Ivory Bakery's Address

Kami menyediakan roti murah berkualitas. Kami juga menerima pesanan untuk roti murah. Kami adalah supplier roti dari salah satu airline terbesar di Indonesia. Hubungi kami: Lisa Widjaja di 02168416986 atau 0214528707. Alamat kami di: Boulevard Raya QJ 1 no. 5, Kelapa Gading, Jakarta Utara.





Showing posts with label Gendut. Show all posts
Showing posts with label Gendut. Show all posts

Sunday, April 8, 2012

Makan Ayam Goreng Bikin Gendut?

Dyah Oktabriawatie - detikFood

google_ad_client = 'ca-pub-6880533263535234'; google_ad_channel = '4958278774'; google_ad_width = 200; google_ad_height = 400; google_ui_version = 1; google_ad_slot = '3695403116'; google_override_format = 'true'; google_ad_type = 'text_html'; google_tl = 3; google_font_face = 'arial'; google_font_size = 'small'; google_tfs = 12; google_color_link = '#11593C'; google_color_text = 'E1771E'; google_color_bg = '#FFFFFF'; google_color_border = '#FFFFFF'; google_color_url = '#CCCCCC';Makan Ayam Goreng Bikin Gendut?
Foto: ritasbestrecipes.blogspot.com Jakarta - Masalah obesitas kerap dikaitkan dengan makanan. Seperti makan ayam goreng yang menjadi salah satu menu andalan restoran siap saji. Sebuah penelitian menyebutkan konsumsi daging unggas ini bisa membuat tubuh gemuk.

Sebuah penelitian yang diketuai oleh Dr. Yiqun Wang dan tercatat dalam Public Health Nutrition, menunjukkan bahwa daging ayam akan membuat tubuh menjadi gemuk jika dimasak dengan proses yang cepat. Pemasakan ini juga bisa merusak nilai gizi daging ayam.

Sejak tahun 1970-an sudah diketahui, peningkatan lemak tubuh tidak hanya berasal dari apa yang dimakan. Namun juga bisa disebabkan kurangnya berolah raga dan faktor keturunan.

Kansas State University memutuskan untuk melakukan penelitian kembali di Amerika Serikat. Hasilnya tidak seperti penelitian Wang, yang terfokus pada ayam jenis boiler, studi yang dilakukan KSU akan membandingkan nilai gizi ayam yang berasal dari peternak biasa dengan daging ayam organik.

“Perbandingan kadar protein dan lemak pada ayam ras dengan ayam organik harus diteliti lebih lanjut,” ujar Dr. Elizabeth Boyle, seorang profesor peternakan di Kansas State University.

American Poultry Association (APA)juga mengusulkan agar penelitian tidak hanya menggunakan dua jenis unggas. Penelitian yang sudah berlangsung sejak bulan Februari silam diharapkan dapat terselesaikan selama enam hingga delapan bulan.

Jika hasilnya sudah diketahui, APA berharap agar membahasnya dengan gamblang. Para peternak juga harus menerima keputusan hasil penelitian. Namun mereka juga yakin bahwa daging ayam yang berasal dari peternak nilai gizinya jauh lebih baik dibandingkan dengan daging ayam organik.

(odi/odi)

Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.

Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Hubungi kami:
Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media partner: promosi[at]detik.com
Pemasangan iklan: sales[at]detik.com

Roti sehat harga hemat

Monday, March 19, 2012

Makan Nasi Bikin Gendut?

Devita Sari - detikFood

google_ad_client = 'ca-pub-6880533263535234'; google_ad_channel = '4958278774'; google_ad_width = 200; google_ad_height = 400; google_ui_version = 1; google_ad_slot = '3695403116'; google_override_format = 'true'; google_ad_type = 'text_html'; google_tl = 3; google_font_face = 'arial'; google_font_size = 'small'; google_tfs = 12; google_color_link = '#11593C'; google_color_text = 'E1771E'; google_color_bg = '#FFFFFF'; google_color_border = '#FFFFFF'; google_color_url = '#CCCCCC';Makan Nasi Bikin Gendut?
Foto: bonappetit.com Jakarta - Banyak orang mulai menghindari nasi, mi dan roti untuk menjaga berat badan. Sumber karbohidrat dianggap sebagai biang kerok kenaikan berat badan. Padahal karbohidrat juga punya peran penting untuk kesehatan.

Saat menjalankan diet banyak orang menghentikan konsumsi karbohidrat. Seperti nasi, pasta, mi, roti dan segala jenis makanan yang mengandung tepung. Jika dikonsumsi berlebihan karbohidrat yang segera diolah menjadi gula darah memang bisa memicu kegemukan. Terutama jika konsumsinya tidak diiringi dengan pembakaran kalori, misalnya dengan olah raga.

Karbohidrat termasuk nasi punya peran penting dalam tubuh, seperti 5 manfaat penting berikut ini:

Memperbaiki Mood
Para peneliti menduga bahwa karbohidrat dapat meningkatkan produksi serotonin. Zat kimia pada otak ini dapat membuat mood jadi baik. Menurut studi Archives of Internal Medicine orang yang mengkonsumsi karbohidrat dalam jumlah sedikit, yaitu 20-40 gram per hari atau sekitar 1/2 porsi nasi dan 1 buah roti lebih cenderung depresi, merasa cemas, dan pemarah.

Mencegah Kegemukan
Para peneliti di Brigham Young University di Utah meneliti kebiasaan makan wanita paruh baya selama hampir 2 tahun. Disimpulkan bahwa mereka yang meningkatkan asupan serat pada umumnya kehilangan berat badan. Banyak karbohidrat mengandung serat makanan, yang sebenarnya merupakan karbohidrat kompleks yang mudah dicerna. Misalnya, sereal, roti gandum, nasi merah, dan ubi-ubian.

Menyehatkan Jantung
Peneliti menyarankan dengan meningkatkan asupan larutan serat (biasanya terdapat pada oatmeal dan kacang-kacangan) sebanyak 5-10 gram per hari, dapat menurunkan 5% LDL kolestrol buruk dalam tubuh.

Membuat Langsing
Menurut penelitian terbaru Journal of Nutrition, biji gandum dapat membantu mengurangi lemak tubuh total dan lemak pada perut. Dari studi tersebut dikatakan bahwa orang dewasa yang makan sekitar 3 porsi biji-bijian sehari memiliki lemak tubuh sekitar 2,4% dan 3,6% lemak perut lebih sedikit, jika dibandingkan mereka yang makan kurang dari seperempat porsi.

Mempertajam Otak
Karbohidrat akan dikonversi oleh tubuh menjadi glukosa yang penting untuk otak. Wanita yang gemuk biasanya mengkonsumsi makanan diet rendah karbohidrat. Berdasarkan studi dari Dietetic Association, hal itu justru dapat membuat kinerja otak menjadi buruk dan kemampuan mengingat turun.

(dev/Odi)

Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.

Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : sales[at]detik.com

Roti sehat harga hemat

Saturday, March 3, 2012

Wouww...Cupcake si Kucing Gendut Garfield

Odilia Winneke - detikFood

Wouww...Cupcake si Kucing Gendut Garfield
Foto: Bakerella Jakarta - Bulan Juni nanti tokoh komik Garfield akan memasuki usia 30 tahun. Seorang ahli kuepun bereksperimen membuat Comic Cupcakes. Kali ini Garfield tokoh favoritnya yang menjadi sasaran kreasinya. Hasilnya, lucu dan menggemaskan!

Tokoh kucing gendut yang manja dan kadang konyol ini merupakan tokoh komik goresan John Davis. John sendiri selalu hadir dalam komiknya dan bernteraksi jenaka dengan sang kucing. Tak ketinggalan dengan aneka tokohnya, Dad, Nermal, Odie dan Poky.

Untuk membuat cupcake ini tak jauh beda dengan cupcake biasa. Untuk kuenya dipakai sponge cake kemudian dilapisi fondant yang diberi warna sesuai dengan tokohnya. Dilengkapi dengan telinga hidung dan mata.

Yang membuat karakter ini jadi menarik karena kumis dan corak badan Garfiled bersama teman-temannya dilukis dengan tinta yang bisa dimakan (edible ink). Gourmet Writer Food Decorator Pens, Assorted Colors ini dijual di berberapa toko online dengan harga sekitar Rp. 150.000,00 untuk 10 warna.

Bentuknya persis seperti spidol atau ballpoint biasa. Cara pemakaiannya juga seperti pena biasa. Sentuhan tinta ini membuat Garfield terlihat lucu dan hidup. Oleh Bakerella cupcakes Garfiled bersama teman-teman ini juga dikirimkan ke John Davis sang komikus pencipta Garfield. Tentu saja diterima dengan senang hati. Buktinya John mengirimkan surat terima kasihnya pada Bakerelle.

(Odi/Odi)

Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.

Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : sales[at]detik.com

Roti sehat harga hemat

Thursday, September 29, 2011

Ngemil Malam Hari Bikin Gendut?

Odilia Winneke - detikFood

Ngemil Malam Hari Bikin Gendut?
Foto: celebrity-diets.org Jakarta - Suka ngemil di malam hari? Berhati-hatilah karena ngemil di malam hari bisa memicu konsumsi kalori berlebihan yang berakibat pada kenaikan berat badan. Kebiasaan ini juga bisa menggangu kerja hormon dalam tubuh.

Kebiasaan melek di waktu lama selain untuk kerja lembur juga bisa karena untuk menyalurkan hobi menonton TV atau film, browsing hingga belanja online. Untuk menemani waktu melek orang cenderung mengemil baik makanan kecil atau besar.

Beberapa riset menemukan bahwa tidur minimal 6 jam akan membantu kita mencapai berat tubuh ideal dan lebih sehat. Peneliti menemukan bahwa hormon di otak dan zat kimianya bertanggungjawab untuk rasa lapar dan kenyang yang berkaitan erat dengan ritme circadia alami.

Penelitian yang dipublikasikan di jurnal Obesity mengungkap bahwa ngemil di malam hari cenderung makan berlebihan dan menjadi kelebihan berat badan. Hal ini tidak terjadi pada mereka yang makan malam pada jam 8 malam dan tidak ngemil lagi.

Peneliti menemukan mereka yang mereka yang melek waktu malam makan sekitar 250 kalori termasuk fast food, soda dan sedikit sayuran dan buah segar. Penemuan lain menyebutkan, makan malam lebih dari jam 8 akan cenderung memicu kegemukan dan tidak dipengaruhi apakah langsung tidur atau berapa lama tidurnya. Mereka yang ngemil di malam hari mengkonsumsi 754 kalori, sedangkan yang tidak hanya 376 kalori saja.

Semangkuk es krim di siang hari sama kalorinya dengan semangkuk es krim di malam hari. Namun riset memperlihatkan bahwa mungkin ada perbedaan hormon dan metabolisme yang membuat kalori di malam hari berakibat pada kegemukan.

Pertama, orang ngemil di malam hari biasanya sambil nonton TV, main video, bekerja atau belanja online. Biasanya akan cenderung makan berlebihan karena makan sambil mengerjakan sesuatu sehingga rasa kenyang muncul lebih lama.

Kedua, riset pada binatang dan manusia memperlihatkan bahwa ritme circadia dalam makan dan tidur biasanya berlangsung sinkron. Ngemil di malam hari membuat kerja hormon yang mengatur selea makan dan rasa kenyang terganggu dan membuat tubuh cenderung menyimpan kalori sebagai lemak.

Kalori terbaik didistrusikan sebelum makan malam. Sekali makan malam, usahakan untuk tidak makan hingga waktu tidur sehingga lebih mendukung pencapaian berat badan ideal. Jika sangat lapar, konsumsi camilan ringan sebesar 200 kalori saja yang bisa memberikan nutrisi baik buat tubuh. Misalnya saja, sepotong sandwich, sepotong buah segar atau biskuit gandum atau sepotong keju rendah lemak.

(Odi/Odi)


Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : iklan@detikfood.com ,
telepon 021-7941177 (ext.547 dan 609)

View the original article here

Tuesday, June 14, 2011

Nyam Nyam... Burger Gendut dan Juicy

Odilia Winneke - detikFood

Nyam Nyam... Burger Gendut dan Juicy
Foto: Odi/detikFood Jakarta - Burger yang diracik dengan resep Lovie sejak setengah abad ini memang benar-benar bikin ketagihan. Ketebalan burgernya bisa dipilih sesuai selera. Daging sapi US Prime Black Angus yang jadi bahan utamanya juicy dan nyuus saat digigit. Apalagi jika terkena lelehan kejunya. Nyam nyam... yummy!

Hamburger atau burger bukan makanan favorit saya. Namun, suatu sore saya justru sangat ingin makan burger. Hampir semua sajian burger dari resto fast food pernah saya cicipi. Terus terang daging burger yang tipis, kenyal-kenyal mirip karet hampir jadi isian burger di banyak resto.

Nama 'Fatburger' sangat menggoda. Hmm... apalagi kalau bukan kata 'fat' yang menggoda. Tatanan interior resto dan sistem order makanan tak beda dengan resto fastfood umumnya. Resto burger ini sudah lama dikenal di Amerika. Asalnya justru di Los Angeles, California. Bahkan sejak 1952, Lovie Jancey sudah membuka resto ini.

Burger yang ditawarkan dalam menu dibedakan berdasarkan ukuran, small (S- baby fat), medium (M-fatburger), large (L-kingburger) dan xtralarge (XL-double king). Jenis burgernya hanya tiga; beef burger, chicken burger dan veggie burger. Ukuran yang dipakai menunjukkan banyaknya burger yang diisikan. Menurut pelayannya, jumlah daging burger bisa ditambah sesuai dengan permintaan pelanggan.

Yang membedakan dengan burger resto lain, Fatburger juga memberikan kesempatan pembeli menambah ekstra keju, chilli atau telur mata sapi. Jadi, seperti membuat burger sendiri di rumah. Yang memikat saya justru tulisan 'Certified Angus Beef'- 100% premium Black Angus beef. Karena sangat jarang resto yang mau memberikan jaminan akan daging sapi yang dipakai.

Buat menumpas rasa kangen burger enak, jadilah dua porsi burger, satu chicken burger dan satu fatburger. Ada side dish yang menggiurkan french fries, onion rings dan BBQ chicken wings yang saya lihat banyak dipesan orang. Burger yang sedang dipanggang pun bisa langsung diamati dari balik kaca, termasuk mengendus aroma wangi dagingnya!

Tampilan burgernya agak berbeda. Roti burger atau bun burgernya terlihat tebal dan padat. Sementara isiannya juga lebih padat. Dalam sekali gigit, langsung terasa ketebalan daging burgernya. Sangat terasa tekstur daging cincang yang lembap, gurih dan juicy tanpa sisipan bahan pengenyal.

Irisan lettuce, olesan mayones, irisan tomat dan cincangan bawang bombay bikin burger ini benar-benar enak. Apalagi ada irisan gherkin, acar timun yang renyah asam segar, yang jadi favorit saya. Ada rasa asam renyah disela-sela empuk gurihnya daging burger. Plus lelehan keju yang gurih-gurih lembut!

BBQ chicken wings yang disajikan panas berwarna kecokelatan garing. Sekali gigit langsung terasa renyah di bagian luar dan bagian dalamnya lembut. Lumuran bumbu BBQ-nya meresap habis ke bagian dalam. Sedikit pedas, asam dengan aroma gurih yang enak. Nyam nyam... dalam sekejap sayap ayam ini ludes sebagai camilan.

Tak beda jauh dengan chicken burger yang juga tampak lebih gendut dan padat. Irisan daging ayam yang digoreng dengan balutan tepung ini rasanya renyah gurih. Saat digigit terasa serat daging ayam yang terkoyak. Jadi burger ini bukan dibuat dari daging ayam cincang tapi irisan daging ayam yang diberi bumbu dan dibalut tepung lalu digoreng.

Setelah dipadu dengan mayones, sedikit saus cabai, tomat dan lettuce plus gherkin, makin komplet rasanya. Roti burgernya juga empuk, tebal dengan aroma wangi roti yang enak. Saat membayar, langsung terasa bahwa kualitas memang ada harganya.

Untuk beef burger ukuran S saja Rp. 35.455,00, yang M Rp. 53.637,00 dan chicken burgernya Rp. 27.273,00. Harga menu a la carte ini masih ditambah pajak 10%. Kalau ingin hemat bisa memesan paket menu, lengkap dengan minuman dan kentang goreng. Untuk menu komplet per orang sekitar Rp. 75.000,00. Hmm... lumayan mahal dibandingkan dengan burger lain. Tapi jika ingin memanjakan lidah merasakan burger asli, burger dari negeri Paman Sam ini bisa memuaskan selera lho!

Fatburger
Plaza Indonesia Ex, Lantai 5
Telepon: 021-3107584

Plaza Senayan, Lantai 3
Telepon: 021-572-5277

Senayan City LG
Telepon : 021-727-81686

(dev/Odi)


View the original article here