Serving Size: 1 (565 g)
Servings Per Recipe: 4
Sorry, I could not read the content fromt this page.Serving Size: 1 (565 g)
Servings Per Recipe: 4
Sorry, I could not read the content fromt this page.
Foto: bluebutterfliesandme/history.howstuffworks Jakarta - Sukses berhubungan seks merupakan dambaan banyak orang. Tak hanya untuk dirinya tapi juga untuk pasangan. Dalam meningkatkan libido, beberapa makanan afrodisiak wajib dikonsumsi. Jika energi yang didapatkan bertambah, pasanganpun akan merasa puas. Libido yang meredup pastilah akan mengganggu pasangan. Ada baiknya mulailah mengonsumsi makanan yang bisa memicu gairah seks, seperti empat makanan ini.
3 var cmmnt = new COMMENT({ path: "&thn=2013&bln=03&tgl=08&idkanal=900&idnews=2189658&p=1", limit: "3", form: "true", currPage: "1", callback: "cmmnt.commentcall", pagingtag: "paging", pagingpath: "commentpaging", domain: "food.detik.com", url: "/read/2013/03/08/152327/2189658/900/aroma-lemon-dan-biji-pala-mampu-bangkitkan-libido", detail: "true"});
Banyak orang ingin menjadi kurus. Padahal, terlalu kurus juga tidak baik.Selain karena alasan estetika, berat badan di bawah normal dapat mengindikasikan kekurangan gizi, kondisi medis tertentu, sampai masalah kesehatan. Redaksi: redaksi[at]detikfood.comBondan Winarno - detikFood
google_ad_client = 'ca-pub-6880533263535234'; google_ad_channel = '4958278774'; google_ad_width = 200; google_ad_height = 400; google_ui_version = 1; google_ad_slot = '3695403116'; google_override_format = 'true'; google_ad_type = 'text_html'; google_tl = 3; google_font_face = 'arial'; google_font_size = 'small'; google_tfs = 12; google_color_link = '#11593C'; google_color_text = 'E1771E'; google_color_bg = '#FFFFFF'; google_color_border = '#FFFFFF'; google_color_url = '#CCCCCC';
Ketika berjalan-jalan di Plaza Senayan, di bagian menuju tempat parkir di belakang – semula merupakan bagian yang menjual mebel dan dekor rumah – ternyata kini ada dua tempat kafe yang cukup happening. Yang satu bernama Monologue, sebuah kedai kopi casual yang tampak sudah punya tamu tetap. Yang satu lagi, tepat di seberangnya, adalah sebuah kafe yang menyajikan masakan casual Italia. Luca.
Tempatnya ditata secara minimalis. Cozy. Cocok untuk bersantai sambil "cuci mata" memandangi pengunjung Plaza Senayan yang banyak lalu-lalang di lintasan ini.
Daftar menu-nya tidak terlalu luas, tetapi cukup lengkap dalam arti mulai dari appetizers (antipasti), piring pertama (pasta, risotto), piring kedua (sajian utama), dan pencuci mulut (desserts). Di bagian antipasti (Rp 38-56 ribu) terdaftar beberapa favorit saya, antara lain: carpaccio, bresaola with melon, bruschetta, dan caponata.
Caponata adalah masakan khas Sicilia terbuat dari terong. Tetapi, di Italia juga ada capponata (dengan dua "p") yang artinya adalah seafood salad.
Untuk piring pertama (primi piatti) tampak ciri khas De Luca yang tampaknya memang menekankan pada sajian ringan. Tampaknya, hidangan jenis ini pulalah yang disukai para pelanggannya. Pilihannya adalah: pasta (Rp 52-78 ribu), risotto (Rp 68-72 ribu), dan pizza (Rp 56-78 ribu).
Bagi yang memerlukan porsi yang lebih mantap, De Luca ternyata juga menyajikan bistecca alla fiorentina yang terkenal itu. Tetapi, bila di Florence sana bestiknya memakai daging yang seberat setengah kilo lebih, di sini hanya berukuran 150 gram saja (Rp 128 ribu). Cukuplah untuk porsi icip-icip.
Saya memesan Bresaola Pizza (Rp 78 ribu). Bresaola adalah daging mentah yang diawetkan dengan cara membubuhkan garam dan diangin-anginkan sampai kering (air dried) selama 2-3 bulan. Biasanya, sebelum diproses untuk dikeringkan, daging mengalami proses pembuangan lemak (defatting) agar tidak menjadi tengik (rancid). Biasanya, daging yang dikeringkan menjadi bresaola adalah daging sapi dan daging kuda. Daging kering ini kemudian disayat setipis kertas dan siap dimakan. Bisa dimakan dengan dililitkan pada seiris melon sebagai appetizer. Bisa juga dimakan sebagai pelapis roti.
Aroma oregano yang sangat cantik datang mendahului pizza pesanan saya. Pizza-nya persis seperti yang saya ingini. Rotinya tampak tipis dan garing. Topping-nya pun tidak berlebihan. Tampak olesan tipis saus tomat dan selapis lelehan keju. Beberapa lembar breasola ditebar di atasnya.
Aroma yang menggoda itu sungguh melengkapi citarasa yang mendekati kesempurnaan. Mak nyuss! Crust-nya renyah. Rasa oregano terjejaki pada saus tomatnya yang lezat. Seporsi pizza ini saya habiskan tanpa merasa bersalah karena kekenyangan. Porsi yang sungguh tepat untuk makan siang santai di tengah pekerjaan lain yang masih harus diselesaikan.
De Luca
Plaza Senayan
Jakarta
021 5725170/5725171
(dev/dev)
Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.You are redirected to Facebook
You are redirected to Facebook
Sending your message
You are redirected to Lintas Berita
Sending your message
Post this to your WordPress blog:
Sending your message
Post this to your Blogger blog:
Sending your message
Sending your message
Share to your Yahoo Mail contacts
Sending your message
Sending your message
Import Your Yahoo Messenger contacts
Share to your Yahoo Messenger contacts
Sending your message
Import Your Google Talk contacts
Share to your Google Talk contacts
Sending your message
Import Your Live Messenger contacts
Share to your Live Messenger contacts
Sending your message
Fitria Rahmadianti - detikFood
google_ad_client = 'ca-pub-6880533263535234'; google_ad_channel = '4958278774'; google_ad_width = 200; google_ad_height = 400; google_ui_version = 1; google_ad_slot = '3695403116'; google_override_format = 'true'; google_ad_type = 'text_html'; google_tl = 3; google_font_face = 'arial'; google_font_size = 'small'; google_tfs = 12; google_color_link = '#11593C'; google_color_text = 'E1771E'; google_color_bg = '#FFFFFF'; google_color_border = '#FFFFFF'; google_color_url = '#CCCCCC';
Para peneliti menggunakan aroma kentang panggang untuk mengetes para partisipan. Kentang dipanggang di dalam oven dengan suhu 140 C selama sejam, lalu peneliti menanyakan apakah aroma yang keluar menimbulkan perasaan tertentu. Sebagian besar peserta studi mengaku teringat kenangan masa kecil yang menyenangkan, seperti waktu bersantap bersama keluarga dan malam api unggun.
Dr Avinash Kant, pemimpin riset, mengatakan bahwa emosi positif dipicu oleh 'Maillard Effect'. “Aroma yang terbentuk selama proses pemanggangan secara tidak sadar dikenali oleh memori kita. Kenangan yang dipicu tergantung dari pengalaman ketika kita pertama kali memakan kentang panggang,” jelas Avinash.
Namun, aroma hanya keluar pada suhu yang cukup panas, yaitu sekitar 130-140 C. Memasukkan kentang ke microwave selama 15 menit dinilai tak cukup untuk menghasilkan aroma.
Bagaimana dengan Anda? Apakah ada makanan tertentu yang mengingatkan Anda akan kenangan manis di masa lalu?
(Odi/Odi)
Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.You are redirected to Facebook
You are redirected to Facebook
Sending your message
You are redirected to Lintas Berita
Sending your message
Post this to your WordPress blog:
Sending your message
Post this to your Blogger blog:
Sending your message
Sending your message
Share to your Yahoo Mail contacts
Sending your message
Sending your message
Import Your Yahoo Messenger contacts
Share to your Yahoo Messenger contacts
Sending your message
Import Your Google Talk contacts
Share to your Google Talk contacts
Sending your message
Import Your Live Messenger contacts
Share to your Live Messenger contacts
Sending your message
Ada banyak jenis aroma dan tekstur kondom yang beredar di pasaran. Aroma ini dipercaya bisa berperan sebagai 'aromaterapi' yang membuat tubuh jadi lebih rileks dan nyaman. Hmm, tentunya bercintapun jadi makin semangat dengan aroma-aroma menggoda ini!
You are redirected to Facebook
You are redirected to Facebook
Sending your message
You are redirected to Lintas Berita
Sending your message
Post this to your WordPress blog:
Sending your message
Post this to your Blogger blog:
Sending your message
Sending your message
Share to your Yahoo Mail contacts
Sending your message
Sending your message
Import Your Yahoo Messenger contacts
Share to your Yahoo Messenger contacts
Sending your message
Import Your Google Talk contacts
Share to your Google Talk contacts
Sending your message
Import Your Live Messenger contacts
Share to your Live Messenger contacts
Sending your message
Dyah Oktabriawatie - detikFood
Buah yang nama ilmiahnya Mangifera indica ini, berasal dari perbatasan India dengan Burma kemudian menyebar ke Asia Tenggara sekitar 1500 tahun lalu. Tinggi pohon buah ini bisa mencapai 10-40 meter sedangakn panjang buahnya sekitar 2,5 hingga 30 cm.
Mangga berdaging tebal dengan ukuran dan bentuk yang berbeda tergantung dengan jenisnya. Misalnya mangga gedong bentuk buahnya bulat, dan mangga golek bentuknya bulat memanjang. Jika masak kulit buah tebal dan berbintik berwarna hijau, kekuningan atau kemerahan.
Dalam 100 gram mangga terkandung 65 kalori, 17 gram karbohidrat, 1,8 gram serat, 0,51 gram protein dan 27,7 mg vitamin C. Buah mangga juga merupakan sumber antioksidan yang dapat meremajakan kulit, mengatasi jerawat dan mengatasi tersumbatnya pori-pori kulit.
Selain itu buah mangga juga mengandung asam galat yang dapat menjaga saluran pencernaan. Sedangakn kandungan riboflavin pada mangga sangat baik untuk kesehatan mata, mulut dan tenggorokan.
Manfaat lain buah mangga yaitu dapat mengatasi flu, asma, gusi berdarah, gangguan menstruasi, diare dan masih banyak lainnya. Untuk mengatasi flu, buah mangga yang sudah dipotong-potong bisa direbus dengan irisan jahe dan airnya bisa diminum untuk meredakan flu.
Selain itu aroma buah mangga yang manis asam dan segar unik juga dapat membangkitkan gairah seks. Sedangkan kelembutan tekstur buah dan aroma buah mangga yang manis segar dapat memberikan sugestif yang dapat merangsang hormon seksual.
Sebagai pemancing gairah, kupaslah mangga dan potong kecil-kecil kemudian makan bersama pasangan, aroma, rasa dan teksturnya akan memberi sensasi unik. Buah musiman ini cukup mudah didapat dan harganya cukup terjangkau.
(Odi/Odi)
Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.You are redirected to Facebook
You are redirected to Facebook
Sending your message
You are redirected to Lintas Berita
Sending your message
Post this to your WordPress blog:
Sending your message
Post this to your Blogger blog:
Sending your message
Sending your message
Share to your Yahoo Mail contacts
Sending your message
Sending your message
Import Your Yahoo Messenger contacts
Share to your Yahoo Messenger contacts
Sending your message
Import Your Google Talk contacts
Share to your Google Talk contacts
Sending your message
Import Your Live Messenger contacts
Share to your Live Messenger contacts
Sending your message
Bondan Winarno - detikFood
Belum lama ini, ketika berjalan-jalan di Plaza Senayan, di bagian menuju tempat parkir di belakang – semula merupakan bagian yang menjual mebel dan dekor rumah – ternyata kini ada dua tempat kafe yang cukup happening. Yang satu bernama Monologue, sebuah kedai kopi casual yang tampak sudah punya tamu tetap. Yang satu lagi, tepat di seberangnya, adalah sebuah kafe yang menyajikan masakan casual Italia. Luca.
Tempatnya ditata secara minimalis. Cozy. Cocok untuk bersantai sambil "cuci mata" memandangi pengunjung Plaza Senayan yang banyak lalu-lalang di lintasan ini.
Daftar menu-nya tidak terlalu luas, tetapi cukup lengkap dalam arti mulai dari appetizers (antipasti), piring pertama (pasta, risotto), piring kedua (sajian utama), dan pencuci mulut (desserts). Di bagian antipasti (Rp 38-56 ribu) terdaftar beberapa favorit saya, antara lain: carpaccio, bresaola with melon, bruschetta, dan caponata.
Caponata adalah masakan khas Sicilia terbuat dari terong. Tetapi, di Italia juga ada capponata (dengan dua "p") yang artinya adalah seafood salad.
Untuk piring pertama (primi piatti) tampak ciri khas De Luca yang tampaknya memang menekankan pada sajian ringan. Tampaknya, hidangan jenis ini pulalah yang disukai para pelanggannya. Pilihannya adalah: pasta (Rp 52-78 ribu), risotto (Rp 68-72 ribu), dan pizza (Rp 56-78 ribu).
Bagi yang memerlukan porsi yang lebih mantap, De Luca ternyata juga menyajikan bistecca alla fiorentina yang terkenal itu. Tetapi, bila di Florence sana bestiknya memakai daging yang seberat setengah kilo lebih, di sini hanya berukuran 150 gram saja (Rp 128 ribu). Cukuplah untuk porsi icip-icip.
Saya memesan Bresaola Pizza (Rp 78 ribu). Bresaola adalah daging mentah yang diawetkan dengan cara membubuhkan garam dan diangin-anginkan sampai kering (air dried) selama 2-3 bulan. Biasanya, sebelum diproses untuk dikeringkan, daging mengalami proses pembuangan lemak (defatting) agar tidak menjadi tengik (rancid).
Biasanya, daging yang dikeringkan menjadi bresaola adalah daging sapi dan daging kuda. Daging kering ini kemudian disayat setipis kertas dan siap dimakan. Bisa dimakan dengan dililitkan pada seiris melon sebagai appetizer. Bisa juga dimakan sebagai pelapis roti.
Aroma oregano yang sangat cantik datang mendahului pizza pesanan saya. Pizza-nya persis seperti yang saya ingini. Rotinya tampak tipis dan garing. Topping-nya pun tidak berlebihan. Tampak olesan tipis saus tomat dan selapis lelehan keju. Beberapa lembar breasola ditebar di atasnya.
Aroma yang menggoda itu sungguh melengkapi citarasa yang mendekati kesempurnaan. Mak nyuss! Crust-nya renyah. Rasa oregano terjejaki pada saus tomatnya yang lezat. Seporsi pizza ini saya habiskan tanpa merasa bersalah karena kekenyangan. Porsi yang sungguh tepat untuk makan siang santai di tengah pekerjaan lain yang masih harus diselesaikan.
De Luca
Plaza Senayan
Jakarta
021 5725170/5725171
(dev/Odi)
Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.You are redirected to Facebook
You are redirected to Facebook
Sending your message
You are redirected to Lintas Berita
Sending your message
Post this to your WordPress blog:
Sending your message
Post this to your Blogger blog:
Sending your message
Sending your message
Share to your Yahoo Mail contacts
Sending your message
Sending your message
Import Your Yahoo Messenger contacts
Share to your Yahoo Messenger contacts
Sending your message
Import Your Google Talk contacts
Share to your Google Talk contacts
Sending your message
Import Your Live Messenger contacts
Share to your Live Messenger contacts
Sending your message