Ivory Bakery's Address

Kami menyediakan roti murah berkualitas. Kami juga menerima pesanan untuk roti murah. Kami adalah supplier roti dari salah satu airline terbesar di Indonesia. Hubungi kami: Lisa Widjaja di 02168416986 atau 0214528707. Alamat kami di: Boulevard Raya QJ 1 no. 5, Kelapa Gading, Jakarta Utara.





Showing posts with label Ekspor. Show all posts
Showing posts with label Ekspor. Show all posts

Friday, July 22, 2011

Sisa Ekspor Jadi Sajian Mur-mer Mak Nyuss

Bondan Winarno - detikFood

Sisa Ekspor Jadi Sajian Mur-mer Mak Nyuss
Foto: Bondan Winarno Jakarta - Setahun yang lalu, ketika berjalan-jalan di Solo, saya diajak teman berkunjung ke sebuah warung sederhana di kawasan Purwosari. Warung itu sendiri baru buka beberapa minggu sebelumnya, tetapi sudah ramai dikunjungi tamu.

Hidangannya pun sangat sederhana, yaitu gule kepala ikan. Tetapi, bukan hanya kepalanya yang disajikan, melainkan lengkap dengan tulangnya seekor utuh. Sisa-sisa daging masih menempel cukup tebal pada tulang-tulangnya. Bila melihat bentuknya, kita akan segera sadar bahwa ini adalah sisa karkas ikan setelah fillet (daging)nya diambil.

Ternyata, memang demikianlah adanya. Kepala dan tulang ikan nila-kakap ini sebenarnya adalah sisa dari sebuah pabrik pengolah ikan. Fillet-nya diekspor ke Prancis dalam bentuk beku, sedangkan sisanya dibekukan dan kemudian dikirim ke warung-warungnya Mas Agus ini.

Oleh Mas Agus, kepala dan tulang ikan ini kemudian dimasak dengan bumbu gule. Harus diakui, gule Mas Agus ini patut diacungi jempol. Wangi dan sangat gurih. Wanginya dihasilkan oleh daun kemangi yang dimasak bersama kuah gule. Sekalipun daun kari atau salam koja akan menghasilkan aroma yang lebih cantik, tetapi kemangi pun cocok sebagai finishing touch gule gurih ini (Rp 19 ribu).

Selain daging yang masih utuh di bagian kepala ikan, serta sisa-sisa irisan tipis yang masih melekat di sepanjang tulang utamanya, bagian dagu dan perut ikan yang masih tebal juga menjadi bagian berdaging yang disukai orang. Keunggulan hidangan sederhana ini memang terletak pada citarasa gule yang sungguh lezat. Syaratnya sau: tamu harus sabar menyisihkan duri dan tulang dari masakan ini. Selain gule, Mas Agus juga menyajikan karkas ikan ini dengan bumbu tom yam yang asam pedas.

Mas Agus juga menyajikan potongan bagian dagu dan perut ikan menjadi sajian yang disebut Dagu Penyet (Rp 13 ribu). Bagian yang berdaging dan berlemak tebal ini digoreng garing, dan disajikan dengan sambal trasi yang nendang. Sajian ini juga menjadi favorit saya bila berkunjung ke warung sederhana ini.

Hebatnya, dalam waktu setahun, Mas Agus ternyata berhasil mengembangkan waralaba ini ke seluruh Pulau Jawa. Cabang Jakarta yang baru buka beberapa bulan ini adalah cabang ke-22. Kabarnya, sebelum akhir tahun 2011, Warung Mas Agus akan berkembang menjadi 30 gerai di seluruh Jawa. Luar biasa.

Khusus di gerai yang di Jakarta, karena Mas Agus bermitra dengan pemilik rumah makan Tionghoa "Warna Warni" yang sudah lebih dulu eksis di tempat yang sama, maka di rumah makan ini juga tersedia menu masakan Tionghoa, seperti: capcai, udang saus Singapura, kakap tahu tausi, dan lain-lain.

Gule Kepala Ikan Mas Agus
Jl. KH Wahid Hasyim 8B
Menteng, jakarta Pusat
021 3140909

(dev/Odi)

Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.
Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : iklan@detikfood.com ,
telepon 021-7941177 (ext.547 dan 609)

View the original article here

Thursday, July 14, 2011

Sertifikasi Halal Buka Peluang Ekspor Italia

Devita Sari - detikFood

Sertifikasi Halal Buka Peluang Ekspor Italia
Foto: LPPOM MUI Bogor - Krisis ekonomi yang terjadi di Eropa juga ternyata berimbas kepada Italia. Alhasil Italia pun harus berusaha memperluas pasar ekspor terutama ke negara Timur Tengah dan Asia Tenggara. Selain membentuk lembaga sertifikasi halal, Italia kini giat mengikuti berbagai pelatihan halal.

Diantara upaya untuk mengatasi krisis yang terjadi di Eropa. Kini Italia berusaha mencari peluang dan memperluas pasar ekspor produk pangannya ke negara-negara di kawasan Timur Tengah dan Asia termasuk ke Indonesia. Hal tersebut membuat Italia harus mempersiapkan produk halal untuk negeri-negeri Muslim tersebut. Terutama produk bersertifikasi halal yang telah diakui secara internasional.

"Kami berusaha membuka peluang ekspor produk pangan ke negeri-negeri Muslim," ujar Sheikh Dr. Sharif Lorenzini, President Halal Interational Authority Italia, saat mengikuti International Training for Auditors of Halal Certifying Bodies yang diselenggarakan oleh LPPOM MUI di Bogor.

Dr.Sharif mengaku ia mengikuti kegiatan tersebut karena ingin mendalami tentang sistim sertifikasi halal yang dirancang dan diterapkan oleh LPPOM MUI. Menurutnya bagaimanapun juga, Indonesia telah diakui sebagai Pusat Halal Dunia. Selain itu sistem sertifikasi halal oleh LPPOM MUI telah pula diterima dan diadopsi secara internasional oleh lembaga-lembaga sertifikasi halal mancanegara.

"Dengan mengikuti pelatihan internasional ini, kami berharap dapat menjalin hubungan kerjasama yang lebih baik dengan lembaga umat Islam Indonesia. Apalagi Indonesia selama ini telah menunjukkan kiprahnya di bidang sertifikasi halal yang dibutuhkan umat secara internasional," ujar peraih gelar master dari Universitas Madinah ini kepada halalmui.org,

Pelatihan auditor halal internasional yang digelar oleh LPPOM MUI itu sendiri diikuti oleh 38 peserta dari 26 lembaga sertifikasi halal luar negeri. Dimana mencakup lima kawasan benua seluruh dunia; Asia, Afrika, Eropa, Amerika dan Australia.

(dev/Odi)


Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : iklan@detikfood.com ,
telepon 021-7941177 (ext.547 dan 609)

View the original article here