Ivory Bakery's Address

Kami menyediakan roti murah berkualitas. Kami juga menerima pesanan untuk roti murah. Kami adalah supplier roti dari salah satu airline terbesar di Indonesia. Hubungi kami: Lisa Widjaja di 02168416986 atau 0214528707. Alamat kami di: Boulevard Raya QJ 1 no. 5, Kelapa Gading, Jakarta Utara.





Showing posts with label Pusat. Show all posts
Showing posts with label Pusat. Show all posts

Saturday, July 9, 2011

Indonesia Segera Jadi Pusat Halal Dunia

Devita Sari - detikFood

Indonesia Segera Jadi Pusat Halal Dunia
Foto: dev/detikFood Jakarta - Akhir bulan Juni lalu, Menko Perekonomian mendeklarasikan Indonesia sebagai pusat halal dunia. Pernyataan tersebut juga didukung oleh sejumlah aksi dan dukungan pemerintah terhadap pengusaha halal di Indonesia.

Halal kini tak lagi dipandang sebelah mata, sebab produk halal sudah mendapat tempat tersendiri di pasar global. Oleh karena itu, tak hanya negara-negara mayoritas muslim yang serius menggarap pasar halal. Menyikapi hal tersebut Indonesia dengan mayoritas penduduk muslim tentunya dianggap memiliki potensi yang sangat besar dalam mengembangkan produk halal.

Hatta Rajasa selaku Menko Perekonomian juga menyatakan dukungan penuh kepada LPPOM MUI guna mewujudkan Indonesia sebagai pusat halal dunia (World Halal Centre). Menurutnya Indonesia sudah sepantasnya menjadi pusat halal dunia. Selain memiliki mayoritas penduduk terbesar di dunia, sertifikasi halal Indonesia yang telah diakui dunia menjadi nilai tambah yang penting. Apalagi di tahun ini pula Indonesia terpilih menjadi sekretariat World Halal Food Council.

Untuk menjadi pusat halal dunia memang dibutuhkan dukungan tidak hanya dari pemerintah dan LPPOM MUI, melainkan juga dari masyarakat dan para pelaku bisnis. Menyikapi hal ini, Hatta beranggapan bahwa peran pelaku bisnis kecil dan menengah sangatlah penting. Dan halal bahkan bisa menjadi nilai tambah bagi perusahaan-perusahaan kecil dan menengah tersebut dalam melebarkan usahanya.

Hal tersebut dikarenakan karena halal bukanlah mencakup unsur-unsur Islami semata. Dalam halal juga banyak aspek penting seperti kehigenisan dan keamanan suatu produk untuk dikonsumsi. Sehingga halal bukan hanya menarik bagi konsumen muslim, melainkan juga bagi konsmen non muslim lainnya di seluruh dunia.

Dalam mewujudkan Indonesia sebagai pusat halal dunia, dalam RUU JPH yang tengah diajukan didalamnya juga terdapat usulan agar pengusaha kecil dan menengah nantinya akan dibebaskan dari pembiayaan sertifikasi halal. Yang nantinya biaya tersebut akan menjadi tanggung jawab dari pemerintah.

Hatta pun mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung LPPOM MUI guna mewujudkan Indonesia sebagai pusat halal dunia. Sebab tanpa dukungan masyarakat luas dan pengusaha baik kecil, menengah, dan besar maka harapan tersebut akan lebih cepat terwujud.

(dev/Odi)


Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : iklan@detikfood.com ,
telepon 021-7941177 (ext.547 dan 609)

View the original article here

Saturday, June 18, 2011

Pusat Sate di Singapura

Bondan Winarno - detikFood

Pusat Sate di Singapura
Foto: Bondan Winarno Jakarta - Bila sedang jalan-jalan ke Singapura, seringkali kita membutuhkan tempat makan yang murah-meriah. Tergantung di mana Anda sedang "berkeliaran", biasanya selalu ada food court atau hawker center yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Bila sedang berada di sekitar Telok Ayer, pilihannya adalah Lau Pa Sat.

Lau Pa Sat adalah salah satu contoh sukses Pemerintah Singapura melakukan pelestarian bangunan pusaka. Dulunya, Lau Pa Sat adalah Pasar Telok Ayer yang punya sejarah panjang. Pasar ini mulai berkembang di masa Raffles, kemudian menjadi pasar ikan penting. Di masa selanjutnya, daerah sekitar Telok Ayer berkembang menjadi financial center Singapura. Bangunan-bangunan megah dan anggun di sekitarnya adalah bank-bank besar bereputasi dunia.

Bangunan pasar ini berstruktur besi cor yang didatangkan dari Glasgow, Inggris. Arsitektur bergaya Victorian yang unik ini selamat dari pengeboman Jepang ketika menduduki Singapura pada tahun 1942. Bangunan ini pernah retak karena penggalian stasiun bawah tanah MRT, dan karena itu dirobohkan untuk kemudian disusun kembali menjadi bangunan yang sekarang dibanggakan. Ini adalah salah satu dari sedikit bangunan berstruktur besi dari gagrak arsitektur Victorian yang masih utuh di dunia.

Salah satu sajian yang menjadi signature Lau Pa Sat adalah sate. Tetapi, ini pula yang sebetulnya membuat banyak orang enggan datang ke tempat ini karena terlalu berasap saking banyaknya penjual sate. Para penjual sate ini muncul di malam hari ketika Boon Taat Street yang persis di belakang Lau Pa Sat ditutup untuk kendaraan bermotor. Di jalan ini, setidaknya ada sepuluh penjual sate di pasar ini: sate ayam, sate udang, sate seafood, sayap ayam, dan lain-lain. Kalau Anda penggemar sate, jangan lewatkan gerai Fatman Satay.

Sate yang kebanyakan dijual di sini adalah sate gagrak Malaysia – sekalipun pemilik gerai kebanyakan orang Tionghoa – yaitu sate dengan bumbu kacang bernuansa manis, dan disajikan dengan irisan bawang merah besar-besar. Jangan pesan nasi bila memesan sate. Orang Malaysia (termasuk dalam hal ini Singapura), sangat taat asas. Sate hanya dimakan dengan ketupat – bukan nasi. Dengan sendirinya ini juga merupakan pilihan tepat bagi mereka yang sedang mencari sajian halal di Singapura.

Di dalam pasar festival Lau Pa Sat ada banyak pilihan hidangan lain. Di sini juga ada gerai yang menyajikan masakan Indonesia, seperti: ayam/ikan penyet, asinan bogor, dan pisang bakar – dengan harga antara S$2,50-6,50 (sekitar Rp 15-40 ribu). Selain itu, juga ada beberapa gerai yang menawarkan masakan India (termasuk vegetarian), Jepang, Korea, Thai, dan Vietnam.

Untuk makanan ringan, di sini ada dim sum, yong tau fu (semacam bakwan campur) dan popiah (semacam lumpia basah dengan berbagai isi yang dapat dipilih sendiri). Favorit saya adalah misua atau mihun kuah dengan ikan goreng. Ada juga yang sering saya pesan, yaitu claypot rice alias nasi liwet. Perlu waktu sekitar 20 menit untuk menunggu nasinya matang.

Bila Anda penggemar seafood, gerai yang saya rekomendasikan adalah Yong Kee Barbeque Seafood. Di sini ada ikan pari bakar dengan sambal blacan yang istimewa, oyster omelette favorit saya, su su (siput sedut, kol nenek), atau kepala ikan kukus dengan bumbu tausi (tauco dari kedelai hitam).

Lau Pa Sat adalah salah satu alamat tepat di Singapura bagi para foodies alias pemburu kuliner.

Lau Pa Sat
Festival Market
18 Raffles Quay
Singapore

(dev/Odi)


Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : iklan@detikfood.com ,
telepon 021-7941177 (ext.547 dan 609)

View the original article here

Wednesday, June 15, 2011

Bangkok: Pusat Kuliner, Belanja, dan Plesiran Seronok

Bondan Winarno - detikFood

Bangkok: Pusat Kuliner, Belanja, dan Plesiran Seronok
Foto: Bondan Winarno Bangkok - Thailand adalah negara bersistem monarki demokratik. Raja Bhumibol Adulyadej yang sepuh tidak saja dihormati, melainkan juga sangat disayangi rakyatnya. Seperti negara-negara Asia lainnya, Thailand kaya akan pemandangan alam, budaya, dan kuliner tradisional. Sejarahnya yang kaya juga meninggalkan banyak situs budaya dan sejarah yang patut dikunjungi.

Bagi saya, khususnya, Bangkok adalah salah satu pusat kuliner dunia paling seronok. Bagi orang lain, Bangkok adalah surga belanja murah. Dan bagi sekelompok kecil, mungkin saja, adalah tempat plesiran yang seronok. Kecantikan perempuan Thailand memang tidak diragukan lagi.

(Catatan khusus: wisatawan selalu menjadi incaran orang-orang yang bermaksud mengambil keuntungan. Bangkok tidak terkecuali. Hati-hati bila berurusan dengan pengemudi taksi atau tuktuk. Mereka sering mematok tarif tinggi dan mengambil rute jauh. Bila Anda ingin pergi ke sebuah restoran tertentu, mereka sering mengatakan bahwa restoran itu tutup dan mengajak Anda ke restoran lain dengan harga mencekik leher).

Akses

Bandara Internasional Suvarnabhumi yang modern dan mewah merupakan kebanggaan baru Thailand. Bandara di pinggiran Bangkok ini merupakan pintu masuk utama ke Thailand. Bus dari berbagai negara tetangga – Malaysia, Vietnam, Laos, Kamboja, Myanmar - juga menghubungkan Thailand dengan berbagai tujuan wisata lainnya.

Bangkok yang dulunya terkenal sebagai kota dengan kemacetan lalu lintas terburuk sekarang sudah cukup berhasil mengatasi masalah utamanya. Kendaraan umum yang disukai wisatawan adalah sky train (BTS) dengan peta yang bersahabat. Taksi dan tuktuk (kendaraan seperti bemo dihias seronok) pun sangat banyak jumlahnya. Sebetulnya, bila kita tidak tertipu, tarif taksi dan tuktuk cukup murah.

Visa

Sebagai sesama warga ASEAN, kita tidak memerlukan visa untuk kunjungan singkat hingga 14 hari. Mereka yang akan bekerja atau belajar di Thailand perlu mengurus visa di kedutaan besar Thailand di Jakarta.

Mata Uang, Kartu Kredit, dan Fasilitas Perbankan

Mata uang Thailand adalah baht. Saat ini, Baht 1 nilainya sekitar Rp 30. Mata uang asing dapat ditukarkan di berbagai tempat. Mata uang kertas Indonesia pun dapat ditukarkan di beberapa money changers tertentu. Kebanyakan ATM bank lokal dapat menerima kartu ATM dari bank terkemuka Indonesia. Kartu kredit pun dapat diterima hingga pedagang-pedagang kecil.

Hotel

Sebagai tujuan penting pariwisata, Bangkok mempunyai sangat banyak hotel, tersebar di berbagai distrik. Pemilihan hotel sebaiknya berdasarkan tujuan kunjungan kita. Tarif hotel pun cukup murah di Bangkok. Di tingkat harga US$100 saja kita sudah dapat memperoleh kamar semalam di hotel berbintang empat. Beberapa hotel berbintang tiga bahkan dapat diperoleh dengan tarif di bawah US$50.

Hotel-hotel dari waralaba internasional banyak didapati di sini, seperti Four Seasons, Shangri-La, Sofitel, Novotel, Sheraton, dan lain-lain. Ada juga beberapa hotel butik yang menggunakan bangunan lama asri.

Jalan-jalan

Chao Phraya, sungai yang membelah Bangkok, mungkin adalah atraksi utama kota ini. Dengan taksi air maupun bus air yang hilir-mudik di sungai berlalulintas padat ini, kita dapat pergi ke mana saja mencapai tujuan-tujuan pariwisata penting Bangkok.

Grand Palace, misalnya, juga terletak di tepi Chao Phraya. Bila ingin berkunjung ke sini, pastikan agar tidak mengenakan celana pendek dan berbusana pantas. Baju tanpa lengan juga dilarang. Ini adalah “rumah” Raja, sehingga protokol dan aturan pengamanan diberlakukan secara ketat di sini. Grand Palace adalah salah satu tujuan wisata yang tidak boleh dilewatkan di Bangkok.

Di sebelah Grand Palace ada sebuah kuil Buddha yang bernama Wat Phra Kaew. Di kuil ini ada arca Buddha terbuat dari emerald (semacam giok berwarna hijau zaitun pekat).

Tinggal berjalan kaki, kita juga dapat mencapai Wat Po dengan arca Buddha berselonjor (Reclining Buddha) dari emas yang terbesar di seluruh dunia. Selain untuk mengunjungi kuil dan arca indah, banyak pula wisatawan yang datang ke sini untuk merasakan nikmatnya dipijat di sekolah pijat di halaman kuil ini. Dari sinilah berkembang teknik pijat terkenal yang disebut Temple Massage.

Kembali menyeberangi Chao Phraya, di arah seberang Grand Palace ada sebuah kuil lain, Wat Arun (Temple of the Dawn). Pagodanya tinggi menjulang, dengan ukiran keramik yang sangat cantik. Karena mayoritas masyarakat beragama Buddha, Bangkok memang tidak kekurangan kuil Buddha untuk dikunjungi.

Bangkok juga mempunyai Museum Nasional yang cukup bagus. Taman Lumpini di tengah kota juga merupakan tujuan yang tepat bila Anda ingin menikmati kesegaran hijau setelah lelah berjalan-jalan. Beberapa tempat juga menyelenggarakan atraksi Muay Thai (Thai Boxing) pada Sabtu malam.

Waspada bila ada yang menawarkan atraksi pasar apung (floating market) di pinggiran Chao Phraya. Sebetulnya, pasar apung sudah tersingkir dari Bangkok. Paling-paling, Anda akan diajak keliling sungai dan "dipertemukan" dengan 3-5 perahu lain yang berjualan kartupos, suvenir, atau bir dingin.

Tentu saja, Bangkok adalah surga belanja. Pakaian, garmen, dan aksesori dijajakan di mana-mana dengan harga murah. Begitupun produk suvenir dan oleh-oleh. Dulu, di pusat kota Bangkok ada Suan Lum Night Market yang sangat populer. Sayangnya, sekarang Suan Lum sudah digusur. Night market-nya tercerai-berai di sekitar Patpong.

Tujuan turis belanja di akhir pekan adalah Chatuchak Weekend Market, agak jauh dari pusat kota. Jangan lewatkan Orthokor Market di seberangnya bila ingin berburu durian dan berbagai makanan tradisional Thai. Tempat belanja lain yang populer adalah Paragon Complex dengan mal modern yang nyaman. Di dalam Paragon juga ada berbagai foodcourts yang menarik.

Beberapa distrik di Bangkok – antara lain Patpong di pusat kota - merupakan kawasan yang terkenal dengan hiburan malamnya. Di sini dijumpai ratusan bar dan cafe yang menjadi tempat mangkal perempuan-perempuan yang menawarkan kegembiraan sesaat. Jangan salah, juga banyak pelacur pria beroperasi di sini.

Beberapa destinasi luar kota yang tidak terlalu jauh dari Bangkok antara lain adalah: Ayutthaya, pasar apung Damnoen Saduak, Pattaya, Hua Hin. Ayutthaya adalah kota lama yang memiliki banyak bangunan-bangunan pusaka. Pasar apung Damnoen Saduak merupakan objek pariwisata yang populer karena pengunjung dapat melihat kehidupan masyarakat di desa dan makan-minum-berbelanja di atas perahu. Pattaya dan Hua Hin adalah pantai indah yang banyak dikunjungi.

Bangkok juga sangat baik dikunjungi pada saat-saat festival rakyat, misalnya sekitar acara Loy Krathong (melepas lilin ke sungai, di bulan November) atau Songkran (festival air, Tahun Baru, di bulan April).

Kuliner

Seperti telah saya kemukakan di atas, Bangkok adalah surga kuliner. Harganya pun sangat murah. Makanan yang dijajakan di pinggir-pinggir jalan sangat beragam dan sangat terjangkau pula harganya.

Pada dasarnya, kuliner Thai terbagi atas Utara dan Selatan. Di Utara, masakannya banyak dipengaruhi oleh masakan Tionghoa, Laos, bahkan India - kebanyakan masakannya sangat pedas. Sedangkan di Selatan, banyak dipengaruhi oleh kuliner Muslim, biasanya memakai bumbu kapi (semacam petis).

Selain nasi, kebanyakan masakan Thai disajikan dengan ketan. Misalnya, som tam (rujak pepaya muda) dan yamma muang (rujak mangga muda) yang pedas selalu disajikan dengan ketan kukus karena merupakan peredam rasa pedas yang bagus. Di daerah Selatan, jamak pula makan ketan kukus dengan lauk durian dan mangga manis.

Kari (gaeng) juga termasuk masakan populer di Thailand. Ada kari merah, kari hijau, dan kari kuning - tergantung bumbu dan warna kuahnya. Karena banyak yang beragama Buddha, banyak pula vegetarian curry di Thailand. Biasanya, kari Thailand sangat kental. Santan kentalnya dimasak sampai pecah dan terpisah minyak dari santannya.

Bagi pemeluk Islam, perlu kehati-hatian untuk memesan makanan Thai. Sekalipun masakan ayam, banyak yang dimasak dengan campuran babi atau minyak babi. Di Bangkok, ada kawasan Muslim dengan beberapa restoran halal yang perlu dicatat, misalnya: Meena di Bang Kapi, Karima di Bang Rak. Restoran-restoran Arab dan India di sekitar Nana juga pilihan lain untuk mendapatkan makanan Halal.

Daerah-daerah sekitar pasar merupakan sasaran tepat bila Anda berburu kuliner. Berbagai jenis makanan/jajanan lezat dan murah dapat dijumpai. Mereka yang tergesa-gesa dapat membeli sepotong daging bakar yang dipotong-potong dan disantap dengan ketan kukus sambil berjalan. Berbagai jenis mi kuah juga banyak dijumpai di warung-warung pinggir jalan.

Somboon Seafood adalah waralaba makanan seafood yang paling terkenal di Bangkok - khususnya bagi wisatawan. Sebenarnya, Somboon lebih mirip restoran seafood di Hong Kong dengan konsep fish market. Tamu datang memilih ikan/cumi/udang/kepiting/kerang yang di-display di depan, dan memesan jenis masakan yang diingini. Somboon punya lima cabang di Bangkok dan harganya cukup terjangkau. Seafood Market juga merupakan resto seafood yang terkenal di Bangkok. Waspada dengan tiruan mereka, yaitu resto dengan nama-nama yang dimirip-miripkan.

Anda penggemar pad thai - semacam kuetiauw goreng? Masakan ini tersedia di mana-mana. Tetapi, bila ingin yang paling terkenal, tempatnya di Jalan Mahachai, dengan warung bernama Thip Samai. Hanya buka sejak senja hingga dinihari. Majalah TIME pun sudah pernah meliput tempat ini.

Jangan lewatkan kesempatan untuk belajar memasak. Beberapa hotel, juga di sepanjang jalan utama kawasan wisata, banyak yang menawarkan kursus singkat masakan Thai. Dalam waktu 3 jam saja, kita sudah dapat belajar memasak 3-5 jenis masakan Thai. Rata-rata cooking class semacam ini ditawarkan dengan biaya terjangkau.

Bila menginginkan makanan Thailand yang disajikan secara fine dining, beberapa restoran yang dapat saya sarankan antara lain adalah: Baan Khanitha (punya 3 gerai, yang termewah di Sathorn – merangkap galery), Patara di Sukhumvit, Le Siam di Silom, atau Blue Elephant di Sathorn. Ada juga Manohra Song, dinner cruise di atas tongkang beras tradisional yang telah dipugar menjadi perahu mewah, sambil melayari Chao Phraya. Bila Anda punya waktu sekitar 3 jam, ini adalah pengalaman yang unik.

Telekomunikasi dan Internet

Ada banyak providers di Thailand yang memberikan layanan telepon seluler, antara lain: AIS, DTAC, True. SIM card untuk ponsel dapat dibeli di 7-Eleven, Family Mart, dan berbagai minimarket yang banyak dijumpai di antero Bangkok. Di area kedatangan bandara Suvarnabhumi juga ada gerai yang menjual SIM card. Untuk topping up (menambah pulsa) pun dapat dilakukan di gerai-gerai yang sama.

Untuk komunikasi data, sebaiknya langsung datang ke gerai providers. Kafe Internet murah dan WiFi gratis pun tersedia di banyak tempat.

(dev/Odi)


View the original article here

Monday, May 30, 2011

Indonesia Pantas Jadi Pusat Halal Dunia

Devita Sari - detikFood

Indonesia Pantas Jadi Pusat Halal Dunia
Foto: LPPOM MUI Jakarta - Banyaknya konsumen muslim tidak hanya menjadi parameter pantas-tidaknya Indonesia menjadi pusat halal dunia. Standar sertifikasi halal LPPOM MUI yang kini sudah menjadi acuan lembaga halal dunia juga patut diperhitungkan. Demikian diungkapkan Menteri Perekonomian Indonesia.

Sehubungan dengan akan dilangsungkannya INDHEX 2011, sebuah pameran halal berskala internasional di SMESCO pada tanggal 24-26 Juni 2011 mendatang. Delegasi MUI menggelar pertemuan minggu lalu dengan Menteri Perekonomian Hatta Rajasa yang sekaligus bakal membuka pameran INDHEX 2011 nanti.

Di kesempatan tersebut Menteri Perekonomian, Hatta Rajasa mengungkapkan pendapatnya mengenai keinginan MUI menjadikan Indonesia menjadi pusat halal dunia. Menurutnya sudah sangat pantas Indonesia menjadi 'World Halal Center' dan ini harus mendapat dukungan dari pemerintah.

"Kini pangan sangat dekat dengan perkembangan teknologi yang perlu mendapatkan perhatian, khususnya dalam masalah kehalalan. Sebab bisa saja produk pangan yang dikembangan teknologi tersebut mengandung bahan-bahan haram. Ini yang mesti kita kritisi, yakni dengan melakukan kajian dan pengembangan teknologi.

Hampir 200 juta umat Muslim yang mengkonsmsi produk halal di Indonesia bukanlah hal yang main-main. Konsumen ini perlu mendapat perlindungan yang layak dalam mengkonsumsi produk pangan," ujar Hatta kepada delegasi MUI.

Tidak hanya itu, Menko Hatta Rajasa juga menyoroti pemberdayaan ekonomi umat, yang menurutnya bisa menjadi tulang punggung ekonomi Indonesia. "Banyak sekali usaha ekonomi umat yang mesti mendapat perhatian, seperti modal, binaan dan pengembangan usaha. Jika masalah ini bisa dikembangan dengan baik, bukan tidak mungkin usaha umat skala mikro ini bisa menjadi besar dan ikut mengangkat ekonomi umat," ujarnya.

Direktur LPPOM MUI Ir.Lukmanul Hakim, Wakil Direktur I LPPOM MUI, Ir. Hj. Osmena Gunawan dan perwakilan dari Komisi Pemberdayaan Ekonomi MUI. Dalam pertemuan tersebut hadir pula Ketua MUI, KH. Ma'ruf Amin, Ketua MUI Drs. Amidhan,

"Menjaga ketenangan umat dalam mengkonsumsi produk halal adalah tanggung jawab kita bersama. LPPOM MUI sebagai lembaga sertifikasi halal di Indonesia berusaha untuk bisa menjaga ketentraman umat melalui sertifikasi halal produk yang beredar di pasaran," ujar Direktur LPPOM MUI, Ir. Lukmanul Hakim memberikan penjelasan.

Tidak hanya itu, Menko Hatta Rajasa juga menyoroti pemberdayaan ekonomi umat, yang menurutnya bisa menjadi tulang punggung ekonomi Indonesia. "Banyak sekali usaha ekonomi umat yang mesti mendapat perhatian, seperti modal, binaan dan pengembangan usaha. Jika masalah ini bisa dikembangan dengan baik, bukan tidak mungkin usaha umat skala mikro ini bisa menjadi besar dan ikut mengangkat ekonomi umat," ujarnya.

Dengan diadakannya INDHEX 2011 sebagai ajang halal terbesar, LPPOM MUI berharap tidak hanya pemerintah ikut mendukung melainkan juga produsen dan masyarakat luas guna ikut menyukseskan INDHEX 2011 nanti.

(dev/Odi)


Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : iklan@detikfood.com ,
telepon 021-7941177 (ext.547 dan 609)

View the original article here