Ivory Bakery's Address

Kami menyediakan roti murah berkualitas. Kami juga menerima pesanan untuk roti murah. Kami adalah supplier roti dari salah satu airline terbesar di Indonesia. Hubungi kami: Lisa Widjaja di 02168416986 atau 0214528707. Alamat kami di: Boulevard Raya QJ 1 no. 5, Kelapa Gading, Jakarta Utara.





Showing posts with label Sarapan. Show all posts
Showing posts with label Sarapan. Show all posts

Thursday, January 12, 2012

Yuk, Ngopi dan Sarapan di Kedai Kopi Kurnia!

Juliana - detikFood

Yuk, Ngopi dan Sarapan di Kedai Kopi Kurnia!
Foto: detikFood (ilustrasi) Medan - Nama Pengirim: Juliana
Email: sjaifulj[at]xxx.com

Tidak dapat dipungkiri kalau Medan merupakan surga untuk wisata kuliner. Salah satu yang patut disinggahi jika berkunjung ke kota tersebut adalah Kedai Kopi Kurnia. Sambil menyeruput kopi, Anda pun bisa merasakan roti selai srikayanya yang legit menari-nari di lidah.

Perkenalan saya dengan Kedai Kopi Kurnia terjadi tanpa disengaja. Saat saya menyusuri jalan Kesawan yang terkenal dengan arsitektur tuanya dan kemudian mencoba untuk berbelok ke suatu jalan yang ternyata adalah Jalan May.Jen.Sutoyo Siswomihardjo. Dahulu jalan ini dikenal dengan nama Jl. Perdana. Disana saya melihat beberapa tempat makan dan kedai kopi yang terletak di persimpangan jalan.

Mungkin jika di Jakarta Jika di Jakarta, bayak terdapat coffee shop dan kopitiam franchise. Tapi di Medan banyak kedai kopi yang masih tradisional dan dipakai sebagai tempat pertemuan warga lokal yang murah meriah tapi asyik.

Yang paling menarik perhatian saya adalah Kedai Kopi Kurnia karena terlihat paling ramai. Kedai kopi tersebut penuh dengan orang yang sedang makan atau sekedar ngobrol sambil menyeruput ngopi. Di Kedai Kopi Kurnia terdapat berbagai stall makanan yang berbeda-beda dari pagi hari sampai malam hari.

Saya memesan kopinya yang sangat harum, sejenis kopi tubruk khas Medan yang pembuatan masih dengan cara tradisional. Mantap sekali rasa dan harumnya kopi, dipadu dengan roti panggang serikaya home made dan telur ayam kampung setengah matang. Saya perhatikan banyak pula orang yang berlari pagi singgah untuk menikmati sarapan disini. Kalau ingin yang lebih berat, bisa memesan Hokkien Mie yang merupakan campuran mie kuning atau kwetiauw dan bihun dengan udang, ikan, daging kecap, bakso dan kepiting.

Karena keperluan bisnis saya di sekitar tempat itu, pada saat makan siang saya sempatkan untuk kesana lagi. Aha, ada stall mie rebus yang buka di siang hari. Mie rebus berupa mie kuning dengan kuah kecoklatan kental dari kaldu udang sungguh menerbitkan selera. Ditambah dengan risol dan kerupuk kampung warna merah putih sungguh memuaskan rasa lapar saya.

Bertekad untuk mengetahui apakah makan malam akan memuaskan seperti sarapan pagi dan makan siang, saya mengunjungi kedai ini lagi sebelum pulang ke hotel. Sekali lagi lidah saya termanjakan oleh Char Kwetiau (kwetiaw goreng). Kwetiau goreng yang dimasak dengan menggunakan penggorengan arang memang sungguh mantap rasanya. Ditambah dengan markisa dingin yang segar sungguh menyempurnakan hari.

Berhubung saya juga tidak sempat lagi untuk berkeliling mencari oleh-oleh, saya pun membeli markisa dan srikaya yang bisa dipesan untuk dibawa pulang. Benar saja, sekembalinya ke Jakarta si srikaya yang legit dan markisa segar home made pun langsung disambut dengan gembira oleh anak-anak saya. Nahm bagi yang berkunjung ke Medan, jangan lupa berkunjung ke Kedai Kopi Kurnia untuk mendapatkan pengalaman bersantap yang sederhana namun berasa luar biasa.

Kedai Kopi Kurnia
Jl. Mayor Jendral Sutoyo Siswomihardjo no. 22
(d/h Jl.Perdana)
Medan, Sumatera Utara

(dev/Odi)

Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.

Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : sales[at]detik.com

View the original article here

Friday, November 4, 2011

Hmm... Nikmatnya Sarapan Bihun Kuah Ikan Goreng!

Odilia Winneke - detikFood

Hmm... Nikmatnya Sarapan Bihun Kuah Ikan Goreng!
Foto: dev/detikFood Jakarta - Sarapan di pasar ternyata sangat asyik. Pilihan makanannya banyak dan semua dimasak saat dipesan. Seperti racikan bihun kuah khas Medan ini. Bihunnya lentur mulur, ikan gabusnya kering gurih dengan limpahan kuah yang panas mengepul. Sluurp... sedapnya!

Bosan sarapan mi, nasi, atau roti, sekali-sekali mampirlah ke kawasan pasar Muara Karang. Pasar tradisional yang tak berapa besar ini sudut-sudutnya dipenuhi kopitiam khas Medan. Begitu masuk ke bagian pasar basah langsung tercium aroma wangi bawang putih goreng.

Hampir semua kopitiam terutama di bagian depan dipenuhi dengan orang yang sedang ngopi dan sarapan. Mau sarapan apa? Semuanya ada. Bihun kari, lontong sayur, nasi goreng, nasi uduk, kwetiau, bubur, nasi campur, gado-gado, sup seafood atau pisang goreng.

Seperti di kawasan pasar lain, hampir semua makanan dimasak di tempat dan disajikan panas mengepul. Setelah berputar membeli jajanan dan melihat-lihat aneka bahan makanan yang dijual di pasar, barulah kami mencari tempat buat sarapan.

Kopitiam Aceh yang ada di bagian belakang pasar menjadi tujuan kami. Warung kopi gaya Medan ini emperannya dipenuhi penjual makanan. Sementara bangku dan meja ditaruh di tengahnya. Jadi kalau mau mampir makan, duduk saja dan pesan langsung pada penjualnya atau pelayan akan membantu memesankan makanan.

Perut lapar dan terus-menerus tercium bau makanan. Wah, benar-benar tak tahan. Akhirnya pilihan kami jatuh pada Bihun Kuah Ikan Goreng (Rp 24.000,00), seporsi Hokkian Mie (Rp. 23.000,00) dan Cong Fan (Rp 8000,00). Buat membuka mata segelas es kopi tarik melengkapi sarapan kami.

Tidak sulit mengenali aneka makanan yang dijajakan di sini karena tiap gerai/gerobak dilengkapi dengan daftar menu lengkap berikut foto bahkan racikan bisa dipesan sesuai yang kita inginkan. Bihun kuahpun disajikan panas mengepul dalam mangkuk sedang komplet dengan sambal kecap rawitnya.

Bihun yang bening tergenang kuah dengan irisan ikan gabus goreng menebar aroma gurih enak. Hmm... kuahnya gurih dengan rasa bawang putih yang kuat. Ikan gabusnya renyah bagian luarnya dan lembut gurih bagian dalamnya. Terasa sekali ikannya sangat segar karena teksturnya padat dan tidak anyir.

Bihunnya pun tidak terbuat dari tepung beras tetapi tepung kanji. Warnanya sedikit keruh dengan tesktur kenyal-kenyal enak. Beberapa potong sawi melengkapi menu sarapan sehat ini. Wah, bihun kuah ini makin enak setelah disuap dengan sedikit sambal kecap rawit. O, ya kalau suka bisa dipesan kepala ikan gabus goreng sebagai isian bihun enak ini.

Cong Fan, jajanan khas Medan yang kami pesan ternyata juga tak mengecewakan. Irisan adonan tepung beras (mirip kwetiau) yang lebar dan tipis terasa lentur gurih. Setelah diaduk dengan kecap asin, sambal rawit merah plus bawang merah goreng, hmm...makin unik dan enak rasanya. Jajanan ini memang sering dijajakan keliling dengan sepeda. Namun, yang satu ini lebih segar dan masih hangat!

Meskipun sudah mulai kenyang tetapi tampilan mie hokkien gaya Malaysia dengan topping ayam dan jamur sangat menggiurkan. Mi lidi yang kenyal lembut dibalut sedikit kecap manis beraroma bawang yang legit wangi. Topping ayam cincang dan jamurnya pun garing gurih. Setelah diaduk dengan sedikit kaldu rasanya lebih mantap. Gurih, kenyal dan sedikit manis.

Buat melengkapi ritual sarapan, es kopi tarik dalam gelas tinggi ternyata jadi pilihan yang tepat. Aroma wangi kopi Sumatera dengan buih halus di atas gelas menjelma jadi sensasi sedap di lidah. Ah, jadi ingat seduhan kopi Sidikalang khas kedai kopi Medan. Hmm... sebuah sarapan yang sempurna!

O,ya jika ingin mencuci mulut dengan buah segar tak usah beranjak dari kursi pedangan asongan yang menawarkan buah segar seperti duku, jeruk, mangga akan menghampiri meja. Juga aneka jajan pasar, kacang hingga handuk dan sarung bantalpun bisa dibeli. Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, sekali-sekali sarapan seru di sini!

Kopitiam Aceh
Belakang Pasar Muara Karang
Jl. Muara Karang Raya
Jakarta Utara

(dev/Odi)

Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.

Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : sales[at]detik.com

View the original article here

Monday, October 17, 2011

Sarapan Sehat, Sereal Plus Susu

- detikFood

Sarapan Sehat, Sereal Plus Susu
Foto:.telegraph.uk Jakarta - Sereal merupakan menu sarapan yang paling praktis. Rasanya renyah-renyah gurih dan makin enak direndam dengan susu segar yang gurih. Sarapan ini ternyata mampu memberi pasaokan nutrisi dan bikin badan tetap sehat.

Jika ingin melewatkan hari yang berkualitas, mulailah untuk sarapan dengan asupan yang bergizi. Sarapan yang bergizi tak hanya memberi tambahan energi untuk aktivitas sehari-hari, tapi juga membantu mencegah terjadinya masalah kesehatan.

Baru-baru ini ssebuah studi menyebutkan bahwa, membiasakan diri untuk menyantap sereal dengan susu sebagai menu sarapan merupakan pilihan sehat yang baik. Tidak hanya untuk kesehatan tapi juga sebagai bahan bakar tubuh yang dibutuhkan untuk beraktivitas.

Cobalah untuk mengkonsumsi semangkuk sereal dengan susu segar tawar. Sebab, menurut sebuah penelitian mereka yang makan sereal bercampur susu bisa mengurangi keinginan untuk makan makanan berlemak.

Penelitian yang dilakukan oleh ahli gizi Gibson Sigrid dan dilansir dalam buletin BNF Gizi ini, mengungkapkan bahwa sereal mengandung banyak sumber kalsium dan nutrisi penting lainnya. Seperti serat, protein dan karbohidrat yang diperlukan oleh tubuh.

Tim peneliti menganalisis sebanyak 12.068 catatan dari Survey Diet dan Nutrisi Nasional dengan mewawancarai satu persatu orang Inggris yang berusia 19-64 tahun mengenai menu kebiasaan sarapan mereka. Hasil yang didapat menunjukkan bahwa, satu dari lima orang dewasa tidak makan makanan padat pada saat sarapan.

Dari catatan yang didapat, ada sebanyak 45% orang yang sarapan tanpa sereal, 84% hanya mengkonusumsi teh atau kopi setiap pagi, 82% minum susu, 39% sereal, 33% makan roti, dan 14% mengkonsumsi buah sebagai menu utama yang banyak dipilih para wanita.

Para peneliti mempelajari dari apa yang mereka makan. Studi ini menemukan bahwa mereka yang makan sereal memiliki energi lebih banyak untuk melakukan aktivitas sehari-hari dan mencegah rasa lemas saat siang atau menjelang sore hari.

Sereal merupakan makanan dengan kandungan karbohidrat tinggi, protein, vitamin, mineral, kaya serat, dan rendah gula. Sereal saat sangat cocok untuk mereka yang ingin menurunkan berat badan tanpa rasa rasa lemas. Tambahan susu tawar uga merupakan pilihan penting untuk menambah asupan kalsium pada tubuh.

Profesor Chirs Seal dari Newcastle University, anggota peneliti seperti dikutip Daily Express menyatakan: 'Ini merupakan bukti bahwa sarapan memiliki manfaat penting yang bisa mempengaruhi aktivitas sehari-hari, maka itu pilihlah menu sarapan kaya gizi dan nutrisi seperti sereal', ungkapnya.

'Orang yang sarapan dengan sereal umumnya akan terhindar dari ancaman kegemukan, lemak jenuh dan gula berlebih dibandingkan mereka yang mengkonsumsi asupan protein lebih banyak dan mikro nutrisi seperti zat besi, vitamin dan kalsium,' tambahnya.

(Odi/Odi)


Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : iklan@detikfood.com ,
telepon 021-7941177 (ext.547 dan 609)

View the original article here

Thursday, July 21, 2011

Yuk, Sarapan Ketupat Sayur Ciranjang!

Rika Yudani - detikFood

Yuk, Sarapan Ketupat Sayur Ciranjang!
Foto: detikFood (ilustrasi) Jakarta - Nama Pengirim: Rika Yudani
Email: valc.riexa[at]xxx.com

Hari yang padat, harus dimulai dengan sarapan lezat dan mengenyangkan. Lontong sayur bisa menjadi salah satu pilihan. Bagi Anda yang melewati kawasan Wolter Monginsidi atau Senopati pada pagi hari, boleh lah mampir sebentar ke Jalan Ciranjang.

Setiap pagi, di ujung jalan Ciranjang yang berbatasan langsung dengan Wolter Monginsidi ada gerobak penjual lontong sayur favorit saya. Ancer-ancernya kalau dari arah Tendean, di belokan pertama ambil arah kanan persis setelah Swalayan Santa. Biasanya, sang penjual mangkal bersama dengan gerobak gorengan, soto, atau gado-gado di sebelah kanan jalan. Tempatnya sangat sederhana, tidak ada embel-embel meja, apalagi tenda.

Jika sedang ramai, penjual lontong sayur ini mudah dikenali cukup dari banyaknya antrian kendaraan. Beberapa pembeli memang kebanyakan beli untuk dibawa pulang, namun beberapa pembeli juga suka menikmatinya di tempat. Di sana disediakan kursi plastik atau jika mau bisa langsung memintanya diantar ke mobil.

Harganya cukup murah, hanya Rp 7000,00 saja. Sangat sepadan untuk seporsi besar lontong sayur yang disertai dengan sayur labu dengan siraman kuah panas bercita rasa kuat. Selain itu ada satu buah telur ayam (utuh) dan dua potong tahu-tempe. Kuahnya yang merah kekuningan selalu disajikan panas dengan rasa pedas-gurih yang mantap. Selain itu ada juga sensasi gurih yang berasal dari santan yang dipadu cabai serta bumbu yang pas.

Kacang tolo yang digerus, sebagian disisakan dalam bentuk utuh untuk menemani labu siam dan potongan kecil tahu kulit. Sehingga membuat kuahnya terasa kental menggoda. Kalau mau bisa minta tambahkan sambal buatan si bapak penjual, agar rasanya semakin nendang. Lontongnya sendiri bertekstur lembut dan padat, sehingga rasa kenyang akan bertahan hingga makan siang.

Sedangkan telur, tahu, dan tempenya sendiri dibumbui dengan nuansa manis, menjadi penyeimbang bagi rasa kuahnya yang gurih-gurih pedas. Si bapak penjual akan menambahkan kerupuk merah sebagai pelengkap. Bila kurang, boleh minta lagi kok karena penjualnya sangat murah hati.

Saya sering mencoba lontong sayur di beberapa tempat, namun belum ada yang bisa menyaingi rasa dan kekentalan kuah lontong sayur yang satu ini. Jika Anda ingin mencobanya, pastikan datang sebelum pukul 09.30 pagi. Setelahnya, biasanya si penjual sudah berkemas pulang karena lontong sayurnya sudah habis terjual. Apalagi, jika sedang banyak peminat, pasti deh bakal kecewa karena pukul 08.30 lontong sayur istimewa ini sudah tidak bakal tersisa.

Lontong Sayur
Jalan Ciranjang
(ujung jalan yang berbatasan dengan Wolter Mongindisi)
Jakarta Selatan

(dev/Odi)

Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.
Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : iklan@detikfood.com ,
telepon 021-7941177 (ext.547 dan 609)

View the original article here

Thursday, April 21, 2011

Nyam..Nyam.. Sarapan Buryam Lezat dan Soto Mie Mantap

Eka Septia Wulan - detikFood

Nyam..Nyam.. Sarapan Buryam Lezat dan Soto Mie Mantap
Foto: wln/detikfood Jakarta - Bubur lezat dan hangat ini bisa dinikmati sehabis puas berbelanja. Toppingnya royal mulai dari suwiran daging ayam, kacang kedelai goreng, kerupuk, bawang goreng, dan juga daun bawang. Jika ingin yang berkuah hangat, bisa juga mencicipi soto mie yang tak kalah lezatnya. Hmm..sluurp!

Siapa bilang yang namanya masuk pasar itu tidak mengasyikkan? Buktinya, saya dan beberapa teman justru menyambut gembira ajakan seorang teman untuk jalan-jalan ke Pasar Lama Tangerang. Saya pernah mampir ke kawasan Pasar Lama, bertahun-tahun yang lalu dan tak ada salahnya kalau sekarang bernostalgia sedikit.

Jalan untuk menuju pasar ini sudah banyak berubah, ada jalur satu arah yang diberlakukan sehingga saya harus melewati jalan di pinggir kali Cisadane. Mobil lantas diparkir tidak terlalu jauh dari Apotik Ledo. Disamping apotik ini terdapat sebuah gang besar dimana Pasar Lama Tangerang ada.

Saya bukannya niat berbelanja, melainkan menikmati semangkuk bubur ayam yang ada di tempat ini. Berhubung bukan hari libur, gerobak bubur ayam ini tidaklah sepenuh hari sabtu atau minggu. Hanya beberapa ibu-ibu yang sedang sarapan sehabis berbelanja. Gerobak bubur ayam ini letaknya berdampingan dengan gerobak soto mie yang juga tak kalah enak.

Semangkuk bubur ayam dan juga soto mie jadi target saya, dengan sigap si penjual langsung meraciknya tanpa perlu waktu lama. Bubur ayam disajikan dalammangkuk yang cukup besar dengan topping berupa suwiran daging ayam, bawang goreng, daun bawang, taburan kacang kedelai goreng, dan juga kucuran kecap manis.

Tidak seperti bubur yang banyak dijual di Jakarta, bubur ini tidak berkuah kaldu kuning. Meskipun begitu teksturnya sangat lembut hangat tidak encer ataupun kental. Dimeja disediakan kecap , minyak asin, dan juga sambal untuk menemani saya menyantap bubur ayam. Kecap yang digunakan adalah kecap Benteng yang khas Tangerang, rasanya tidak terlalu manis dan pas disantap dengan bubur hangat. Apalagi setelah ditambah dengan kucuran minyak asin yang berwarna kecokelatan. Hmm.. suapan bubur lembut, manis dan gurih membelai lidah. Nyam..nyam...

Soto mie pesanan teman saya tak kalah menggiurkan. Semangkuk soto mie, berisi potongan daging sapi atau bisa ditambahkan kikil jika suka, bihun, risol, irisan tomat, dan juga taburan seledri dan bawang goreng. Warna kuahnya kecokelatan dengan jejak berminyak kemerahan di permukaannya.

Aroma kuahnya harum menggelitik hidung, saat dihirup hmm.. rasa gurih kaldu dagingnya nikmat terasa. Sluurrrp! Potongan dagingnya terbilang banyak dan teksturnya empuk. Risolnya berukuran sedang dengan potongan yang sedikit besar, masih terasanya renyah saat digigit. Perasan jeruk nipis dan juga sambal bikin rasa soto mie ini makin uenak!

Tanpa terasa peluh pun mulai membanjiri kening hingga leher, tidak hanya karena sapuan kuah hangat soto mie dan juga bubur tapi juga cuaca hari kemarin yang terbilang cukup panas. Tak ayal lagi, segelas es cincau hijau yang mangkal tepat di depan gerobak bubur ayam jadi sasaran saya. Selain es cincau ada juga liang teh yang bisa membantu meredam panas dalam. Warna cincaunya hijau cantik, tidak sepekat yang sering saya temui, rasa manisnya pun tidak terlalu dominan. Pas sekali membahasi tenggorokan dan menyapu jejak minyak kuah soto mie dan juga bubur ayam.

Saat membayar, saya tak kalah senang karena semangkuk bubur ayam dibandrol Rp 7.000 dan Rp 8.000 untuk soto mie nya, hmm.. cukup murah bukan? Perut sudah kenyang, kini saya siap untuk menjelajah pasar untuk berbelanja!

Bubur Ayam dan Soto Mie
Pasar Lama Tangerang (Tepat di samping Apotik ledo)

(eka/Odi)

Tutup

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message



Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : iklan@detikfood.com ,
telepon 021-7941177 (ext.547 dan 609)

View the original article here