCCCC';Kenali Ikan Pindang Berbumbu Bahan Berbahaya
Foto: www2.ilmci.com Jakarta - Penampilan ikan pindang yang kuning dengan sapuan bumbu sangat menarik selera. Apalagi jika duri dan tulangnya sangat empuk. Namun, banyak ikan pindang yang diolah dengan bahan tambahan yang berbahaya untuk kesehatan.

Ikan pindang merupakan salah satu bentuk pengawetan ikan tradisional yang sudah lama dikenal. Karenaya banyak dilakukan oleh industri kecil dan rumahan terutama di sekitar pantai. Umumnya ikan yang dibuat pindang adalah ikan laut seperti tongkol, bandeng, kembung dan tuna.

Selain tidak mudah busuk, nilai ekonomi ikan juga tidak merosot. Kini juga sudah mulai banyak orang membuat ikan pindang dari ikan tawar seperti ikan mas. Secara tradisional, umumnya ikan yang sudah dibersihkan sisik dan isi perutnya.

Selanjutnya ikan dibumbui dengan kunyit, garam, bawang putih, merica, daun salam dan serai. Ikan dimasak dengan api sedang dalam panci tertutup selama 3-4 jam hingga tulang dan durinya lunak. Bumbu yang meresap membuat rasa daging ikan gurih enak.

Akhir-akhir ini banyak pedagang yang curang yang membubuhi bumbu dengan bahan berbahaya. Penjual menambahkan bahan berbahaya seperti obat sakit kepala yang mengandung parasetamol, pewarna tekstil dan boraks. Parasetamol dipakai untuk membuat ikan cepat lunak sehingga masa pemasakannya lebih singkat. Sedangak boraks untuk membuat ikan tidak cepat busuk.

Pemakaian bahan tambahan yang bukan untuk makanan dapat memberi resiko kesehatan yang serius apalagi tanpa takaran. Secara fisik penampilan ikan pindang yang dibubuhi bahan berbahaya sama dengan yang berbahan alami. Berikut ini beberapa hal yang bisa dipakai sebagai rujukan untuk mengenalinya.

Ikan pindang dengan bahan aditif berbahaya:

Tekstur daging ikan lebih kenyal, agak keras jika ditekan.Aromanya seperti oabat hampir tak ada jejak anyir ikan.Jika memakai pewarna kuning, warnanya kuning menyala.Disimpan lebih 3 hari dalam suhu ruangan tidak rusak atau busuk.Ikan pindang dengan bahan alami: Tekstur dagingnya agak lembek jika ditekan.Aromanya anyir segar seperti aroma ikan segar.Warnanya kuning pucat sedikit kusam.Aroma bumbu seperti bawang, kunyit dan daun salam tercium kuat.Mudah rusak jika dibiarkan dalam suhu ruangan lebih dari sehari.
Lebih aman, jika membuat ikan pindang sendiri. Caranya cukup mudah, pilih ikan laut (ikan kembung, tongkol kecil) atau ikan mas. Bersihkan isi perutnya dan bilas hingga tak ada jejak darah ikan lalu tiriskan. Haluskan bumbu berupa bawang putih, kemiri, kunyit, merica, garam, daun salam dan serai.

Susun ikan dalam wajan, beri air secukupnya. Rebus ikan hingga mendidih dengan api sedang hingga ikan matang dan tulang empuk selama 2-3 jam, jika perlu tambahkan air. Setelah air perebus habis, angkat dan dinginkan. Simpan ikan pindang dalam wadah tertutup di lemari es.

(Odi/Odi)

Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.

Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : sales[at]detik.com

Roti sehat harga hemat

Wednesday, March 14, 2012

Yuk, Kenali Bumbu Khas Korea (2)

Flora Febrianindya - detikFood Masakan Korea selalu mengandalkan bahan yang segar serta sehat. Mulai dari sigeunchi, kongnamul, kyuri, juga garaetteok yang kenyal lembut itu. Tak heran jika orang Korea rata-rata berumur panjang, karena makanannya sehat!

Bahan-bahan ini bisa dengan mudah didapatkan di supermarket besar ataupun toko khusus bahan masakan Korea yang kini sudah banyak. Sebelum berbelanja, cobalah kenali dulu ciri-ciri beberapa bahan makanan Korean ini.



Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : sales[at]detik.com

Roti sehat harga hemat

Tuesday, March 6, 2012

Kenali Ciri-Ciri Cumi yang Dibubuhi Bahan Berbahaya

Odi - detikFood

Kenali Ciri-Ciri Cumi yang Dibubuhi Bahan Berbahaya
Foto: www.squidoo.com Jakarta - Pemakaian bahan aditif non pangan kian marak. Bukan hanya untuk makanan olaha tetapi juga untuk bahan segar termasuk seafood segar. Salah satunya adalah cumi-cumi segar yang dicurigai direndam bahan berbahaya. Simak ciri-cirinya!

Cumi-cumi segar yang dijual di pasaran merupakan jenis cumi sero yang pipih dan cumi telur yang lebih gendut. Cumi merupakan jenis seafood bertulang lunak yang mudah sekali membusuk jika terlalu lama di suhu ruangan.

Mengingat harga cumi-cumi segar yang lumayan mahal Rp.30.000,00 – Rp. 35.000,00 maka pedagang ikan segar tak mau mengambil resiko untuk rugi. Jalan pintas yang banyak dilakukan adalah menambahkan bahan pengawet berupa formalin, borax dan dterjen. Bahan pengawet yang dipakai tergolong berbahaya karena tidak diperuntukan untuk dikonsumi manusia.

Pada tanggal 12 Agustus 2010 Pemerintah propinsi DKI Jakarta juga sudah menemukan cumi berformalin saat sidak di Sunter Jakarta Utara. Dalam jangka panjang pemakaian bahan berbahaya bisa membawa dampak buruk bagi kesehatan. Mulai dari gangguan fungsi ginjal, hati hingga kanker.

Berikut ini ciri-ciri cumi-cumi yang diawetkan dengan bahan berbahaya:
1.Warna kulit luarnya ungu tua dan beberapa bagian kulit robek akibat direndam dan diaduk-aduk berulang.
2.Dagingnya lembek, berair dengan kepala cumi hampir terlepas.
3.Tidak mengeluarkan banyak tinta cumi.
4.Aromanya tidka anyir dan nyaris tak dihinggapi lalat.
5.Umumnya direndam es batu atau air es dalam jumlah banyak sehingga berair.

Sedangkan cumi-cumi segar memiliki ciri-ciri:
1.Warna kulit luar cumi putih bening dan masih lekat di seluruh badan cumi.
2.Dagingnya lumayan kenyal, kepalanya masih menyatu, mata cumi bening.
3.Jika leher cumi ditarik kantung tinta masih utuh dan mengeluarkan tinta cukup banyak.
4.Aromanya segar seperti laut, anyir segar khas ikan.
5.Tidak direndam air tetapi ditaruh dalam wadah dalam keadaan basah dan segar.

Hal yang penting diingat saat membeli cumi-cumi segar, belilah pada tukang ikan langganan sehingga sudah Anda ketahui mutu jualannya. Biasakan untuk mengendus aroma cumi dan seafood sebelum mengolah. Bersihkan segera cumi setelah sampai di rumah dan simpan segera dalam kulkas atau freezer karena ikan laut ini mudah sekali rusak dalam suhu ruangan.

(Odi/Odi)

Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.

Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : sales[at]detik.com

Roti sehat harga hemat

Tuesday, February 28, 2012

Kenali 6 Makanan Pemicu Alergi Ini!

Fitria Rahmadianti - detikFood Beberapa orang menolak makan udang karena alergi. Di kulit mereka bisa muncul ruam dan gatal-gatal jika makan udang. Alergi makanan gejalanya bisa beragam. Untuk menghindarinya, sebaiknya kenali alergi makanan.

Alergi makanan biasanya dialami oleh anak-anak. Sebanyak 90% kasus yang terjadi berasal dari telur, susu sapi, kacang-kacangan, gandum, dan makanan laut. Jika Anda membeli makanan dalam kemasan, perhatikan labelnya.

Namun, belum tentu bahan alergen (penyebab alergi) dicantumkan karena yang digunakan dalam komposisi adalah produk turunannya. Padahal, keduanya sama-sama menimbulkan gejala alergi yang mengganggu atau bahkan membahayakan. Oleh karena itu, simak penuturan The Daily Meal berikut ini agar Anda lebih waspada terhadap makanan alergen:



Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : sales[at]detik.com

Roti sehat harga hemat

Tuesday, August 23, 2011

Yuk, Kenali Ciri Daging Non Halal!

Devita Sari - detikFood

Yuk, Kenali Ciri Daging Non Halal!
Foto: mtholyoke.eduYuk, Kenali Ciri Daging Non Halal! Jakarta - Mejelang hari raya, kebutuhan daging makin meningkat. Pedagang pun banyak yang berusaha memenuhi permintaan konsumen dengan menambah persediaan daging. Sebagai konsumen hendaknya kita pun harus lebih teliti dalam membeli dan memilih. Yuk, kita kenali ciri daging non halal!
?
Banyaknya permintaan daging menjelang hari raya Idul Fitri membuat stok daging import pun didatangkan. Memang pemerintah sudah menetapkan daging import yang masuk ke Indonesia harus terjamin kehalalannya. Hal tersebut diperkuat dengan tercantumnya lebel halal dari lembaga halal yang telah diakui LPPOM MUI. Namun, siapa yang dapat menjamin bila daging tersebut masuk ke Indonesia melalui melalui jalan ilegal? Apalagi sebagai umat muslim kita memang harus jeli dan wajib mempertanyakan kehalalannya.

Jadi sebelum membeli, ada baiknya Anda mengenali dulu jenis-jenis daging yang tidak boleh disantap sesuai syariat Islam.

Ciri Daging Sapi dan Babi

Sebagai kaum muslim memang sebaiknya kita mengenali ciri-ciri daging tidak hanya yang halal dan segar tetapi juga yang non halal. Hal ini diperlukan agar kita tidak terkecoh oleh pedagang yang 'nakal'. Menjelang hari raya untuk mengeruk banyak keuntungan, daging sapi terkadang dicampurkan dengan daging non halal yang berasal dari babi, celeng, anjing, dan sebagainya. Sehingga kita tak menyadari kalau daging tersebut tercampur yang dikenal sebagai daging oplos.

Namun hewan non halal yang paling sering dicampur adalah daging babi. Daging babi sendiri memiliki ciri berwarna merah pucat, serat dagingnya lebih lembut dan halus dibanding daging sapi, lemak pada daging lebih tebal, dan aromanya amis berbeda dibandingkan dengan aroma daging sapi biasanya. Sedangkan daging sapi segar biasanya berwarna merah terang dengan lemak kekuningan. Jika daging sapi berwarna cokelat menandakan bahwa daging sapi tersebut tidak segar karena sudah terkena udara terlalu lama.

Bangkai

Bangkai atau hewan yang sudah mati sebelum disembelih tidak dapat dikonsumsi manusia, baik untuk alasan kehalalan maupun kesehatan. Dari segi kehalalan hukum bangkai ini adalah haram. Sehingga penyembelihan bangkai ini dilakukan secara sembuyi-sembunyi dan ilegal.

Dalam perdagangan ayam pedaging, biasanya ada ayam yang mati sebelum disembelih. Kematian itu disebabkan oleh daya tahan yang kurang baik selama perjalanan atau terkena penyakit. Secara normal jumlah ayam yang mati sebelum disembelih dalam setiap pengiriman sekitar 0,1 sampai 1 persen. Seharusnya ayam bangkai atau terkenal dengan istilah ayam tiren (mati kemarin) itu tidak boleh dikonsumsi manusia. Namun tetap saja ditemukan sejumlah kasus perdagangan ayam tiren menjelang lebaran.

Pada daging ayam sebenarnya ciri ayam tiren lebih mudah dikenali. Ciri-cirinya terdapat bercak-bercak darah pada bagian kepala, leher, punggung, sayap dan dada. Bau daging agak anyir dan amis karena sudah menjadi bangkai. Konsistensi dada dan paha juga terasa lembek. Keadaan serabut otot berwarna kemerahan dan pembuluh darah di daerah sayap berdarah. Warna hati tampak merah kehitaman. Jika Anda menemukan ciri ayam diatas maka sebaiknya dihindari dan jangan terlalu termakan dengan harga jual yang murah.

Tidak Disembelih Dengan Cara Islam

Dalam dunia perdagangan, daging yang tidak disembelih secara Islam juga sering terjadi, terutama jika penyembelih bukan beragama Islam. Meskipun hewan yang disembelih adalah hewan halal, tetapi kalau tidak disembelih sesuai hukum Islam, maka dagingnya juga akan menjadi haram. Tetapi untuk pemotongan hewan di dalam negeri, proses penyembelihan yang dilakukan secara resmi pada umumnya telah dilakukan secara Islam dan oleh pemotong yang beragama Islam.

Meskipun untuk daerah-daerah yang penduduknya kebanyakan non-Muslim hal tersebut tidak dapat dijamin. Tetapi secara keseluruhan pemerintah sudah menetapkan bagi RPH-RPH (Rumah Potong Hewan) agar harus menggunakan tukang jagal yang beragama Islam. Jika Anda masih ragu jangan malu untuk langsung bertanya ke si penjual.

Daging impor

Memang kebanyakan daging yang diimpor ke Indonesia memiliki sertifikat halal dari asosiasi Muslim setempat. Tetapi pengawasan dan kewaspadaan terhadap daging impor tetap harus dilakukan, mengingat dalam dunia perdagangan praktik-praktik manipulasi untuk mendapatkan keuntungan besar masih saja terjadi. Pemberian sertifikat halal untuk daging itu dilakukan dengan mempekerjakan jagal-jagal Muslim. Oleh karena itu biasanya harga daging halal impor harganya memang sedikit lebih mahal dibandingkan daging non-halal.

Daging Berformalin

Formalin kerap ditambahkan pada daging dengan maksud agar daging yang diperjualbelikan tetap awet selama berhari-hari dan tidak kunjung busuk. Hal ini tentu saja akan menguntungkan pejual, karena daging dapat dijual lebih lama dan terhinar dari resiko daging busuk.

Tetapi daging berformalin sangat berbahaya bagi kesehatan dan tidak boleh dikonsumsi. Daging ayam formalin memiliki ciri-ciri warna kulit putih mengkilat, teksturnya sangat kenyal, beraroma khas formalin dan biasanya tidak dihinggapi lalat. Jika Anda menjumpai ciri-ciri daging diatas ada baiknya mengindari membeli dan mengkonsumsi daging tersebut.

(dev/Odi)


Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : iklan@detikfood.com ,
telepon 021-7941177 (ext.547 dan 609)

View the original article here