Ivory Bakery's Address
Friday, March 22, 2013
Tantanmen (Tokyo Style Shoyu Sesame and Chile Ramen)
Monday, September 3, 2012
30-Minute Beef Satay With Peanut-Ginger Ramen
Serving Size: 1 (244 g)
Servings Per Recipe: 4
Sorry, I could not read the content fromt this page.Saturday, April 14, 2012
Slurpp Inilah Rasa Asli Nihon no Ramen!
Odilia Winneke - detikFood
google_ad_client = 'ca-pub-6880533263535234'; google_ad_channel = '4958278774'; google_ad_width = 200; google_ad_height = 400; google_ui_version = 1; google_ad_slot = '3695403116'; google_override_format = 'true'; google_ad_type = 'text_html'; google_tl = 3; google_font_face = 'arial'; google_font_size = 'small'; google_tfs = 12; google_color_link = '#11593C'; google_color_text = 'E1771E'; google_color_bg = '#FFFFFF'; google_color_border = '#FFFFFF'; google_color_url = '#CCCCCC';
Foto: odi/detikFood Jakarta - Ramen alias mi di tempat ini disajikan dengan cara sederhana, apa adanya. Pilihan isi dan toppingnya beragam. Kaldunya gurih semerbak, menguapkan cita rasa asli ramen Jepang. Slruupp... dihirup saat masih panas mengepul, tottemo oishii desu!
Setelah tempura dan sukiyaki, kini giliran ramen atau mi Jepang yang mulai digandrungi di Jakarta dan kota besar lainnya. Banyak bermunculan resto khusus ramen. Di tiap menu restoran Jepang selalu ada menu ramen. Maklum saja, karena ramen juga makanan favorit sejuta umat di Jepang.
Ramen sebutan bahasa Jepang untuk mi. Jenis mi Jepang yang lain adalah soba yang dibuat dari tepung buckwheat dan udon yang lebih besar dan kenyal.Meskipun diadaptasi dari Cina, mi Jepang disajikan dengan gaya asli Jepang.
Umumnya ramen disajikan dengan kuah bening, kuah diberi shoyu, atau kuah dengan miso. Isiannya bisa beragam, daging sukiyaki, daging ayam, tempura, seafood dan aneka jamur dan sayuran. Toppingnya bisa berupa nori, daun bawang, irisan daging panggang atau telur.
Saat memasuki Marutama Ra-Men langsung terasa nuansa Jepang yang kuat. Interior serba kayu dengan warna cokelat gelap, dan aneka hiasan dinding khas Jepang. Menu yang disajikan pun sederhana, khas resto ramen. Hanya ada 2 menu utama; ramen dan Marutama Nabe alias hotpot.
Hanya ada 4 pilihan ramen, Marutama Ra-men/Karashi Ra-men (berkuah ayam), Ebi Ra-men (memakai udang), Aka Ra-men (dengan 7 jenis kacang, kaldu ayam dan sedikit pedas) dan Tan Men ( berkuah ayam dengan topping sayuran).
Jika ingin topping lebih tersedia menu topping terpisah seperti tamago (telur rebus), aosa (rumput laut) negi (daun bawang), lemon dan kaedama (refill ra-men). Karena kangen berat ramen asli Jepang maka Aka Ra-men dan Ebi Ra-men jadi pilihan saya buat memuaskan selera. Termasuk seporsi torikatsu buat pelengkapnya.
Aka Ra-men ( Rp. 65.000,00) langsung memikat saya karena kuahnya yang merah kecokelatan keruh dengan beberapa butir bakso yang menembul, taburan daun ketumbar dan rumput laut plus seiris lemon yang diselipkan di pinggir mangkuk. Wouw..aromanya gurih menggelitik hidung!
Benar saja kuahnya gurih karena memakai 7 jenis kacang yang digerus halus. Yang unik justru bola-bola ayam yang di dalamnya juga diberi kacang cincang. Ada rasa krenyes enak saat dikunyah. Setelah dikucuri air jeruk lemon, ditaburi cabai bubuk plus bawang putih goreng yang disediakan sebagai condiment di meja, kuahnya lebih merangsang rasanya. Gurih-gurih pedas sedikit asam!
Berbeda dengan Ebi Ra-men (Rp. 69.000,00) yang saya pesan dengan topping tamago alias telur rebus kecokelatan, disajikan dengan topping irisan daun bawang, rumput laut dan biji wijen. Kuahnya lebih pekat rasa gurih kaldunya. Makin terasa enak setelah disuap dengan udang rebus yang gurih kenyal. Ramen alias minya berbentuk lidi halus dengan tekstur kenyal-kenyal lembut.
O, ya torikatsu alias ayam goreng tepungnya disajikan dalam potongan kecil. Balutan tepungnya renyah garing dan terasa lebih enak setelah dikucuri sedikit air jeruk lemon. Kekuatan sajian ramen terletak pada kaldunya. Marutama Ra-men cukup berhasil menonjolkan rasa ramen Jepang sejati. Sementara di resto lain ramen tampil dengan gaya populer dan fusion yang meriah.
Harga ramen yang ditawarkan seimbang dengan porsinya yang lumayan mengenyangkan. Sayapun masih sempat membilas rasa gurih di mulut dengan es krim bertopping edamame. Legit, dingin dengan rasa saus edamame yang kenyal unik!
Sekarang saya tahu tempat untuk melepas kangen ramen dengan rasa asli Jepang. Ke sini saya akan mampir kembali. Untuk menyegarkan tubuh dengan semangkuk ramen dengan menghirup kuahnya yang gurih. Slruuup.... gochisosama desita!
(dev/odi)
Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.Tutup
You are redirected to Facebook
You are redirected to Facebook
Sending your message
You are redirected to Lintas Berita
Sending your message
Post this to your WordPress blog:
Sending your message
Post this to your Blogger blog:
Sending your message
Sending your message
Share to your Yahoo Mail contacts
Sending your message
Sending your message
Import Your Yahoo Messenger contacts
Share to your Yahoo Messenger contacts
Sending your message
Import Your Google Talk contacts
Share to your Google Talk contacts
Sending your message
Import Your Live Messenger contacts
Share to your Live Messenger contacts
Sending your message
Hubungi kami:
Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media partner: promosi[at]detik.com
Pemasangan iklan: sales[at]detik.com
Friday, March 16, 2012
Inilah Taman Hiburan Ramen Pertama di Dunia!
Devita Sari - detikFood
Foto: www.raumen.co.jp Jakarta - Kelezatan rasa ramen memang sudah mendunia. Di ShinYokohama Raumen Museum pengunjung bisa melihat berbagai jenis ramen dan sejarahnya. Sebuah taman hiburan makanan pertama di dunia pun melengkapi museum di Yokohama ini.
Siapa sangka ramen yang dipopulerkan pada abad ke-20, hingga kini masih menjadi santapan favorit di seluruh dunia. Meskipun konon ramen dibuat karena pengaruh kuliner Cina. Kota Yokohama adalah tonggak sejarah munculnya ramen pertama kali di Jepang.
Rasanya yang lezat membuat mi yang dibuat dari tepung gandum ini dengan cepat menyebar luas hingga ke kota-kota lainnya di seluruh Jepang. Sebuah pameran ramen berkala besar pun digelar di Jepang, yaitu Tokyo Ramen Show. Ajang yang digelar setiap tahun tersebut dibanjiri oleh ribuan pengunjung dari seluruh pelosok Jepang.
ShinYokohama Raumen Museum didirikan oleh Yoji Iwaoka, penduduk Shin-Yokohama pada tahun 1994. Museum ini terdiri dari beberapa bagian. Di lantai pertama, pengunjung bisa melihat sejarah munculnya mi ramen di Jepang. Termasuk kesuksesan ramen instan di negeri sakura tersebut. Selain itu museum ini juga memiliki taman hiburan makanan yang konon saat didirikan merupakan yang pertama di dunia.
Ramen instan pertama di Jepang - Chickeum Ramen - bisa dilihat langsung. Termasuk ribuan jenis ramen dan berbagai bentuk ramen yang mengalami inovasi, mulai dari berbentuk kotak sampai berbentuk bundar.
Rata-rata panjang satu mi ramen sekitar 51 cm. Selain mi, gerobak ramen, saringan ramen, dan ribuan jenis mangkok ramen, mesin pengemas ramen, hingga game dimana para pengunjung bisa berlomba menghabiskan ramen. Wah, seru ya?
Uniknya lagi museum plus taman hiburan ini ditata seperti kota Tokyo di tahun Souwa 33 (1958) juga menjadi atraksi yang sangat menarik pengunjung. Dipilihnya tahun Souwa 33 menandai masukknya era mi instan di Jepang.
Di sana pengunjung juga bisa ikut menikmati langsung kelezatan mi ramen. Sembilan toko ramen berusia lebih dari 50 tahun dan terkenal di seluruh penjuru Jepang terdapat di sini. Sebut saja Ramen Ryushanhai asal Yamagata, Ramen Ganjya asal Sitama, atau Ramen Komurasaki asal Kumamoto.
Bagi warga Jepang museum ini menjadi tempat rekreasi sekaligus tempat memperkenalkan sejarah ramen bagi anak-anak. ShinYokohama Raumen Museum juga dijadikan tempat tujuan bagi mereka yang ingin menikmati rasa ramen yang orisinil. ersedia juga ramen dalam mangkok-mangkok mini bagi mereka yang ingin mencoba sekaligus banyak jenis ramen. Wah, kalau ke Jepang pastinya ShinYokohama Raumen Museum sayang untuk dilewatkan.
(dev/Odi)
Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.Tutup
You are redirected to Facebook
You are redirected to Facebook
Sending your message
You are redirected to Lintas Berita
Sending your message
Post this to your WordPress blog:
Sending your message
Post this to your Blogger blog:
Sending your message
Sending your message
Share to your Yahoo Mail contacts
Sending your message
Sending your message
Import Your Yahoo Messenger contacts
Share to your Yahoo Messenger contacts
Sending your message
Import Your Google Talk contacts
Share to your Google Talk contacts
Sending your message
Import Your Live Messenger contacts
Share to your Live Messenger contacts
Sending your message
Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : sales[at]detik.com
Saturday, November 5, 2011
Ini Dia, Cabang Ramen Jepang Pertama di Indonesia
Devita Sari - detikFood
(dev)
Tutup
You are redirected to Facebook
You are redirected to Facebook
Sending your message
You are redirected to Lintas Berita
Sending your message
Post this to your WordPress blog:
Sending your message
Post this to your Blogger blog:
Sending your message
Sending your message
Share to your Yahoo Mail contacts
Sending your message
Sending your message
Import Your Yahoo Messenger contacts
Share to your Yahoo Messenger contacts
Sending your message
Import Your Google Talk contacts
Share to your Google Talk contacts
Sending your message
Import Your Live Messenger contacts
Share to your Live Messenger contacts
Sending your message
Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : sales[at]detik.com
Sunday, October 2, 2011
Inilah Rasa Asli Nihon no Ramen!
Odilia Winneke - detikFood
Foto: Odi/detikFood Jakarta - Ramen alias mi di tempat ini disajikan dengan cara sederhana, apa adanya. Pilihan isi dan topping-nya beragam. Kaldunya gurih semerbak, menguapkan cita rasa asli ramen Jepang. Slruupp... dihirup saat masih panas mengepul, tottemo oishii desu!
Setelah tempura dan sukiyaki, kini giliran ramen atau mi Jepang yang mulai digandrungi di Jakarta dan kota besar lainnya. Banyak bermunculan resto khusus ramen. Di tiap menu restoran Jepang selalu ada menu ramen. Maklum saja, karena ramen juga makanan favorit sejuta umat di Jepang.
Ramen sebutan bahasa Jepang untuk mi. Jenis mi Jepang yang lain adalah soba yang dibuat dari tepung buckwheat dan udon yang lebih besar dan kenyal.Meskipun diadaptasi dari Cina, mi Jepang disajikan dengan gaya asli Jepang.
Umumnya ramen disajikan dengan kuah bening, kuah diberi shoyu, atau kuah dengan miso. Isiannya bisa beragam, daging sukiyaki, daging ayam, tempura, seafood dan aneka jamur dan sayuran. Topping-nya bisa berupa nori, daun bawang, irisan daging panggang atau telur.
Saat memasuki Marutama Ra-Men langsung terasa nuansa Jepang yang kuat. Interior serba kayu dengan warna cokelat gelap, dan aneka hiasan dinding khas Jepang. Menu yang disajikan pun sederhana, khas resto ramen. Hanya ada 2 menu utama; ramen dan Marutama Nabe alias hotpot.
Hanya ada 4 pilihan ramen, Marutama Ra-men/Karashi Ra-men (berkuah ayam), Ebi Ra-men (memakai udang), Aka Ra-men (dengan 7 jenis kacang, kaldu ayam dan sedikit pedas) dan Tan Men ( berkuah ayam dengan topping sayuran).
Jika ingin topping lebih tersedia menu topping terpisah seperti tamago (telur rebus), aosa (rumput laut) negi (daun bawang), lemon dan kaedama (refill ra-men). Karena kangen berat ramen asli Jepang maka Aka Ra-men dan Ebi Ra-men jadi pilihan saya buat memuaskan selera. Termasuk seporsi torikatsu buat pelengkapnya.
Aka Ra-men ( Rp. 65.000,00) langsung memikat saya karena kuahnya yang merah kecokelatan keruh dengan beberapa butir bakso yang menembul, taburan daun ketumbar dan rumput laut plus seiris lemon yang diselipkan di pinggir mangkuk. Wouw... aromanya gurih menggelitik hidung!
Benar saja kuahnya gurih karena memakai 7 jenis kacang yang digerus halus. Yang unik justru bola-bola ayam yang di dalamnya juga diberi kacang cincang. Ada rasa krenyes enak saat dikunyah. Setelah dikucuri air jeruk lemon, ditaburi cabai bubuk plus bawang putih goreng yang disediakan sebagai condiment di meja, kuahnya lebih merangsang rasanya. Gurih-gurih pedas sedikit asam!
Berbeda dengan Ebi Ra-men (Rp. 69.000,00) yang saya pesan dengan topping tamago alias telur rebus kecokelatan, disajikan dengan topping irisan daun bawang, rumput laut dan biji wijen. Kuahnya lebih pekat rasa gurih kaldunya. Makin terasa enak setelah disuap dengan udang rebus yang gurih kenyal. Ramen alias minya berbentuk lidi halus dengan tekstur kenyal-kenyal lembut.
O, ya torikatsu alias ayam goreng tepungnya disajikan dalam potongan kecil. Balutan tepungnya renyah garing dan terasa lebih enak setelah dikucuri sedikit air jeruk lemon. Kekuatan sajian ramen terletak pada kaldunya. Marutama Ra-men cukup berhasil menonjolkan rasa ramen Jepang sejati. Sementara di resto lain ramen tampil dengan gaya populer dan fusion yang meriah.
Harga ramen yang ditawarkan seimbang dengan porsinya yang lumayan mengenyangkan. Sayapun masih sempat membilas rasa gurih di mulut dengan es krim bertopping edamame. Legit, dingin dengan rasa saus edamame yang kenyal unik!
Sekarang saya tahu tempat untuk melepas kangen ramen dengan rasa asli Jepang. Ke sini saya akan mampir kembali. Untuk menyegarkan tubuh dengan semangkuk ramen dengan menghirup kuahnya yang gurih. Slruuup... gochisosama desita!
Marutama Ra-Men
Mall Puri Indah lantai 2
Jakarta Barat
Telpon: 021-5823193
(dev/Odi)
Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.Tutup
You are redirected to Facebook
You are redirected to Facebook
Sending your message
You are redirected to Lintas Berita
Sending your message
Post this to your WordPress blog:
Sending your message
Post this to your Blogger blog:
Sending your message
Sending your message
Share to your Yahoo Mail contacts
Sending your message
Sending your message
Import Your Yahoo Messenger contacts
Share to your Yahoo Messenger contacts
Sending your message
Import Your Google Talk contacts
Share to your Google Talk contacts
Sending your message
Import Your Live Messenger contacts
Share to your Live Messenger contacts
Sending your message
Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : iklan@detikfood.com ,
telepon 021-7941177 (ext.547 dan 609)
Friday, September 30, 2011
Inilah Rasa Asli Nihon no Ramen!
Odilia Winneke - detikFood
Foto: Odi/detikFood Jakarta - Ramen alias mi di tempat ini disajikan dengan cara sederhana, apa adanya. Pilihan isi dan topping-nya beragam. Kaldunya gurih semerbak, menguapkan cita rasa asli ramen Jepang. Slruupp... dihirup saat masih panas mengepul, tottemo oishii desu!
Setelah tempura dan sukiyaki, kini giliran ramen atau mi Jepang yang mulai digandrungi di Jakarta dan kota besar lainnya. Banyak bermunculan resto khusus ramen. Di tiap menu restoran Jepang selalu ada menu ramen. Maklum saja, karena ramen juga makanan favorit sejuta umat di Jepang.
Ramen sebutan bahasa Jepang untuk mi. Jenis mi Jepang yang lain adalah soba yang dibuat dari tepung buckwheat dan udon yang lebih besar dan kenyal.Meskipun diadaptasi dari Cina, mi Jepang disajikan dengan gaya asli Jepang.
Umumnya ramen disajikan dengan kuah bening, kuah diberi shoyu, atau kuah dengan miso. Isiannya bisa beragam, daging sukiyaki, daging ayam, tempura, seafood dan aneka jamur dan sayuran. Topping-nya bisa berupa nori, daun bawang, irisan daging panggang atau telur.
Saat memasuki Marutama Ra-Men langsung terasa nuansa Jepang yang kuat. Interior serba kayu dengan warna cokelat gelap, dan aneka hiasan dinding khas Jepang. Menu yang disajikan pun sederhana, khas resto ramen. Hanya ada 2 menu utama; ramen dan Marutama Nabe alias hotpot.
Hanya ada 4 pilihan ramen, Marutama Ra-men/Karashi Ra-men (berkuah ayam), Ebi Ra-men (memakai udang), Aka Ra-men (dengan 7 jenis kacang, kaldu ayam dan sedikit pedas) dan Tan Men ( berkuah ayam dengan topping sayuran).
Jika ingin topping lebih tersedia menu topping terpisah seperti tamago (telur rebus), aosa (rumput laut) negi (daun bawang), lemon dan kaedama (refill ra-men). Karena kangen berat ramen asli Jepang maka Aka Ra-men dan Ebi Ra-men jadi pilihan saya buat memuaskan selera. Termasuk seporsi torikatsu buat pelengkapnya.
Aka Ra-men ( Rp. 65.000,00) langsung memikat saya karena kuahnya yang merah kecokelatan keruh dengan beberapa butir bakso yang menembul, taburan daun ketumbar dan rumput laut plus seiris lemon yang diselipkan di pinggir mangkuk. Wouw... aromanya gurih menggelitik hidung!
Benar saja kuahnya gurih karena memakai 7 jenis kacang yang digerus halus. Yang unik justru bola-bola ayam yang di dalamnya juga diberi kacang cincang. Ada rasa krenyes enak saat dikunyah. Setelah dikucuri air jeruk lemon, ditaburi cabai bubuk plus bawang putih goreng yang disediakan sebagai condiment di meja, kuahnya lebih merangsang rasanya. Gurih-gurih pedas sedikit asam!
Berbeda dengan Ebi Ra-men (Rp. 69.000,00) yang saya pesan dengan topping tamago alias telur rebus kecokelatan, disajikan dengan topping irisan daun bawang, rumput laut dan biji wijen. Kuahnya lebih pekat rasa gurih kaldunya. Makin terasa enak setelah disuap dengan udang rebus yang gurih kenyal. Ramen alias minya berbentuk lidi halus dengan tekstur kenyal-kenyal lembut.
O, ya torikatsu alias ayam goreng tepungnya disajikan dalam potongan kecil. Balutan tepungnya renyah garing dan terasa lebih enak setelah dikucuri sedikit air jeruk lemon. Kekuatan sajian ramen terletak pada kaldunya. Marutama Ra-men cukup berhasil menonjolkan rasa ramen Jepang sejati. Sementara di resto lain ramen tampil dengan gaya populer dan fusion yang meriah.
Harga ramen yang ditawarkan seimbang dengan porsinya yang lumayan mengenyangkan. Sayapun masih sempat membilas rasa gurih di mulut dengan es krim bertopping edamame. Legit, dingin dengan rasa saus edamame yang kenyal unik!
Sekarang saya tahu tempat untuk melepas kangen ramen dengan rasa asli Jepang. Ke sini saya akan mampir kembali. Untuk menyegarkan tubuh dengan semangkuk ramen dengan menghirup kuahnya yang gurih. Slruuup... gochisosama desita!
Marutama Ra-Men
Mall Puri Indah lantai 2
Jakarta Barat
Telpon: 021-5823193
(dev/Odi)
Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.Tutup
You are redirected to Facebook
You are redirected to Facebook
Sending your message
You are redirected to Lintas Berita
Sending your message
Post this to your WordPress blog:
Sending your message
Post this to your Blogger blog:
Sending your message
Sending your message
Share to your Yahoo Mail contacts
Sending your message
Sending your message
Import Your Yahoo Messenger contacts
Share to your Yahoo Messenger contacts
Sending your message
Import Your Google Talk contacts
Share to your Google Talk contacts
Sending your message
Import Your Live Messenger contacts
Share to your Live Messenger contacts
Sending your message
Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : iklan@detikfood.com ,
telepon 021-7941177 (ext.547 dan 609)