Ivory Bakery's Address

Kami menyediakan roti murah berkualitas. Kami juga menerima pesanan untuk roti murah. Kami adalah supplier roti dari salah satu airline terbesar di Indonesia. Hubungi kami: Lisa Widjaja di 02168416986 atau 0214528707. Alamat kami di: Boulevard Raya QJ 1 no. 5, Kelapa Gading, Jakarta Utara.





Showing posts with label Sudah. Show all posts
Showing posts with label Sudah. Show all posts

Saturday, July 14, 2012

Halal Sudah Jadi Label Terpopuler Di Dunia

Flora Febrianindya - detikFood

Berbagi informasi terkini dari detikcom bersama teman-teman Anda Connect with Facebook google_ad_client = 'ca-pub-6880533263535234'; google_ad_channel = '4958278774'; google_ad_width = 200; google_ad_height = 400; google_ui_version = 1; google_ad_slot = '3695403116'; google_override_format = 'true'; google_ad_type = 'text_html'; google_tl = 3; google_font_face = 'arial'; google_font_size = 'small'; google_tfs = 12; google_color_link = '#11593C'; google_color_text = 'E1771E'; google_color_bg = '#FFFFFF'; google_color_border = '#FFFFFF'; google_color_url = '#CCCCCC';Halal Sudah Jadi Label Terpopuler Di Dunia
Foto: blogs.reuters.com Jakarta - Banyak yang menobatkan Google ataupun McDonald’s sebagai merk terbesar di dunia. Namun sebenarnya ada sebuah label yang jauh lebih populer dari keduanya. Jika dipikirkan lebih dalam, label 'halal' jauh lebih populer dan ketenarannya sudah melampaui merk-merk lain di dunia.

Hal tersebut diungkapkan oleh seorang pengusaha sekaligus miliarder Tan Sri Halim Saad. Menurutnya, dengan sekitar 1,8 miliar warga muslim di dunia, produk berlabel halal nilainya mencapai 2,3 triliun dollar.

Menurut pengusaha asal Malaysia tersebut, halal merupakan label yang sudah lama ada, namun potensinya masih belum dikembangkan secara maksimal. “jika ingin masuk ke dalam industri halal, anda juga harus mencermati bahan bakunya. Saya kira anda ada di posisi yang baik. Proses produksi hewan sangatlah penting untuk warga muslim dan di sanalah kekuatan anda,” kata Halim Saad.

Hal tersebut dikemukakan Halim Saad saat membicarakan soal kesempatan berinvestasi produk halal di Auckland University Business School. Menurutnya, pelaku bisnis di New Zealand harus bangkit dan melihat kesempatan besar dalam ekonomi halal global yang meningkat sekitar 20% setiap tahunnya.

Menurut Halim Saad, kerja sama antar negara sangat dibutuhkan. Misalnya satu negara memiliki uang namun tak punya sumber daya alam yang baik, dengan negara lain yang memiliki sumber daya alam yang memadai namun minim dana. Hal tersebut membuka prospek bisnis yang menjanjikan karena keduanya saling membutuhkan.

Seperti dituturkan Halim Saad, halal bukan hanya soal makanan, namun juga produk lainnya dan juga jasa. Produk halal tak secara eksklusif dijual hanya pada warga muslim, melainkan penganut agama lainpun bisa mengonsumsinya. Selain menjadi peraturan dalam agama islam, mengonsumsi produk halal juga lebih baik karena memiliki kualitas yang sudah diakui.

(flo/odi)




Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Hubungi kami:
Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media partner: promosi[at]detik.com
Pemasangan iklan: sales[at]detik.com

Roti sehat harga hemat

Friday, February 3, 2012

Baru Tanggal 2 Februari, Banyak Orang Sudah Langgar Resolusi Diet

Odi - detikFood

Baru Tanggal 2 Februari, Banyak Orang Sudah Langgar Resolusi Diet
Foto: sheknows.com Jakarta - Setiap akhir tahun, orang-orang mulai membuat resolusi tahun baru. Kebanyakan target yang ingin dicapai adalah menurunkan berat badan. Namun, rencana ini pula yang paling banyak dilanggar. Apakah Anda mengalaminya?

Jika iya, Anda tidak sendirian. Ada sekitar 10 juta warga Inggris yang juga sudah melanggar resolusi diet sejak bulan pertama. Mereka gagal menghilangkan lemak yang didapat saat perayaan Natal dan tahun baru.

Fakta ini diungkap oleh Weight Watchers, website yang mendukung usaha penurunan berat badan. Berdasarkan polling yang mereka lakukan, 41% warga Inggris membuat resolusi tahun baru untuk jadi lebih langsing, sementara 35% berjanji akan menjalankan pola makan sehat.

Ternyata, baru 31 hari, 24% orang sudah melanggar rencananya sendiri. Angka ini setara dengan 10 juta penduduk Inggris. Selain itu, ada 10% orang yang depresi karena sudah mengingkari janji.

Menurut Weight Watchers, bulan Februari sering diplesetkan sebagai Flabruary. Di bulan inilah banyak orang paling merasa tidak puas terhadap berat badan dan gaya hidup mereka, terutama setelah pesta makan saat Natal.

"Orang-orang membuat resolusi karena ingin menjadi lebih baik, tapi akhirnya malah merasa lebih rendah diri dibanding saat awal mereka menjalankan target yang tidak realistis tersebut," ujar ahli gizi Lucy Vicker kepada Daily Mail.

Oleh karena itu, Weight Watchers mendorong orang-orang untuk mencoba kesempatan kedua. Sejak awal bulan Februari, mereka dimotivasi agar tetap semangat menjalani resolusi layaknya di permulaan tahun. "Mereka harus mendapat dukungan yang tepat agar dapat menjalani gaya hidup yang lebih sehat, sehingga hasil akhirnya akan positif," tambah Lucy.

(Odi/Odi)

Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.

Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : sales[at]detik.com

Roti sehat harga hemat