Ivory Bakery's Address

Kami menyediakan roti murah berkualitas. Kami juga menerima pesanan untuk roti murah. Kami adalah supplier roti dari salah satu airline terbesar di Indonesia. Hubungi kami: Lisa Widjaja di 02168416986 atau 0214528707. Alamat kami di: Boulevard Raya QJ 1 no. 5, Kelapa Gading, Jakarta Utara.





Showing posts with label CiriCiri. Show all posts
Showing posts with label CiriCiri. Show all posts

Wednesday, March 7, 2012

Ini Dia Ciri-ciri Mie Berformalin!

Odilia Winneke - detikFood

Ini Dia Ciri-ciri Mie Berformalin!
Foto: tigersandstrawberries.com Jakarta - Untuk kesekian kalinya pabrik mie berformalin digrebek petugas. Kali ini di Desa Cisangkan Kecamatan Katapang Kabupaten Bandung. Ini membuktikan bahwa mie berformalin masih banyak dijual di pasaran. Karena itu sebaiknya cermat saat membeli.

Selasa (6/3) BP POM Jawa Barat kembali menemukan sebuah pabrik mie di kabupaten Bandung yang terbukti memproduksi mi dengan bahan berbahaya. Di lokasi diketemukan 10 jerigen berisi formalin dan 1 karung coustic soda atau soda api dan 1 karung pewarna. Air dan bahan-bahan di lokasi sudah terbukti mengandung bahan berbahaya tersebut.

Melihat tampilan selintas mie berformalin memang tampak sama dengan mie yang berbahan alami. Namun, tak ada salahnya jika Anda mulai teliti dan cermat saat membeli mie basah atau mie segar di pasar tradisional maupun swalayan. Tak menutup kemungkinan masih banyak mie berformalin yang dijual luas di pasaran.

Formaldehida atau formalin merupakan bahan kimia yang biasa dipakai untuk membasmi bakteri atau berfungsi sebagai disinfektan. Juga berfungsi untuk mengawetkan dan mengeringkan kulit. Sedangkan coustic soda dipakai sebagai bahan campuran pembersih toilet dan akan menjadi panas jika terkena air.

Bahan-bahan tersebut bukan merupakan bahan aditif untuk makanan tetapi untuk industri. Jika dikonsumsi manusia tentunya akan membawa dampak buruk pada kesehatan. Mulai dari gangguan ringan hingga penyakit serius seperti ginjal, kanker, dan lain-lain.

Yang paling baik dan aman adalah mi buatan sendiri. Namun, jika harus membeli mie basah ada beberapa hal yang perlu dicermati. Berikut ini ciri-ciri mie segar atau mie basah yang memakai bahan berbahaya.

1.Saat dipegang mie terasa sangat kenyal atau liat.
2.Selain aroma terigu biasanya tercium aroma seperti obat meskipun sudah berulang kali dibilas air bahkan direbus.
3.Mie sangat liat saaat dipotong dengan sendok. Tekstur kenyalnya mirip karet karena yang alami kenyalnya berasal dari gluten tepung terigu.
4.Mie tahan disimpan atau dibiarkan dalam suhu ruangan selama 1-2 hari.
5.Mie memiliki warna kuning terang yang kuat sebagai tanda jika memakai pewarna yang bukan untuk makanan.
6.Rasanya hambar, kenyal dan gurih dari tepung terigu saja
7.Harganya murah, sekitar Rp. 5.000,00 per 1 kg

Sedangkan mie yang dibuat dari bahan alami memiliki ciri-ciri:

1.Saat dipegang mie terasa lembut teksturnya.
2.Beraroma tepung terigu dan sedikit bau anyir telur.
3.Mi mudah sekali putus atau patah karena tidak terlalu liat. Tekstur liatnya dari gluten tepung dan telur ayam.
4.Saat direbus airnya agak keruh karena ada tepung terigu dan telur yang ikut terlarut di dalamnya.
5.Mie tidak tahan disimpan lama, mudah sekali berjamur terutama jika memakai telur.
6.Rasanya gurih, empuk dan lembut karena memakai telur.
7.Harganya agak mahal sekitar Rp. 15.000,00 per 1 kg.

Alternatif lain yang cukup aman adalah membeli mie kering organik, mie dengan tambahan sayuran atau mi kering biasa yang diproduksi oleh produsen yang memiliki sertifikat mutu internasional. Meskipun harganya lebih mahal.

(Odi/Odi)

Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.

Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : sales[at]detik.com

Roti sehat harga hemat

Tuesday, March 6, 2012

Kenali Ciri-Ciri Cumi yang Dibubuhi Bahan Berbahaya

Odi - detikFood

Kenali Ciri-Ciri Cumi yang Dibubuhi Bahan Berbahaya
Foto: www.squidoo.com Jakarta - Pemakaian bahan aditif non pangan kian marak. Bukan hanya untuk makanan olaha tetapi juga untuk bahan segar termasuk seafood segar. Salah satunya adalah cumi-cumi segar yang dicurigai direndam bahan berbahaya. Simak ciri-cirinya!

Cumi-cumi segar yang dijual di pasaran merupakan jenis cumi sero yang pipih dan cumi telur yang lebih gendut. Cumi merupakan jenis seafood bertulang lunak yang mudah sekali membusuk jika terlalu lama di suhu ruangan.

Mengingat harga cumi-cumi segar yang lumayan mahal Rp.30.000,00 – Rp. 35.000,00 maka pedagang ikan segar tak mau mengambil resiko untuk rugi. Jalan pintas yang banyak dilakukan adalah menambahkan bahan pengawet berupa formalin, borax dan dterjen. Bahan pengawet yang dipakai tergolong berbahaya karena tidak diperuntukan untuk dikonsumi manusia.

Pada tanggal 12 Agustus 2010 Pemerintah propinsi DKI Jakarta juga sudah menemukan cumi berformalin saat sidak di Sunter Jakarta Utara. Dalam jangka panjang pemakaian bahan berbahaya bisa membawa dampak buruk bagi kesehatan. Mulai dari gangguan fungsi ginjal, hati hingga kanker.

Berikut ini ciri-ciri cumi-cumi yang diawetkan dengan bahan berbahaya:
1.Warna kulit luarnya ungu tua dan beberapa bagian kulit robek akibat direndam dan diaduk-aduk berulang.
2.Dagingnya lembek, berair dengan kepala cumi hampir terlepas.
3.Tidak mengeluarkan banyak tinta cumi.
4.Aromanya tidka anyir dan nyaris tak dihinggapi lalat.
5.Umumnya direndam es batu atau air es dalam jumlah banyak sehingga berair.

Sedangkan cumi-cumi segar memiliki ciri-ciri:
1.Warna kulit luar cumi putih bening dan masih lekat di seluruh badan cumi.
2.Dagingnya lumayan kenyal, kepalanya masih menyatu, mata cumi bening.
3.Jika leher cumi ditarik kantung tinta masih utuh dan mengeluarkan tinta cukup banyak.
4.Aromanya segar seperti laut, anyir segar khas ikan.
5.Tidak direndam air tetapi ditaruh dalam wadah dalam keadaan basah dan segar.

Hal yang penting diingat saat membeli cumi-cumi segar, belilah pada tukang ikan langganan sehingga sudah Anda ketahui mutu jualannya. Biasakan untuk mengendus aroma cumi dan seafood sebelum mengolah. Bersihkan segera cumi setelah sampai di rumah dan simpan segera dalam kulkas atau freezer karena ikan laut ini mudah sekali rusak dalam suhu ruangan.

(Odi/Odi)

Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.

Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : sales[at]detik.com

Roti sehat harga hemat