Ivory Bakery's Address

Kami menyediakan roti murah berkualitas. Kami juga menerima pesanan untuk roti murah. Kami adalah supplier roti dari salah satu airline terbesar di Indonesia. Hubungi kami: Lisa Widjaja di 02168416986 atau 0214528707. Alamat kami di: Boulevard Raya QJ 1 no. 5, Kelapa Gading, Jakarta Utara.





Showing posts with label Nyang. Show all posts
Showing posts with label Nyang. Show all posts

Wednesday, April 4, 2012

Nyang Ini Gado-Gado Tak Bercabang Racikan Oma!

Flora Febrianindya - detikFood

google_ad_client = 'ca-pub-6880533263535234'; google_ad_channel = '4958278774'; google_ad_width = 200; google_ad_height = 400; google_ui_version = 1; google_ad_slot = '3695403116'; google_override_format = 'true'; google_ad_type = 'text_html'; google_tl = 3; google_font_face = 'arial'; google_font_size = 'small'; google_tfs = 12; google_color_link = '#11593C'; google_color_text = 'E1771E'; google_color_bg = '#FFFFFF'; google_color_border = '#FFFFFF'; google_color_url = '#CCCCCC';Nyang Ini Gado-Gado Tak Bercabang Racikan Oma!
Foto: www.detikfood.com Jakarta - Kalau berada di kawasan Tanah Abang, mampirlah ke rumah makan spesialis gado-gado ini. Gado-gado kebanggaan orang Jakarta ini sudah dikenal sejak 55 tahun silam. Sayurannya krenyes segar, diaduk dengan bumbu kacang mete. Aduh enaknye!

Rindu dendam makan gado-gado khas Jakarta membuat saya mampir ke Gado-Gado Cemara yang menempati tempat baru di daerah Tanah Abang. Rupanya menunya tak hanya gado-gado saja, tapi ada banyak menu lain yang bikin air liur hampir menetes. Hmm.. ada lontong cap go meh, pesmol ikan tenggiri, asinan dan sate ayam.

Gado-gado lontong (Rp. 30.000,00) yang jadi menu utama beberapa menit langsung tersaji. Wah, porsinya sepiring besar, sesuai dengan harganya.Sayurannya tak beda dengan gado-gado lain, kangkung, kacnag, panjang, tauge, timun, kentang plus tahu. Bumbu kacnag cokelat kemerahan kental menyelimuti sayuran ini. Bawang goreng dan emping jadi toppingnya. Wuahh..aroma gurih sausnya benar-benar menusuk hidung!

Ternyata rasanya memang istimewa. Sayurannya renyah krenyes dan yang lebih istimewa justru bumbu kacangnya. Teksturnya halus mulus, dengan paduan rasa pedas, manis dan sedikit asam yang sangat seimbang. Apalagi dilengkapi dengan tekstur lontong yang lembut kenyal. Pantas saja kalau banyak orang ketagihan gado-gado legendaris ini.

Namun ada sisi menarik lain yang membuat saya takjub. Rupanya rumah makan ini dikelola oleh beberapa orang lanjut usia. Duduk di bagian kasir ada ibu Susanti, generasi kedua dari Gado-Gado Cemara yang sudah lanjut usia.

Jika mengintip di bagian dapur, ada Ci Fa Kiauw yang usianya sudah kepala tujuh sedang sibuk meracik pesanan gado-gado. Beliau sudah puluhan tahun membuat gado-gado, dengan rasa dan kualitas yang tak pernah berubah. Tak jarang, beberapa kali terdengar celotehan hangat mereka bersama para pegawai yang usianya juga tak muda lagi.

Usaha ini memang sudah puluhan tahun berdiri. Gado-Gado Cemara didirikan oleh ibu Niawati Setiawan pada tahun 1947, mulanya didirikan di sebuah warung kecil sederhana di sebuah pertigaan jalan Cemara. Kini usaha ini dikelola oleh sang anak, Susanti Tjahyadinata.

Lokasinya pun sempat beberapa kali berpindah tempat, dari pasar Boplo Gondangdia, jalan Wahid Hasyim, hingga kini ke jalan Tanah Abang 5. Untuk menjaga kualitas, Gado-Gado Cemara rintisan ibu Niawati ini tak punya cabang lain. Rupanya, ini dilakukan untuk menjaga rasanya agar tak berubah, diolah oleh tangan yang memang sudah ahlinya.

Walaupun sudah legendaris bahkan dinikmati pelanggan secara turun-temurun, rasa dan kelezatannya tak pernah berubah. Gaya racikan khas gado-gado buatan ibu Niawati tetap dipertahankan hingga sekarang.

Gado-gado dibuat tanpa penyedap rasa tambahan, hanya dibuat dari kacang tanah dan tambahan kacang mete yang diuleg halus. Karena itu teksturnya gurih enak dan mulus. Untuk rasa tak pedas, sedang ataupun pedas, pembeli bisa mencampur sendiri sambalnya sesuai selera. Untuk menjaga kualitas, sayurannya pun selalu direbus baru tiap tiga jam sekali.

Selain gado-gado, makanan lain juga patut dicoba. Ada Pesmol Ikan Tenggiri (Rp. 40.000,00) yang gurih pedas dipadukan dengan bumbu cabai rawit dan belimbing sayur yang asam suegerr. Ada juga Lontong Cap Gomeh (Rp.30.000,00) yang kuah santannya gurih sedap. Untuk minuman, jangan sampai lupa pesan es kopyor dan juga es cincau atep yang dingin segar!

Bagi yang ingin mampir, mencari rumah makan ini pun tak terlalu sulit. Begitu masuk ke jalan Tanah Abang 5, tulisan besar Gado-Gado Cemara sudah terlihat. Oh ya, rumah makan ini buka di hari Selasa hingga Minggu, dan Senin tutup. Selamat makan!

Gado-Gado Cemara
Jl. Tanah Abang 5 No.36
Jakarta Pusat
Telpon: 021 34831897
Buka: Selasa – Minggu jam 08.00 – 17.00

(Odi/Odi)

Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.

Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Hubungi kami:
Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media partner: promosi[at]detik.com
Pemasangan iklan: sales[at]detik.com

Roti sehat harga hemat

Saturday, January 7, 2012

Nyang Ini Pecak Gurame Babe Punye!

Devita Sari - detikFood

Nyang Ini Pecak Gurame Babe Punye!
Jakarta - Pecak gurame racikan Haji Muhayar ini memang patut diacungi jempol. Guramenya digoreng kering lalu diguyur saus yang rasanya asam pedas. Sungguh menggugah selera. Ikannya segar, digoreng garing diluar dan lembut di dalam. Belum lagi sambal dadak yang pedesnya nonjok, makin membuat kalap makan siang a la Betawi kali ini!

Makanan Betawi memang kagak ada matinye! Hal itu kami buktikan di rumah makan yang ada di bilangan Jl. Taman Margasatwa Ragunan. Kebetulan letaknya tak jauh dari kantor, nah jadilah siang itu kami beramai-ramai mengunjungi RM H Muhayar. Jika dari arah Kuningan, posisi RM Betawi ini ada di sebelah kiri jalan, tepat setelah Telkom Ragunan.

Siang itu sudah tampak jejeran mobil-mobil yang diparkir di pinggir jalan nyaris menutup bangunan rumah makan. Layaknya RM Betawi pada umumnya, rumah makan Haji Muhayar ini pun tampil sederhana. Meja-meja dan kursi plastik ditata menempel dinding rumah makan berlantai dua ini.

Saat akan memasuki rumah makan, seorang bapak dengan ramah mempersilahkan kami masuk. Mengingat siang itu situasi rumah makan bisa dibilang ramai, namun kami masih menerima sapaan ramah. Tak lama kemudian seorang pelayan langsung datang dan dengan sigap mencatat pesanan kami.

Yang menjadi andalan rumah makan Betawi ini adalah Pecak Ikan Gurame Goreng dan Ayam Kampung Goreng. Selain itu ada pula ikan mas dan ikan lele yang bisa digoreng, dipecak, dan dibakar. Sebagai pelengkap di atas meja ada mangkok mungil yang berisi sambal terasi, pisang, dan timun.

Satu per satu pecak gurame, ayam goreng, dan sayur asem khas Betawi disajikan di atas meja. Tak lupa lalapan yang terdiri dari dua piring berupa rebusan daun pepaya, kenikir, selada, kemangi dan kacang panjang ikut disajikan. Buat penyuka pedas, hmm... sambal terasi rumah makan ini tentunya tak boleh dilewatkan.

Pecak Gurame disajikan dalam piring oval, ikan guramenya berukuran sedang dengan guyuran kuah pecak. Ukuran yang besar membuatnya bisa dinikmati 2-3 orang. Sedangkan yang dimaksud pecak disini adalah ulekan cabai merah, bawang merah, dan jeruk nipis yang disiramkan diatas tubuh gurame. Jejak bau amis dan bau tanah yang biasa menjadi BB gurame pun tak lagi tercium pada hidangan ini.

Soal bumbu pecak ini, ada warung yang membuat racikan dengan warna kuning oranye karena pemakaian kunyit dan cabai yang garang. Namun, racikan Haji Muhayar ini lebih cantik tanpa kehilangan rasa pedas, gurih yang seimbang!

Sepiring nasi putih hangat menjadi teman menikamti pecak gurame goreng. Ikan guramenya berwarna kecokelatan, digoreng dengan minyak panas yang tinggi. Hasilnya, luarnya garing, dalamnya sangat lembut gurih! Aroma rempah lamat-lamat langsung tercium saat saya menyuapkannya ke dalam mulut bersama nasi. Nyam nyam... rasa asam, pedas, dan sedikit asin dari kuah pecak sangat serasi beradu dengan daging gurame yang segar. Karena penyuka pedas, saya tambahkan sedikit sambal terasi. Wuihh... ternyata rasanya jadi makin dahsyat, saya pun jadi tambah kalap dibuatnya!

Sajian lain yang tak kalah memikat adalah ayam goreng kampung warung Betawi ini. Ayam kampungnya digoreng kecokelatan, tidak terlalu kering. Tanpa kesulitan si daging langsung terkoyak, benar-benar terasa empuk dengan bumbu yang benar-benar meresap sempurna. Aroma bawang putih tercium kuat. Dengan pelengkap berupa sayur asem, sambal terasi dan lalapan, hmm... jadi makin dahsyat!.

Yang tak kalah enak dan unik adalah sayur asem khas Betawi yang ada di rumah makan ini. Isinya berupa kacang kulit, jagung, pepaya muda, labu siem. Bedanya di sayur asem ini terdapat potongan oncom berukuran segi empat yang membedakannya dari sayur asem lainnya. Kuahnya pun bening tanpa gerusan cabai atau kacang. Rasanya murni asam segar sedikit gurih. Potongan oncom yang mirip potongan bata ini jadi ciri khas Betawinya.

Untuk seporsi Pecak Ikan Gurame Goreng yang lezat saya cukup membayar Rp 40.000, sedangkan untuk sepotong ayam goreng kampung Rp 18.000,00 dan Rp 4000.000 saja untuk seporsi sayur asem Betawi. Nah, tertarik ingin menjajal kedahsyatan kuliner Betawi di hari ulang tahun Jakarte nanti? Nyokk... kita rame-rame makan di warung babe Muhayar aje!

Warung Betawi Haji Muhayar
Jl. Taman Margasatwa No.8
Pasar Minggu, Jakarta Selatan
Telp: 021-7813945
HP: 0812-858-2750
Jam Buka: 08.00 - 21.00

(eka/Odi)

Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.

Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : sales[at]detik.com

View the original article here

Thursday, June 23, 2011

Asinan Betawi Nyang Asam Segar

- detikFood

Asinan Betawi Nyang Asam Segar
Foto:odilia/detikfood Jakarta -

Jenis makanan ini selalu hadir pada perayaan ulang tahun Jakarta. Rasanya gurih, segar dan pedas. Isinya terdiri dari aneka sayuran segar yang menyehatkan. Kuah sambal kacang, dan potongan kerupuk mi kuning membuatnya makin asyik disantap.

Kalau suhu udara sedang panas, paling enak tentu menyantap yang asam segar. Sambil memperingati HUT Jakarta ke 484, Anda bisa mencicipi asinan segar ini. Asinan yang banyak dijajakan di sudut-sudut kota ini merupakan hidangan khas Betawi yang masih dicintai banyak orang.

Asinan merupakan jenis makanan yang dibuat dengan cara pengacaran atau proses melalui penambahan garam atau asam cuka (cuka aren). Biasanya bahan yang dipakai, macam – macam buah atau sayur segar.

Racikan pada asinan ini merupakan kulturasi budaya lokal Betawi dengan Cina. Isinya sangat komplet ada timun, kol, wortel, sawi asin, tauge, lobak, timun, lokio, dan potongan tahu segar. Diberi kuah kacang plus sedikit kucuran gula merah. Sebagai pelengkap kerupuk mi kuning plus kacang goreng yang menggoda selera.

Istilah asin berasal dari proses pengawetan dengan merendam buah atau sayur dalam larutan air dan garam. Asinan sangat mirip dengan rujak, namun bedanya bahan rujak disajikan segar, sedangkan bahan asinan disajikan dalam keadaan diasinkan atau diacar.

Asinan memiliki banyak ragam, namun yang paling terkenal adalah asinan Betawi dan asinan Bogor. Asinan Betawi merupakan asinan sayuran khas Betawi. Kuahnya berupa campuran kacang tanah yang dihaluskan, gula dan cabai merah halus serta cuka aren.

Sedangkan, untuk asinan Bogor bahannya hampir sama dengan asinan Betawi. Bisa berupa aneka sayuran segar atau berbagai jenis buah-buahan tropis yang diasinkan atau diacar seperti mangga muda, jambu air, pepaya, pala dan nanas. Kuahnya bening kemerahan dengan rasa manis asam segar. Ditaburi dengan kacang goreng dan kerupuk mi.

Pada umumnya, semua asinan tradisional ini, tidak hanya disajikan pada perayaan ulang tahun Jakarta saja, melainkan hampir disetiap sudut Jakarta. Penjaja biasanya bekeliling kampung sambil memukul stoples dan berbunyi ..kling ..kling.. sambil berteriak 'asinan'.

Untuk menyantap, sayuran ini harus diaduk rata demikian juga remasan kerupuknya. Setelah itu barulah bisa dinikmati. Sayuran yang segar plus kerupuk yang sudah mulai layu terendam kuah membuat santapan ini makin enak dan makin menggiurkan.

Walaupun bukan sebagai makanan utama namun asinan ini cukup mengenyangkan. Cocok bagi mereka yang ingin menikmati hidangan segar saat cuaca panas seperti ini.

?

?

(Odi/Odi)


Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : iklan@detikfood.com ,
telepon 021-7941177 (ext.547 dan 609)

View the original article here