Ivory Bakery's Address

Kami menyediakan roti murah berkualitas. Kami juga menerima pesanan untuk roti murah. Kami adalah supplier roti dari salah satu airline terbesar di Indonesia. Hubungi kami: Lisa Widjaja di 02168416986 atau 0214528707. Alamat kami di: Boulevard Raya QJ 1 no. 5, Kelapa Gading, Jakarta Utara.





Showing posts with label Penderita. Show all posts
Showing posts with label Penderita. Show all posts

Wednesday, March 21, 2012

Penderita Diabetes Harus Menghindari Makanan Ini

Fitria Rahmadianti - detikFood Penderita diabetes pasti sudah menghindari kudapan serba manis. Padahal, gula terdapat di mana-mana, termasuk di makanan dan minuman yang tidak Anda sangka sebelumnya. Seperti aneka saus dan sereal yang juga berpotensi menaikkan kadar gula.

Berdasarkan artikel yang dirilis Eating Well, rata-rata orang Amerika mengonsumsi gula lebih dari standar yang disarankan. Setiap hari mereka mengasup 475 kalori dari gula tambahan, atau setara 30 sendok teh gula. Angka ini 3-4 kali lebih tinggi dari rekomendasi American Heart Association.

Gula mengandung kalori tinggi, makanya zat pemanis ini juga sering dihindari oleh orang yang sedang menjalankan diet. Yuk, kenali makanan apa saja yang ternyata mengandung gula.



Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : sales[at]detik.com

Roti sehat harga hemat

Monday, March 5, 2012

Bullying Sebabkan 65% Penderita Gangguan Makan

Odi - detikFood

Bullying Sebabkan 65% Penderita Gangguan Makan
Foto: bullying-begone.livejournal.com Jakarta - Masalah bullying yang kerap terjadi di lingkungan ternyata memiliki dampak sangat luas. Tidak hanya berdampak buruk pada kecerdasan dan emosional. Menurut sebuah survei 65% masalah gangguan makan juga merupakan efek bullying.

Boleh dibilang bullying atau pelecehan merupakan masalah umum yang terjadi hampir di seluruh dunia. Meski paling banyak terjadi di sekolah-sekolah, namun bullying juga kerap terjadi di lingkungan kantor hingga rumah.

Sudah banyak yang membahas dampak dari tindak kekerasan ini. Fakta terbaru, bullying ternyata menyumbang sekitar 65% terhadap kondisi gangguan makan seseorang.

Fakta ini diungkapkan oleh B-eat, badan Eating Disorder Charity dari Inggris yang mengungkapkan bullying menyumbang sebesar 65% dari penyebab gangguan makan. Survei tersebut juga menemukan fakta bahwa 49% dari korban berumur kurang dari 10 tahun ketika mereka mulai mengalami pelecehan.

Hampir sebagian besar dari mereka menyatakan bahwa efek pelecehan tersebut tetap dapat dirasakan meski mereka telah berusia 40 atau 50 tahun. Hanya sekitar 22% dari korban yang benar-benar mendapatkan bantuan dari seseorang untuk mengatasi tindak kekerasan tersebut.

Menurut pengakuan Cathy (46) dari Derbyshire, ia mulai diintimidasi dari usia 12 tahun oleh seorang guru serta teman-temannya. "Bullying membuat saya kehilangan kepribadian saya yang ceria, rasa percaya diri serta harga diri hingga ke titik terendah. Sepanjang waktu saya terlalu takut untuk pergi keluar dan merasa sangat terisolasi. Itu adalah pengalaman traumatis dan saya tidak akan pernah melupakan perasaan putus asa dan kesepian," jelasnya kepada B-eat seperti yang dikutip dari Huffingtonpost.

B-eat Executive Officer, Susan Ringwood mengatakan, "Semua bullying menurunkan harga diri dan membuat seseorang jadi rendah diri, hal itu telah terbukti meningkatkan risiko gangguan makan. Bullying dapat disebabkan dari bentuk tubuh, berat badan, ukuran badan, dan hal-hal yang berhubungan dengan fisik. Kami menyerukan bahwa menggoda seseorang tentang bentuk fisik mereka merupakan sesuatu yang tidak dapat diterima dalam lingkungan sosial begitu juga komentar negatif tentang ras, seksualitas, etnis, atau agama."

Untuk mengatasinya semua instansi baik sekolah maupun lingkungan kerja harus memiliki kebijakan anti-bullying. Apalagi gangguan makan merupakan salah satu masalah serius yang harus diatasi.

(dev/Odi)

Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.

Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : sales[at]detik.com

Roti sehat harga hemat

Friday, March 2, 2012

Jangan Beri Anak Penderita Autisme Makanan Bergluten!

Dyah Oktabriawatie - detikFood

Jangan Beri Anak Penderita Autisme Makanan Bergluten!
Foto: www.foxnews.com Jakarta - Roti, mie dan sereal merupakan beberapa makanan yang mengandung gluten. Makanan yang terbuat dari tepung ini perlu dihindari pada anak-anak yang menderita autisme agar tidak memperberat gejalanya.

Autisme merupakan suatu gangguan dalam bidang interaksi sosial, komunikasi, perilaku, gangguan sensorik dan motorik, perkembangan terlambat atau tidak normal. Gangguan tersebut diderita seseorang sejak lahir atau saat batita. Hal tersebut disebabkan karena protein pada gluten dan casein tidak bisa dicerna dengan sempurna dan menghasilkan peptida protein yang mirip morphin.

Banyak orang tua yang membawa anaknya mengikuti terapi autisme, seperti terapi wicara, okupasi terapi, dan terapi utnuk mengubah perilaku. Namun tidak hanya itu yang harus dilakukan, menghindari makanan mengandung gluten juga diperlukan untuk mengurangi gejalanya. Selain gluten, juga harus menghindari makanan yang mengandung casein seperti produk olahan susu.

Penelitian yang dilakukan oleh Penn State College of Medicime, menemukan bahwa anak-anak yang menderita gejala autisme yang diberikan gluten dan casein pada susunya mengalami peningkatan gejala autisme dan perilakunya tidak terkendali. Tim peneliti menguji 387 orang tua dari anak-anak penderita autisme dan mencatat gejala autisme, dan alergi makanan pada anak mereka.

Hasilnya, mereka yang menjalani diet bebas makan gluten dan kasein, mengalami peningkatan gejala lainnya seperti daya tanggap rendah, kontak mata kosong, dan rentang perhatian. “Beberapa ahli telah menyarankan untuk membatasi konsumsi gluten dan casein yang dapat menurunkan respon imun pada anak mereka,” ujar seorang peneliti Christine Pennesi.

Anak-anak dengan autis juga mengalami masalah dalam pencernaan yang akan sulit mencerna protein susu. Penelitian yang dilakukan Mailman School of Public Health di Columbia University, menemukan bakteri pada usus anak-anak autis yang berbeda dengan anak non-autistik.

Peneliti juga akan menerapkan pada orang tua untuk tidak memberikan roti, mie, gandum, pasta, kacang-kacangan dan makanan mengandung gluten lainnya pada anak mereka yang mengalami gejala atau menderita autis. Meskipun temuan ini bersifat positif, penelitian lebih lanjut juga perlu dilakukan.

(Odi/Odi)

Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.

Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : sales[at]detik.com

Roti sehat harga hemat

Monday, February 6, 2012

Susu Biji Bunga Matahari Cocok Buat Penderita Alergi

Odi - detikFood

Susu Biji Bunga Matahari Cocok Buat Penderita Alergi
Foto: www.godairyfree.org Jakarta - Biji bunga matahari ternyata selain bisa dibuat minyak juga bisa diolah menjadi susu. Keunggulan susu ini terbuat dari bahan-bahan alami yang bebas gluten, non diary, dan tidak mengandung kedelai sehingga cocok buat penderita alergi!

Susu dari biji bunga matahari atau Sunflower Milk sebenarnya bukanlah produk baru. Susu ini sudah diperkenalkan sejak beberapa tahun lalu di Amerika. Kini mengisi rak-rak supermarket di negeri Paman Sam tersebut. Selain unik karena terbuat dari biji bunga matahari, susu ini juga istimewa karena cocok bagi para vegetarir dan juga penderita penyakit terutama alergi susu sapi.

Salah satu produk susu biji matahari yang terkenal adalah milik Steve Verde yang divonis untuk berhenti mengkonsumsi produk susu sapi. Sebagai seorang pengusaha ia kemudian memiliki ide membuat susu dari biji bunga matahari.

Biji bunga matahari yang diolah diperoleh dari tanah pertanian di Dakota Utara dan Kansas. Akhirnya di penghujung tahun 2009 ia pun berhasil memproduksi susu bunga matahari dengan nama Sunsational dan dipasarkan secara komersial.

Meski dikategorikan sebagai produk non diary, namun susu biji matahari memiliki sejumlah keunggulan termasuk rasanya yang enak. Susu ini juga bebas gluten, trans fat, lemak, kedelai, dan kacang-kacangan. Selain itu kaya akan serat, zat folat, vitamin A, dan Omega 6 & 9. Tak heran jika banyak penderita alergi dan vegetarir yang kini beralih mengkonsumsi susu biji matahari ini.

Di Amerika susu biji bunga matahari juga sering dibuat secara tradisional oleh masyarakat di rumah. Untuk susu biji bunga matahari yang dijual di supermarket, sekardus susu seberat 177 ml dihargai sekitar $3.99 atau Rp 36.000,00 dengan rasa original dan vanilla. Harga yang tidak terlalu mahal dibandingkan manfaat yang didapat.

(dev/Odi)

Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.

Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : sales[at]detik.com

Roti sehat harga hemat

Tuesday, April 5, 2011

Diet untuk Penderita Kolesterol Darah

Eka Septia Wulan - detikFood

Diet untuk Penderita Kolesterol Darah
Jakarta - Kolesterol darah Anda tinggi? Atau Anda memiliki masalah dengan jantung? Mulailah perhatikan makanan yang Anda makan, mulai dari jenis sayuran dan buah-buahan. Gaya hidup sehat pun harus diterapkan, mau tahu caranya? Temukan jawabannya di sini.

Makanan adalah salah satu faktor yang cukup berpengaruh terhadap perkembangan penyakit. Meskipun begitu, makanan juga bisa membantu Anda meringankan penyakit. Salah satu penyakit yang cukup ditakuti adalah penyakit jantung. Tapi hal ini bisa dihindari dengan pola hidup sehat dan makanan yang lebih sehat dan teratur.

Penykit jantung bisa datang karena dipicu oleh kolesterol darah yang tinggi. Dan kadang seseorang tidak mengetahui kalau kadar kolesterolnya sudah meningkat tajam. Agar jantung tetap sehat dan kolesterol darahpun dalam keadaan normal, berikut 5 cara sehat untuk mendapatkan jantung yang sehat pula.

1. Makan lebih banyak sayuran, buah-buahan, biji-bijian, dan juga kacang-kacangan. meskipun terbilang sederhana, makanan-makanan tadi mengandung serat yang tinggi. Serat berperan penting dalam menurunkan resiko penyakit jantung karena dapat menurunkan kadar kolesterol jahat LDL dalam darah.

2. Teliti dalam memilih makanan yang mengandung lemak, seperti mentega, dressing salad, dan juga kue-kue manis. Apabila Anda harus menambahkan mentega ke dalam masakan atau kue, pilihlah yang lemaknya rendah atau pilih dressing salad yang kandungan asam lemak tak jenuh tunggalnya lebih tinggi seperti yang terdapat di dalam minyak zaitun.

3. Tidak hanya makanan yang berlemak saja yang bisa meningkatkan kadar kolesterol darah, makanan yang mengandung protein pun bisa jadi pemicu. Bukan berarti Anda harus meninggalkan protein, tapi Anda bisa menggantinya dengan yang lebih aman. Seperti halnya protein hewani bisa diganti dengan protein nabati yang didapat dari susu kedelai. Asam lemak omega-3 juga telah terbukti menurunkan resiko penyakit jantung seperti yang direkomendasikan The American Heart Association untuk mengkonsumsi ikan dalam menu sehari-hari.

4. Mengganti karbohidrat serta batasi makanan manis. Apabila Anda termasuk orang yang tak bisa lepas dari karbo, Anda bisa mendapatkan pengganti energi dari karbohidrat kompleks seperti gandum dan juga umbi-umbian. Tidak hanya menurunkan resiko kolesterol, juga menurunkan resiko diabetes. Makanan manis cenderung memicu kolesterol darah menjadi tinggi sehingga meningkatkan resiko penyakit jantung juga.

5. Teratur mengatur pola makan adalah salah satu cara yang baik untuk mengurangi resiko kolesterol. Jumlah makanan yang masuk ke dalam tubuh harus seimbang dan jangan berlebihan agar gula darah pun dapat terkontrol dengan baik. Sehingga metabolisme tubuh pun berjalan secara normal. Jika Anda tipe orang yang tidak tahan lapar, Anda bisa menambahkan waktu makan dari 3 kali menjadi 5 kali namun dengan porsi yang lebih sedikit.

(eka/Odi)

Tutup

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message

Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : iklan@detikfood.com ,
telepon 021-7941177 (ext.547 dan 609)

View the original article here