Ivory Bakery's Address

Kami menyediakan roti murah berkualitas. Kami juga menerima pesanan untuk roti murah. Kami adalah supplier roti dari salah satu airline terbesar di Indonesia. Hubungi kami: Lisa Widjaja di 02168416986 atau 0214528707. Alamat kami di: Boulevard Raya QJ 1 no. 5, Kelapa Gading, Jakarta Utara.





Showing posts with label Auditor. Show all posts
Showing posts with label Auditor. Show all posts

Thursday, March 15, 2012

Perwakilan Auditor Halal Kini Ada di Kabupaten

Devita Sari - detikFood

Perwakilan Auditor Halal Kini Ada di Kabupaten
Foto: LPPOM MUI Jakarta - Kemudahan proses sertifikasi halal terus-menerus dilakukan oleh LPPOM MUI. Bahkan untuk menjangkau golongan usaha kecil dalam melakukan sertifikasi halal, kini perwakilan auditor halal sudah didirikan hingga ke kabupaten.

Keluhan dari sejumlah pengusaha golongan usaha kecil alias UKM membuat LPPOM MUI melakukan banyak perbaikan pelayanan. Salah satunya adalah dengan mendirikan perwakilan auditor di kabupaten-kabupaten.

Salah satu keluhan tersebut datang dari seorang pengusaha kerupuk ikan di Kabupaten Tanjung Bale Karimun, Kepulauan Riau. Awalnya ia mengeluhkan sulitnya mengurus Sertifikat Halal. Dimana ia harus pergi ke Batam untuk mendaftar ke LPPOM MUI Kepri, kemudian harus mendatangkan dua orang auditor dari Batam ke Tanjung Bale Karimun untuk memeriksa produknya.

Selain sulit dan lama, cara tersebut tentunya memerlukan biaya yang sangat mahal. Padahal usahanya tergolong sebagai usaha kecil (UKM). Berangkat dari permasalah tersebut akhirnya LPPOM MUI Kepulauan Riau berinisiatif untuk membuat perwakilan auditor-auditor halal di Kabupaten.

Dengan adanya perwakilan tersebut pengusaha dapat mendaftar melalui mereka, yang kemudian akan diteruskan ke Batam. Setelah diproses, maka pemeriksaan di lapangan (auditing) juga dapat dilakukan oleh perwakilan auditor di Kabupaten tersebut. Hasil pemeriksaan kemudian dilaporkan ke Komisi Fatwa MUI Propinsi dan jika tidak ditemukan masalah akan dikeluarkan sertifikat Halal oleh MUI Propinsi.

"Dengan cara ini kami dapat melayani masyarakat dan pengusaha di daerah-daerah terpencil, tanpa harus membebani mereka dengan biaya mahal, tapi tetap berpedoman pada SOP auditing yang telah digariskan," komentar Khairudin Nasution, Wakil Direktur LPPOM MUI Kepri. "Kendala kami di daerah ini memang sangat berat. Wilayah-wilayah Kabupaten terpencil harus dicapai dengan perjalanan yang panjang dan mahal," imbuhnya.

Ia mencontohkan untuk Kabupaten Natuna yang terletak di wilayah paling utara, kalau harus menggunakan kapal memerlukan waktu dua hari dua malam. Sementara jika harus naik pesawat (kecil), maka biayanya lebih dari 4 juta. Itu pun tidak tiap hari ada.

"Jadi perjalanan kami ke Kabupaten Natuna ini jauh lebih mahal dibandingkan dengan pergi ke Jakarta. Nah, kalau perusahaan yang diaudit adalah UKM yang modalnya pas-pasan, mereka tentu saja akan sangat kesulitan membiayainya,”, imbuh Nasution.

Memang dari 7 Kabupaten yang ada di Kepulauan Riau saat ini belum semuanya memiliki Perwakilan Auditor LPPOM MUI. "Ada dua lagi yang belum, dan Insya Allah di tahun ini akan segera kami bentuk agar dapat melayani masyarakat di sana," Nasution menambahkan.

(Sumber: LPPOM MUI)

(dev/dev)



Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : sales[at]detik.com

Roti sehat harga hemat

Wednesday, July 27, 2011

LPPOM MUI Gelar Pelatihan Auditor Halal di Makassar

Devita Sari - detikFood

LPPOM MUI Gelar Pelatihan Auditor Halal di Makassar
Jakarta - Kiprah LPPOM MUI dalam sosialisasi halal tidak hanya melulu dilakukan di Jabodetabek. Bahkan dalam beberapa periode tertentu, LPPOM MUI melakukan kunjungan ke beberapa daerah di Indonesia. Kali ini, para calon auditor kota Makasar mendapat kesempatan istimewa tersebut.S

Dalam rangka menghasilkan auditor halal nasional di daerah-daerah, pada 14-17 Juli lalu, LPPOM MUI Propinsi Sulawesi Selatan menyelenggarakan Pelatihan Calon Auditor Halal Tingkat Propinsi. Dimana pelatihan tersebut diikuti sekitar 42 peserta dari Propinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) dan Propinsi Sulawesi Barat (Sulbar).

Pelatihan dibuka oleh Ketua MUI Sulawesi Selatan, K.H. Sanusi Baco. Dalam sambutannya, KH Sanusi Baco menekankan bahwa pelatihan tersebut sangat penting untuk menghasilkan fatwa yang benar. "Auditor halal harus memiliki iman dan ilmu pengetahuan yang memadai, sehingga selain tidak mudah tergoda, auditor juga memiliki kompetensi," ujarnya. Ia pun menambahkan bahawa dalam kehidupan sehari-hari, memilih makanan halal merupakan hal yang sangat penting, karena mengkonsumsi makanan halal telah jelas diatur oleh agama.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan LPPOM Daerah mewakili Direktur LPPOM MUI Pusat, Ir. Nur Wahid, M.Si. yang sekaligus bertindak selaku pemberi dan penyaji materi bersama Ir. Hendra Utama, serta Ir. Noormayani, Trainer dari LPPOM MUI Propinsi Sulsel ikut bicara. Ia mengungkapkan bahwa pelatihan tersebut sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kompetensi auditor halal LPPOM MUI.

Selain pelatihan untuk calon auditor, dilangsungkan pula Pelatihan Auditor Halal Nasional yang diikuti oleh 12 orang dan Pelatihan Auditor Halal Internal (AHI) bagi perusahaan-perusahaan yang telah mendapat Sertifikat Halal LPPOM MUI. Dimana pelatihan tersebut diikuti oleh 40 peserta.

Dijelaskan oleh Ir. Nur Wahid M.Si., pelatihan calon auditor tingkat propinsi itu adalah untuk memperkuat LPPOM MUI tingkat propinsi Sulsel dan Sulbar. Sedangkan pelatihan auditor nasional diberikan bagi para auditor tingkat propinsi yang akan di-up grade atau ditingkatkan kapasitas dan kemampuannya menjadi auditor halal nasional, dengan cakupan yang berbeda, yakni agar memiliki kemampuan untuk mengaudit perusahaan-perusahaan nasional.

Adapun Pelatihan AHI dilangsungkan bagi para staf atau pegawai perusahaan yang telah mendapat sertifikat halal MUI. Materinya mencakup aspek-aspek halal-haram, tugas dan tanggung jawabnya sebagai auditor halal internal di perusahaan masing-masing dalam menjaga dan menjamin kehalalan produk yang dihasilkan oleh perusahaannya.

Sumber: LPPOM MUI

(eka/Odi)


Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : iklan@detikfood.com ,
telepon 021-7941177 (ext.547 dan 609)

View the original article here

Tuesday, June 21, 2011

Pelatihan Auditor Halal LPPOM MUI Diikuti 16 Negara

Devita Sari - detikFood

Pelatihan Auditor Halal LPPOM MUI Diikuti 16 Negara
Foto: LPPOM MUI Bogor - Sekitar 16 negara mengikuti pelatihan berskala internasional yang digelar oleh LPPOM MUI. Pelatihan ini boleh dibilang merupakan salah satu dari serangkaian acara Indonesia Halal Expo (INDHEX) 2011 yang bakal digelar beberapa hari lagi.

Pelatihan auditor halal internasional yang berlangsung di Bogor, telah diadakan oleh LPPOM MUI sejak 16 Juni 2011 lalu. Pelatihan tersebut akan berakhir 22 Juni 2011 besok dan menjadi salah satu rangkaian acara Indonesia Halal Expo (INDHEX) 2011, yang akan digelar di Gedung Smesco Jakarta pada 24-26 Juni 2011.

Menurut Direktur LPPOM MUI, Ir.Lukmanul Hakim, MSi pelatihan auditor halal internasional ini diikuti oleh 38 peserta dari 26 lembaga sertifikasi halal luar negeri. Diantaranya mencakup lima kawasan benua seluruh dunia; Asia, Afrika, Eropa, Amerika dan Australia. Dan untuk peserta dari Asia diantaranya adalah lembaga sertifikasi halal dari Malaysia, Filipina, India, Jepang, dan Taiwan.

Dari Eropa sendiri mengirimkan para utusan lembaga sertifikasi halal dari Irlandia, Inggris, Swiss, Polandia, Spanyol, dan Belanda. Selanjutnya dari benua Amerika yaitu Brazilia dan beberapa lembaga sertifikasi halal Amerika Serikat. Selain itu beberapa diantaranya berasal dari Australia, Selandia Baru, dan Afrika Selatan.

Di sela-sela pelatihan auditor halal internasional di Bogor, Lukmanul juga mengatakan bahwa kaidah halal dan thoyyib sesuai dengan ketentuan syariah kini telah mencakup segala macam aspek pangan yang dibutuhkan umat manusia saat ini. Oleh karena itulah aspek standar pangan menjadi sangat penting.

Standarisasi pangan mencakup aspek keamanan pangan, kebersihan, kesehatan, dan kandungan gizi yang baik. Bahkan dalam Codex Alimentarius Commission (CAC) yang didirikan Organisasi Pangan Dunia (FAO) dan Badan Kesehatan Dunia (WHO) untuk mengatur standar pangan, aspek halal telah pula dimasukkan sebagai salah satu ketentuan mutu pangan secara internasional sejak tahun 1997.

Ketua MUI Drs.H. Amidhan Shaberah mengemukakan, pelatihan auditor halal internasional ini merupakan manifestasi dari kerjasama intenasional MUI dengan lembaga-lembaga keislaman luar negeri. Lembaga-lembaga tersebut khususnya di bidang sertifikasi halal dengan ketentuan yang mengacu pada sistim sertifikasi yang telah dirancang oleh MUI. Dimana mereka berkewajiban untuk menjamin bahwa proses sertifikasi yang dilakukan harus benar-benar dapat menjamin kehalalan produk yang dikonsumsi umat Islam di Indonesia maupun seluruh dunia.

(dev/Odi)


Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : iklan@detikfood.com ,
telepon 021-7941177 (ext.547 dan 609)

View the original article here

Thursday, May 5, 2011

Peran Penting Auditor Halal Internal

Devita Sari - detikFood

Peran Penting Auditor Halal Internal
Foto: LPPOM MUI Jakarta - Dalam melakukan sertifikasi halal, seorang auditor memiliki peran yang sangat penting. Namun auditor halal internal ini pun tak jarang diragukan kredibilitasnya, karena ditunjuk dan merupakan bagian dari perusahaan yang bersangkutan. Inilah yang mendapat perhatian Kementrian Agama.

Tugas seorang auditor halal internal tidaklah mudah, karena mereka bertugas untuk mengunjungi dan melihat langsung tempat proses produksi. Keterampilan mengumpulkan data-data yang menunjang dan pengungkapan kebenaran mutlak harus dimiliki oleh seorang auditor. Oleh karena itu dasarnya tak sembarang orang bisa menjadi auditor LPPOM MUI.

Setelah perusahaan mendapatkan sertifikat halal, bisanya tanggung jawab implementasi halal diserahkan kepada Auditor Halal Internal (AHI) perusahaan. Tetapi tak jarang pula karena AHI yang ditunjuk merupakan bagian dari perusahaan itu sendiri. Maka kredibilitasnya seolah-olah dianggap meragukan.

Hal ini merupakan salah satu hal yang menjadi perhatian para peserta diklat Kementerian Agama dari berbagai wilayah di seluruh Indonesia yang berkunjung ke LPPOM MUI kemarin (3/5). Para peserta diklat Kementerian Agama yang berjumlah 35 orang tersebut berkumpul sebagai utusan dari Kanwil Kementerian Agama seluruh Indonesia.

Adapun kunjungan ke LPPOM MUI kemarin, merupakan bagian dari Diklat Fasilitator Pembina Propuk Pangan Halal yang diadakan pada tanggal 25 April sampai 4 Mei 2011. Diklat ini pun menyikapi permasalahan yang ada seputar AHI, sebab jujur tidaknya para AHI memang dapat mempengaruhi kehalalan produk, karena pengawasan kehalalan ada di tangan mereka. Namun, untuk mengatasi hal tersebut rupanya LPPOM MUI punya cara sendiri.

"Kami tidak melihat orangnya, tapi yang dilihat adalah sistem. Inilah yang kami bangun dari Sistem Jaminan Halal (SJH), karena dengan sistem bisa saja terus berjalan walau orangnya terus berganti," jelas Ir. Muti Arintawati, M.Si, Wakil Direktur LPPOM MUI menanggapi permasalahan tersebut.

Kepada para utusan tersebut, Muti Arintawati juga menjelaskan bahwa LPPOM MUI merupakan lembaga non profit yang tidak mengambil untung dari pihak perusahaan. Ini membuat mereka juga harus melakukan efisiensi operasional, termasuk untuk kantor operasional di Bogor yang masih bekerjasama dengan Institut Pertanian Bogor (IPB).

(Sumber: LPPOM MUI)

(dev/dev)


Tutup

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : iklan@detikfood.com ,
telepon 021-7941177 (ext.547 dan 609)

View the original article here