Ivory Bakery's Address

Kami menyediakan roti murah berkualitas. Kami juga menerima pesanan untuk roti murah. Kami adalah supplier roti dari salah satu airline terbesar di Indonesia. Hubungi kami: Lisa Widjaja di 02168416986 atau 0214528707. Alamat kami di: Boulevard Raya QJ 1 no. 5, Kelapa Gading, Jakarta Utara.





Showing posts with label Mewah. Show all posts
Showing posts with label Mewah. Show all posts

Saturday, July 14, 2012

Wow! 8 Dessert Mewah Ini Bertabur Emas Asli!

Post this to your WordPress blog:


Post this to your Blogger blog:


Share to your Yahoo Mail contacts


Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts



Roti sehat harga hemat

Wednesday, January 11, 2012

Santapan Mewah di Golden Globe Awards

Fitria Rahmadianti - detikFood

Santapan Mewah di Golden Globe Awards
Foto: Reuters Jakarta - Golden Globe Awards, salah satu ajang penghargaan bergengsi yang paling ditunggu-tunggu. Selain dihadiri selebriti papan atas, cerita di balik layarnya juga menarik untuk disimak. Kali ini, ada cake mewah yang dibuat khusus untuk acara tersebut.

Setiap tahun Golden Globe Awards diselenggarakan sebagai bentuk penghargaan terhadap insan televisi dan film, baik di Hollywood maupun internasional. Tahun ini, Golden Globe Awards akan diselenggarakan pada Minggu (15/1) di Beverly Hilton Hotel, California, Amerika Serikat.

Di acara tersebut, makanan juga memegang peranan penting, terutama saat jamuan makan malam setelah rangkaian acara seremonial. Tema Golden Globe Awards ke-69 ini adalah 'Global Food Harmony'. Tentu saja, semuanya sudah dipersiapkan sebaik mungkin, termasuk dessert yang akan disajikan kepada tamu-tamu penting.

Executive Pastry Chef Hotel Beverly Hilton, Thomas Henzi, telah menyiapkan cake cokelat dengan hiasan bola berlapis emas, mirip piala Golden Globe. Bahan-bahannya pun diimpor dari 4 negara berbeda.

Bola emas ini terbuat dari cokelat putih yang disemprot dengan serbuk emas yang dapat dimakan. Di bagian atas cake, ada taburan serpihan emas 23 karat. Chocolate almond crunch terrine ini lalu diberi berry segar untuk mempercantik tampilan.

Bahan bakunya tidak sembarangan. Cokelatnya diterbangkan dari Swiss, yang dikenal sebagai penghasil cokelat bermutu tinggi. Acacia honey caramel-nya pun berasal dari Perancis. Tidak hanya itu, Tarragon hazelnut dan pasta almond Valencianya juga diimpor, masing-masing dari Italia dan Spanyol.

'Kami menyiapkan 1,500 porsi terrine, sementara harga serpihan emasnya saja per piring mencapai Rp 11.000,00,' kata Thomas, seperti yang dikutip dari Daily Mail. Namun, ia tidak menjelaskan jumlah kalori yang terdapat dalam sepotong cake eksklusif tersebut.

Bola emas tersebut juga akan muncul dalam bentuk lolipop untuk dimasukkan ke dalam gift bag. Lolipop ini terbuat dari remah cake cokelat yang dicampur dengan cream cheese, lalu dilapisi dengan serbuk emas yang dapat dimakan. Setelah itu, lolipop emas tersebut diletakkan berdiri di atas cookies dan diikat dengan pita emas.

Veronica Treat, bakery yang membuat lolipop ini diminta membuat 30 bingkisan untuk selebriti terpilih, di mana per buah lolipopnya dihargai Rp 28.000,00.

Untuk menu utama, Beverly Hilton akan menyajikan beef braised prime short rib dan sea bass marinated in miso. Menurut Executive Hotel Chef, Suki Sugiura, miso terbaik di Jepang tersebut dikirim dari Sendai, Jepang.

“'Tema 'Global Food Harmony' bermakna persahabatan dan saling berbagi antar budaya. Timur bertemu dengan Barat di Golden Globes,” kata Suki.

Sebanyak 500 botol champagne antik akan menemani makan malam para undangan. Moet & Chandon, merk champagne langganan Golden Globes, menyuplai Grand Vintage 2002 yang sudah disimpan selama 7 tahun untuk acara ini.

Namun, banyaknya bahan baku yang diimpor untuk sajian Golden Globes mengundang kritik dari Global Green USA. Berdasarkan perhitungan TeraPass, total gas karbondioksida yang dihasilkan mencapai 4,200 kg. “Mengirim bahan baku dari luar negeri hanya menambah emisi gas rumah kaca yang dapat menyebabkan pemanasan global,” kata perwakilan organisasi pecinta lingkungan tersebut.

(Odi/Odi)

Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.

Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : sales[at]detik.com

View the original article here

Wednesday, May 25, 2011

Bekas Kantor Pos Jadi Hotel Mewah

Bondan Winarno - detikFood

Bekas Kantor Pos Jadi Hotel Mewah
Foto: Bondan Winarno Jakarta - Di masa lalu, ketika saya masih bekerja di Marklin Advertising, Battery Road, Singapore, di awal 1970-an, bangunan megah ini masih berfungsi sebagai General Post Office (Kantor Pos Besar) tempat saya membeli prangko untuk berkirim surat. Gedung yang dibangun pada tahun 1928 itu kemudian berubah fungsi menjadi The Exchange, The Singapore Club, dan terakhir sebagai kantor Chamber of Commerce, sebelum kemudian dibeli dan dipugar menjadi hotel yang beroperasi sejak 2001.

Dengan biaya pemugaran sebesar S$400 juta, tentu saja hasil akhirnya adalah sebuah hotel mewah nan anggun. Pemugarannya seratus persen memenuhi kaidah pelestarian bangunan pusaka (heritage buildings). Satu kenyataan yang perlu dipelajari secara serius oleh bangsa kita yang juga memiliki kekayaan bangunan pusaka. Hebatnya lagi, sampai saat ini kita tidak pernah mendengar adanya cerita-cerita miring tentang hantu atau "penunggu misterius" di bangunan kuno ini.

Selain bangunannya yang bersejarah, kawasan sekitarnya pun termasuk heritage district. Sungai Singapura mengalir tepat di sisinya, dengan dua jembatan antik - Anderson Bridge dan Cavenagh Bridge - yang sungguh anggun. Kedua jembatan itupun masih dirawat dengan baik.

Begitu masuk ke lobby-nya yang luas, tamu disambut ruang atrium yang sungguh spacious. Para tamu juga bisa duduk-duduk minum kopi dan teh atau cocktail di kursi-kursi nyaman yang ditata asri. Karangan bunga berukuran besar menambah keindahan lobby menawan ini.

Ketika check in, saya ditawari untuk upgrade ke Club Floor dengan tambahan S$150 (berlaku untuk 2 orang). Upgrade ini memberi hak untuk menggunakan Club Lounge (complimentary high tea, cocktails, dan champagne breakfast) yang eksklusif di lantai 5. Dari jendela Club Lounge kita bisa melihat Clark Quay yang sejak beberapa tahun ini menjadi kawasan kuliner yang seronok. Jangan lewatkan bila Anda pun mendapat tawaran ini. Sungguh-sungguh value for money.

Sekalipun champagne breakfast tentu saja menarik, tetapi saya lebih suka sarapan di teras lantai dasar, al fresco, persis di sisi sungai. Ketika matahari belum terik, tempat ini bagi saya adalah the best seat on the house. Tentang kualitas sarapan di sini, saya menilainya sebagai salah satu sarapan terbaik di dunia. Khususnya karena saya penggemar buah untuk sarapan, buah potong yang disajikan di hotel ini sangat beragam, berkualitas, dan dipotong serta disajikan secara artistik. Egg station serta kualitas bakery-nya pun istimewa.

Sewa kamar per malam di hotel ini berkisar antara S$300-650, sedangkan untuk suite antara S$700-1.000 (tarif promo), ditambah pajak. Kamar-kamarnya sungguh mewah, bersih, harum. Fasilitas di kamar pun sangat lengkap. Tamu hotel mendapat layanan Internet gratis, baik secara broadband maupun WiFi.

Selain The Town, coffee shop di lantai dasar, The Fullerton Hotel juga mempunyai tiga fasilitas dining yang patut dikunjungi: Clifford (fine dining), The Landing Point (fine dining), dan Lantern (rooftop bar). Jangan lewatkan Lantern, karena dari tempat ini kita bisa memandang ke arah Esplanade dan Marina Bay, serta city view yang memukau.

Sesuai dengan klasnya, The Fullerton Hotel juga menjadi gerai bagi butik Ashley Isham yang eksklusif, serta tiga toko permata: Mouawad, Voi, dan Raffles.

The Fullerton Hotel
1 Fullerton Square
Singapore 049178
+65 67338388
www.fullertonhotel.com

(dev/Odi)


Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : iklan@detikfood.com ,
telepon 021-7941177 (ext.547 dan 609)

View the original article here