Ivory Bakery's Address

Kami menyediakan roti murah berkualitas. Kami juga menerima pesanan untuk roti murah. Kami adalah supplier roti dari salah satu airline terbesar di Indonesia. Hubungi kami: Lisa Widjaja di 02168416986 atau 0214528707. Alamat kami di: Boulevard Raya QJ 1 no. 5, Kelapa Gading, Jakarta Utara.





Showing posts with label Kelezatan. Show all posts
Showing posts with label Kelezatan. Show all posts

Thursday, March 1, 2012

Terjebak Kelezatan Soto Ranjau Legendaris Haji Choirul

Devita Sari - detikFood

Terjebak Kelezatan Soto Ranjau Legendaris Haji Choirul
Foto: dev/detikFood Jakarta - Dari namanya, Soto Ranjau memang bukan soto biasa. Kuah kaldunya gurih lezat dengan topping aneka "ranjau" yang dahsyat. Tak heran setelah makan kedua tangan bakal sibuk dan mulut tak bisa berhenti mengunyah. Hati-hati terjebak kelezatannya, bisa-bisa ketagihan!

Pencinta soto ceker mungkin sudah tak asing dengan kelezatan warung soto yang terletak di kawasan Blok M ini. Meski tempatnya berada di sebuah gang kecil, namun Soto Ranjau milik H. Choirul sudah dikenal penggemarnya sejak tahun 1978. Saat jam-jam makan siang, warung soto ini selalu ramai oleh pembeli yang rela berdesakan untuk menikmati semangkok soto istimewa.

Jika baru pertama kali berkunjung mungkin warung soto ranjau ini bakal luput dari pengamatan. Maklum, tandanya hanya berupa sebuah papan mungil bertuliskan "Soto Ranjau". Sebuah gerobak sederhana dengan terpal menandai kehadiran si Soto Ranjau yang terletak di belakang Melawai Plaza itu. Saat-saat yang paling pas untuk menikmati soto ranjau adalah di sore hari.

Selain soto ranjau, juga tersedia soto ayam dan soto ceke yang biasa didampingi sepiring nasi putih. Soto ranjau biasanya disajikan dalam mangkok dengan isian berlimpah yang hampir melewati bibir mangkok. Pendampingnya berupa sambal dan irisan jeruk nipis yang disajikan dalam wadah terpisah. Selain itu disediakan pula mangkok kecil berisi air untuk mencuci tangan.

Yang dimaksud dengan "ranjau" disini sebenarnya adalah soto ayam yang diberi topping tulang-tulang ayam, ceker, dan sayap, dan kepala ayam. Banyaknya tulang-tulang ayam itulah yang menghalangi saya menjangkau isi dari soto. Tak heran nih kalau disebut "ranjau". Namun, ternyata hal itu menjadi kenikmatan tersendiri saat menyantap si soto.

Kedua tangan sudah asyik ikut terjun langsung mencari daging di sela-sela tulang dan menghisap-hisap tulang ayam yang gurih. Apalagi tulang sayap dan cekernya benar-benar empuk, sehingga langsung jadi favorit saya. Rasa gurihnya juga meresap sempurna hingga ke daging tipis yang menyelimuti permukaan tulang. Untuk sisa-sisa tulang tinggal disingkirkan di piring kosong yang sudah tersedia.

Akhirnya setelah menghabiskan setengah tulang-tulang di bagian atas soto, barulah saya bisa meraih isi soto yang terdiri dari soun dan irisan tipis kol. Kucuran jeruk nipis dan sedikit sambal membuat rasa kuah soto yang gurih dari rebusan kaldu ayam makin terasa gurih enak. Pantas saja jika soto ranjau ini sangat populer sejak puluhan tahun lalu. Bahkan saat menikmati kelezatannya saya sama sekali melupakan sempitnya duduk berhimpitan dengan pengunjung lainnya.

Untuk membilas rasa gurih dan pedas soto, seteguk es jeruk yang asam manis pun meluncur ke tenggorokan. Slurpp... segar! Saat membayar soto ranjau yang nikmat ini saya tebus tak lebih dari Rp 10.000,00 saja. Mengingat porsinya yang royal dan rasanya yang lezat, harga tersebut tergolong sangat ringan di kantong. Buat yang ingin menjajal kelezatannya si ranjau, silahkan buruan meluncur ke warung Haji Choirul!

Soto Ranjau Blok M
Warung Tenda, Belakang Melawai Plaza Blok M
Jakarta Selatan

(dev/Odi)

Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.

Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : sales[at]detik.com

Roti sehat harga hemat

Friday, February 17, 2012

Nostalgia Kelezatan Sop Buntut Legendaris Borobudur

Devita Sari - detikFood

Nostalgia Kelezatan Sop Buntut Legendaris Borobudur
Foto: dev/detikFood Jakarta - Nama Sop buntut legendaris Hotel Borobudur sudah tersohor sejak puluhan tahun silam. Kini tak hanya sop buntut, ada beragam variasi buntut, seperti rica, black pepper atau penyet. Disanding dengan kuah kaldu panas kecokelatan yang harum semerbak. Slurpp... gurih lezat!

Kalau Anda salah satu penggemar sop buntut tentunya sudah tak asing dengan Sop Buntut Hotel Borobudur yang legendaris. Kelezatan sop buntut yang disajiklan di Bogor Cafe sejak 1973 itu bahkan telah menjadi ikon dari Hotel Borobudur. Tak heran saat Sop Buntut Bogor Cafe dibuka tahun 2010 lalu di di salah satu sudut Pacific Place Mall, banyak penggemar yang menyambut gembira.

Menjelang makan siang cafe ini selalu dipenuhi pengunjung yang kebanyakan para pekerja kantoran. Nuansa cafe pun dibuat dengan interior khas, sepanjang dinding dipenuhi relief candi Barobudur dan gambar-gambar patung dari batu. Selain bisa menikmati hidangan di bagian dalam restoran, pengunjung juga bisa menempati area outdoor yang berisi sofa-sofa empuk yang merapat ke dinding.

Meski menghadirkan nuansa sedikit berbeda, namun Sop Buntut Bogor Cafe menjanjikan fasilitas dan rasa yang sama seperti saat bersantap di hotelnya. Tak tanggung-tanggung mulai dari hidangan sampai dengan para pelayan didatangkan langsung dari Hotel Borobudur. Para tamu tak bakal kecewa meski tak menikmati langsung di Bogor Cafe, Hotel Borobudur.

Di cafe ini hampir semua menu yang disajikan adalah buntut sapi. Salah satu andalannya Sop Buntut Legendaris yang disajikan dengan cara dibakar atau digoreng. Untuk menu istimewa ini bisa dipilih dalam tiga macam ukuran yaitu legendary (large), medium, dan small. Selain itu ada pula pilihan lainnya seperti Oxtail Nasi Goreng, Buntut Penyet, Buntut Rica Bakar, Buntut Cah Cabe Ijo, Buntut Black Pepper, dll.

Kalau sedang tidak ingin menikmati buntut sapi bisa juga memesan menu lainnya yang mungkin sudah tak asing lagi buat sering bersantap di Bogor Cafe, Hotel Borobudur. Ada Grilled Sirloin Steak, Prawn Sate with Honey Sauce, Cheese Chicken Cordon Blue, The Bogor Cafe Chef's Salad, dan masih banyak lainnya.

Kali ini saya sedang ingin mencoba menu yang agak beda, Buntut Bakar Rica dan Buntut Bakar Black Pepper. Khusus yang suka pedas bisa memesan Buntut Penyet yang diberi topping sambal rawit merah yang dijamin bakal menyetrum lidah. Untuk setiap menu buntut disajikan berupa dua potong buntut, sapi emping, sayuran, nasi, dan jeruk nipis. Kuah kaldunya disajikan dalam mangkok terpisah.

Buntut Bakar Rica disajikan dalam piring putih lebar, komplet dengan sayuran dan taburan emping yang royal. Dua buah buntut yang berukuran cukup besar, disajikan dengan topping sambal kemerahan. Wuih... sungguh menggiurkan! Berbeda dengan Buntut Black Pepper yang disajikan dengan balutan saus lada hitam dan taburan irisan paprika hijau dan merah serta bawang bombay. Khusus untuk Buntut Black Pepper ini disajikan tanpa kuah kaldu sop.

Buntutnya sangat empuk, daging tebalnya mudah diloloskan dari tulang. Lemak-lemak tipis yang melekat di daging membuat rasanya sedikit juicy memberikan aksen gurih saat disantap. Sambal ricanya juga cukup mengigit. Kalau kurang pedas atau terlalu pedas tinggal menambahkan sambal atau kecap manis yang sudah tersedia di atas meja. Acar timun yang segar membuat rasa sop buntut ini makin komplet.

Kuahnya kadunya bening berwarna kecokelatan dengan genangan irisan tomat dan daun bawang. Aroma pala dan kayu manis yang harum sangat semerbak. Hmm... sungguh membuat lidah menari-nari mengenang kelezatan sop buntut legendaris ini. Jika perut belum kekenyangan bisa juga mencoba dessert ice cream atau cake lezat dari Hotel Borobudur seperti tiramisu, black forest, atau chocolate truffle.

Buat yang ingin bernostalgia sop buntut legendaris ini kelezatan rasanya bisa ditebus seharga Rp 68.000,00 - Rp 98.000,00. Buat yang ingin take away sop buntut ini sebagai oleh-oleh juga bisa, karena sudah disediakan box eksklusif untuk dibawa pulang.

Sop Buntut Bogor Cafe
Managed by Hotel Borobudur Jakarta
Pacific Place Mall, Level 5-57 SCBD
Jl. Jendral Sudirman Kav.52-53
Jakarta Selatan
Telp: 021-57973238

(dev/Odi)

Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.

Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : sales[at]detik.com

Roti sehat harga hemat

Thursday, February 16, 2012

Indoor Fair Beijing Menyajikan Kelezatan Gustatory

Dyah Oktabriawatie - detikFood

Indoor Fair Beijing Menyajikan Kelezatan Gustatory
Foto: chinadaily.com.cn Jakarta - Salah satu peristiwa kuliner paling meriah di Beijing saat musim semi adalah Temple Fair. Acara ini biasanya diselenggarakan di The Snack City di antaranya Ditan Park, Longtan Park, Chaoyang Park dan Qianmen Pedestrian Street.

Festival ini menyajikan aneka makanan, hiburan, sovenir, dan beberapa atraksi yang membuat banyak orang menjadi senang. Sajian makanan ringan tradisional Cina selalu disajikan pada festival ini dan tersedia di outlet Chinese finger food dan Wanfeng Snack City.

Wanfeng Snack City merupakan toko makanan ringan terbesar didunia. didirikan sejak tahun 2010, dapat menampung 2000 orang dengan luas bangunan 16.000 meter. Restoran tiga lantai ini menawarkan 1.000 jenis makanan dari 56 kelompok etnis di Cina. Salah satunya kue kacang, roti isi beras ketan, dan kue aiwowo yang terbuat dari beras ketan.

Pada festival ini pelayan yang melayani pembelian roti panggang dan kebab adalah wanita cantik yang mengenakan pakaian tradisional Xinjiang. Makanan Mongolia juga tersedia pada festival ini seperti domba panggang, daging sapi keju, dan teh susu.

Beberapa stand terkenal di Temple Fair misalnya Yue Sheng Zhai menawarkan cokelat yang dimasak dengan daging sapi dan domba. Selain itu juga menawarkan kue beras ketan, fruit jelly, smelly bean curd, yoghurt, dan daging keledai yang dibungkus dengan adonan tepung.

Lantai pertama di pusat jajan ini layaknya restoran besar. Selain menyajikan berbagai hidangan juga menyajikan pertunjukkan tradisional dan musik rakyat. Sedangkan lantai kedua bergaya makanan tradisional Beijing. Pada lantai dua juga tersedia ruang makan dan kamar privat.

Lantai ketiga adalah bagunan rumah yang dibagi dengan restoran. Restoran tersebut bernama Zhengyangmen yang menawarkan masakan tradisional Shandong. Seperti bebek panggang yang dicampur dengan ikan. Selain itu juga ada gulungan daging sapi dan domba dalam pot tembaga tradisional Beijing yang dipanaskan dengan arang. Lantai tiga juga memiliki museum snack untuk menggambarkan semua menu tradisional Beijing.

Untuk Festival Musim Semi ini The Snack City juga menyediakan permainan tradisional anak-anak agar pengunjung dewasa bisa bermain dan memutar kenangan masa kecil. Para pengrajin juga membuat seni kain, patung-patung yang terbuat dari tepung dan seni lainnya. Untuk menikmati makanan ini cukup membayar 100 yuan atau sekitar Rp. 143.000,- per orang.

(Odi/Odi)

Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.

Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : sales[at]detik.com

Roti sehat harga hemat

Sunday, January 22, 2012

Dibuai Kelezatan Citarasa Cina Melayu di 'Seroeni'

Odilia Winneke - detikFood

Dibuai Kelezatan Citarasa Cina Melayu di 'Seroeni'
Foto: odi/detikFood Jakarta - Bagai bunga seruni, di resto ini disajikan kelezatan hidangan multikultural, Cina dan Melayu. Dari mi goreng yang unik, nasi belachan yang gurih komplet hingga udang berbalut serabut telur dan cereal. Jangan salahkan jika mulut terpicu untuk selalu mengunyah kelezatannya!

Penang dan Semarang, dua kota ini memang tak ada hubungan. Karena ini menenui teman dari Semarang langsung teringat resto Cina Melayu yang lumayang terkenal di kota ini. Kebetulan pula keaslian rasa Melayu juga membuat lidah kangen untuk mencicipinya kembali.

Untung saja resto Seroeni yang berlokasi di lantai 3 Plaza Senayan sudah hadir sejak beberapa waktu yang lalu. Tampilan luar yang bersih minimalis dengan sentuhan kursi kayu, hiasan beraksen alami membuat resto ini terasa nyaman. Apalagi bangku-bangkunya dirancang mirip bangku warung makan di Malaysia.

Dibandingkan dengan resto gaya Cina peranakan yang ada di Jakarta memang Seroeni agak berbeda. Jika menu masakan Cina dengan adaptasi kuliner lokal atau bergaya Singapura sudah banyak, maka yang ini bergaya paduan Melayu Malayasia dengan Cina.

Tak heran jika di dalam menunya ada mi goreng mamak, nasi goreng belachan, shark fin's soup, sweet and spicy prawn, honey vinegar chicken dan black pepper beef. Khusus buat kopi dan teh, resto ini menyediakan Lavazza Coffee dan teh TWG 1837 dari Singapura. Termasuk aneka camilan untuk menenami kopi dan teh.

Thai belacan fired rice sangat memikat tampilannya. Nasinya kecokelatan menebar aroma gurih wangi, dikelilingi pelengkap berupa irisan nanas, mangga muda, bawang merah dan irisan cabai rawit merah. Rasa gurih terasi beraduk dengan asam segar nanas dan mangga serta renyah menggigit cabai. Hmm... unik dan penuh sensasi di lidah.

Brocoli with Cheese Sauce langsung menarik perhatian saya karena brokoli yang hijau segar ditata cantik di piring dengan genangan saus putih kental. Serabut halus putih telur bercampur dengan keju berselang-seling di kelilingnya. Brokolinya renyah segar, hanya sayang rasa kejunya kurang terasa kuat meskipun terasa semburat renyahnya.

Sebenarnya pesanan Black Pepper Beef sengaja saya lakukan buat menguji kehebatan resto ini. Jika tak pandai menangani black pepper beef biasanya liat dan kurang pedas. Sekali ini saya keliru, sekali gigit langsung terasa daging yang kering di luar lembut juicy di bagian dalam. Balutan saus mericanyapun merata, kental dan pedas-pedas gurih. Daging yang empuk enak ini membuat lauk inipun makin cepat tandas dari piring.

Kalau dibilang bosan, sebenarnya tidak. Namun, Golden Oatmeal Prawn pun menjadi pilihan juga. Karena lauk yang satu ini sering saya nikmati di resto Cina. Kali ini kembali saya diberi kejutan. Aroma wangi telur dan daun kari langsung menebar ke udara saat lauk ini disajikan. O la la... serabut halus telur menyelimuti seluruh udang jerbung yang gendut-gendut.

Biasanya udang ini disajikan dengan timbunan sereal (Nestum) yang lebih banyak. Tetapi chef Bob (yang berasal dari Penang) justru menebarkan lebih sedikit sereal. Serabut halus telur dadar yang digoreng garing terasa krenyes gurih. Serpihan sereal yang wangi berpadu dengan daun kari segar yang digoreng kering. Wah, benar-benar pas dengan daging udang goreng yang gurih renyah. Bahkan serabut telurpun ikut tuntas dari piring.

Gara-gara kekenyangan rencana mencicipi Snow Monster, es krim serut yang jadi unggulan dessert Seroeni pun batal. Padahal di buku menu ada berbagai pilihan dessert es krim yang sangat menggoda. Agaknya di kunjungan saya berikutnya, saya harus mencicipi kepiting Kam-Heong yang disukai pak Bondan. Belum lagi ada salted-egg butter crab yang pastinya gurih mengelus lidah.

Plaza Senayan Level 3, Unit 338B
Jl. Asia Afrika No.8 Senayan, Jakarta
Telpon: 021- 572 5187
Harga : mulai Rp. 17.500,00 – Rp. 75.000,00 per porsi

(dev/Odi)

Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.

Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : sales[at]detik.com

Roti sehat harga hemat

Thursday, July 28, 2011

Dibuai Kelezatan Seafood Segar di Vung Tau City

Eka Septia Wulan - detikFood

Dibuai Kelezatan Seafood Segar di Vung Tau City
Foto: wln/detikfood Vietnam - Jejeran seafood segar yang langsung diolah ketika memesan memang yang diandalkan tempat ini. Ingin menu ikan di steamed, dimasak dengan mentega dan cincangan bawang putih pilih saja sesuai selera. Pokoknya dijamin enak dan mantap!

Mencicipi berbagai macam seafood di berbagai tempat yang saya kunjungi seperti menjadi agenda wajib. Tak terkecuali ketika saya berkunjung ke Vung Tau City, Vietnam. Vietnam idak hanya terkenal dengan hidangan yang didominasi sayuran segar, seafood yang ada di Vietnam ini bisa diacungi jempol kualitasnya. Saat saya berkunjung ke Vung Tau City-tiga jam dari Ho Chi Minh City-saya diajak mampir ke Ganh Hao Restaurant yang cukup populer di sana.

Dari luar resto ini tampak sederhana. Tapi di bagian belakang ternyata Ganh Hao resto menghadap ke laut dengan bangku-bangku kayu yang berjajar rapi. Bangunan utama resto sudah dipadati pengunjung, di open air area pun demikian. Untung dibagian lain resto ada pengunjung yang baru saja menyelesaikan santap siang mereka. Seorang pelayan wanita dengan sigap langsung menyuguhkan saya segelas teh hijau dingin dalam gelas besar sambil memberikan buku menu.

Seperti kebanyakan buku menu yang saya jumpai di tiap reesto selalu saja tidak ada tulisan dalam bahasa Inggris. Kendala bahasa pun kembali saya temui. Beberapa menu yang saya pesan lantaran ngiler melihat menu meja sebelah yang menggiurkan. Seperti Tom Su Chay Bot Toi alias udang yang dimasak dengan bawang putih dan butter. Hap Bia Toi Nuoc Dua, cumi yang di dimasak dalam claypot. Morning Glory adalah sayuran yang saya pesan sebagai teman makan.

Semangkuk kacang goreng disuguhkan untuk teman menunggu selama hidangan disiapkan. Pemandangan ke laut lepas dan udara yang semilir tidak membuat waktu menunggu jadi bosan. Suasana resto siang itu cukup padat, bahkan banyak pengunjung yang rela antri untuk bisa makan di tempat ini. Menurut penuturan teman saya, resto ini adalah satu diantara seafood resto yang paling populer di Vung Tau City. Hmm.. tak heran kalau pengunjung yang datang sampai rela antri!

Tom Su Chay Bot Toi datang pertama. Aroma harum bawang putih yang ditumis bercampur dengan wangi butter menguar menggeiltik untuk segera dicicipi. Sepiring penuh berisi udang berukuran sedang yang segar berbalut cincangan kasar bawang putih tampak sederhana tapi membuat lidah ini tak berhenti bergoyang. Udangnya krenyes segar, rasanya gurih dan sedap! Bahkan meski saya hanya menyantap bawang putih cincang dengan nasi putih hangat saja sudah nimat.

Hap Bia Toi Nuoc Dua, disajikan dalam sebuah claypot berwarna hitam. Uap panas yang menyembul ketika tutup claypot dibuka tak kalah lezat dengan udang sebelumnya. Potongan daun bawang segar dan irisan halus cabai rawit merah jadi topping yang cantik. Kuahnya berwarna sedikit kecokelatan. Rasanya gurih-gurih enak, potongan daging cumi berwarna putih terlihat kenyal-kenyal enak.

Benar saja, daging cumi kenyal enak tidak sulit untuk dikunyah. Pertanda cumi yang digunakan adalah cumi segar yang langsung diolah. Tanpa butuh waktu lama, semangkuk cumi pun langsung licin tandas tak bersisa. Lezat!

Morning Glory yang dimaksud tak lain dan tak bukan adalah tumis kangkung dengan bawang putih yang dicincang kasar. Bahkan terlihat bawang putih utuh yang menyembul diantara sayuran. Hmmm..hidangan yang terbilang sehat nih! Sayuran ini ditumis tidak terlalu lama, warnanya masih hijau dan rasanya masih krenyes-krenyes tidak lonyot!

Kalau diperhatikan, semua hidangan yang disajikan dimasak dengan gaya Prancis yang klasik. Hal ini wajar dilakukan karena negara ini merupakan salah satu negara jajahan Prancis, sehingga metode memasak pun cukup mendapat pengaruh yang kental.

Wah, hidangan yang istimewa untuk makan siang kali ini. Harga yang dibandrol untuk tiap hidanganpun cukup murah, mulai dari VND 45.000-250.000 atau sekitar Rp 18.750- Rp 104.000. Sedangkan untuk seafoodnya harganya disesuaikan dengan harga pasar. Hmmm..tidak hanya hidangan yang lezat saya rasakan, harganya yang cukup ramah dikantong ini memang tepat untuk dijadikan wisata kuliner yang menarik untuk dicoba!

Ganh Hao Restaurant
03 Tran Plui-P.5
Vung Tau City
Vietnam

(eka/Odi)

Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.
Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : iklan@detikfood.com ,
telepon 021-7941177 (ext.547 dan 609)

View the original article here