Ivory Bakery's Address

Kami menyediakan roti murah berkualitas. Kami juga menerima pesanan untuk roti murah. Kami adalah supplier roti dari salah satu airline terbesar di Indonesia. Hubungi kami: Lisa Widjaja di 02168416986 atau 0214528707. Alamat kami di: Boulevard Raya QJ 1 no. 5, Kelapa Gading, Jakarta Utara.





Showing posts with label Penyajian. Show all posts
Showing posts with label Penyajian. Show all posts

Thursday, March 8, 2012

Penyajian Ikan Fugu Mulai Longgar Pengawasannya

Dyah Oktabriawatie - detikFood

Penyajian Ikan Fugu Mulai Longgar Pengawasannya
Foto: flickr.com Jakarta - Restoran sushi yang menyuguhkan aneka menu dengan ikan mentah sudah digemari seluruh lapisan masyarakat. Namun bagaimana jika ikan mematikan yang harus disajikan oleh chef yang berlisensi bisa dimasak oleh siapa saja?

Ikan fugu dikenal sangat mematikan, jika salah memotong bagian dagingnya bisa langsung terkena efeknya. Ikan lezat ini biasa dimakan mentah dan beberapa restoran sushi ada yang menyajikan. Namun seorang chef yang mengolah ikan ini harus bersertifikat jika tidak, bisa membahayakan pelanggannya.

Seperti yang dilansir HuffingtonPost, sebuah restoran sushi di Amerika menyajikan irisan ikan fugu yang mengandung racun mematikan. Chef yang mengiris ikan ini bukan seorang master chef sushi melainkan seorang chef yang sedang magang di restoran itu.

Ikan yang dagingnya putih ini jika salah mengiris, hanya dapat bertahan 24 jam untuk hidup. Tapi jika mengirisnya dengan benar tidak perlu khawatir dan Anda akan tetap sehat. Beberapa orang cenderung berfikir, makan fugu adalah sebuah perjalanan kuliner yang menegangkan.

Menurut laporan Japan Times, hingga saat ini masih sedikit orang yang sakit setelah makan ikan fugu di Jepang, dan lebih sedikit lagi yang mati setelah memakannya. Meskipun tidak bisa sembarang orang memotong ikan ini, sebagian orang ada yang memotong fugu di rumah dan tidak ada yang jatuh sakit. Untuk itu pejabat di Tokyo mulai mempertimbangkan pelonggaran peraturan yang sangat ketat pada ikan fugu.

Saat ini, pencinta kuliner Tokyo telah mengizinkan untuk membeli ikan fugu di restoran yang hanya menjual ikan. Tetapi yang bisa menjual ikan ini adalah seorang koki yang sudah mendapatkan lisensi khusus, bersertifikat, dan sudah memiliki keahlian. Jika peraturan direvisi, persyaratan lisensi yang dimiliki seorang koki untuk menjual fugu akan dicabut pada bulan Oktober.

Jika orang tidak mati setelah memakannya, mungkin ikan fugu benar-benar aman dari yang kita pikirkan. Hal ini bisa membuat para pelanggan restoran sushi di Tokyo segera berpesta untuk menikmati kelezatan sashimi ikan fugu.

(Odi/Odi)

Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.

Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : sales[at]detik.com

Roti sehat harga hemat

Friday, August 5, 2011

Swedia Larang Penyajian Daging Halal di Kantin

Devita Sari - detikFood

Swedia Larang Penyajian Daging Halal di Kantin
Foto: detikFood (ilustrasi) Jakarta - Dewan kota komisi pendidikan dan anak-anak Swedia belum lama ini melarang penyajian daging halal di sekolah-sekolah. Mereka mengadopsi aturan baru yang mengatur bahwa makanan tidak akan disiapkan berdasarkan agama.

Dalam panduan baru bagi makanan di prasekolah dan sekolah yang dibuat oleh dewan kota, dinyatakan makanan dan produk-produk tidak akan disiapkan berdasarkan agama. Contohnya adalah seperti penyajian daging halal. Peraturan tersebut mulai dibicarakan di Eskilstuna, Swedia pada bulan Juni 2011 lalu.

Menurut salah seorang konsultan makanan, Sophia ?nhed, beberapa prasekolah di kota sebelumnya membeli daging halal karena kontrak yang ada, namun hal ini akan dihentikan bila peraturan tersebut diadopsi oleh pihak sekolah.

"Kebanyakan sekolah tidak menyediakan daging halal. Jadi saya rasa kami tidak begitu panik," ujarnya seperti yang dikutip dari arrahmah.com.

Abd al Haqq Kielan, ketua dari Komunitas Masyarakat Islam Swedia mengatakan bahwa hal itu merupakan diskriminasi murni dan secara tidak langsung merupakan sebuah pelanggaran hukum. Pertemuan terakhir Komisi Pendidikan dan Anak-anak ditunda karena mereka ingin mempelajari lebih lanjut kasus mereka setelah mendapat informasi baru. Namun, ketua komisi, seorang sosial demokrat Johan Nilsson, mengatakan bahwa keputusan akan dibuat pada pertemuan berikutnya.

Rencananya mereka yang makan daging halal, sekarang akan diarahkan untuk makan makanan bagi vegetarian atau memakan ikan sebagai alternatif, yang akan menjadi makanan pengganti daging yang cukup memuaskan.

Johan Nilsson mengatakan bahwa banyak sekolah-sekolah lain di seluruh Swedia telah melakukan hal yang sama yakni menawarkan menu-menu alternatif. Karena itu, dia tidak melihat hal tersebut sebagai diskriminasi dan melanggar hukum.

Sementara itu ada ratusan anak-anak Muslim yang bersekolah Prasekolah dan sekolah di Eskilstuna yang mulai musim gugur ini tidak akan bisa lagi makan daging di sekolah. Menurut Abd Al Haqq Kielan anak-anak Muslim harus mempunyai hak yang sama seperti yang lain dan menunjukkan bahwa sekolah sekitar Stockholm menyediakan daging halal.

Pelarangan daging halal ini melarang penyembelihan secara halal dianggap sebagai perlindungan hewan. Dan menurut kaum Muslim setempat jika hal tersebut adalah permasalahannya, maka tindakan seperti perburuan hewan dan pemotongan babi juga harus dilarang.

Departemen yang terkait sekarang telah bergabung dengan kementerian agrikultur dan sejak saat itu, belum ada tindakan untuk menanggapi protes dari kaum Muslim tersebut.

Sumber: arrahmah.com

(dev/Odi)


Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : iklan@detikfood.com ,
telepon 021-7941177 (ext.547 dan 609)

View the original article here