Ivory Bakery's Address

Kami menyediakan roti murah berkualitas. Kami juga menerima pesanan untuk roti murah. Kami adalah supplier roti dari salah satu airline terbesar di Indonesia. Hubungi kami: Lisa Widjaja di 02168416986 atau 0214528707. Alamat kami di: Boulevard Raya QJ 1 no. 5, Kelapa Gading, Jakarta Utara.





Showing posts with label Belum. Show all posts
Showing posts with label Belum. Show all posts

Monday, March 19, 2012

Ternyata Tea Lady Newcastle United Belum Pernah Nonton Bola Langsung!

Odi - detikFood

google_ad_client = 'ca-pub-6880533263535234'; google_ad_channel = '4958278774'; google_ad_width = 200; google_ad_height = 400; google_ui_version = 1; google_ad_slot = '3695403116'; google_override_format = 'true'; google_ad_type = 'text_html'; google_tl = 3; google_font_face = 'arial'; google_font_size = 'small'; google_tfs = 12; google_color_link = '#11593C'; google_color_text = 'E1771E'; google_color_bg = '#FFFFFF'; google_color_border = '#FFFFFF'; google_color_url = '#CCCCCC';Ternyata Tea Lady Newcastle United Belum Pernah Nonton Bola Langsung!
Foto: www.dailymail.co.uk Jakarta - Keuntungan bekerja di klub sepakbola adalah bisa nonton pertandingan secara langsung. Namun hal ini tak terjadi pada Kath Cassidy. Meskipun sudah bekerja 44 tahun sebagai tea lady Newcastle United, ia belum pernah nonton pertandingan langsung!

Agak ganjil memang, bagaimana mungkin wanita ini tak pernah menyaksikan pertandingan, padahal sehari-harinya ia dekat dengan dunia sepakbola? Menurut Cassidy, setiap kali Newcastle United bertanding, ia sibuk menyiapkan minuman untuk para pemain dan pelatih. Ia tak punya waktu untuk mengurus hal lain, apalagi untuk keluar ruangan dan menyaksikan pertandingan langsung.

Akhirnya, kesempatan menonton pertandingan Newcastle United datang juga. Sebagai hadiah istimewa di hari ibu, Cassidy beserta keluarganya mendapat kesempatan menonton langsung pertandingan klub tempatnya bekerja.

Hati Cassidy pun langsung berbunga-bunga, bahkan ia mengaku sudah tak sabar menunggu hari dimana ia akan nonton langsung. “Ini adalah pertandingan Newcastle, mereka sangat lekat di hati saya. Saya tidak sabar menunggu hari Minggu. Saya sampai tidak bisa tidur memikirkan hal ini”, ujar Cassidy berseri.

Wanita yang sudah bekerja sejak tahun 1968 ini sudah melayani 27 manager dalam 44 tahun karirnya. Ia dikenal memiliki dedikasi tinggi dalam pekerjaannya sebagai pembuat dan penyaji minuman. Ia mengaku sangat mencintai pekerjaannya. “Pekerjaan ini tidak bisa ditukar dengan apapun. Saya mendapat begitu menikmati pekerjaan ini”, kata wanita berkacamata ini.

Saking cintanya, Cassidy bahkan sudah menganggap sepakbola sebagai bagian dalam hidupnya. Selama 44 tahun bekerja, ia hanya enam kali absen dalam pertandingan. Manager klub favorit Cassidy adalah Kevin Keegan, yang rutin memesan minuman dengan gula satu setengah sendok teh. Keegan bahkan pernah memberikan tiket gratis pada anak dan cucu Cassidy.

Di sebuah konferensi pers tahun 2005, Cassidy sempat memancing perhatian karena di tengah-tengah acara, ia menuangkan kopi untuk manager Graeme Souness. Dedikasi Cassidy dalam pekerjaannya membuat orang-orang di sekitarnya bersimpati padanya. “Kath menjadi anggota Newcastle United yang paling loyal selama lebih dari 44 tahun”, kata juru bicara Newcastle United.

(Odi/Odi)

Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.

Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : sales[at]detik.com

Roti sehat harga hemat

Tuesday, February 14, 2012

Belum 5 Menit! Makanan Jatuh di Lantai Aman Dimakan?

Odi - detikFood

Belum 5 Menit! Makanan Jatuh di Lantai Aman Dimakan?
Foto:cftinternational.wordpress.com Jakarta - Jika Anda masih ingat, beberapa tahun lalu ada iklan pembersih lantai ber-tagline “belum 5 menit!”. Seorang wanita mengambil makanan yang baru saja terjatuh di lantai, lalu memakannya. Apakah makanan tersebut masih aman dikonsumsi?

Banyak orang percaya bahwa kuman membutuhkan waktu untuk bisa mengontaminasi makanan yang jatuh. Bagi orang Indonesia, setelah 5 menit mikroba diyakini baru dapat menyebar sempurna. Namun di Amerika, hal ini dikenal dengan istilah five-second rule. Makanya, jika makanan yang jatuh langsung diambil, makanan tersebut dianggap ‘belum kotor’.

Lantas, apa yang sebenarnya terjadi? Lantai adalah sarangnya bakteri, virus, dan jamur yang dapat menimbulkan penyakit. Kuman ini ada di permukaan manapun, mulai dari toilet umum hingga lantai dapur yang Anda anggap bersih. Penyakit yang ditimbulkan bisa macam-macam, mulai dari sakit perut hingga anthrax, TBC, typhus, kusta, dan pes.

Selain itu, Robert L. Wolke dari Huffington Post menjelaskan bahwa tak ada hubungan antara berapa lama makanan bersentuhan dengan lantai dengan jumlah mikroorganisme patogen yang dikandungnya.

Jurnalis yang juga berprofesi sebagai ilmuwan tersebut mendasarkan asumsi ini pada tayangan TV MythBusters dan beberapa penelitian. “Kuman menyerbu makanan segera setelah makanan tersebut jatuh,” kata Robert.

Mengapa orang-orang menganggap makanan yang jatuh aman dikonsumsi jika langsung dipungut? Menurut Robert, hal ini dilakukan untuk menghindari rasa bersalah karena telah membuang-buang makanan, sementara ada banyak orang kelaparan di belahan dunia lain. “Selain itu, mereka memang sangat menginginkan makanan tersebut,” tutur Robert.

Bagaimanapun juga, ada 3 faktor penentu jumlah kuman dalam makanan yang jatuh, yaitu seberapa kotor lantai, besar kontak permukaan, dan selengket apa makanan tersebut. Sayangnya, biasanya kotoran akan langsung menempel karena lembab atau berlemak.

Nah, apakah Anda masih mau mengonsumsi makanan yang sudah jatuh? Ups, belum 5 menit!

(Odi/Odi)

Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.

Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : sales[at]detik.com

Roti sehat harga hemat

Belum 5 Menit! Makanan Jatuh di Lantai Aman Dimakan?

Odi - detikFood

Belum 5 Menit! Makanan Jatuh di Lantai Aman Dimakan?
Foto:cftinternational.wordpress.com Jakarta - Jika Anda masih ingat, beberapa tahun lalu ada iklan pembersih lantai ber-tagline “belum 5 menit!”. Seorang wanita mengambil makanan yang baru saja terjatuh di lantai, lalu memakannya. Apakah makanan tersebut masih aman dikonsumsi?

Banyak orang percaya bahwa kuman membutuhkan waktu untuk bisa mengontaminasi makanan yang jatuh. Bagi orang Indonesia, setelah 5 menit mikroba diyakini baru dapat menyebar sempurna. Namun di Amerika, hal ini dikenal dengan istilah five-second rule. Makanya, jika makanan yang jatuh langsung diambil, makanan tersebut dianggap ‘belum kotor’.

Lantas, apa yang sebenarnya terjadi? Lantai adalah sarangnya bakteri, virus, dan jamur yang dapat menimbulkan penyakit. Kuman ini ada di permukaan manapun, mulai dari toilet umum hingga lantai dapur yang Anda anggap bersih. Penyakit yang ditimbulkan bisa macam-macam, mulai dari sakit perut hingga anthrax, TBC, typhus, kusta, dan pes.

Selain itu, Robert L. Wolke dari Huffington Post menjelaskan bahwa tak ada hubungan antara berapa lama makanan bersentuhan dengan lantai dengan jumlah mikroorganisme patogen yang dikandungnya.

Jurnalis yang juga berprofesi sebagai ilmuwan tersebut mendasarkan asumsi ini pada tayangan TV MythBusters dan beberapa penelitian. “Kuman menyerbu makanan segera setelah makanan tersebut jatuh,” kata Robert.

Mengapa orang-orang menganggap makanan yang jatuh aman dikonsumsi jika langsung dipungut? Menurut Robert, hal ini dilakukan untuk menghindari rasa bersalah karena telah membuang-buang makanan, sementara ada banyak orang kelaparan di belahan dunia lain. “Selain itu, mereka memang sangat menginginkan makanan tersebut,” tutur Robert.

Bagaimanapun juga, ada 3 faktor penentu jumlah kuman dalam makanan yang jatuh, yaitu seberapa kotor lantai, besar kontak permukaan, dan selengket apa makanan tersebut. Sayangnya, biasanya kotoran akan langsung menempel karena lembab atau berlemak.

Nah, apakah Anda masih mau mengonsumsi makanan yang sudah jatuh? Ups, belum 5 menit!

(Odi/Odi)

Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.

Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : sales[at]detik.com

Roti sehat harga hemat

Sunday, January 29, 2012

Alergi Makanan Belum Tentu 100% Alergi

Dyah Oktabriawatie - detikFood

Alergi Makanan Belum Tentu 100% Alergi
Foto: treehugger.com Jakarta - Kini lebih banyak orang yang mengklaim dirinya alergi pada makanan tertentu. Kebanyakan mereka alergi pada kacang-kacangan, ikan, telur, dan roti. Alergi pada makanan bisa terjadi pada semua orang.

Alergi pada makanan disebabkan oleh reaksi hipersensitif kekebalan tubuh terhadap makanan tertentu. Biasanya alergi ditandai dengan rasa gatal-gatal, sakit perut, kram, diare setelah makan makanan tertentu.

Menurut para ahli di Jaffe Allergy Center, yang disebut alergi makanan jika sudah melewati batas tertentu. Hal ini dikarenakan hanya tiga atau empat orang Amerika yang benar-benar mengalami alergi pada makanan dan lebih dari 20 persen orang Amerika hanya mengaku-ngaku mengalami alergi makanan.

Para peneliti mengakui beberapa dari mereka yang hanya mengaku-ngaku alergi makanan sebenarnya hanya menghindari makanan tertentu. Hasil penelitian juga menunjukkan, alergi pada kacang-kacangan semakin meningkat.

Selain itu, sebuah penelitian otoratif, prevalensi alergi makanan dua kali lipat lebih banyak dialami anak-anak dibandingkan orang dewasa. Hal ini berarti, jika bertemu dengan orang yang mengaku alergi terhadap makanan, masih perlu bukti hasil medis yang sah.

(Odi/Odi)

Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.

Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : sales[at]detik.com

Roti sehat harga hemat

Thursday, June 16, 2011

Lembaga Sertifikasi Halal India Belum Akui Peran Intertek

Devita Sari - detikFood

Lembaga Sertifikasi Halal India Belum Akui Peran Intertek
Foto: Halal Media Jakarta - Lembaga sertifikasi tertua dan terbesar di India, Jamiat Ulama-E-Maharashtra mengakui bahwa mereka belum mengakui peran Intertek. Padahal Intertek sendiri dikenal sebagai perusahaan yang melayani pasar Muslim secara luas di India dan bahkan di dunia.
?
Komite organisasi halal, Shahid Nadeem Ansari mengatakan, meskipun mereka telah didekati oleh berbagai lembaga sertifikasi, sejauh ini mereka dengan jelas menyatakan diri masih bekerja secara independen. Demikan reaksinya terhadap berita yang beredar saat terhadap Intertek.

Intertek sendiri selama ini dikenal sebagai perusahaan jasa untuk mengetes kualitas serta penyedia solusi terhadap suatu produk. Baru-baru ini Intertek memperluas pelayanannya dengan mengeluarkan sertifikasi ahli termasuk sertifikasi halal di India. Dimana perluasan pelayanan tersebut dilakukan Interntek dengan bertujuan menciptakan kesempatan dalam pelayanan masyarakat muslim secara luas di India.

"Kami telah menerima banyak ajakan dari berbagai agen sertifikasi halal untuk bekerjasama. Tetapi karena kami merupakan lembaga yang benar-benar non profit dan murni berindak berdasarkan nilai agama, maka kami rasa tidak perlu bergabung dengan agensi sertfisikasi manapun saat ini. Sebab hal itu tentunya dapat memberikan kesempatan untuk menghasilkan uang," ujar Shahid.

Seperti yang dilansir dari halal media, Intertek akan mengulurkan bantuan para ahlinya untuk emamstikan bahwa produk-produk yang mencantumkan logo halal sesuai dengan standar Islam dan standar kualitas. Shahid sendiri memahami bahwa Intertek secara normal berindak sebagai 'penengah' antara perusahaan dan agen sertifikasi. Namun, peran Intertek dalam hal ini secara keseluruhan masih harus dilihat.

Jamiat Ulama-E-Maharashtra adalah bagian dari Jamiat Ulama-I-Hind, sebuah lembaga nasional, non profit yang mewakili komunitas Muslim di India sejak tahun 1919. Organisasi Komite Halal tersebut menangani semua hal yang berkaitan dengan penerapan umum hingga hal yang berkaitan dengan kehalalan makanan di India yang memiliki 13,4% penduduk muslim atau sekitar 160.950.000 orang.

Keanggotaan mereka terdiri dari badan terkemuka teologis dan para ahli. Selama ini Jamiat Ulama-E-Maharashtra adalah satu-satunya lembaga halal yang diterima dan diakui oleh JAKIM - lembaga halal Malaysia - dan Department of Veterinary Services serta SANHA, lembaga sertifikasi dari Afrika Selatan.

(dev/Odi)


Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : iklan@detikfood.com ,
telepon 021-7941177 (ext.547 dan 609)

View the original article here