Ivory Bakery's Address

Kami menyediakan roti murah berkualitas. Kami juga menerima pesanan untuk roti murah. Kami adalah supplier roti dari salah satu airline terbesar di Indonesia. Hubungi kami: Lisa Widjaja di 02168416986 atau 0214528707. Alamat kami di: Boulevard Raya QJ 1 no. 5, Kelapa Gading, Jakarta Utara.





Showing posts with label Jangan. Show all posts
Showing posts with label Jangan. Show all posts

Friday, March 16, 2012

Khusus Pencinta Wine, Jangan Lewatkan Reignac Dinner

Odilia Winneke - detikFood

Khusus Pencinta Wine, Jangan Lewatkan Reignac Dinner
Foto: earthyphotography.com/thefood-wine.com Jakarta - Kali ini sebuah perpaduan unik dilakukan oleh Wine House ternama di Jakarta. Dari selatan Perancis, brandy Armagnac dan bordeaux superieur Reignac akan dipadukan dengan hidangan berbumbu tradisional. Bagaimana sensai lezatnya?

Untuk kesekian kalian Decanter Wine House, sebuah wine house ternama di selatan Jakarta akan menggelar wine dinner. Seperti biasa, wine dinner kali inipun memiliki pilihan yang istimewa terutama untuk para pencinta wine.

Pilihan winenya berasal dari Perancis selatan. Armagnac, brandy Perancis yang ternama sejak 1400 an ini dan dikembangkan menjadi perusahaan oleh keluarga Chabot di tahun 1828. Brandy yang diperam dalam tong kayu hitam pohon oak memiliki karakter aroma dan rasa unik karena menyerap aroma alami kayu. 'The Angel's Share' demikian sebutannya.

Masih di selatan Perancis, Chateau Reignac ternama dengan Bordeaux Superieurnya. Keunikan rasa dan aroma brandy yang seluruhnya diolah tanpa bantuan mesin ini menjadi favorit banyak orang. Kedua produk dari selatan Perancis ini akan disajikan secara istimewa oleh Decanter Wine House.

Untuk mendampingi keunikan wine ini, Yohannes Pratiwanggana, sang chef dan kitchen manager telah menyiapkan hidangan dengan sentuhan eksotik bumbu tradisional sebagai paduannya. Untuk hidangan pertama akan disajikan 'Grilled Australian Oxtail served with West Sumatra Style Kalio Sauce'. Rasa gurih pedas saus kalio ini akan disanding dengan Remparts de la Cordonne, Medoc 2005.

Demikian juga dengan keunikan rasa buah keluwak yang diracik menjadi risotto dan disajikan dengan Chorizo, wild mushroom. Santapan ini disanding dengan wine istimewa yang mendapat poin 90 oleh ahli wine, Robert Parker, Chateau de Reignac Bordeaux Superieur 2008.

Sensai harum dan gurih bumbu kambing guling pun akan ditampilkan dalam hidangan keempat yang diracik untuk NZ Lamb Leg. Tak kalah istimewa untuk mendampingi sajian daging kambing yang juicy ini dipilih Chateau de Reignac Bordeaux Superieur 2006. Wine ini mendapat poin 91 dari Robert Parker.

Reignac Dinner akan digelar pada hari Jum'at, 16 Maret 2012, pukul 19.00 di Decanter Wine House, Plaza Kuningan, Menara Utara Ground Floor, Jl, HR Rasuna Said, Jakarta Selatan. Tempat yang tersedia sangat terbatas. Untuk informasi dan reservasi bisa menghubungi : 021- 52963888 atau email ke shirley@decanterjakarta.com.

(Odi/Odi)

Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.

Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : sales[at]detik.com

Roti sehat harga hemat

Sunday, March 4, 2012

Ssstt.. Jangan Bilang-bilang Kalau Sedang Berdiet!

Flora Febrianindya - detikFood

Ssstt.. Jangan Bilang-bilang Kalau Sedang Berdiet!
Foto: sheknows.com Jakarta - Sedang berdiet atau merencakan berdiet? Sebaiknya lakukan dengan niat yang kuat. Mulailah mengatur pola makan dan jadwal berolahraga. Yang terpenting jangan bocorkan niat Anda kepada teman-teman. Karena diet bisa gagal!

Ada hubungan yang erat antara diet dengan lingkungan sekitar. Memberitahu orang lain tentang diet yang sedang dijalani malah bakal menggagalkan diet. Seorang ahli nutrisi Madelyn Fernstrom mengungkapkan pendapatnya mengenai diet yang gagal. “Banyak orang menginginkan pujian dengan cara mengatakan apa yang sedang direncanakannya. Mereka hanya ingin dipuji”, tuturnya.

Fenomena tersebut dilatarbelakangi oleh maraknya penggunaan media sosial seperti Facebook dan Twitter. Di media tersebut, biasanya para pelaku diet ataupun yang merencanakan diet membagi ceritanya. Pujian dan komentar yang datang di media sosial memberikan kepuasan tersendiri, dan membuat pelaku diet merasa sudah menyelesaikan sesuatu.

Para ahli nutrisi tidak menyarankan pelaku diet untuk menggembar-gemborkan rencana dietnya. “Anda harus lebih teliti lagi dengan pilihan Anda. Yakinkan bahwa memberitahu orang lain hanya akan merusak rencana diet”, kata Tara Harwood, ahli diet dari Cleveland Clinic. “Dengan pemikiran demikian, Anda akan merahasiakan diet yang dijalani, dan membiarkan orang lain akhirnya menyadari perubahan Anda”, tambahnya.

Sebuah penelitian di New York University mengungkapkan perbedaan mengenai dua hal, yaitu memberitahukan rencana diet dan merahasiakan rencana diet tersebut. Hasilnya, rata-rata orang yang menceritakan rencana dietnya akan gagal, karena pujian dari orang lain dianggap sebagai prestasi.

Harwood menambahkan, “Rahasiakan rencana diet anda, beritahu hanya pada satu dua orang terdekat, dan biarkan orang lain menyadarinya ketika diet anda telah membuahkan hasil”. Jika ada ajakan untuk makan bersama teman atau kerabat, pilihlah makanan yang tak mengganggu diet, tanpa perlu menceritakan alasannya.

Bagi yang serius berdiet, pakar diet ini menyarankan untuk membuat daftar rencana diet. Daftar tersebut berisi tentang berat badan yang ingin dicapai, ingin ditempuh dengan cara apa, pola makan yang dijalankan, dan seberapa sering melakukan olahraga. Dengan menuliskannya, sebenarnya Anda sedang membuat komitmen pada diri sendiri mengenai rencana diet tersebut.

(Odi/Odi)

Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.

Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : sales[at]detik.com

Roti sehat harga hemat

Friday, March 2, 2012

Jangan Beri Anak Penderita Autisme Makanan Bergluten!

Dyah Oktabriawatie - detikFood

Jangan Beri Anak Penderita Autisme Makanan Bergluten!
Foto: www.foxnews.com Jakarta - Roti, mie dan sereal merupakan beberapa makanan yang mengandung gluten. Makanan yang terbuat dari tepung ini perlu dihindari pada anak-anak yang menderita autisme agar tidak memperberat gejalanya.

Autisme merupakan suatu gangguan dalam bidang interaksi sosial, komunikasi, perilaku, gangguan sensorik dan motorik, perkembangan terlambat atau tidak normal. Gangguan tersebut diderita seseorang sejak lahir atau saat batita. Hal tersebut disebabkan karena protein pada gluten dan casein tidak bisa dicerna dengan sempurna dan menghasilkan peptida protein yang mirip morphin.

Banyak orang tua yang membawa anaknya mengikuti terapi autisme, seperti terapi wicara, okupasi terapi, dan terapi utnuk mengubah perilaku. Namun tidak hanya itu yang harus dilakukan, menghindari makanan mengandung gluten juga diperlukan untuk mengurangi gejalanya. Selain gluten, juga harus menghindari makanan yang mengandung casein seperti produk olahan susu.

Penelitian yang dilakukan oleh Penn State College of Medicime, menemukan bahwa anak-anak yang menderita gejala autisme yang diberikan gluten dan casein pada susunya mengalami peningkatan gejala autisme dan perilakunya tidak terkendali. Tim peneliti menguji 387 orang tua dari anak-anak penderita autisme dan mencatat gejala autisme, dan alergi makanan pada anak mereka.

Hasilnya, mereka yang menjalani diet bebas makan gluten dan kasein, mengalami peningkatan gejala lainnya seperti daya tanggap rendah, kontak mata kosong, dan rentang perhatian. “Beberapa ahli telah menyarankan untuk membatasi konsumsi gluten dan casein yang dapat menurunkan respon imun pada anak mereka,” ujar seorang peneliti Christine Pennesi.

Anak-anak dengan autis juga mengalami masalah dalam pencernaan yang akan sulit mencerna protein susu. Penelitian yang dilakukan Mailman School of Public Health di Columbia University, menemukan bakteri pada usus anak-anak autis yang berbeda dengan anak non-autistik.

Peneliti juga akan menerapkan pada orang tua untuk tidak memberikan roti, mie, gandum, pasta, kacang-kacangan dan makanan mengandung gluten lainnya pada anak mereka yang mengalami gejala atau menderita autis. Meskipun temuan ini bersifat positif, penelitian lebih lanjut juga perlu dilakukan.

(Odi/Odi)

Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.

Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : sales[at]detik.com

Roti sehat harga hemat

Thursday, March 1, 2012

Etika Makan Internasional: Di Thailand, Jangan Menyuap dengan Garpu

Devita Sari - detikFood

Etika Makan Internasional: Di Thailand, Jangan Menyuap dengan Garpu
ilustrasi ThinkStock Jakarta - Ketika melancong ke negeri seberang, tak sah rasanya jika melewatkan cita rasa kuliner setempat. Namun ada aturan yang perlu diketahui urusan cara makan.

Thailand, Jangan Masukkan Garpu ke Mulut

Garpu hanya digunakan untuk membantu meletakkan makanan ke dalam sendok. Untuk menyuap, hanya gunakan sendok. Bukan garpu.

Jepang, Jangan Menancapkan Sumpit ke Mangkuk Nasi

Sumpit harus ditempatkan bersama-sama tepat di depan Anda, sejajar dengan tepi meja. Jangan pernah menancapkan sumpit ke dalam mangkuk nasi.

Timur Tengah, India & Sebagian Afrika, Jangan Makan dengan Tangan Kiri

Tangan kiri diasosiasikan dengan hal yang kotor karena fungsinya ketika membasuh usai buang air. Oleh sebab itu, selalu gunakan tangan kanan untuk menyuap makanan. Bahkan di bagian selatan India, Anda diharapkan untuk tidak menyentuh piring menggunakan tangan kiri.

Meksiko, Jangan Makan Taco dengan Pisau & Garpu

Jangan khawatir menumpahkan makanan. Seni makan taco sama seperti ketika Anda menikmati burger. Jika menggunakan pisau & garpu, Anda akan dicap sebagai orang yang sombong.

Prancis, Roti Bukan Makanan Pembuka

Di resto Prancis, pelayan akan menyediakan roti di meja. Tapi itu bukan camilan untuk menunggu pesanan datang. Makanlah roti sebagai teman hidangan Anda.

Cina, Jangan Balikkan Ikan

Membalikkan ikan dianggap bisa membawa sial. Bagaimana caranya supaya semua bagian ikan bisa dinikmati? Habikan bagian atasnya sampai tulang ikan terlihat. Lalu cabut tulang-tulang itu, dan nikmati bagian bawah ikan tanpa harus membaliknya.

(dev/dev)

Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.

Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : sales[at]detik.com

Roti sehat harga hemat

Wednesday, February 22, 2012

Lukmanul: RUU JPH Jangan Timbulkan Birokratisasi Panjang

Devita Sari - detikFood

Lukmanul: RUU JPH Jangan Timbulkan Birokratisasi Panjang
Foto: LPPOM MUI Jakarta - Rapat Dengar Pendapat dengan Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI digelar siang tadi kembali membahas RUU Jaminan Produk Halal (JPH). Dalam kesempatan tersebut Direktur LPPOM MUI menyampaikan bahwa hendaknya RUU JPH tidak menimbulkan birokratisasi.

Rancangan Undang-Undang Jaminan Produk Halal (RUU JPH) kini masih dibahas oleh DPR-RI. Rapat Dengar Pendapat dengan Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI (21/2) dengan agenda membahas RUU JPH kembali digelar. Di kesempatan itu pula Direktur LPPOM MUI, Ir. Lukmanul Hakim, M.Si. mengungkapkan pandangannya.

Ia pun berharap agar RUU JPH nantinya jangan sampai menimbulkan birokratisasi baru yang lebih panjang, karena terlalu banyak melibatkan lembaga atau instansi dalam proses sertifikasi halal. Sebab munculnya birokratisasi seperti itulah biasanya yang akan menimbulkan ekonomi biaya tinggi, bukan pada biaya sertifikasi sesungguhnya.

Direktur LPPOM MUI, Ir. Lukmanul Hakim, M.Si., mengungkapkan hal tersebut dalam RDP yang dipimpin oleh Ketua Komite III DPD-RI, Hardi Slamet Hood. Dalam kesempatan tersebut hadir sebagai narasumber adalah perwakilan dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), LPPOM MUI.

Pandangan Lukmanul Hakim disampaikan untuk menanggapi tudingan beberapa pihak mengenai biaya sertifikasi halal yang dikhawatirkan menimbulkan beban baru bagi pengusaha. "Mahal atau murah, tentu sangat relatif. Namun, jika dibandingkan dengan sertifikasi lain, biaya sertifikasi halal oleh MUI jauh lebih rendah karena tujuannya adalah bukan mencari keuntungan, melainkan memberikan perlindungan terhadap konsumen muslim," jelas Lukmanul.

Sementara itu, dalam pandangannya, Andy Najmi dari PBNU berpendapat bahwa RUU JPH harus mengakomodasi semua kepentingan. Dalam arti perlindungan terhadap kepentingan umat Islam namun tidak harus membatasi hak kelompok agama lain. Selain itu, PBNU juga berpandangan bahwa kewenangan sertifikasi halal sebaiknya diberikan kepada ormas Islam, karena UU JPH kelak akan berdampak langsung kepada anggota ormas yang bersangkutan.

Pada kesempatan yang sama, AF Wibisono dari PP Muhammadiyah menegaskan bahwa jika pemeriksaan halal dibuka seluas-luasnya kepada ormas Islam, maka PP Muhammadiyah sangat siap. Namun, demi kepentingan nasional yang lebih luas, ia berpandangan bahwa Lembaga Sertifikasi Halal (LSH), sebaiknya ditangani oleh lembaga yang sudah berpengalaman, yakni LPPOM MUI.

Begitu juga halnya dengan lembaga pemberi fatwa. Menurutnya, fatwa halal sebaiknya harus keluar dari satu lembaga saja, yakni Komisi Fatwa MUI yang didalamnya terdapat perwakilan para ahli agama dari berbagai ormas Islam. AF Wibisono menambahkan, jika ada lembaga pemberi fatwa selain Komisi Fatwa MUI, maka dikhawatirkan akan menimbulkan kebingunan umat.

Senada dengan AF Wibisono, Ir. Lukmanul Hakim, M.Si, memberi ilustrasi bahwa di Indonesia saat ini setidaknya ada 60-an ormas Islam. Andai saja ormas tersebut berperan sebagai lembaga sertifikasi halal dan bisa mengeluarkan fatwa halal, bisa dibayangkan betapa masyarakat akan semakin dibuat bingung.

(Sumber: LPPOM MUI)

(dev/dev)



Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : sales[at]detik.com

Roti sehat harga hemat