Ivory Bakery's Address

Kami menyediakan roti murah berkualitas. Kami juga menerima pesanan untuk roti murah. Kami adalah supplier roti dari salah satu airline terbesar di Indonesia. Hubungi kami: Lisa Widjaja di 02168416986 atau 0214528707. Alamat kami di: Boulevard Raya QJ 1 no. 5, Kelapa Gading, Jakarta Utara.





Showing posts with label Ganti. Show all posts
Showing posts with label Ganti. Show all posts

Sunday, March 25, 2012

Sprite dan Nestea Prancis Ganti Gula dengan Stevia

Odi - detikFood

google_ad_client = 'ca-pub-6880533263535234'; google_ad_channel = '4958278774'; google_ad_width = 200; google_ad_height = 400; google_ui_version = 1; google_ad_slot = '3695403116'; google_override_format = 'true'; google_ad_type = 'text_html'; google_tl = 3; google_font_face = 'arial'; google_font_size = 'small'; google_tfs = 12; google_color_link = '#11593C'; google_color_text = 'E1771E'; google_color_bg = '#FFFFFF'; google_color_border = '#FFFFFF'; google_color_url = '#CCCCCC';Sprite dan Nestea Prancis Ganti Gula dengan Stevia
Foto: www.leparisien.fr Jakarta - Soda adalah musuh orang yang sedang berdiet. Jika tak tahan godaan, bisa-bisa diet gagal karena kalorinya tinggi. Perusahaan soft drinks pun memutar otak agar produknya tetap jadi pilihan konsumen dengan mengganti gula dengan stevia.

The Coca-Cola Company dan PepsiCo Inc. telah berinvestasi besar-besaran untuk mengurangi kalori di minuman mereka tanpa memengaruhi rasanya. Kini, keduanya menggunakan stevia. Pemanis alami ini menjadi populer di Amerika Serikat, khususnya California. Di sinilah pabrik stevia pertama di Amerika Utara berdiri, yaitu Stevia First Corp.

Berdasarkan informasi dari Wall Street Journal, The Coca-Cola Company telah mengganti bahan pemanisnya dengan stevia. Sprite dan Nestea yang dipasarkan di Prancis adalah dua merk ternama yang menggunakan pemanis alami tanpa kalori. Setelah mengubah resepnya, kalori dan gula di kedua minuman ini berkurang hingga 30%.

Pemanis yang dipakai dalam soft drinks tersebut adalah Truvia, campuran stevia dengan gula. Truvia adalah merk yang dikembangkan oleh Coca-Cola dan Cargill Inc. Sejak diizinkan oleh Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat pada 2008, pemanis ini telah dipergunakan di lebih dari 30 produk The Coca-Cola Company di 7 negara.

Namun, dulu Truvia hanya dimanfaatkan untuk merk-merk yang tidak terlalu populer. Baru kali ini merk besar seperti Sprite dan Nestea mengganti gula dengan pemanis alami.

Coca-Cola membantah penggunaan produk Truvia di Perancis disebabkan oleh pajak terhadap minuman yang mengandung gula. Menurut juru bicara, produk ini hadir karena permintaan konsumen. Namun, Coca-Cola belum memberikan konfirmasi penerapan Truvia secara lebih luas untuk produk-produknya.

(Odi/Odi)

Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.

Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Hubungi kami:
Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media partner: promosi[at]detik.com
Pemasangan iklan: sales[at]detik.com

Roti sehat harga hemat

Sunday, March 11, 2012

Coca-Cola Ganti Resep untuk Hindari Peringatan Kanker

Fitria Rahmadianti - detikFood

Coca-Cola Ganti Resep untuk Hindari Peringatan Kanker
Foto: sodahead.com Jakarta - Seperti rokok, peringatan risiko kesehatan juga wajib dicantumkan di label Coca-Cola dan Pepsi. Pasalnya, zat pewarna yang digunakan dalam minuman ini disinyalir dapat menyebabkan kanker. Meski membantah, Coca-Cola akhirnya mengubah resep.

Negara bagian California, Amerika Serikat, baru-baru ini menambahkan 4-methylimidazole (4-MI) ke dalam daftar karsinogen (zat pemicu kanker). Karena pewarna karamel Coca-Cola mengandung zat ini, peringatan bahaya kanker harus ditampilkan di labelnya.

Berdasarkan berita yang dilansir Daily Mail, aturan ini bersumber dari sebuah penelitian. Menurut riset tersebut, konsumsi 4-MI dalam jumlah banyak dapat memicu tumor pada tikus percobaan. Namun, efeknya belum teruji pada manusia.

Coca-Cola menolak temuan tersebut. Menurut juru bicara perusahaan ini, kandungan 4-MI dalam produknya tidak menimbulkan risiko kesehatan atau keselamatan. Di luar California, tidak ada lembaga kesehatan masyarakat yang menyatakan bahwa 4-MI bersifat karsinogen terhadap manusia.

“Pewarna karamel di bahan-bahan yang kami gunakan selalu aman,” ujar Ben Scheilder, sang juru bicara.Namun, semata demi menuruti aturan, Coca-Cola meminta supplier zat pewarnanya memodifikasi proses pengolahan untuk mengurangi kandungan 4-MI. Zat ini bisa terbentuk saat proses pemasakan dan dapat pula terkandung di makanan lain. Perubahan ini sudah diterapkan di California dan akan menyebar ke seluruh Amerika Serikat.

Pengumuman dari Coca-Cola ini keluar sehari setelah Center for Science in the Public Interest (CSPI) mengajukan surat permohonan ke Food and Drug Administration (FDA). Kelompok konsumen itu sudah kedua kalinya meminta FDA melarang zat tersebut.

California's Office of Environmental Health Hazard Assessment menyebut bahwa produk yang mengandung 4-MI lebih dari 29 mikrogram harus menggunakan label peringatan. Penelitian CSPI menunjukkan bahwa dalam sekaleng Coca-Cola terdapat 140 mikrogram 4-MI.

“Jika memungkinkan, industri soda harus menggunakan pewarna cokelat yang bebas karsinogen untuk makanan,” tegas Executive Director CSPI, Michael Jacobson, kepada Reuters.

Saat ini FDA masih meneliti petisi tersebut. Namun, menurut juru bicara FDA, kandungan 4-MI dalam softdrink masih dalam batas aman. “Konsumen harus meminum lebih dari 1,000 kaleng soda per hari untuk memenuhi dosis yang tertera dalam studi,” ujar juru bicara FDA, Doug Karas.

American Beverage Association menyatakan bahwa perusahaan anggotanya akan tetap menggunakan pewarna karamel, namun disesuaikan dengan standar California.

(Odi/Odi)

Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.

Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : sales[at]detik.com

Roti sehat harga hemat

Sunday, July 10, 2011

Sop Gurame yang Ganti Nama Tiga Kali

Bondan Winarno - detikFood

Sop Gurame yang Ganti Nama Tiga Kali
Foto: Bondan W Jakarta - Masakan yang satu ini memang punya banyak penggemar fanatik. Ini adalah masakan ikan gurame goreng yang kemudian dimasak dalam kuah gurih, dengan sawi asin, angcau (tape beras merah), tahu, dan lobak. Sekalipun encer, kuahnya berwarna agak keruh, diduga karena diberi sedikit susu. Tetapi, menurut jurumasaknya, warna keruh itu diakibatkan proses merebus kepala ikan goreng, tahu, dan lobak dengan api sangat panas. Hasilnya adalah kuah yang sangat gurih, sangat segar, dan sangat mulus. Asam-asin dari sayur sawi asin, menyalut kegurihan ikan goreng, dan masih lagi diwarnai dengan pesona tape beras merah yang menciptakan aroma dan citarasa umami yang sangat khas. Sungguh mak nyuss!

Sekalipun masakan ini cukup populer di kalangan kaum Hakka, tetapi sop gurame ini (Rp50/60/90 ribu) pertama kali merebut hati begitu banyak penggemarnya sejak dijajakan oleh Restoran Cahaya Baru di Jalan Tiang Bendera, kawasan Kota Lama Jakarta. Setelah restoran itu terbakar, sebagian personelnya pindah dan membuka restoran di Jl. Hayam Wuruk (kawasan Olimo), dan berganti nama menjadi Cahaya Lestari. Selama bertahun-tahun Cahaya Lestari memanjakan lidah pelanggannya di lokasi itu. Tetapi, sejak tahun lalu, mereka "pecah kongsi" lagi. Sang koki, A Koy, membawa nama Cahaya Lestari dan membuka restoran baru di Jalan Mangga Besar (kawasan Lokasari). Restoran yang berlokasi di Jalan Hayam Wuruk tetap beroperasi, tetapi mengganti namanya menjadi Sinar Lestari.

Para pelanggan pun terbelah. Sebagian tetap setia dengan masakan A Koy dan "mengungsi" ke Mangga besar, sebagian lagi tetap menuju Jalan Hayam Wuruk.

Menu dan harga di kedua restoran ini pun sangat mirip. Begitu pula citarasanya. Bedanya, yang satu dimasak oleh Sang Guru, sedangkan yang lain hasil masakan Sang Murid. Untungnya, Sang Murid cukup pintar, sehingga mampu menghasilkan masakan yang kualitasnya "beti" alias beda tipis.

Selain sop gurame yang legendaris, sajian andalan Sinar Lestari dan Cahaya Lestari adalah Yam Ha (Rp 75/130 ribu). Terjemahannya adalah udang rebus. Tetapi, banyak pelanggan yang menyebutnya udang kaca, karena udang rebus ini tampil mengkilat dan hampir transparan seperti kaca. Aroma minyak wijen dan kegurihan citarasanya sungguh menempatkan sajian ini ke jajaran mak nyuss. Tidak ada orang yang tidak menyukai hidangan istimewa ini. Ini adalah hasil proses memasak yang sangat presisi. Menurut William Wongso, udangnya dicelup sebentar ke dalam air yang tidak terlalu mendidih, lalu ditumis sebentar dengan bumbu-bumbunya - tetap dengan api yang kecil. Suhu tinggi akan mengubah sifat translucent (tembus pandang) daging udang menjadi opaque. Tekstur daging udangnya nyakrek (succulent).

Ada lagi sajian yang tidak boleh dilewatkan, yaitu Yam Pak Yap (Rp55/65/75 ribu). Sekalipun memakai nama Tionghoa, sajian ini halal karena dibuat dari babat sapi. Ini juga jenis masakan berbumbu minimalis yang menghasilkan babat yang garing dan renyah. Sungguh mengagumkan bila kita dihidangi sajian sederhana yang istimewa tekstur maupun citarasanya.

Kalau sempat singgah ke sini, coba juga pa cam ke-nya (ayam rebus, Rp 60/120 ribu) yang istimewa. (Bondan Winarno)

Sinar Lestari
Jl. Hayam Wuruk 124A, Olimo
Jakarta Barat
021 6397528

Cahaya Lestari
Jl. Mangga Besar Raya 87
Jakarta Barat
021 6264320

(eka/Odi)

Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.
Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : iklan@detikfood.com ,
telepon 021-7941177 (ext.547 dan 609)

View the original article here