Ivory Bakery's Address

Kami menyediakan roti murah berkualitas. Kami juga menerima pesanan untuk roti murah. Kami adalah supplier roti dari salah satu airline terbesar di Indonesia. Hubungi kami: Lisa Widjaja di 02168416986 atau 0214528707. Alamat kami di: Boulevard Raya QJ 1 no. 5, Kelapa Gading, Jakarta Utara.





Showing posts with label Kebanggaan. Show all posts
Showing posts with label Kebanggaan. Show all posts

Saturday, January 28, 2012

Resto Seafood Kebanggaan Suroboyo

Bondan Winarno - detikFood

Resto Seafood Kebanggaan Suroboyo
Foto: Bondan Winarno Surabaya - Tentu saja, sebagai kota di tepi laut, Surabaya wajib punya resto seafood yang dapat dibanggakan. Salah satu yang populer sejak beberapa tahun terakhir ini adalah Layar Seafood. Sajian andalan di sini adalah kepiting telur asin dan kerapu kukus.

Pastikan memesan tempat atau datang lebih awalm, khususnya pada saat makan malam karena restoran besar ini biasanya penuh dengan pelanggan setia. Warga Surabaya sering membawa tamu-tamu dari luar kota untuk dijamu makan di Layar Seafood.

Rumah makan ini berkonsep seafood market, dengan berbagai ikan hidup di-display di luar untuk dipilih tamu sebelum menentukan jenis masakan untuk ikan/udang/cumi/kepiting yang dipilih.

Kepitingnya besar-besar, dapat dipilih yang jantan (berdaging) atau betina (bertelur) – tergantung kesukaan kita. Seperti biasa pula, kepiting yang ditawarkan di sini dalam keadaan hidup dan dijual berdasar berat hidupnya dengan harga Rp 90.000 per kilo. Supaya mantap, piliha kepiting yang sekitar 1,5 kilogram beratnya. Cukup besar untuk disantap berempat, dan dagingnya masih lembut dan manis.

Kepiting yang sudah lebih besar – dengan berat di atas 2 kg -- cenderung lebih kasar seratnya dan kurang manis lagi karena sudah terlalu tua. Selain dimasak telur asin, saus padangnya juga enak. Sekalipun namanya saus padang dan berwarna merah seperti cabe, tetapi saus masakan kepiting ini tidak seberapa pedas. Tone manis-gurihnya lebih menonjol daripada pedasnya. Mirip masakan chili crab yang populer di Singapura. Di sini juga bisa dipesan roti goreng (mantau) untuk mencocol saus pedas manis ini. Mantaap!

Ikan kerapunya juga dijual dalam keadaan hidup. Kerapu merah dijual dengan harga Rp 500 ribu per kilo. Yang lebih murah adalah kerapu lumpur (berwarna abu-abu) dengan harga Rp 25 ribu per kilo. Cara mengukusnya istimewa. Berbeda dengan kebanyakan restoran seafood lainnya.

Ikan kerapu yang sudah dibersihkan di beri bumbu kecap asin dan minyak wijen, kemudian dibungkus dalam paket kertas aluminum bersama bokchoy dan jamur hioko, lalu dikukus. Bumbu minimalis untuk mengukus ikan seperti ini umumnya disebut Hong Kong-style. Pengukusan di dalam paket kertas aluminium ini membuat kematangannya lebih merata.

Selain kepiting telur asin dan kerapu kukus yang dibanggakan, Juga tersedia berbagai masakan udang dan cumi-cumi. Selain udang telur asin, yang juga populer di sini adalah udang havermut yang mirip masakan cabe-garam, tetapi ditambah kremesan dari havermut yang bermanfaat untuk menurunkan kolesterol.

Layar Seafood
Jl. Raya Bukit Mas 109
Surabaya
031 5683716

(dev/dev)

Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.

Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : sales[at]detik.com

Roti sehat harga hemat

Sunday, September 18, 2011

Rujak Cingur: Extreme Cuisine Kebanggaan Surabaya

Bondan Winarno - detikFood

Rujak Cingur: Extreme Cuisine Kebanggaan Surabaya
Foto: Bondan Winarno Surabaya - Sebagai putra Surabaya, sejak dulu saya sangat suka rujak cingur. Herannya, bagi banyak orang luar Jawa Timur, rujak cingur ternyata adalah termasuk extreme cuisine. Bukan rujaknya yang membuat orang enggan mencicipinya, melainkan cingurnya – yaitu bagian moncong sapi.

But, what's wrong with cingur? Apa bedanya dengan buntut, misalnya? Mengapa orang suka sup bibir ikan, tetapi menganggap bibir sapi sebagai sesuatu yang revolting?

Sulit untuk memilih mana rujak cingur terbaik di Surabaya, mengingat begitu banyak penjaja rujak cingur dengan kualitas yang rata-rata baik. Kesulitan kedua adalah mengingat bahwa selera kita sangat berbeda untuk menentukan mana rujak cingur yang paling kita sukai. Ada yang berpendapat bahwa rujak cingur yang baik justru bila petisnya adalah jenis murahan, sehingga menghasilkan sambal yang bercita rasa sangar atau cadas. Ada pula yang bahkan menganggap bahwa petis Madura – berwarna agak merah kecoklatan – adalah yang paling cocok untuk membuat rujak cingur.

Nomenklatur rujak sendiri sebetulnya kurang tepat karena rujak cingur adalah gabungan antara buah, sayur, dan protein. Sayur yang dipakai biasanya adalah kangkung, kacang panjang, dan tauge. Ditambah irisan bengkuang, timun, mangga muda, dan kedondong. Kadang-kadang juga ditambah nanas. Sedangkan proteinnya adalah irisan tempe dan tahu goreng, serta cingur rebus yang kemudian digoreng. Semua ini disiram dan diaduk dalam sambal petis, dan disajikan dengan krupuk putih.

Rujak cingur paling mahal di Surabaya adalah Rujak Cingur Akhmad Jais yang juga sering disebut sebagai Rujak Cingur Plampitan, karena nama jalan itu dulunya memang Jalan Plampitan. Tetapi, rujak cingur yang satu ini juga punya sebutan lain, yaitu Rujak Cingur Hong Kong. Soalnya, banyak warga Surabaya yang kini bermukim di Hong Kong dan selalu membungkus rujak ini untuk dibawa pulang ke Hong Kong sebagai oleh-oleh. Cik Giok Tjoe, pemilik warung ini, kini sudah sepuh. Warung ini diteruskan oleh putri-putrinya yang tetap setia menggeluti usaha.

Harga rujak cingur "Hong Kong" ini Rp 37.500 per porsi, dengan irisan cingur yang generous. Para penggemar die hard biasanya malah membayar porsi yang Rp 50 ribu karena minta ekstra cingur.

Rujak cingur favorit lain berlokasi di Jalan Genteng Durasim, di pusat kota. Di sini harganya tidak terlalu mahal. Menu lain yang juga populer di sini adalah sop buntut yang cocok untuk meredam pedasnya rujak cingur.

Ada lagi satu depot rujak cingur yang digemari orang Surabaya, sekalipun lokasinya jauh di Sedati, Sidoarjo, tidak jauh dari bandara. Di Rujak Cingur Sedati ini juga tersedia rujak tolet, rujak gobet, tahu campur, dan lain-lain. Sambal rujak cingurnya juga istimewa, merupakan campuran dari tujuh jenis petis. Di sini juga ada rujak cingur dengan petis Madura yang berwarna kemerahan.

Ya, rujak cingur memang harus lebih dimengerti, agar sajian istimewa ini dapat dinikmati oleh lebih banyak orang.

Rujak Cingur Akhmad Jais
Jl. Akhmad Jais 40, Surabaya
031 532 8443

Rujak Cingur Genteng Durasim
Jl. Genteng Durasim 29, Surabaya
031 5358213

Rujak Cingur Sedati
Jl. Raya Sedati Gede No. 66 Sedati, Surabaya
031 8678458

(dev/Odi)

Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.
Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : iklan@detikfood.com ,
telepon 021-7941177 (ext.547 dan 609)

View the original article here

Wednesday, June 22, 2011

Resto Seafood Kebanggaan Suroboyo

Bondan Winarno - detikFood

Resto Seafood Kebanggaan Suroboyo
Foto: Bondan Winarno Surabaya - Tentu saja, sebagai kota di tepi laut, Surabaya wajib punya resto seafood yang dapat dibanggakan. Salah satu yang populer sejak beberapa tahun terakhir ini adalah Layar Seafood. Sajian andalan di sini adalah kepiting telur asin dan kerapu kukus.

Pastikan memesan tempat atau datang lebih awalm, khususnya pada saat makan malam karena restoran besar ini biasanya penuh dengan pelanggan setia. Warga Surabaya sering membawa tamu-tamu dari luar kota untuk dijamu makan di Layar Seafood.

Rumah makan ini berkonsep seafood market, dengan berbagai ikan hidup di-display di luar untuk dipilih tamu sebelum menentukan jenis masakan untuk ikan/udang/cumi/kepiting yang dipilih.

Kepitingnya besar-besar, dapat dipilih yang jantan (berdaging) atau betina (bertelur) – tergantung kesukaan kita. Seperti biasa pula, kepiting yang ditawarkan di sini dalam keadaan hidup dan dijual berdasar berat hidupnya dengan harga Rp 90.000 per kilo. Supaya mantap, pilihan kepiting yang sekitar 1,5 kilogram beratnya. Cukup besar untuk disantap berempat, dan dagingnya masih lembut dan manis. Kepiting yang sudah lebih besar – dengan berat di atas 2 kg – cenderung lebih kasar seratnya dan kurang manis lagi karena sudah terlalu tua. Selain dimasak telur asin, saus padangnya juga enak.

Sekalipun namanya saus padang dan berwarna merah seperti cabe, tetapi saus masakan kepiting ini tidak seberapa pedas. Tone manis-gurihnya lebih menonjol daripada pedasnya. Mirip masakan chili crab yang populer di Singapura. Di sini juga bisa dipesan roti goreng (mantau) untuk mencocol saus pedas manis ini. Mantaap!

Ikan kerapunya juga dijual dalam keadaan hidup. Kerapu merah dijual dengan harga Rp 500 ribu per kilo. Yang lebih murah adalah kerapu lumpur (berwarna abu-abu) dengan harga Rp 25 ribu per kilo. Cara mengukusnya istimewa. Berbeda dengan kebanyakan restoran seafood lainnya. Ikan kerapu yang sudah dibersihkan di beri bumbu kecap asin dan minyak wijen, kemudian dibungkus dalam paket kertas aluminum bersama bokchoy dan jamur hioko, lalu dikukus. Bumbu minimalis untuk mengukus ikan seperti ini umumnya disebut Hong Kong-style. Pengukusan di dalam paket kertas aluminium ini membuat kematangannya lebih merata.

Selain kepiting telur asin dan kerapu kukus yang dibanggakan, Juga tersedia berbagai masakan udang dan cumi-cumi. Selain udang telur asin, yang juga populer di sini adalah udang havermut yang mirip masakan cabe-garam, tetapi ditambah kremesan dari havermut yang bermanfaat untuk menurunkan kolesterol.

Layar Seafood
Jl. Raya Bukit Mas 109
Surabaya
031 5683716

(dev/Odi)


Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : iklan@detikfood.com ,
telepon 021-7941177 (ext.547 dan 609)

View the original article here

Monday, April 18, 2011

Ini Dia, Serabi Kebanggaan Masyarakat Solo!

Devita Sari - detikFood

Ini Dia, Serabi Kebanggaan Masyarakat Solo!
Foto: detikFood Solo - Siapa yang tak kenal serabi solo? Saking terkenalnya penganan yang satu ini selalu menjadi buah tangan saat berkunjung ke kota tersebut. Salah satu penjual serabi yang terkenal adalah serabi Notosuman. Selain enak, legit, juga telah terjamin kehalalannya!

Di kota Solo memang banyak pembuat serabi, namun yang paling terkenal adalah Serabi Notosuman. Saking terkenalnya bahkan namanya sudah melagenda melebihi nama daerah tempat serabi tersebut berasal - Notosuman yang kini telah berganti nama menjadi Jl. Mohammad Yamin.

Serabi terbuat dari bahan dasar tepung beras dan santan. Oleh karena itu pula serabi ini hanya mampu bertahan selama 24 jam alias satu hari lamanya. Bentuknya yang bulat dengan taburan areh diatasnya memberi aksen gurih dan khas pada serabi Notosuman tersebut.

Ada dua toko penjual Serabi Notosuman yang terletak di Jl. Mohammad Yamin tersebut. Masing-masing dikenal sebagai serabi bungkus hijau dan serabi bungkus orange - meski begitu keduanya sama-sama berasal dari keturunan yang sama dari Hoo Gek Hok si perintis Serabi Notosuman sejak tahun 1923.

Serabi solo bungkus hijau dikenal sebagai Serabi Notosuman Ny. Lydia. Lydiawati merupakan pemilik toko serabi dan sekaligus merupakan generasi ke-3 dari Serabi Notosuman. Meski berada di jalan yang sama dan menjual produk yang sama, ia mengaku tidak saling bersaing dengan serabi bungkus orange milik saudaranya.

Yang membuat keduanya berbeda, Serabi Notosuman Ny. Lydia telah terjamin kehalalannya karena telah dilengkapi sertifikat halal. Kini dengan sertifikat halal yang dimilikinya, ia pun makin mantap dan yakin dalam menjawab keraguan para pelanggannya. Bahkan pembeli akan semakin merasa aman dengan logo halal yang terpampang di billboard tokonya.

"Saya bertanggung jawab dengan bahan-bahan dan kualitas serabi ini sehingga langkah sertifikasi halal penting. Dengan itu saya tidak hanya bertanggung jawab pada konsumen tetapi juga pada Tuhan," ujar Lydia kepada Jurnal Halal.

Banyak pelanggan yang datang lantas tak membuatnya berpuas diri. Ia pun melakukan penyempurnaan pada tokonya dengan melakukan pemisahan ruang produksi dan ruang toko untuk melayani para konsumen, sesuai dengan peraturan pemerintah.

Untuk melayani para pelanggannya Serabi Notosuman sudah mulai membuka tokonya sejak pukul 3 pagi. Para langganannya pun sangat beragam mulai dari pelajar, ibu rumah tangga, wisatawan, hingga para pejabat. Nah, kalau berkunjung ke Solo jangan lewatkan mencicipi serabi Notosuman ya?

Serabi Notosuman
Jl. Mohhamad Yamin No.28
Solo
Telp: 0271-651 852/634433

(dev/Odi)

Tutup

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message

Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : iklan@detikfood.com ,
telepon 021-7941177 (ext.547 dan 609)

View the original article here