Ivory Bakery's Address

Kami menyediakan roti murah berkualitas. Kami juga menerima pesanan untuk roti murah. Kami adalah supplier roti dari salah satu airline terbesar di Indonesia. Hubungi kami: Lisa Widjaja di 02168416986 atau 0214528707. Alamat kami di: Boulevard Raya QJ 1 no. 5, Kelapa Gading, Jakarta Utara.





Showing posts with label Terakhir. Show all posts
Showing posts with label Terakhir. Show all posts

Thursday, March 15, 2012

Inilah Santapan Terakhir Para Napi Sebelum Dihukum Mati!

Fitria Rahmadianti - detikFood Mendapat vonis hukuman mati adalah ganjaran terberat yang diterima oleh narapidana. Di sisa-sisa hidupnya, mereka mendapat hak untuk mengajukan permintaan khusus. Salah satunya adalah santapan terakhir menjelang ajal.

Henry Hargreaves, seorang seniman asal Brooklyn, Amerika Serikat, menghidupkan kembali makanan yang dipesan oleh terpidana mati di Amerika. Di antara banyak santapan terakhir napi, Henry memilih hanya hidangan yang aneh saja. Ia pun rela mengeluarkan dana ratusan dollar untuk membeli bahan dan peralatan agar kreasinya mirip sajian aslinya.

Seperti dilansir Daily Mail, inilah gambaran menu terakhir yang dinikmati para napi beberapa jam menjelang hukuman mati:



Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : sales[at]detik.com

Roti sehat harga hemat

Tuesday, March 6, 2012

Yang Paling Enak Ternyata Gigitan Cokelat Terakhir!

Fitria Rahmadianti - detikFood

Yang Paling Enak Ternyata Gigitan Cokelat Terakhir!
Foto: heraldsun.com.au Jakarta - Saat-saat terakhir biasanya menjadi momen yang paling istimewa. Hal ini juga berlaku pada makanan. Sebuah studi mengungkapkan bahwa cokelat yang dimakan terakhir terasa paling enak. Apakah Anda juga merasa begitu?

Tim dari University of Michigan menguji hipotesis bahwa momen terakhir adalah saat yang paling penting. Sebanyak 52 siswa diberi cokelat Hershey's Kisses rasa milk chocolate, dark chocolate, cr?me, karamel, dan almond secara acak.

Sebelum memberikan cokelat kelima, peneliti mengatakan “Ini cokelat selanjutnya” kepada sebagian partisipan. Sementara itu, responden lain diberi tahu bahwa inilah cokelat terakhir yang mereka dapat. Ternyata, siswa yang ada di kelompok kedua menganggap bahwa cokelat tersebut adalah yang paling nikmat. Mereka pun lebih menyukai cokelat terakhir tersebut dibanding yang lain.

Ed O'Brien dan Phoebe C. Ellsworth menjelaskan dalam jurnal Psychological Science. Menurut mereka, orang-orang menilai peristiwa terakhir lebih positif karena mengisyaratkan akhir dari sebuah pengalaman. Kesadaran ini mempengaruhi evaluasi dan preferensi berikutnya.

“Bayangkan jika restoran favorit Anda akan tutup. Santapan terakhir Anda di sana bisa jadi terasa sangat lezat,” tulis mereka. “Pertanyaannya, apakah memang makanan tersebut berbeda dengan biasanya, atau karena Anda tahu inilah yang terakhir?” Ed dan Phoebe melanjutkan.

Sebelumnya sudah ada riset yang membuktikan bahwa siswa yang diingatkan tentang kelulusan akan merasa lebih mencintai sekolahnya dibanding yang tidak diingatkan. Selain itu, orang yang akan pindah rumah lebih menghargai teman-teman di kampung halamannya dibanding yang tidak berencana pindah.

(Odi/Odi)

Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.

Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : sales[at]detik.com

Roti sehat harga hemat

Wednesday, March 30, 2011

Digoyang Kelezatan Mangkok Terakhir si Bihun Bebek

Devita Sari - detikFood

Digoyang Kelezatan Mangkok Terakhir si Bihun Bebek
Foto: dev/detikFood Jakarta - Bihun bebek yang satu ini terkenal sebagai bihun bebek termahal di kota Medan. Seporsi bihun bebek berukuran besar dengan bihun yang lembut lentur dan topping daging bebek yang sangat generous. Disiram kuah kaldu bebek yang hangat gurih... slurpp membuatnya mantap lezat. Pantas saja mangkok terakhir pun jadi rebutan!

Jalan-jalan ke kota Medan tak lengkap rasanya jika belum mencicipi bihun bebek yang satu ini. Bihun Bebek Asie namanya, letaknya berada di Jl. Kumango. Tak berapa jauh dari sana ada pula Bakmi Hock Seng yang juga terkenal, sayang sekali bakmi tersebut tidak halal sehingga saya tak bisa mencicipinya.

Bihun Bebek Asie terletak di deretan ruko-ruko tua dengan jendela-jendela lebar di bagian depannya. Tempatnya cukup mencolok karena paling ramai dengan deretan mobil-mobil di depannya. Saat tiba ternyata resto ini sudah mau tutup padahal jam baru menunjukkan pukul 11 kurang seperempat. Oalaaa... ternyata menurut si mbak pelayan resto ini beroperasi mulai pukul 06.00 hingga pukul 11 saja.

Tapi untunglah saya masih didampingi dewa keberuntungan, karena menurut si oom penjualnya masih ada tersisa semangkok bihun bebek. Wah, saya pun langsung bergegas mengambil tempat di salah satu meja bundar sederhana yang ada di bagian dalam. Rupanya di sana masih ada beberapa pengunjung yang asyik bersantap.

Bihun bebek saya diracik di dapur yang ada di bagian depan - tak ada sekat pemisah - sehingga saya bisa melihat mangkok terakhir bihun bebek saya diracik. Open kitchen ini pula yang membuat aroma wangi bawang putih dan kaldu mendidih terus menguar dan menggelitik hidung. Sang pelayan pun dengan sigap menaruh sumpit, sendok, dan semangkok kecil sambal encer berwarna kecoklatan.

Akhirnya bihun bebek pesanan saya tersaji juga dihadapan dengan topping sawi, irisan daun bawang, dan taburan bawang putih cincang goreng yang royal. Disela-selanya mengintip suiran daging bebek yang dicampur dengan daging ayam (maklum karena bebeknya tinggal sedikit). Sedangkan kuah kaldunya ditaruh dalam mangkuk terpisah plus sebotol acar cabe rawit. Woww... sedap menggoda!

Yang istimewa pada hidangan ini adalah bihunnya yang lentur karena memakai campuran tepung beras dan kanji. Jadi saat digigit agak kenyal-kenyal gurih. Tak seperti bihun beras yang mudah putus. Saya menduga bihun ini merupakan bihun impor. Ditaruh dalam porsi yang lumayan banyak.

Kuah kaldunya tampak keruh dengan taburan kucai tanpa aroma anyir. Kaldunya benar-benar pekat lekat rasa bebeknya. Sungguh gurih lezat menggoyang lidah. Setelah disiram kuah kaldu yang panas... slurpp rasa kaldu si bebek cukup kuat terasa di lidah. Suwiran daging bebek yang empuk dan tambahan sambal makin bikin bihun bebek ini mantap rasanya.

Sedikit cocolan sambal rawit merah kecokelatan yang diracik khusus memberi aksen menggigit di sela-sela rasa gurih yang kuat. Yang istimewa memang aroma dan rasa daging bebeknya empuk dan tidak anyir. Slruup... kuah yang gurih pedaspun mengiringi suapan bihun dan daging bebek membuat brunch kali ini benar-benar memuaskan! Saya benar-benar merasa beruntung dengan mangkok terkahir ini karena setelah saya duduk 2-3 mobil penuh penumpang sukses ditolak karena resto sudah tutup!

Seporsi bihun bebek Asie porsi kecil dihargai Rp 38.000,00 dan Rp 45.000,00 untuk porsi besar membuatnya dikenal sebagai bihun bebek termahal di Medan untuk resto sekelasnya. Tetapi meskipun dibilang porsi kecil, buat saya seporsi bihun bebek tersebut bisa dinikmati untuk 2 orang. Saat kembali ke Jakarta lidah saya pun masih merindukan kelezatan si bihun bebek. Kapan ya balik lagi ke Medan?

Bihun Bebek Asie
Jl. Kumango
Medan
Jam Buka: 06.00-11.00

(dev/Odi)

Tutup

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message



Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : iklan@detikfood.com ,
telepon 021-7941177 (ext.547 dan 609)

View the original article here