Ivory Bakery's Address
Thursday, March 29, 2012
Sunday, March 18, 2012
Shelina Raih Gelar Masterchef Inggris
Fitria Rahmadianti - detikFood
Foto: BBC.uk Jakarta - Kompetisi memasak Masterchef Inggris 2012 telah berakhir. Sebanyak 20 kontestan satu persatu gugur, menyisakan Tom Rennolds, Shelina Permalloo, dan Andrew Kojima di final. Akhirnya, nama Shelina lah yang diumumkan sebagai pemenang.
Shelina berhasil menjadi wanita kedua yang memenangi Masterchef Inggris sejak format barunya disiarkan, yaitu pada tahun 2005. “Saya benar-benar merasa bahagia. Saya tak pernah menyangka akan menjadi pemenang. Kedua pria tersebut luar biasa,” ucap Shelina seperti dikutip dari The Telegraph.
Shelina tinggal di Tooting, London bagian selatan. Namun, ia tumbuh di tengah keluarga asal Republik Mauritius. Ia banyak belajar dari budaya ini karena dulu ia hanya menyantap makanan khas negara tersebut.
Menurut wanita berusia 29 tahun ini, makanan tradisional Mauritius sangat hemat bahan, sehingga cocok dipraktekkan saat krisis ekonomi seperti sekarang. “Meski begitu, rasanya kaya, aromanya kuat, bergizi, sekaligus sangat lezat,” Shelina berpromosi.
Ia mampu menciptakan masakan enak sejak kecil. Shelina banyak belajar kepada ibunya dan sering menjadi asistennya di dapur. “Ibu saya jago masak. Ia mengajarkan memasak dengan intuisi. 'Jangan pakai timbangan, gunakan penglihatan dan indera perasamu' katanya,” tutur Shelina. Selama mengikuti Masterchef, ia juga sering menelepon ibunya untuk meminta nasihat.
Sepanjang kompetisi, ia pernah memasak untuk keluarga kerajaan Thailand. Shelina juga pernah mempraktikkan keahliannya di restoran peraih 3 bintang Michelin dan menyajikan hidangan mewah untuk 7 chef terbaik dunia. Saat final, ia menyiapkan hidangan terbaik untuk dicoba juri Masterchef, yaitu John Torode dan Gregg Wallace.
John merasa puas dengan performa Shelina selama kompetisi. “Ia adalah juru masak spesial dengan bakat menakjubkan. Ia selalu tersenyum dan memasak dengan hati-hati agar hidangannya istimewa,” puji John.
Gregg mengaku inilah makanan terlezat yang pernah mereka cicipi selama kompetisi berlangsung. Pria ini juga mengatakan bahwa masakan Shelina akan bernilai jual tinggi. Ia menyarankan sang juara Masterchef mencari sponsor untuk memulai usaha restoran.
Shelina sendiri ingin bisa membuka tempat makan. “Semoga suatu hari terwujud,” harapnya, seperti dilansir Daily Mail. “Saya belum punya buku resep. Namun, kalaupun nanti terbit, akan terdapat banyak resep vegetarian di dalamnya,” tambah Shelina.
Apa saja yang dimasak Shelina saat malam penentuan? Berikut daftarnya:
Appetizer: Octopus served on marinated fennel, pickled ginger, sliced baby beetroot and carrots, tomato concasse; served with brown shrimp jelly; mango and apple vinegar; serta tobiko (fish roe).
Main course: Mutton curry with mustard seed dan turmeric-marinated bone marrow; biryani rice; Swiss chard roulade stuffed with green banana pickle; serta chilli pumpkin quenelle.
Dessert: Mango cannelloni filled with lime curd; coconut and rum blancmange; white chocolate creme fraiche; pistachio samosa; serta mango jelly squares.
(Odi/Odi)
Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.Tutup
You are redirected to Facebook
You are redirected to Facebook
Sending your message
You are redirected to Lintas Berita
Sending your message
Post this to your WordPress blog:
Sending your message
Post this to your Blogger blog:
Sending your message
Sending your message
Share to your Yahoo Mail contacts
Sending your message
Sending your message
Import Your Yahoo Messenger contacts
Share to your Yahoo Messenger contacts
Sending your message
Import Your Google Talk contacts
Share to your Google Talk contacts
Sending your message
Import Your Live Messenger contacts
Share to your Live Messenger contacts
Sending your message
Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : sales[at]detik.com
Tuesday, February 28, 2012
Unilever Gelar 'Chef of The Year', Kompetisi Masak Bagi Profesional
Odilia Winneke - detikFood
Foto: www.detikfood.com Jakarta - Industri kuliner kini kian diminati. Hal ini dapat dilihat dari semakin populernya profesi chef serta acara dan kompetisi kuliner. Melihat trend tersebut, Unilever Food Solution (UFS) menggagas kompetisi memasak bagi profesional ‘Chef of The Year’.
Chef of The Year 2012 akan diikuti oleh chef junior dan senior dari seluruh Indonesia. Meski demikian, kompetisi ini tidak tertutup bagi warga asing pemegang KITAS dan siswa jurusan kuliner. Rangkaian acara akan dilaksanakan sepanjang Maret dan April 2012.
Persyaratan peserta untuk kategori chef junior adalah pelajar, mahasiswa, dan mereka yang berpengalaman di bidang kuliner kurang dari 5 tahun, dengan usia maksimal 25 tahun. Kelompok chef senior adalah orang-orang yang sudah berkecimpung di dunia kuliner selama 5 tahun atau lebih.
Di tahap awal, peserta harus mengirimkan resep main course andalan beserta fotonya. Penilaian dilakukan berdasarkan kebersihan, penggunaan produk UFS, presentasi, dan rasa. Resep yang masuk akan diuji coba oleh tim chef dan pengajar jurusan kuliner.
Sebanyak 10 kontestan dari tiap kategori dipilih untuk masuk babak semifinal. Di sini, mereka diminta untuk menyiapkan, mengolah, hingga menghidangkan menu berbeda di depan juri selama 60 menit. Tahap ini akan dilaksanakan di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Bali.
Selain dari para semifinalis, sebanyak 2 orang pemenang kompetisi memasak ‘Salon Culinaire’ juga berhak lolos ke babak grand final. Acara yang diadakan oleh Bali Culinary Professional ini merupakan bagian dari ‘Food, Hotel, and Tourism Exhibition Bali’, dan akan berlangsung pada 1-3 Maret 2012.
Grand final akan digelar di Jakarta pada 23 April 2012. Para finalis ditantang untuk mengolah makanan dari ‘kotak misteri’ yang baru terungkap 2 hari sebelum berlangsungnya kompetisi.
Pemenang tahap akhir ini akan memperoleh uang tunai dan berhak menyandang gelar ‘Chef of The Year 2012’. Tak hanya itu, ia juga dapat bertemu dengan Chef Marco Pierre White di Singapura.
Adam Djokovic, Managing Director UFS Indonesia, yakin bahwa acara ini akan mendorong para chef menciptakan resep inspiratif, memiliki rasa percaya diri, dan mendapat pengakuan layak.
“Chef Indonesia memiliki jiwa saing tinggi. Kami percaya ‘Chef of The Year’ akan menjadi sarana yang tepat,” ujar Adam saat konferensi pers di The Dharmawangsa Hotel, Jum’at (24/2).
Pada kesempatan ini, UFS memperkenalkan Chef Vindex Tengker sebagai brand ambassador baru. Selain Adam dan Chef Vindex, turut pula hadir Executive Chef UFS Widhi Joestiarto dan Ketua Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti Djoko Sudibyo, SE, MM, Ph.D. Nantinya, mereka akan berperan sebagai juri dalam kompetisi tersebut.
(Odi/Odi)
Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.Tutup
You are redirected to Facebook
You are redirected to Facebook
Sending your message
You are redirected to Lintas Berita
Sending your message
Post this to your WordPress blog:
Sending your message
Post this to your Blogger blog:
Sending your message
Sending your message
Share to your Yahoo Mail contacts
Sending your message
Sending your message
Import Your Yahoo Messenger contacts
Share to your Yahoo Messenger contacts
Sending your message
Import Your Google Talk contacts
Share to your Google Talk contacts
Sending your message
Import Your Live Messenger contacts
Share to your Live Messenger contacts
Sending your message
Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : sales[at]detik.com
Tuesday, December 20, 2011
POP! Hotel Festival Citylink Bandung Gelar 'Green Opening'
Devita Sari - detikFood
Foto: dev/detikFood Bandung - Tauzia Hotel Management kembali meresmikan POP! Hotels yang kali ini berlokasi di Bandung. Hotel yang menawarkan fasilitas nyaman dengan harga low budget ini mengusung konsep ramah lingkungan. Acara Green Art Festival pun ikut meramaikan 'Green Opening' kali ini.
Hotel dengan konsep 'low budget' ini bukan merupakan yang pertama dihadirkan oleh Tauzia Hotel Management. Bulan November 2010 silam, POP! pertama telah sukses dibuka di Bali dan mendapat respon luar biasa dari para tamu hotel. Mengikuti sukses tersebut, Sabtu (17/12) Tauzia kembali menggelar sebuah acara Green Opening untuk memperkenalkan POP! Hotel Festival Citylink Bandung.
"Kami sangat senang dapat kembali memperkenalkan POP! Hotels kedua yang kali ini berlokasi di Bandung. Tahun lalu sebuah green opening penanaman pohon telah dilakukan, namun kali ini kami menggelar 'Green Art Festival' untuk pertama kalinya. Lewat acara tersebut kami mengajak anak-anak SMU berkreasi menggunakan bahan-bahan ramah lingkungan," jelas Christoph Glass, Director of Tauzia Hotel Management.
POP! Hotel Festival Citylink Bandung mengusung konsep yang serupa dengan POP! Bali yaitu sebagai hotel ramah lingkungan atau eco friendly. Sebuah kampanye kesadaran lingkungan lewat 'Green Art Festival' yang menjadi tema peresmian. Lewat acara tersebut 10 SMU di Bandung diajak berkreasi menggunakan bahan daur ulang dan sampah rumah tangga.
Beberapa hal yang ramah lingkungan pun telah diterapkan oleh Pop! Hotel Festival Citylink Bandung. "Pengunaan Ipad untuk check in yang kami lakukan mendukung pengehematan kertas dan juga air panas di kamar mandi digunakan dari panas AC sehingga lebih hemat energi," ujar Irene Janti selaku Director of Operations POP! Hotels dalam jumpa pers (17/12).
Lokasi yang strategis pun menjadi nilai tambah hotel yang berdampingan dengan dua properti Tauzia lainnya, yaitu Harris Hotel & Conventions Festival CTLink Bandung dan Festival CTLink Mall. Selain itu hotel ini hanya berjarak 20 menit dari Bandara Hussein Sastranegara dan 30 menit dari stasiun kereta Kebon Kawung. Juga dekat dengan akses wisata Bandung seperti, Kawah Putih, Cimangu Hotspring, Situ Patenggang, Strawberry Park, dll.
Tersedia 175 kamar tamu dengan fasilitas nyaman dan memadai untuk tamu hotel. Misalkan saja kamar tidur nyaman seluas 15m2, 25 TV channel di tiap kamar, AC, safe deposit box, free wiFidan innovative showerpod. Fasilitas yang serba nyaman tersebut dapat dinikmati dengan harga yang sangat terjangkau yaitu Rp 188.000,00 netto per malam.
Dengan harga tersebut, setiap paginya para tamu juga dapat menikmati free quick bite berupa teh/kopi dan 4 jenis nasi tradisional yang akan dirotasi setiap hari. Pop! Hotel Festival Citylink Bandung cocok bagi para traveller 'low budget' yang ingin menikmati fasilitas hotel nyaman dengan harga yang sangat terjangkau.
(dev/Odi)
Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.Tutup
You are redirected to Facebook
You are redirected to Facebook
Sending your message
You are redirected to Lintas Berita
Sending your message
Post this to your WordPress blog:
Sending your message
Post this to your Blogger blog:
Sending your message
Sending your message
Share to your Yahoo Mail contacts
Sending your message
Sending your message
Import Your Yahoo Messenger contacts
Share to your Yahoo Messenger contacts
Sending your message
Import Your Google Talk contacts
Share to your Google Talk contacts
Sending your message
Import Your Live Messenger contacts
Share to your Live Messenger contacts
Sending your message
Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : sales[at]detik.com
Saturday, December 3, 2011
LPPOM MUI Siap Gelar INDHEX 2012!
Devita Sari - detikFood
Foto: detikFood Jakarta - Suksesnya Indonesia Halal Expo perdana pada Juni 2011 silam, menjadi tanda bahwa halal telah menjadi bagian penting bagi masyarakat. Kini, LPPOM MUI pun kembali bersiap-siap untuk menggelar INDHEX 2012. Simak, infonya di sini!
INDHEX 2011 merupakan wujud dari gagasan LPPOM MUI dalam mensosialisasikan halal kepada masyarakat luas. Ketika diadakan pada 24-26Juni 2011 lalu, acara halal berskala internasional tersebut ternyata mendapat sambutan positif dari masyarakat. Terbukti selama berlangsung 3 hari, INDHEX 2011 telah berhasil menyedot lebih dari 8000 orang pengunjung.
Misi dari INDHEX (Indonesia Halal Expo) adalah mewujudkan salah satu agenda utama LPPOM MUI, yaitu mengukuhkan Indonesia sebagai pusat halal dunia. Pameran produk halal yang banyak diikuti oleh industri skala besar dan kecil tersebut juga dimaksudkan memperkuat daya saing produk nasional, khususnya dalam menghadapi persaingan pasar bebas.
Selain mensosialisasikan dan mempromosikan produk halal, pada expo ini juga akan diselenggarakan temu bisnis para produsen halal, suplier maupun distributor produk halal(Halal Bussiness Forum). Selain itu beragam Seminar, workshop dan lomba bertema produk halal juga akan kembali menjadi agenda di INDHEX 2012.
LPPOM MUI membuka kesempatan bagi para industri skala besar dan kecil untuk ikut memeriahkan acara berskala internasional ini. Bagi mereka yang ingin ikut berpartisipasi, informasi lengkap tentang INDHEX 2012 dapat menghubungi nomor telepon di 021 - 8358748 atau mengirimkan email ke indhex2012@halalmui.org.
(dev/Odi)
Tutup
You are redirected to Facebook
You are redirected to Facebook
Sending your message
You are redirected to Lintas Berita
Sending your message
Post this to your WordPress blog:
Sending your message
Post this to your Blogger blog:
Sending your message
Sending your message
Share to your Yahoo Mail contacts
Sending your message
Sending your message
Import Your Yahoo Messenger contacts
Share to your Yahoo Messenger contacts
Sending your message
Import Your Google Talk contacts
Share to your Google Talk contacts
Sending your message
Import Your Live Messenger contacts
Share to your Live Messenger contacts
Sending your message
Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : sales[at]detik.com
Saturday, October 22, 2011
Turki Sukses Gelar Kongres Halal Internasional
- detikFood
Foto:istimewa Jakarta - Turki belum lama ini menggelar sebuah kongres halal internasional mereka yang pertama. Sekitar 16 negara dari seluruh dunia ikut berpartisipasi. Agenda apa saja yang bakal dibahas dalam kongres yang berlangsung selama 3 hari tersebut?
Kongres Halal Internasional pertama yang berlangsung 14-15 di Ankara, Turki berlangsung sukses. Sekitar 16 negara dari Asia maupun Eropa turut berpartisipasi dalam ajang berskala internasional tersebut. Termasuk para perusahaan manufaktur internasional, kalangan akademik, dan ahli pangan.
Meskipun baru pertama kali diadakan, namun acara halal berskala internasional ini boleh dibilang sukses. Terbukti berbagai topik dalam kongres tersebut mendapat perhatian dari berbagai kalangan. Antara lain mulai dari produk halal yang mencakup: bahan mentah, peralatan memasak, laboratorium, standarisasi dokumen hingga proses akreditasi halal.
Selain itu obat-obatan halal, kosmetik halal, produk-produk higenis, dan pelayanan halal dan syariah yang mencakup hotel, perbankan, pariwisata, dan transportasi juga ikut dibahas. Para peserta dari berbagai negarapun penuh antusias mengikuti setiap acara.
Kongres halal internasional merupakan prakarsa dari Organization of the Islamic Conference (OIC) yang bekerjasama dengan Islamic Development Bank (IDB), Islamic Chambers of Commerce and Industry (ICCI), Statistical Economic and Social Research and Training Center (SESRIC) dan The Iranian Chamber of Commerce, Industry and Mines.
(dev/dev)
Tutup
You are redirected to Facebook
You are redirected to Facebook
Sending your message
You are redirected to Lintas Berita
Sending your message
Post this to your WordPress blog:
Sending your message
Post this to your Blogger blog:
Sending your message
Sending your message
Share to your Yahoo Mail contacts
Sending your message
Sending your message
Import Your Yahoo Messenger contacts
Share to your Yahoo Messenger contacts
Sending your message
Import Your Google Talk contacts
Share to your Google Talk contacts
Sending your message
Import Your Live Messenger contacts
Share to your Live Messenger contacts
Sending your message
Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : iklan@detikfood.com ,
telepon 021-7941177 (ext.547 dan 609)