Ivory Bakery's Address

Kami menyediakan roti murah berkualitas. Kami juga menerima pesanan untuk roti murah. Kami adalah supplier roti dari salah satu airline terbesar di Indonesia. Hubungi kami: Lisa Widjaja di 02168416986 atau 0214528707. Alamat kami di: Boulevard Raya QJ 1 no. 5, Kelapa Gading, Jakarta Utara.





Showing posts with label Haruan. Show all posts
Showing posts with label Haruan. Show all posts

Monday, January 9, 2012

Resep Ikan: Haruan Masak Habang

Bondan Winarno - detikFood

Resep Ikan: Haruan Masak Habang
Foto: Bondan Winarno Jakarta - Ikan gabus berbumbu merah ini memang menggoda selera. Gurih kenyal daging ikan air tawar ini diselimuti bumbu yang pedas menggigit. Dijamin bikin ketagihan!

Bahan:
3 ekor ikan haruan (ikan gabus)
Bumbu:
500 g bawang merah
250 g bawang putih
1 kg cabai merah besar
250 g cabai merah keriting
250 g gula merah
1 sdm bubuk ketumbar
Garam secukupnya

Cara membuat:

Bersihkan ikan haruan, potong menjadi tiga bagian – kepala, badan, ekor.Cuci potongan-potongan ikan dan dilumuri perasan jeruk nipis untuk menghilangkan aroma amis.Goreng bawang merah, bawang putih, cabe merah besar, dan cabe merah keriting.Haluskan semua bumbu yang sudah digoreng.Tumis bumbu halus, masukkan gula merah dan ketumbar, tambahkan garam seperlunya.Goreng potongan ikan haruan. (Dapat juga dibakar jika suka).Masukkan ikan haruan goreng ke dalam bumbu habang, dan masak sebentar lagi.Sajikan dengan taburan bawang merah goreng.(Catatan: setiap dapur punya resep sendiri. Beberapa dapur menggunakan jahe, cabe kering, dan juga kencur. Silakan mencoba sendiri mana yang lebih cocok).

Resep diperoleh dari:
RM Nyaman
Jl. Pangeran Antasari 50
Cilandak Barat
Jakarta Selatan
021 7654637

Riset disponsori oleh PT Tiga Pilar Sejahtera Tbk.

(dev/Odi)



Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : sales[at]detik.com

View the original article here

Tuesday, December 20, 2011

Haruan Betanak nan Lemak

Bondan Winarno - detikFood

Haruan Betanak nan Lemak
Foto: Bondan Winarno Jakarta - Di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, ikan yang paling populer adalah ikan haruan. Ikan ini disebut ikan gabus oleh orang Betawi. Orang Jawa menyebutnya sebagai kutuk, dan orang Sunda punya sebutan lain untuk ikan ini: bogo.

Di Malaysia pun ikan ini dikenal dengan nama haruan. Nama Latin-nya adalah Channa striatus, dan termasuk keluarga snakehead fish. Ikan gabus juga banyak kita jumpai dalam kuliner Tionghoa. Misalnya, ada masakan Kanton yang populer dengan nama sheng yu, yaitu sup ikan gabus yang dimasak dengan pepaya muda.

Ikan haruan sebenarnya termasuk jenis ikan buas yang hidup liar di sungai. Panjangnya bisa mencapai satu meter. Orang-orang tua meyakini khasiat ikan gabus yang baik untuk penyembuhan luka dalam, misalnya bagi ibu-ibu setelah melahirkan. Sayangnya, ikan ini banyak duri halusnya – khususnya ikan yang berukuran kecil. Karena itu pula ikan haruan termasuk jenis ikan yang murah harganya. Yang berukuran besar lebih mudah menyisihkan duri dan tulangnya, biasa diproses menjadi ikan kering atau ikan asin, untuk memudahkan penyajian selanjutnya.

Umumnya, di daerah Kalimantan Selatan, ikan haruan segar disajikan secara Masak Habang – mirip seperti Ikan Bumbu Bali yang populer di Jawa Timur – yaitu ikan goreng yang dimasak dengan bumbu cabe merah. Haruan masak habang lazim dimakan dengan ketupat atau lontong, yang kemudian diguyur dengan sayur bersantan.

Masakan ikan haruan yang juga tak kalah populer adalah Haruan Betanak. Karena dimasak dengan santan (dalam berbagai subkultur kita disebut lemak), maka masakan ini juga umum disebut Haruan Masak Lemak. Ada pula yang sengaja dibuat lebih pedas dengan menambahkan cabe rawit. Masakan pedas ini disebut Haruan Masak Lemak Cili Api.

Kehadiran santan diperlukan karena yang dimasak biasanya adalah ikan haruan yang sudah dikeringkan atau diasinkan. Ini analog dengan Eungkot Keu-ung di Aceh yang menggunakan santan untuk melunakkan kembali ikan kering yang di sana disebut eungkot kayee (ikan kayu). Dengan santan yang lemak nian, masakan ini memang cocok untuk menyantap nasi panas atau ketupat. Santan yang menciptakan rasa gurih, tekstur ikan kering yang agak asin, dan bumbu-bumbunya yang lamat-lamat menyemburatkan citarasa asam-pedas.

Haruan Betanak mudah dijumpai di rumah-rumah makan di seluruh Kalimantan Selatan. Sajian ini juga masih menjadi favorit keluarga di rumah-rumah penduduk.

Cara masak dan bumbu-bumbunya sangat sederhana. Pada dasarnya hanya diperlukan bawang merah dan cabe dalam keseimbangan yang bagus, bila perlu ditambahkan citarasa asam dan aroma harum dari bunga kantan (kecombrang, honje) dan belimbing buluh. Hmm, lemak nian!

(dev/Odi)



Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : sales[at]detik.com

View the original article here