Ivory Bakery's Address

Kami menyediakan roti murah berkualitas. Kami juga menerima pesanan untuk roti murah. Kami adalah supplier roti dari salah satu airline terbesar di Indonesia. Hubungi kami: Lisa Widjaja di 02168416986 atau 0214528707. Alamat kami di: Boulevard Raya QJ 1 no. 5, Kelapa Gading, Jakarta Utara.





Showing posts with label Campur. Show all posts
Showing posts with label Campur. Show all posts

Monday, August 20, 2012

Yuk, Racik Es Campur Segar Buat Suguhan Tamu!

Post this to your WordPress blog:


Post this to your Blogger blog:


Share to your Yahoo Mail contacts


Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts



Roti sehat harga hemat

Thursday, August 4, 2011

Es Campur Tapai

Odilia Winneke - detikFood

Resep Minuman: Es Campur Tapai
Foto:Syahroni Jakarta -

Tapai ketan atau tapai singkong yang legit wangi menyatu dalam minuman ini. Sirop vanili memperharum aromanya hingga makin asyik dinikmati dingin. Yuk, coba buat berbuka nanti!

Bahan:
200 g tapai ketan hijau
200 g tapai ketan hitam
400 g tapai singkong, buang seratnya, potong-potong
250 g jelly strawberry, potong-potong
Sirop vanili
Es batu

Cara membuat:
Susun ketiga nama tape dalam mangkuk atau gelas saji.Beri jelly, sirop vanili dan es batu.Sajikan dingin.

Untuk 6 gelas

(Odi/Odi)


Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : iklan@detikfood.com ,
telepon 021-7941177 (ext.547 dan 609)

View the original article here

Wednesday, August 3, 2011

Resep Minuman: Es Campur Tapai

Odilia Winneke - detikFood

Resep Minuman: Es Campur Tapai
Foto:Syahroni Jakarta -

Tapai ketan atau tapai singkong yang legit wangi menyatu dalam minuman ini. Sirop vanili memperharum aromanya hingga makin asyik dinikmati dingin. Yuk, coba buat berbuka nanti!

Bahan:
200 g tapai ketan hijau
200 g tapai ketan hitam
400 g tapai singkong, buang seratnya, potong-potong
250 g jelly strawberry, potong-potong
Sirop vanili
Es batu

Cara membuat:
Susun ketiga nama tape dalam mangkuk atau gelas saji.Beri jelly, sirop vanili dan es batu.Sajikan dingin.

Untuk 6 gelas

(Odi/Odi)


Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : iklan@detikfood.com ,
telepon 021-7941177 (ext.547 dan 609)

View the original article here

Saturday, May 28, 2011

Tahu Campur Arek Suroboyo, Uenake Poll!

Eka Septia Wulan - detikFood

Tahu Campur Arek Suroboyo, Uenake Poll!
Foto: wln/detikfood Jakarta - Sajian tahu campur yang pedas menggigit ini bisa jadi pengobat rindu kuliner Surabaya. Potongan tahu goreng, selada, daging, dan tauge disiram kuah panas dan pedas bisa bikin nagih rasanya. Jangan lupa cicipi juga tahu thek dan tahu telurnya yang sedep poll!

Sudah lama saya mendpaat rekomendasi warung tahu campur yang enak dan wajib dicoba ini. Wah, karena belakangan saya selalu terbayang tahu cmapur, rujak cingur dan soto Ambengan maka sore itu jadilah saya sambangi warung ini.

Lokasi ini biasa disebut Jejeran Warten Trakindo, karena lokasinya persis di depan gedung Trakindo yang ada di perempatan Cilandak. Ada belasan warung tenda berderet, mulai dari pecel lele, nasi goreng, bubur, termasuk tahu campur. Warung tenda tahu campur ini satu-satunya di sini. Jadi tidak sulit menemukannya.

Tenda sederhana ini berisi meja kayu panjang berbentuk 'U' yang ditengahnya terdapat sebuah pikulan tempat meracik tahu campur. Meskipun terbilang warung sederhana, namun pengunjung yang datang terus mengalir. Bahkan saya harus sedikit bersabar untuk bisa duduk. Tidak sedikit juga orang yang membeli tahu campur untuk dibawa pulang.

Seorang pelayan yang datang langsung mencatat pesanan. Tahu campur, tahu thek dan juga tahu telur langsung dipesan untuk kami bertiga. Seorang bapak bertubuh sedikit gemuk dengan cekatan meracikkan bumbu tahu campur. Tak perlu menunggu lama, seporsi tahu campur pun langsung siap untuk disantap.

Isinya cukup komplet, mulai dari potongan tahu goreng, mi kuning, tauge, potongan selada, lontong, dan j lento alias perkedel singkong. Tahunya gurih lembut, begitu juga dengan lentonya. Potongan lontong yang kenyal empuk ini makin enak disantap dengan kuahnya yang berwarna kecokelatan dengan rasa petis yang kuat.

Ternyata, kuah tahu campur memiliki aksen rasa pedas yang dahsyat! Jadi kalau kurang suka dengan rasa pedas menggigit, sebaiknya beritahu penjual yang meraciknya agar sambalnya dikurangi. Kuah kaldu tahu campur ini merupakan kuah daging yang diberi bumbu bawang cukup royal dengan warna kecokelatan. Rasa gurihnya kuat dan menyatu sempurna dengan daging yang empuk dirasuki bumbu.

Jika tahu campur disajikan dengan kuah, tahu thek dan tahu telur sedikit berbeda. Sambal kacang berwarna cokelat kehitaman disiram dibagian atasnya sehingga menutupi seluruh permukaannya. Untuk tahu telur, potongan tahu putih didadar bersama dengan telur dan dimakan bersama dengan potongan lontong.

Sedangkan tahu thek, terdiri dari potongan tahu goreng, lontong, dan taburan tauge cambah. Tak ketinggalan saus kacang yang sudah berbalut petis udang jadi toppingnya. Tahu thek dan tahu telur rasanya serupa, sambal kacangnya pedas menggigit, petis udangnya sangat terasa gurih-gurih enak. Waduh, uenake poll!

Ah, ketiga makanan khas Surabaya tadi benar-benar jadi pengobat rindu akan kampung halaman. Untuk seporsi tahu campur dan tahu telur saya cukup membayar Rp 11.000 satu porsinya. Sedangkan untuk tahu thek Rp 10.000. Hmm..cukup murah bukan jika dibandingkan harus terbang ke Surabaya? Ayo rek mampir, nahu campur disik!

Tahu Campur
Warten Trakindo, Cilandak
Jakarta Selatan

(eka/Odi)


Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : iklan@detikfood.com ,
telepon 021-7941177 (ext.547 dan 609)

View the original article here

Monday, April 18, 2011

Tersengat Nasi Campur Men Weti!

Gede Suardana - detikFood

Jakarta -

(gds)

Tutup

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message

Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : iklan@detikfood.com ,
telepon 021-7941177 (ext.547 dan 609)

View the original article here

Mengulang Sengatan Nasi Campur Men Weti

Gede Suardana - detikFood

Mengulang Sengatan Nasi Campur Men Weti
Foto: gds/detikcom Bali - Nasi campur khas pulau dewata ini sangat legendaris. Dulu, kalau mampir ke pantai Sanur harus jajan nasi racikan Men Weti ini. Lauknya beragam, dari jukut urap, suwir ayam, ikan tuna pedas plus kerupuk kulit ayam. Sengatan pedasnya makin terasa nikmat saat nasi disuap dengan tangan. Hmm... dangerously delicious!

Saat pantai Kuta belum sepopuler sekarang, pantai Sanur merupakan lokasi ideal buat menikmati matahari terbit. Kehangatan sinar mentari pagi ini memang paling pas diiringi dengan sarapan yang menyegarkan dan menarik semangat. Nasi Pantai demikian julukan populer nasi racikan Men Weti yang berlokasi di Jl. Segara Ayu Sanur.

Warung Men Weti yang sederhana nyaris tak pernah lengang oleh antrian pengunjung. Ukurannya yang kecil tak jadi penghalang bagi pengunjung mampir. Pengunjung yang biasanya selesai bermain di pantai Segara dengan perut kosong tentunya bakal tergiur dengan seretan baskom dan piring lebar berisi aneka lauk-pauk.

Jika sedang padat pengunjung, antrian bisa memakan waktu sampai 30 menit. Tetapi aroma dan rasa dahsyat lauk khas bu Weti ini bikin orang ketagihan dan rela antri seperti saya. Lauk yang dijajarkan banyak ragamnya. Ayam betutu, sate lilit, telur bumbu tomat pedas, jukut urap, ikan berbumbu, daun ubi bumbu cabai, kacang tanah goreng, kulit ayam goreng dan sambal matah.

Akhirnya saya menerima pesanan sepiring nasi campur. Nasi putih kelilingi aneka lauk. Seperti? ayam betutu, dari ayam kampung yang empuk gurih dan pedas segar. Ayam goreng berwarna cokelat keemasan dan ikan pindang awan, ikan laut direbus kemudian digoreng kembali kemudian dicampur?bumbu pedas. Kuah dari ikan pindang ini terkenal di Bali sebagai salah satu bahan utama rujak kuah pindang.

Jukut urap yang selalu jadi lauk wajib. Tersiri dari rebusan kacang panjang, bayam, tauge yang dicampur dengan parutan kelapa bakar. Aromanya wangi segar dan taburan kacnag tanah goreng bikin rasanya crunchy enak di lidah!

Telur rebus yang diselimuti sambal tomat cabai yang kemerahan juga tak kalh sedap. Sedikit asam dan pedas rasanya. Suapan nasi campur ini paling pas dilakukan dengan jari jemari tangan. Adukan nasi dengan lauknya terasa lebih menyatu. Di mulut pun terasa sensasi pedas menggigit, gurih, crunchy yang sungguh alami.

Rasa pedas nasi campur ini dipicu oleh sambal matah khas Bali. Sambal ini terbuat dari cabe yang dipotong kecil dicampur garam kemudian digoreng dengan minyak kelapa murni hingga cabe sedikit layu tapi tetap segar saat digigit. Sambal ini sebelum disajikan dicampur dengan bawang goreng gurih dan renyah.

Yang menjadi ciri khas nasi bu Weti ini adalah kulit ayam yang renyah gurih yang jadi salah satu favorit pengunjung. Rasanya kriuk renyah menambah sensasi lezat dan ramai di lidah saat dikunyah. Wah, butiran keringatpun mulai memenuhi dahi. Sengatan bumbu cabai nasi campur ini terasa enak dan mantap di lidah meskipun berakhir dengan rasa panas di lumut.

Hmm...pagi yang hangat terasa makin segar setelah mengudap nasi Men Weti sebagai sarapan. Semilir angin pantaipun muali terasa hangat karena matahari meninggi. O,ya buat menebus kenikmatan ini saya cukup membayar Rp. 15.000,00. Tentu saya bakal kembali lagi!

Nasi Campur Ayam Kampung Men Weti
Jl. Pantai Segara Sanur
Denpasar, Bali
Buka Jam 06.00 - 14.00 WITA

(dev/Odi)

Tutup

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message



Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : iklan@detikfood.com ,
telepon 021-7941177 (ext.547 dan 609)

View the original article here