Ivory Bakery's Address

Kami menyediakan roti murah berkualitas. Kami juga menerima pesanan untuk roti murah. Kami adalah supplier roti dari salah satu airline terbesar di Indonesia. Hubungi kami: Lisa Widjaja di 02168416986 atau 0214528707. Alamat kami di: Boulevard Raya QJ 1 no. 5, Kelapa Gading, Jakarta Utara.





Showing posts with label GadoGado. Show all posts
Showing posts with label GadoGado. Show all posts

Thursday, April 5, 2012

Yuk, Icip-Icip Gado-Gado Legendaris!

- detikFood

google_ad_client = 'ca-pub-6880533263535234'; google_ad_channel = '4958278774'; google_ad_width = 200; google_ad_height = 400; google_ui_version = 1; google_ad_slot = '3695403116'; google_override_format = 'true'; google_ad_type = 'text_html'; google_tl = 3; google_font_face = 'arial'; google_font_size = 'small'; google_tfs = 12; google_color_link = '#11593C'; google_color_text = 'E1771E'; google_color_bg = '#FFFFFF'; google_color_border = '#FFFFFF'; google_color_url = '#CCCCCC';

Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Hubungi kami:
Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media partner: promosi[at]detik.com
Pemasangan iklan: sales[at]detik.com

Roti sehat harga hemat

Wednesday, April 4, 2012

Nyang Ini Gado-Gado Tak Bercabang Racikan Oma!

Flora Febrianindya - detikFood

google_ad_client = 'ca-pub-6880533263535234'; google_ad_channel = '4958278774'; google_ad_width = 200; google_ad_height = 400; google_ui_version = 1; google_ad_slot = '3695403116'; google_override_format = 'true'; google_ad_type = 'text_html'; google_tl = 3; google_font_face = 'arial'; google_font_size = 'small'; google_tfs = 12; google_color_link = '#11593C'; google_color_text = 'E1771E'; google_color_bg = '#FFFFFF'; google_color_border = '#FFFFFF'; google_color_url = '#CCCCCC';Nyang Ini Gado-Gado Tak Bercabang Racikan Oma!
Foto: www.detikfood.com Jakarta - Kalau berada di kawasan Tanah Abang, mampirlah ke rumah makan spesialis gado-gado ini. Gado-gado kebanggaan orang Jakarta ini sudah dikenal sejak 55 tahun silam. Sayurannya krenyes segar, diaduk dengan bumbu kacang mete. Aduh enaknye!

Rindu dendam makan gado-gado khas Jakarta membuat saya mampir ke Gado-Gado Cemara yang menempati tempat baru di daerah Tanah Abang. Rupanya menunya tak hanya gado-gado saja, tapi ada banyak menu lain yang bikin air liur hampir menetes. Hmm.. ada lontong cap go meh, pesmol ikan tenggiri, asinan dan sate ayam.

Gado-gado lontong (Rp. 30.000,00) yang jadi menu utama beberapa menit langsung tersaji. Wah, porsinya sepiring besar, sesuai dengan harganya.Sayurannya tak beda dengan gado-gado lain, kangkung, kacnag, panjang, tauge, timun, kentang plus tahu. Bumbu kacnag cokelat kemerahan kental menyelimuti sayuran ini. Bawang goreng dan emping jadi toppingnya. Wuahh..aroma gurih sausnya benar-benar menusuk hidung!

Ternyata rasanya memang istimewa. Sayurannya renyah krenyes dan yang lebih istimewa justru bumbu kacangnya. Teksturnya halus mulus, dengan paduan rasa pedas, manis dan sedikit asam yang sangat seimbang. Apalagi dilengkapi dengan tekstur lontong yang lembut kenyal. Pantas saja kalau banyak orang ketagihan gado-gado legendaris ini.

Namun ada sisi menarik lain yang membuat saya takjub. Rupanya rumah makan ini dikelola oleh beberapa orang lanjut usia. Duduk di bagian kasir ada ibu Susanti, generasi kedua dari Gado-Gado Cemara yang sudah lanjut usia.

Jika mengintip di bagian dapur, ada Ci Fa Kiauw yang usianya sudah kepala tujuh sedang sibuk meracik pesanan gado-gado. Beliau sudah puluhan tahun membuat gado-gado, dengan rasa dan kualitas yang tak pernah berubah. Tak jarang, beberapa kali terdengar celotehan hangat mereka bersama para pegawai yang usianya juga tak muda lagi.

Usaha ini memang sudah puluhan tahun berdiri. Gado-Gado Cemara didirikan oleh ibu Niawati Setiawan pada tahun 1947, mulanya didirikan di sebuah warung kecil sederhana di sebuah pertigaan jalan Cemara. Kini usaha ini dikelola oleh sang anak, Susanti Tjahyadinata.

Lokasinya pun sempat beberapa kali berpindah tempat, dari pasar Boplo Gondangdia, jalan Wahid Hasyim, hingga kini ke jalan Tanah Abang 5. Untuk menjaga kualitas, Gado-Gado Cemara rintisan ibu Niawati ini tak punya cabang lain. Rupanya, ini dilakukan untuk menjaga rasanya agar tak berubah, diolah oleh tangan yang memang sudah ahlinya.

Walaupun sudah legendaris bahkan dinikmati pelanggan secara turun-temurun, rasa dan kelezatannya tak pernah berubah. Gaya racikan khas gado-gado buatan ibu Niawati tetap dipertahankan hingga sekarang.

Gado-gado dibuat tanpa penyedap rasa tambahan, hanya dibuat dari kacang tanah dan tambahan kacang mete yang diuleg halus. Karena itu teksturnya gurih enak dan mulus. Untuk rasa tak pedas, sedang ataupun pedas, pembeli bisa mencampur sendiri sambalnya sesuai selera. Untuk menjaga kualitas, sayurannya pun selalu direbus baru tiap tiga jam sekali.

Selain gado-gado, makanan lain juga patut dicoba. Ada Pesmol Ikan Tenggiri (Rp. 40.000,00) yang gurih pedas dipadukan dengan bumbu cabai rawit dan belimbing sayur yang asam suegerr. Ada juga Lontong Cap Gomeh (Rp.30.000,00) yang kuah santannya gurih sedap. Untuk minuman, jangan sampai lupa pesan es kopyor dan juga es cincau atep yang dingin segar!

Bagi yang ingin mampir, mencari rumah makan ini pun tak terlalu sulit. Begitu masuk ke jalan Tanah Abang 5, tulisan besar Gado-Gado Cemara sudah terlihat. Oh ya, rumah makan ini buka di hari Selasa hingga Minggu, dan Senin tutup. Selamat makan!

Gado-Gado Cemara
Jl. Tanah Abang 5 No.36
Jakarta Pusat
Telpon: 021 34831897
Buka: Selasa – Minggu jam 08.00 – 17.00

(Odi/Odi)

Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.

Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Hubungi kami:
Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media partner: promosi[at]detik.com
Pemasangan iklan: sales[at]detik.com

Roti sehat harga hemat

Saturday, December 17, 2011

Rujak Ikhlas dan Gado-Gado Sabar

Odilia Winneke - detikFood

Rujak Ikhlas dan Gado-Gado Sabar
Foto: dev/detikFood Jakarta - Di tempat ini bukan hanya seporis rujak buah yang segar sedap yang bakal diperoleh. Tetapi juga sikap ramah dan ceria bu Kartini yang punya warung. Pesanan gado-gado yang masuk waiting list sampai kolak pacar cina yang legit dan rujak serut yang bikin ketagihan. Rahasia kelezatnya hanya satu, sabar! Mau coba?

Sebenarnya saya dari dulu penasaran dengan warung gado-gado bu Kartini yang populer seantero Tangerang. Pernah saya mampir dan mendapati warungnya tutup, tanpa kejelasan buka kembali kapan. Karena dendam kesumat dan panas terik saat berada di Tangerang, jadilah saya ingat rujak serut bu Kartini ini.

Warungnya mungil, ada 2-3 meja dan di sudut bu Kartini berdiri di depan cobek raksasanya. Sementara di belakangnya ada ibu peracik rujak serut. Kursi panjang mungil sudah penuh diduduki 4 orang, di beberapa bangku juga sudah ada orang yang menunggu giliran. O la la ada sekitar 8 orang sedang menanti pesanan dibuat oleh bu Kartini.

Begitu saya memesan gado-gado dan karedok, langsung dijawab oleh bu Kartini, 'Abiiss'! Wah, bagaimana ceritanya ya baru jam 12 siang sudah tak ada gado-gado maupun karedok. Dengan sedikit bujuk rayu akhirnya si ibu tersenyum lebar bilang, 'Udah duduk dulu sono, ntar diselipin!'. Ini dia istilah 'diselipin' yang dipakainya untuk menyatakan 'waiting list'.

Untung saja rujak serut masih bisa dipesan, tapi hanya seporsi. Tak ada cara lain seperti pelanggan lainnya kecuali menunggu. Sayapun duduk manis sambil mengunyah kerupuk kanji. Lewat 15 menit tak ada tanda-tanda rujak disajikan. Memang benar, nama 'sabar menanti' tidak hanya sekedar nama, memang uji kesabaran yang sebenarnya.

Celoteh ria bu Kartini yang meracik pesanan gado-gado plus suara musik India dari radionya membuat warung jadi meriah. Guyonannya membuat pelanggan lupa kalau sedang menanti. Konsep 'open kitchen' pun sudah dijalankan demikian juga gaya 'melayani dengan hati' sangat terasa di warung sederhana ini.

Setelah bolak-balik bertanya, akhirnya seporsi rujak serutpun disajikan (hanya seporsi tak ada sisa lagi!). Kuahnya cokelat sedikit kemerahan, serutan aneka buahnya melebur bersama kuahnya. Ada semburat aroma mangga kweni, pisang batu, ubi jalar, belimbing hijau, bengkuang, nanas dan ada rasa buah yang unik di lidah.

Ternyata aneka buah semusim selalu jadi racikan rujak serut bu Kartini. Apel, salak, dan kecapi ikut jadi campuran buahnya. Pantas saja rasanya sungguh unik di lidah. Kuahnya manis asam dengan sedikit gigitan pedas. Aroma asam Jawapun terlacak dari kuahnya yang kecokelatan ini. Dalam sekejap rujak yang sedap enak inipun ludes!

Bagaimana nasib gado-gado yang dalam waiting list! Setelah diracik dan dihitung, ternyata pesanan waiting list saya dicoret. Berulang kali bu Kartini minta maaf. Sebagai penyataan maafnya, iapun dengan cekatan menyajikan semangkuk kolak pacar cina. Pelanggan lainpun diperlakukan sama.

Kolaknya memakai santan yang tak terlalu kental dan berwarna putih. Biji mutiara dan pacar cinanya lembut enak, demikian juga dengan kolang-kaling berwarna putih. Kolak putih inipun tak terlalu manis. Kalau disajikan dengan es batu tentu lebih enak.
Untuk menghilangkan kekecewaan sayapun mengamati bu Kartini yang gesit dan resik meracik bumbu gado-gadonya di cobek raksasa. Kacang giling dihaluskan bersama cabai dan terasi. Terakhir diberinya kucuran air jeruk limau. Titik air liur saya melihat tampilan bumbu yang cokelat sedikit kemerahan dan menguarkan aroma gurih sedap!

Menutup rasa ingin tahu saya, akhirnya saya diijinkan mencicip 1 sendok makan bumbu gado-gadonya. Seperti yang saya bayangkan. Bumbunya halus mulus meskipun ada sedikit krenyes kacang tanah, pedas lembut dengan aroma bawang putih dan jeruk limau yang wangi. Wah, andai saja ada sayuran rebusnya, pasti lebih dahsyat!

Waktu akan membayar kolak, rujak dan minuman, bu Kartini malah menolak. Agaknya dia tahu rasa kecewa tak bisa dinilai dengan uang. Dengan setengah dipaksa akhirnya dia mau menerima uang pembayar minuman saja. Rujak dan kolaknya gratis! Menurut bu Kartini harga rujaknya 5 juta ( Rp.5.000,00) dan gado-gadonya 10 juta ( Rp.10.000,00). 'Jangan kapok mampir lagi ya,' teriaknya. Ya bu, pasti saya ngga kapok, lha belum ngerasain gado-gado racikanmu!

Gado-Gado Ibu Kartini "Sabar Menanti"
Jl.Sukamanah V No: 36
Tangerang
Telpon: 021-55799553

(dev/Odi)

Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.

Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : sales[at]detik.com

View the original article here