Ivory Bakery's Address

Kami menyediakan roti murah berkualitas. Kami juga menerima pesanan untuk roti murah. Kami adalah supplier roti dari salah satu airline terbesar di Indonesia. Hubungi kami: Lisa Widjaja di 02168416986 atau 0214528707. Alamat kami di: Boulevard Raya QJ 1 no. 5, Kelapa Gading, Jakarta Utara.





Showing posts with label Warga. Show all posts
Showing posts with label Warga. Show all posts

Wednesday, December 21, 2011

Warga Norwegia Sambut Natal Tanpa Mentega

Devita Sari - detikFood

 Warga Norwegia Sambut Natal Tanpa Mentega
Foto: thehealthyhomeeconomist.com Jakarta - Menjelang perayaan Natal, Norwegia justru sedang mengalami kelangkaan mentega. Sungguh ironis, mengingat negara kecil yang kaya minyak tersebut tidak dapat memasok mentega. Akankah warga Norwegia merayakan Natal tanpa kue Natal?

Koran di Swedia dan Norwegia seminggu terakhir ini heboh memberitakan krisis mentega terbesar yang melanda Scandinavia. Setelah sebelumnya Swedia kehabisan pasokan mentega, kini Norwegia pun mengalami kelangkaan mentega. Warga pun menjadi cemas, karena diperkirakan krisis mentega tersebut akan berlangsung hingga tahun baru nanti.

Banyak yang menganggap krisis yang terjadi di Norwegia ini sebagai sesuatu yang ironis. Mengingat Norwegia merupakan negara dengan jumlah penduduk terendah di Eropa, dan salah satu penghasil minyak dan gas bumi bahkan tidak dapat memenuhi pasokan spele seperti mentega. "Saya membutuhkan mentega hari ini untuk membuat roti lussekatt (roti khas Swedia) dan kue-kue Natal," gerutu salah seorang nenek.

Kelangkaan ini juga menyebabkan harga mentega di pasar gelap telah mencapai harga yang tidak masuk akal. Para penyelundup mentega pun tak sedikit yang ditangkap oleh pihak bea cukai. Seperti yang dikutip Norwegian Daily, beberapa waktu lalu dua warga negara Swedia ikut ditangkap karena menyelundupkan sekitar 550 pounds (249,5kg) mentega. "Mereka mengaku membeli mentega tersebut di Swedia untuk dijual dengan keuntungan besar di Norwegia," jelas Amund Sand seorang penasehat hukum setempat.

Adapun beberapa faktor yang menjadi penyebab kelangkaan mentega. Para peternak susu menyalahkan perusahaan diary terbesar di negara tersebut Tine sebagai biang keladi. Mereka menuding Tine tidak menginformasikan adanya kenaikan permintaan mentega, sementara mereka juga melakukan ekspor mentega ke luar negeri dan stok dalam negeri menipis. Tine merupakan perusahaan diary terbesar di Norwegia yang memonopoli sekitar 90% produksi mentega Norwegia.

Tine menyangkal bahwa iklimlah yang menjadi penyebab kelangkaan pasokan mentega tahun ini. Musim panas yang lembab mengurangi kualitas pakan hewan ternak sapi menyebabkan hasil susu berkurang sebesar 25 juta liter dibandingkan dengan tahun lalu. Selain itu kebijakan Nowegia yang sangat ketat dalam perdagangan juga ikut menjadi salah satu penyebab terjadinya krisis mentega.

Terdesaknya situasi yang dihadapi Norwegia membuat para pakar menyarankan agar negara eksportir minyak terbesar ke-8 di dunia tersebut melakukan pertukaran minyak dengan mentega. Saat ini mentega menjadi barang dengan nilai jual tertinggi di berbagai website lelang Norwegia. Harga mentega pun melambung jauh, untuk 250 gram mentega dijual seharga $13 atau Rp 119.500,00. Harga jual tersebut 4 kali lipat dari harga mentega normal di Norwegia.

(dev/Odi)

Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.

Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : sales[at]detik.com

View the original article here

Wednesday, June 29, 2011

Saraba yang Bikin Hangat Warga Makasar

Eka Septia Wulan - detikFood

Saraba yang Bikin Hangat Warga Makasar
Foto: wln/detikfood Jakarta - Minuman penghangat badan ini mirip dengan STMJ alias susu madu telur jahe. Banyak dijumpai di Sulawesi Selatan, khususnya di kota Makasar. Menikmati segelas minuman hangat ini ditemani dengan sepiring pisang epe pasti ketagihan dibuatnya!

Jika bertandang ke kota Makasar, minuman hangat ini mudah sekali ditemui kawasan pantai Losari ataupun di sepanjang jalan yang ada di kota Makasar. Kalau dilihat sepintas, tampilan dan juga rasanya mirip sekali dengan minuman hangat yang dikenal dengan istilah STMJ atau susu madu telur jahe. Bedanya, Saraba - nama minuman ini- diberi tambahan santan tanpa menggunakan madu. Sedangkan rasa manisnya berasal dari gula merah yang digerus halus.

Saraba kerap kali jadi teman asyik ngobrol masyarakat Makasar di malam hari. Tidak hanya dikenal sebagai minuman hangat saja, namun konon katanya saraba dipercaya bisa membangkitkan stamina tubuh yang lesu dan menghilangkan masuk angin. Hmm..mungkin hal ini dikarenakan jahe dan telur yang dipakai saat meracik minuman hangat ini. Biasanya saraba dinikmati bersama dengan sajian pisang epe, atau pisang bakar yang dilelehi gula merah cair.

Banyak yang bilang, belum b ke Makasar kalau belum mencicipi Saraba di malam hari. Banyak pula yang ketagihan. Nah, oleh karenanya beberapa pengembang makanan di Makasar mencoba mengemas Saraba agar bisa dinikmati oleh mereka yang tinggal di luar wilayah Makasar. Saraba instan kini mulai dipasarkan ke wilayah-wilayah di luar Makasar, seperti pulau Jawa, Sulawesi Utara, hingga ke Pulau Sumatera.

Saraba instan ini dikemas dalam botol-botol plastik berbagai ukuran. Untuk ukuran 250 ml, saraba instan ini dijual dengan harga Rp 25.000. Saraba instan bisa dinikmati dengan cara ditambahkan air panas atau dingin sesuai dengan selera. Meskipun sudah dipasarkan hingga ke pulau Jawa, namun saraba instan masih belum cukup mudah dijumpai di toko-toko swalayan yang ada di Jakarta.

Nah, jika Anda berkesempatan berlibur ke Makasar, saraba instan ini bisa jadi oleh-oleh yang menarik untuk teman dan keluarga di rumah.

(eka/Odi)


Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : iklan@detikfood.com ,
telepon 021-7941177 (ext.547 dan 609)

View the original article here