Ivory Bakery's Address

Kami menyediakan roti murah berkualitas. Kami juga menerima pesanan untuk roti murah. Kami adalah supplier roti dari salah satu airline terbesar di Indonesia. Hubungi kami: Lisa Widjaja di 02168416986 atau 0214528707. Alamat kami di: Boulevard Raya QJ 1 no. 5, Kelapa Gading, Jakarta Utara.





Showing posts with label Imlek. Show all posts
Showing posts with label Imlek. Show all posts

Sunday, January 22, 2012

Bahn Chung, Kue Tradisional Vietnam Saat Imlek

Dyah Oktabriawatie - detikFood

Bahn Chung, Kue Tradisional Vietnam Saat Imlek
Foto: www.theravenouscouple.com Jakarta - Bahn Chung (Kue Chung) adalah kue tradisional khas Vietnam yang unik. Kue ini biasa disajikan saat tahun baru Cina (Lunar). Masyarakat membuat “Bahn Chung” untuk mengekspresikan rasa syukur kepada nenek moyang.

Mulanya kue chung dibuat oleh Pangeran Kaisar Hung yang berumur 18, dalam kontes mencari kaisar baru. Menurut legenda sekitar 3000-4000 tahun yang lalu Pengeran Pengganti Lang Lieu kue ini berbentuk persegi, yang melambangkan langit dan bumi. Karena pada konsep kuno, bumi berbentuk persegi maka bentuk kue chung adalah persegi dan untuk mencerminkan bentuk bumi.

Karena kue chung yang dibuat menawarkan rasa yang lezat dan makna yang khusus, Lang Lieu telah dipilih untuk menjadi Kaisar berikutnya. Sejak itu untuk menghormati Pangeran ini, orang Vietnam selalu membuat dan menyediakan kue Chung di Tahun Baru Imlek.

Legenda ini bertujuan untuk mengingatkan generasi berikutnya akan tradisi kuno. Selain itu juga bertujuan untuk menekankan peran penting bahan yang digunakan yaitu beras dan air yang berasal dari alam.

Sampai sekarang kue Chung telah menjadi makanan yang paling terkenal dan makanan tradisional yang tak tergantikan di Vietnam. Selain Bahn Chung ada juga Bahn Gio, tetapi Bahn Gio dibungkus berbentuk piramid dan biasa dimakan untuk sarapan dipagi hari.

Untuk membuat Bahn Chung, berbeda dengan membuat makanan cepat saji dalam kehidupan modern. Proses pembuatan kue chung memakan waktu yang lama dan membutuhkan beberapa orang untuk membuatnya. Bahan utama untuk membuat Bhan Chung adalah beras ketan, daging sapi atau babi, dan kacang hijau, kemudian dibungkus dalam daun bambu dan dibentuk persegi.

Beras ketan yang digunakan untuk membuat Bahn Chung kualitasnya harus baik dan direndam dalam air selama satu malam. Kemudian beras ketan dimasukkan kedalam daun bambu dan tidak lupa diisi daging dan kacang hijau. Untuk membungkus Bahn Chung, ikatannya tidak boleh terlalu kencang dan longgar. Daun bambu akan berubah warnanya menjadi warna hijau setelah air rebusan mendidih.

Setelah diikat kue ini direbus selama 12 jam dengan bahan bakar kayu. Kue ini juga memiliki nutrisi dengan kelezatan yang alami dan dapat disimpan utnuk waktu yang lama. Makan kue Chung dengan acar sayuran akan memberikan rasa yang tidak terlupakan.

Dalam konsep tradisional orang Vietnam, proses pembuatan kue Chung memiliki kesempatan untuk kumpul dengan keluarga, karena untuk membuatnya membutuhkan banyak orang. Duduk disekitar api saat membuat kue ini bersama anggota keluarga akan menambah kehangatan sambil bercerita keinginan di tahun yang akan datang.

(Odi/Odi)

Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.

Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : sales[at]detik.com

Roti sehat harga hemat

Saturday, January 21, 2012

Rayakan Imlek di The Duck King

- detikFood



Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : sales[at]detik.com

Roti sehat harga hemat

Thursday, January 19, 2012

Daikon Cake, Dim Sum Spesial Imlek

Fitria Rahmadianti - detikFood

 Daikon Cake, Dim Sum Spesial Imlek
Foto: ericamyu.blogspot.com Jakarta - Dim sum tak sebatas hakau, siomay dan bakpao. Ada ratusan jenisnya. Ada yang dikukus, dipangang atau digoreng. Varian isi dan bentuknya juga beragam. Seperti daikon cake yang biasa disajikan saat Imlek ini.

Daikon cake terbuat dari tepung beras dan lobak putih yang diiris-iris memanjang. Kue ini juga dikenal dengan sebutan turnip cake atau radish cake. Namun sesuai komposisinya, istilah daikon cake-lah yang paling tepat. Di Cina, orang-orang biasa menyebutnya 'lo bak gou'.

Kue ini dipotong berbentuk persegi dan biasanya digoreng dengan sedikit minyak sebelum disajikan. Bagian luarnya terasa renyah, sedangkan bagian dalamnya empuk. Tampilannya sangat mirip taro cake (kue tradisional Cina), namun taro cake bertekstur lebih padat dan berbahan utama talas. Daikon cake biasanya dimakan saat Imlek karena dalam bahasa Hokkian lobak bermakna nasib baik.

Selain tepung beras dan irisan lobak, terkadang bahan-bahan lain ditambahkan untuk membuat daikon cake. Misalnya ebi, jamur shiitake, sosis babi khas Cina, daging paha babi dari Jinhua, dan wortel parut. Semuanya ditumis terlebih dahulu.

Bahan-bahan tersebut bisa dicampurkan langsung ke dalam adonan, bisa juga ditaburkan di atas kue. Jika dicampur, tepung jagung biasanya digunakan untuk mengikat adonan. Setelah itu, adonan daikon cake dikukus dengan api besar selama 40-60 menit hingga menjadi padat.

Kue ini bisa disajikan dengan berbagai cara. Daikon cake kukus bisa dicocol dengan kecap atau digoreng hingga sisinya keemasan. Daikon cake goreng biasanya ditemani dengan condiment seperti lada putih, saus sambal, saus hoisin, atau saus tiram. Sebagai salah satu hidangan dim sum, daikon cake biasanya ditemani dengan secangkir teh.

Daikon cake juga bisa dipotong-potong dadu lalu ditumis, baik dengan kecap dan molasses maupun dengan garam dan kecap ikan. Setelah dicampur dengan bahan-bahan lain, makanan ini menjadi 'chai tow kway' atau disebut carrot cake di Singapura.

(Odi/Odi)

Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.

Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : sales[at]detik.com

View the original article here

2,012 Orang Sambut Imlek dengan Bikin Dumpling

Fitria Rahmadianti - detikFood

2,012 Orang Sambut Imlek dengan Bikin Dumpling
Foto: Wang Haofei?/Xinhua Jakarta - Imlek identik dengan berbagai festival meriah. Belum lama ini, masyarakat Cina membuat dumpling atau jiaozi secara massal. Hal ini dilakukan untuk menyambut tahun naga air yang akan datang sebentar lagi.

Tahun ini, hari raya Imlek jatuh pada tanggal 23 Januari 2012. Di penanggalan Cina tradisional, festival Xiao dirayakan pada hari ke-23 atau 24 dari bulan ke-12. Biasanya, menjelang akhir tahun, orang-orang Tionghoa menyiapkan beberapa makanan khas Imlek, salah satunya adalah dumpling.

Dumpling adalah sajian khas Cina mirip pangsit rebus yang berisi daging atau sayuran. Cara memasaknya bisa direbus, dikukus, digoreng, atau dipanggang. Kita biasa melihatnya dalam hidangan dim sum. Dumpling enak dicocol dengan saus kecap yang dicampur cuka, bawang putih, jahe, sake, saus pedas, dan minyak wijen.

Senin lalu (16/01), warga Cina beramai-ramai memenuhi lapangan di Changchun, ibukota Provinsi Jilin di timur laut Cina. Mereka berbaris rapi menghadap meja panjang, dengan celemek dan topi khas koki sudah terpasang. Tangan mereka belepotan tepung.

Adonan putih berada di tangan. Dengan sumpit, mereka memasukkan isian berupa daging babi, udang, ikan, ayam, sapi, atau sayuran. Kemudian, dumpling tersebut mereka bungkus dengan bentuk setengah lingkaran dan pinggiran berulir, persis pastel.

Sebanyak 2,012 peserta berpartisipasi dalam acara masak terbesar di dunia tersebut. Kegiatan ini diselenggarakan di area seluas 6,800 meter persegi dan berhasil mencatat rekor di Guinnes World Record.

Menurut masyarakat Tionghoa, dumpling mirip dengan batangan logam atau emas. Oleh karena itulah, semakin banyak dumpling yang dimakan saat perayaan tahun baru, diyakini akan semakin banyak uang yang dihasilkan sepanjang tahun. Saat memakan dumpling, ucapkan harapan untuk mendatangkan kekayaan, yaitu “jaoww-tseye jnn-baoww!”.

(Odi/Odi)

Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.

Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : sales[at]detik.com

View the original article here

Friday, January 13, 2012

Menyambut Imlek Nian Gao dan Yee Sang Disajikan di Pearl

Flora Febrianindya - detikFood

Menyambut Imlek Nian Gao dan Yee Sang Disajikan di Pearl
Foto: detikfood Jakarta - Menyambut datangnya tahun baru Imlek, resto berbintang ini menghadirkan menu spesial yang hanya bisa dinikmati setahun sekali. Nian Gao, dodol berbentuk ikan koi, bunga matahari dan lempengan emas dengan kemasan cantik.

Seperti tahun-tahun silam, Nian Gao, kue beras yang dipercaya sebagai persembahan manis untuk menyuap para dewa dapur kembali dihadirkan di Pearl Chinese Restaurant JW Marriott Hotel Jakarta. Kali ini kue berbahan dasar tepung ketan ini disajikan dalambentuk ikan koi, bunga dan lempengan emas yang ditata dalam paket cantik dan elegan.

Nian Gao yang legit manis ini dijual dengan tiga rasa berbeda, yaitu traditional flavor, coconut milk, dan traditional golden. Ada tiga bentuk yang bisa dipilih, yaitu ikan koi, bunga matahari, dan juga emas batangan.

Nian Gao dibuat spesial oleh Executive Chinese Chef, John Chu, yang membuat nian gao dengan resep yang otentik. Kue manis ini bisa dijumpai di lobby JW Marriott Hotel Jakarta dari tanggal 2 hingga 31 Januari 2012 dari jam 10 pagi hingga jam 10 malam.

Di JW Marriott Hotel Jakarta, perayaan tahun baru Cina dimulai dari tanggal 22 Januari jam 7 malam, menampilkan sajianYee Sang dengan porsi ekstra besar, sebagai simbol keberuntungan. Yee Sang salad yang terdiri dari ikan mentah, parutan sayuran, plum sauce, kacang tanah dan wijen ini diaduk-aduk ke arah atas.

Makin tinggi adukannya, maka dipercaya makin tinggi pula keberuntungan dan kemakmuran di tahun selanjutnya. Perayaan tersebut akan dilanjutkan dengan penampilan barongsai dan kesenian khas Cina populer lainnya.

'Bulan Januari akan dipenuhi dengan perayaan menakjubkan, dengan menampilkan makanan dan atraksi-atraksi yang menghibur. Semoga tahun naga ini dapat membawa keberuntungan untuk kita semua!”, kata Bruno Bohl, F&B Director JW Marriott Hotel Jakarta.

Pada hari perayaan tahun baru Cina, restoran Sailendra akan menyuguhkan makanan China pilihan seperti Yee Sang platter, crispy pork belly, bakuteh, dan sauteed prawn with szechuan sauce. Sementara restoran Pearl yang terletak di lantai 2 merayakan tahun baru ini dengan menyajikan Cantonese reunion buatan sang Master Chef seperti Lobster Yee Sang, Abalone Yee Sang, dan Shark's Fin Yee Sang. Cantonese Reunion diadakan pada tanggal 22 Januari, dan Yee Sang tersedia hingga 31 Januari 2012.

Selain di restoran Sailendra dan Pearl, nuansa hari raya juga ditampilkan oleh Asuka Japanese Dining dengan makanan lezat musim dingin, Omakase. Permulaan tahun di Jepang yang diwarnai dengan salju dan paling enak dinikmati dengan makanan lezat. Omakase chef akan menyajikan makanan spesial pilihan yang artistik dan lezat. Untuk reservasi bisa menghubungi: 021-5798 8808.

(Odi/Odi)

Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.

Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : sales[at]detik.com

View the original article here