Serving Size: 1 (60 g)
Servings Per Recipe: 10
Sorry, I could not read the content fromt this page.Serving Size: 1 (60 g)
Servings Per Recipe: 10
Sorry, I could not read the content fromt this page.Serving Size: 1 (178 g)
Servings Per Recipe: 8
Sorry, I could not read the content fromt this page.Serving Size: 1 (115 g)
Servings Per Recipe: 4
Sorry, I could not read the content fromt this page.
Try one of these quick-prep meals featuring shrimp, tilapia, salmon, tuna and more.
Sorry, I could not read the content fromt this page.
Try one of these quick-prep meals featuring shrimp, tilapia, salmon, tuna and more.
Sorry, I could not read the content fromt this page.Odilia Winneke - detikFood
Berbagi informasi terkini dari detikcom bersama teman-teman Anda Connect with Facebook google_ad_client = 'ca-pub-6880533263535234'; google_ad_channel = '4958278774'; google_ad_width = 200; google_ad_height = 400; google_ui_version = 1; google_ad_slot = '3695403116'; google_override_format = 'true'; google_ad_type = 'text_html'; google_tl = 3; google_font_face = 'arial'; google_font_size = 'small'; google_tfs = 12; google_color_link = '#11593C'; google_color_text = 'E1771E'; google_color_bg = '#FFFFFF'; google_color_border = '#FFFFFF'; google_color_url = '#CCCCCC';
Hasil riset terbaru diumumkan hari Rabu (15/8) lalu dilakukan oleh UCLA Fielding School of Public Health di California. Dalam riset diteliti 117 laki-laki sehat berusia 21-35 tahun yang diambil spermanya di awal dan di akhir riset.
Sebagian dari mereka diminta makan 70 gram walnut setiap hari selain makanan biasa yang mereka makan. Setelah 12 minggu diteliti kembali dan mereka yang makan walnut menunjukkan kualitas sperma yang bagus. Termasuk pria yang memiliki sperma yang bergerak lambat ternyata menjadi lebih baik di akhir riset.
Riset yang sebagian didukung California Walnut Commission dipublikasikan secara online di jurnal Biology of Reproduction. Studi ini ingin membuktikan bahwa makanan dan gaya hidup pria bisa berpengaruh pada kesuburannya.
Menurut Dr. Wendie Robbins, walnut merupakan satu-satunya jenis kacang yang memiliki kandungan asam lemak omega 3 tinggi. Hal ini berkaitan erat dengan kualitas sperma yang baik seperti diungkap dalam riset sebelumnya.
Riset tambahan juga membuktikan suplemen minyak ikan yang tinggi asam lemak omega 3 bisa meningkatkan jumlah sperma yang sedikit.
(odi/odi)
You are redirected to Facebook
You are redirected to Facebook
Sending your message
You are redirected to Lintas Berita
Sending your message
Post this to your WordPress blog:
Sending your message
Post this to your Blogger blog:
Sending your message
Sending your message
Share to your Yahoo Mail contacts
Sending your message
Sending your message
Import Your Yahoo Messenger contacts
Share to your Yahoo Messenger contacts
Sending your message
Import Your Google Talk contacts
Share to your Google Talk contacts
Sending your message
Import Your Live Messenger contacts
Share to your Live Messenger contacts
Sending your message
Dyah Oktabriawatie - detikFood
Walnut memiliki nama ilmiah yaitu Canarium ovatum. Tergolong ke dalam tanaman Burseraceae dan berasal dari kawasan Malaysia. Selain itu juga tumbuh di Filipina yang banyak tumbuh di selatan pulau Luzon dan pulau Mindanao.
Biasanya tanaman ini dimakan bijinya. Panjang biji tanaman ini sekitar 4-7 cm. Kulitnya berbentuk bulat, sedikit tebal, dan berwarna coklat. Sedangkan pohonnya tumbuh sangat besar dan rindang, yang tingginya bisa mencapai 20 meter.
Walnut mengandung sejumlah nutrisi, dalam 100 gram terdapat 657 kkal energi, 15 gr protein, 66 gr lemak, dan 13 gram karbohidrat. Selain itu juga mengandung triacylates gliseril dari asam alfa-linolenat sejenis asam omega-3 yang bisa mengatasi penyakit kejiwaan, seperti depresi dan hiperaktif.
Asam lemak omega-3 pada walnut juga diketahui dapat meningkatkan jumlah sperma dan fungsi seksual dengan meningkatkan aliran darah ke alat kelamin. Bagi pria yang mengalami kasus kemandulan karena kurangnya jumlah sperma, makanan ini patut dipertimbangkan untuk dikonsumsi.
Bukan itu saja, sebuah studi baru di Amerika menemukan bahwa, makan 7 butir walnut dalam sehari dapat menurunkan kolesterol dan mengurangi resiko penyakit jantung koroner.
“Walnut mengandung antioksidan yang jumlahnya hampir dua kali lipat dari kacang lainnya, tetapi sayang tidak banyak orang yang memakannya” ujar Joe Vinson, seorang peneliti dan professor Department of Chemistry University of Scranton.
Walnut sering dipakai topping cake, es krim, cmapuran cake, cokelat, dan permen. Kacang yang bentuknya bergelombang dan warnanya kecokelatan ini rasnya gurih mirip kemiri dengan tekstur lebih renyah dan enak. Bisa dibeli di pasar swalayan dalam bentuk mentah atau sudah dipanggang atau dibalut karamel.
(Odi/Odi)
Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.You are redirected to Facebook
You are redirected to Facebook
Sending your message
You are redirected to Lintas Berita
Sending your message
Post this to your WordPress blog:
Sending your message
Post this to your Blogger blog:
Sending your message
Sending your message
Share to your Yahoo Mail contacts
Sending your message
Sending your message
Import Your Yahoo Messenger contacts
Share to your Yahoo Messenger contacts
Sending your message
Import Your Google Talk contacts
Share to your Google Talk contacts
Sending your message
Import Your Live Messenger contacts
Share to your Live Messenger contacts
Sending your message
Eka Septia Wulan - detikFood
Ternyata tidak hanya tubuh saja memerlukan makanan. Otak kita pun membutuhkan asupan nutrisi agar bisa bekerja sebagaimana mestinya. Makanan-makanan yang dibutuhkan otak ternyata tidaklah sulit ditemukan. Andapun bisa memasukkannya dalam daftar makanan yang setiap hari dimakan. Salah satu makanan yang wajib ada dalam daftar makanan Anda adalah walnut.
Jenis kacang yang satu ini tidak hanya enak disantap langsung, tapi juga banyak manfaatnya. Teksturnya yang keras namun renyah ini ternyata bisa jadi 'makanan' otak yang sangat baik, lho! Walnut adalah jenis kacang yang banyak tumbuh di Amerika Utara. Kulitnya keras dengan daging buah kacang yang sedikit bergelombang. Walnut memiliki kandungan polyphenol yang tak kalah dengan berbagai macam jenis buah berry.
Karena kandungan polyphenolnya inilah yang membuat otak terhindar dari peradangan dan juga rasa stress. Untuk Anda yang memiliki masalah dengan daya ingat, walnut juga bisa membantu Anda mengasah memori otak agar daya ingat lebih tajam. Asupan makanan yang baik bagi otak bisa menghindarkan Anda dari penyakit dementia ataupun alzheimer. Penyakit yang menyangkut daya ingat.
Selain walnut, makanan yang mengandung lemak juga baik untuk kesehatan otak. Tentunya jenis lemak yang baik untuk tubuh yang harus dikonsumsi, seperti asam lemak omega-3 yang banyak dijumpai pada ikan laut seperti salmon dan tuna. Pekerjaan yang mengasah daya ingat juga sangat baik untuk pelatihan otak Anda agar terbiasa untuk beraktifitas.
Nah, tunggu apalagi? Yuk, konsumsi walnut mulai hari ini! Kacang walnut bisa ditemukan di pasar swalayan besar yang ada di Jakarta.
(eka/Odi)
You are redirected to Facebook
You are redirected to Facebook
Sending your message
You are redirected to Lintas Berita
Sending your message
Post this to your WordPress blog:
Sending your message
Post this to your Blogger blog:
Sending your message
Sending your message
Share to your Yahoo Mail contacts
Sending your message
Sending your message
Import Your Yahoo Messenger contacts
Share to your Yahoo Messenger contacts
Sending your message
Import Your Google Talk contacts
Share to your Google Talk contacts
Sending your message
Import Your Live Messenger contacts
Share to your Live Messenger contacts
Sending your message