Ivory Bakery's Address

Kami menyediakan roti murah berkualitas. Kami juga menerima pesanan untuk roti murah. Kami adalah supplier roti dari salah satu airline terbesar di Indonesia. Hubungi kami: Lisa Widjaja di 02168416986 atau 0214528707. Alamat kami di: Boulevard Raya QJ 1 no. 5, Kelapa Gading, Jakarta Utara.





Showing posts with label Iklan. Show all posts
Showing posts with label Iklan. Show all posts

Friday, March 16, 2012

Peringatan Bahaya Makan Hot Dog Ditampilkan di Papan Iklan

Dyah Oktabriawatie - detikFood

Peringatan Bahaya Makan Hot Dog Ditampilkan di Papan Iklan
Foto: nydailynews.com Jakarta - Hot dog merupakan makanan siap saji berupa sosis yang diselipkan dalam roti. Mustard, saus tomat, bawang dan mayonaise dapat melengkapi isiannya. Namun terlalu banyak makan hot dog bisa berakibat buruk untuk kesehatan.

Sebuah papan iklan baru-baru ini dipasang di sepanjang jalan Expressway Eisenhower dari arah barat hingga Cicero, Chicago. Papan tersebut bertuliskan peringatan bahaya pada makanan favorit warga sekitar. Bertuliskan “Hot Dogs Cause Butt Cancer”. Menyampaikan informasi bahwa konsumsi daging olahan bisa meningkatkan resiko terkena kanker kolorektal atau kanker usus.

Menurut laporan WGN-TV, papan iklan ini dibuat oleh sekelompok dokter yang tergabung dalam Physicians Committee for Responsible Medicine (PCRM), billboard sudah tersebar di Indianapolis dan Miami. Di Indianapolis billboard bertuliskan “Hot Dogs Can Wreck Your Health”. Sedangkan di Miami bertuliskan “Hot Dogs Can Take You Out of The Game”.

Berdasarkan hasil penelitian PCRM, pria di Illinois, Amerika Serikat banyak yang terserang kanker usus. Di beberapa negara penyakit ini mendapat peringkat ke-6, sebagai penyakit yang banyak diderita. Namun dari hasil survei terbaru diteemukan sekitar 39 persen orang Amerika tidak tahu tentang penyakit yang menyerang usus besar ini.

Kampanye kesehatan ini langsung ditentang oleh beberapa perusahaan yang tergabung dalam National Hot Dog and Sausage Council. Keduanya merupakan divisi dari American Meat Institute.

American Cancer Society melaporkan bahwa kandungan nitrat yang ditemukan dalam daging olahan, sangat mudah untuk meningkatkan resiko kanker usus sebesar sebanyak 50 persen. Jika dikonsumsi selama 10 tahun berturut-turut sebanyak 2-3 hot dog per minggu pada pria dan 1-2 hot dog per minggu untuk wanita.

(Odi/Odi)

Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.

Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : sales[at]detik.com

Roti sehat harga hemat

Thursday, March 15, 2012

LPPOM MUI Sikapi Penggunaan Iklan dengan Simbol Agama

Devita Sari - detikFood

LPPOM MUI Sikapi Penggunaan Iklan dengan Simbol Agama
Jakarta - Tak dapat dipungkiri, logo halal telah menjadi nilai tambah yang bisa meningkatkan daya jual dan daya saing sebuah produk. Tak heran jika beberapa produsen makanan menggunakannya dalam mengiklankan produk. Namun tindakan berlebihan produsen makanan yang menggunakan simbol-simbol agama membuat LPPOM MUI mengambil sikap.

Sebuah tayangan iklan yang beredar baru-baru ini membuat beberapa masyarakat yang peduli dengan kemuliaan agama melayangkan surat kepada MUI. Mereka melaporkan tentang adanya iklan produk yang telah memperoleh Sertifikat Halal (SH) MUI. Dalam iklan tersebut sang produsen menggunakan simbol agama yang dimuliakan umat Islam dengan cara yang tidak semestinya. Menanggapi itu Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) pun telah ikut mengirimkan surat terkait dengan aduan masyarakat itu, kepada MUI.

Dalam surat KPI yang ditanda-tangani Ezki Susanto, Wakil Ketua KPI disebutkan, sebuah produsen susu yang telah mendapat SH MUI, menayangkan iklan, memberikan hadiah umrah bagi konsumen yang beruntung. Dalam visualisasi iklannya itu ditampakkan orang sedang tawaf mengelilingi Ka'bah. Namun kemudian gambar Ka'bah diganti dengan gambar produk yang diiklankan, kemudian di bawahnya ada tayangan hadiah umroh. Sehingga secara selintas, tampak sepertinya orang bertawaf bukan mengelilingi Ka'bah lagi.

Maka KPI, dengan melanjutkan pertanyaan dan aduan masyarakat meminta pendapat kepada MUI tentang hal ini, karena menyangkut masalah yang sangat sensitif. Menanggapi hal ini, Sekretaris Komisi Fatwa MUI, Dr.H.M. Asrorun Niam Sholeh, M.A. memberikan sikapnya.

Ia setuju bahwa hal semacam itu meski terlihat spele namun sangat sensitif bagi umat. Maka ia berharap jangan ada istihza' atau bentuk tindakan mempermainkan terhadap simbol-simbol keagamaan. Dijelaskannya lagi, orang yang melakukan tindakan semacam ini termasuk kategori Mustahzi'un, orang yang mempermainkan agama, seperti disebutkan di dalam Al-Quran, antara lain di dalam Surat Al-Baqoroh: 14.

Permohonan KPI dan aduan masyarakat ini pun kemudian dibahas dalam Sidang Komisi Fatwa MUI beberapa waktu lalu. Pada kesempatan itu ditampilkan kembali rekaman tayangan iklan yang dipermasalahkan tersebut. Setelah menyaksikan dan mencermati tayangan itu, pimpinan sidang, Drs.K.H. Asnawi Latief, Wakil Ketua KF MUI serta para anggota KF MUI memperoleh kata sepakat.

Komisi fatwa menyatakan bahwa secara prinsip tidak ada unsur istihza', pelecehan terhadap simbol Ka'bah dalam visualisasi iklan tersebut. Karena yang tampak dalam visualisasi itu ada pemisahan yang jelas antara gambar orang sedang tawaf mengelilingi Ka'bah dengan tayangan produk yang diiklankan. Jadi secara visual dan etika penayangan iklan itu, Komisi Fatwa MUI tidak mempermasalahkannya.

"Kami sangat menghargai sensitifitas masyarakat dan KPI terkait laporan dan pengaduan ini. Memang sebaiknya ide kreatif dalam pembuatan iklan untuk menarik konsumen jangan sampai menyerempet pada bentuk yang dianggap istihza' atau mempermainkan simbol-simbol keagamaan. Jelas kita semua harus menjunjung tinggi penghormatan terhadap nilai-nilai agama yang dimuliakan umat," tutup Asnawi.

(Sumber: LPPOM MUI)

(dev/Odi)



Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : sales[at]detik.com

Roti sehat harga hemat