Ivory Bakery's Address

Kami menyediakan roti murah berkualitas. Kami juga menerima pesanan untuk roti murah. Kami adalah supplier roti dari salah satu airline terbesar di Indonesia. Hubungi kami: Lisa Widjaja di 02168416986 atau 0214528707. Alamat kami di: Boulevard Raya QJ 1 no. 5, Kelapa Gading, Jakarta Utara.





Showing posts with label Konsumen. Show all posts
Showing posts with label Konsumen. Show all posts

Sunday, October 2, 2011

Konsumen Muslim Amerika Gelar Konferensi Internasional

- detikFood

Konsumen Muslim Amerika Gelar Konferensi Internasional
Foto: Isitimewa Jakarta - Untuk ketiga kalinya konsumen muslim Amerika akan menggelar konferensi internasional mengenai produk halal. Acara tahunan yang digelar setiap akhir bulan Oktober ini mendapat dukungan besar dari para generasi muda muslim di Amerika.

Konferensi Konsumen Muslim Amerika atau American Muslim Consumer Conference (AMCC) akan kembali digelar pada 29 Oktober 2011 di New Brunswick, New Jersey, Amerika Serikat. Konferensi yang menghadirkan para pakar di bidang bisnis dan riset tersebut akan membahas tentang peningkatan permintaan konsumen muslim Amerika akan produk halal, sekaligus kesiapan para produsen dalam memenuhi kebutuhan tersebut.

Pada tahun 2007, J. Walter Thompson, sebuah agensi periklanan global terbesar di Amerika Serikat mengungkapkan hasil risetnya. Menurutnya di masa mendatang konsumen muslim di negeri tersebut akan menjadi pasar potensial bagi para industriawan yang memfokuskan produknya untuk pasar tersebut dalam hal ini produk halal.

Tiga tahun kemudian, tepatnya 2010, seperti dikutip americanmuslimconsumer.com, Ogilvy mengungkapkan bahwa generasi muda muslim di Amerika semakin menghendaki adanya produk yang sesuai dengan tuntutan mereka, yakni halal. Survei Ogilvy menambahkan, 89% konsumen muslim Amerika menyatakan bahwa perusahaan harus lebih meningkatkan pemahaman mereka tentang Islam, karena selama ini mereka merasa diabaikan. Dan lebih dari 98% konsumen muslim menegaskan, merek-merek produk konsumsi di Amerika belum secara aktif menjangkau konsumen muslim di sana.

Oleh karena itu, menurut Jack Acree, Wakil Presiden Produsen Halal Amerika atau American Halal Company, konferensi AMCC menjadi ajang terbaik untuk mengetahui informasi terbaru tentang konsumen muslim di negaranya. Sementara itu, Miles Young, CEO, Ogilvy & Mather Worldwide menambahkan bahwa konferensi tersebut akan meraih sukses besar karena akan menempatkan konsumen muslim sebagai kekuatan ekonomi baru.

Akan hadir sebagai pembicara dalam konfrensi tersebut antara lain Tariq Farid, Founder & CEO, Edible Arrangements, Layla Mandi - Founder & CEO, OnePure, Ibrahim Abdul-Matin - Author, "Green Deen", Maria Ebrahimji - Director & Executive Editorial Producer, CNN Worldwide, dan Jane Carten - Director & President Saturna Capital.

(dev/Odi)


Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : iklan@detikfood.com ,
telepon 021-7941177 (ext.547 dan 609)

View the original article here

Friday, August 12, 2011

Pure Halal Center Bantu Konsumen Muslim Amerika

Devita Sari - detikFood

Pure Halal Center Bantu Konsumen Muslim Amerika
Foto: Istimewa Jakarta -

Ramadan yang sedang berlangsung di seluruh dunia membuat permintaan akan produk halal melonjak tinggi. Hal ini pula yang dialami Amerika. Namun, pada ramadan kali ini muslim Amerika ada sebuah lembaga halal bakal membantu ketersediaan produk-produk halal.

Bulan ramadan selalu dinanti dan disambut dengan suka cita oleh kaum muslim di seluruh dunia. Datangnya bulan ramadan juga diikuti oleh banyaknya permintaan dari konsumen muslim akan produk halal, termasuk oleh negara Amerika. Dimana menurut Faisal Masood, pendiri dari American Muslim Consumer Conference, saat ini diperkirakan pengeluaran kaum muslim Amerika sebesar 170 miliar dollar atau sekitar 1,4 triliun rupiah.

Dari jumlah pengeluaran tersebut diperkirakan akan terus bertambah lagi. Hal tersebut dipengaruhi oleh pertumbuhan dari warga muslim asli Amerika, para imigran pendatang dari negara lain, dan juga para generasi ke-3 di Amerika. Seiring dengan pertumbuhan tersebut maka kebiasaan konsumsi kaum muslim yang dipengaruhi oleh adanya larangan-larangan mengkonsumsi makanan tertentu (non halal) juga ikut mempengaruhi daya beli mereka.

"Kami ingin melihat produk-produk yang memiliki logo halal yang dapat langsung dikenali ada di rak-rak toko. Kami juga mau produk-produk tersebut bervariasi sehingga dapat menjawab kebutuhan kami muslim Amerika," jelas Naeem seorang warga muslim di Amerika.

Oleh karena itu untuk menjawab kebutuhan tersebut Pure Halal Centre, sebuah lembaga sertifikasi halal di Philadelphia menjawab kebutuhan tersebut. Selain mengeluarkan sertifikasi, lembaga tersebut juga kerap mengadakan training halal, pengembangan produk halal, dan lain sebagainya. Pure Halal Center juga ikut melakukan pengkajian seputar halal dan bekerja sama dengan para industri manufaktur, universitas, rumah sakit, dan juga lembaga institusi lainnya.

"Misi dab tujuan kami adalah untuk memberikan pilihan dan mempermudah konsumen dalam mengkonsumsi halal di Amerika ini," ujar Ameenah Muhammad-Diggins selaku CEO dari Pure Halal Center. Sehingga kini kaum muslim yang tinggal di Philadelphia khususnya semakin mudah dalam mengkonsumsi halal. Bahkan kini warga non muslim juga banyak yang mulai ikut mengkonsumsi makanan halal karena jaminan mutu dan kualitas yang sudah menjadi jamininan produk halal tersebut.

(dev/Odi)


Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : iklan@detikfood.com ,
telepon 021-7941177 (ext.547 dan 609)

View the original article here

Tuesday, March 1, 2011

World Menu Report: Transparasi Makanan Untuk Konsumen

Devita Sari - detikFood

World Menu Report: Transparasi Makanan Untuk Konsumen
Foto: dev/detikFood Jakarta - Seiring makan telah menjadi bagian gaya hidup masyarakat, maka kebiasaan makan pun ikut berubah. World Menu Report yang merupakan bagian dari Unilever Food Solution pun mengumumkan hasil penelitian mereka terhadap konsumen. Hasilnya transparasi informasi makanan menjadi kebutuhan hampir tiap konsumen saat ini.

Bertempat di Scusa, Intercontinental Jakarta MidPlaza pada Kamis lalu. World Menu Report yang merupakan bagian dari bisnis food service Unilever Food Solution (UFS) mengumumkan hasil penelitian mereka. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa 9 dari 10 orang menuntut fakta mengenai kandungan makanan mereka saat makan di luar (kantin, restoran, rumah makan).

Peluncuran World Menu Report ini juga sekaligus merupakan bagian dari program yang dilakukan dalam rangka peremajaan merek Unilever Food Solutions. Dimana Unilever Food Solutions? telah bergerak di bidang bahan makanan sejak tahun 1980-an dengan mengusung tagline baru 'Inspiration Every Day'.

Dalam acara ini turut hadir Jacqueline Chook selaku President Unilever Food Solutions Asia Tenggara dan Adam Djokovic selaku Managing Director Unilever Food Solutions Indonesia. Selain itu ada Chef Tatang, seorang chef top table Indonesia dan Dr. Diana Suganda dari M.Kes selaku Nutrition Specialist InterMED Health Care & Beauty Clinic.

UFS bertujuan untuk membantu para chef dari seluruh dunia untuk meyajikan makanan yang enak dan sehat yang dapat membuat konsumen terus kembali lagi. Secara global UFS mempekerjakan lebih dari 230 orang chef dan 31 orang chef khusus di Asia Tenggara. UFS memperkirakan secara global nilai dari industri food service adalah 350 miliar euro dan industri ini terus berkembang cepat.

Mr.Djokovic mengungkapkan bahwa dari hasil penelitian yang mereka lakukan dengan sample beberapa negara seperti UK, USA, Brazil, Rusia, Turki, dan Cina menunjukkan angka yang cukup tinggi terhadap kebutuhan transparasi apa saja yang ada di dalam makanan yang mereka makan. Meskipun penelitian ini dilakukan hampir sebagian besar di Eropa, namun menurutnya penelitian tersebut masih cukup relevan di Indonesia karena mewakili makanan secara global.

"Mungkin tidak sebesar di luar negeri, tetapi saya kira berdasarkan pengalaman saat ini sudah banyak tamu restoran saya yang menanyakan kandungan yang ada di dalam makanan mereka. Oleh karena itu saya kira memang sudah sewajarnya jika restoran mencantumkan ingredients menu-menu mereka. Tidak hanya untuk mereka yang menghindari makanan tertentu, tetapi untuk mengedukasi masyarakat juga akan nutrisi dan lain hal," ujar Chef Tatang.

Banyaknya perkembangan restoran, rumah makan, dan kantin juga yang menjadi dampak perubahan kebiasaan konsumen ini menurut Jacqueline. Gaya hidup makan diluar pun terus meningkat dari hari ke hari. "Dari pertanyaan sederhana konsumen dari mana makanan ini berasal, proses pembuatannya bagaimana, dan bahan-bahan yang digunakan seperti apa, dan cara pengolahannya bagaimana? Saya rasa itu akan membuat masyarakat memiliki pilihan dan berpikir makanan yang lebih baik untuk mereka. Oleh karena itu transparasi makanan sudah saatnya diperlukan," ujar Jacqueline.

Dr. Diana Suganda pun mendukung transparasi makanan ini. "Bagi mereka yang memiliki penyakit tertentu pastinya penting mengetahui bahan makanan apa yang terkandung dalam makanan mereka. Sehingga tiap restoran dan rumah makan sudah seharusnya punya tanggung jawab akan makanan yang mereka sajikan untuk konsumen agar mereka tetap sehat," jelasnya.

Saat ini di Asia Tenggara, UFS telah meluncurkan kampanye dalam meningkatkan dan transparsi atas kandungan nutrisi makanan saat makan di luar. Bentuk kampanye tersebut adalah kerjasama dengan para chef dan katering untuk menyederhanakan bahan-bahan makanan dan membuat resep-resep baru. Di Thailand juga program School Bus yang membantu sekolah dasar menghidangkan makanan penuh nutrisi.

Di akhir acara Chef Tatang pun tak ketinggalan memperagakan menu sehat, Braised Salmon with Dragon Fruit. Acara diakhiri dengan digelarnya kompetisi masak antar media.

(dev/Odi)

Tutup

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message

Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : iklan@detikfood.com ,
telepon 021-7941177 (ext.547 dan 609)

View the original article here