Ivory Bakery's Address

Kami menyediakan roti murah berkualitas. Kami juga menerima pesanan untuk roti murah. Kami adalah supplier roti dari salah satu airline terbesar di Indonesia. Hubungi kami: Lisa Widjaja di 02168416986 atau 0214528707. Alamat kami di: Boulevard Raya QJ 1 no. 5, Kelapa Gading, Jakarta Utara.





Showing posts with label Babat. Show all posts
Showing posts with label Babat. Show all posts

Wednesday, November 23, 2011

Nasgor Babat Semarangan di Cinere

Bondan Winarno - detikFood

Nasgor Babat Semarangan di Cinere
Foto: Bondan Winarno Jakarta - Sekalipun namanya Waroeng Indo, tetapi rumah makan ini sebetulnya punya menu berbagai masakan gaya Semarangan yang andal. Lunpia (orang Semarang selalu menyebutnya demikian, bukan lumpia!), tahu pong, gimbal udang, nasi goreng babat, dan babat gongso – hanyalah sebagian dari sajian yang ditawarkan dalam daftar menu Waroeng Indo. Pemiliknya orang keturunan Tionghoa yang memang dikenal punya kepiawaian khusus dalam menangani dapur.

Untuk komplet-komplet, supaya sesuai dengan namanya, Waroeng Indo juga menghadirkan masakan Nusantara lainnya, seperti: gado-gado Betawi, pecel Solo, karedok Bandung, nasi bogana Tegal, rawon Surabaya, sate ayam Gombong, tahu lontong Blora, soto ayam Lamongan, garang asem Pekalongan, laksa Bogor, dan lain-lain. Semua makanan ini dibandrol dengan harga antara Rp 9-20 ribu saja – kecuali iga penyet, bandeng penyet, dan tahu brontak seafood yang memang bahannya mahal, sehingga terpaksa dihargai Rp 27-35 ribu. Sungguh menyenangkan bagi yang dompetnya tidak seberapa tebal.

Ada juga masakan "Indo" – seperti beef steak Oma (Rp 35 ribu), chicken steak Oma (Rp 30 ribu), dan mixed fruits salad (Rp 25 ribu) – dan masakan Tionghoa seperti fuyunghai, ayam nanking, sapo tahu, dan masih banyak lagi.

Tentu saja saya harus mencicipi nasi goreng babatnya. Sungguh tidak mengecewakan. Babatnya empuk. Nasi gorengnya berbumbu intens, dengan “tendangan” citarasa bawang merah yang menonjol. Nasi goreng babat gaya Semarangan memang harus seperti itu. Warnanya agak gelap karena memang memakai kecap manis, dan minyaknya juga harus kelihatan mengkilat. Mak nyuss!

Para penggemar hardcore nasi goreng babat biasanya kurang puas dengan porsi babat dalam nasgor-nya. Banyak yang di samping memesan nasi goreng babat juga memesan babat gongso yang kemudian dijadikan lauk, atau bahkan dicampurkan ke dalam porsi nasgor babatnya. Muantapff!

Yang juga sempat saya cicipi adalah garang asem Pekalongan. Garang asem Pekalongan sangat berbeda dengan garang asem Kudus ataupun Solo. Garang asem Pekalongan berpenampilan mirip rawon Surabaya, yaitu potongan daging sapi dalam kuah yang berwarna kecoklatan. Bedanya, garang asem ini tidak memakai kluwek. Bumbunya adalah asam Jawa, bawang merah, cabe keriting yang digarang (dipanggang di atas api). Rasa asam-pedasnya yang soft merupakan kunci kenimatan masakan ini.

Dari beberapa pengunjung Waroeng Indo, saya mendapat info bahwa masakan favorit di sini adalah lontong capgomeh. Saya sempat melirik pesanan tamu lain yang memang tampak mlekoh santannya yang kental dan merah karena bercampur dengan sambal goreng ati-ampla yang legit.

Waroeng Indo
Jl. Cinere Raya
Ruko No. 1B
Jakarta Selatan
021 7545817

(dev/Odi)

Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.

Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : sales[at]detik.com

View the original article here

Sunday, September 25, 2011

Resep Babat: Babat Cabai Hijau

Odilia Winneke - detikFood

Resep Babat: Babat Cabai Hijau
Foto: Syahroni/Detikfood Jakarta - Sekali-sekali boleh lho makan jeroan sapi yang enak ini. Babat yang empuk dan gurih ini dibalut bumbu cabai hijau yang pedas segar. Mau coba?

Bahan:
500 g babat sapi
3 sdm minyak sayur
2 buah cabai hijau, iris kasar
2 lembar daun jeruk
1 sdm air jeruk nipis
Haluskan:
150 g cabai hijau
6 butir bawang merah
3 siung bawang putih
? sdt merica butiran
1 sdt gula pasir
2 sdt garam

Cara membuat:

Rebus babat hingga empuk. Potong-potong lalu sisihkan.Tumis bumbu hingga wangi.Masukkan cabai hijau iris dan daun jeruk, aduk hingga layu.Tambahkan babat rebus, aduk hingga rata.Kucuri air jeruk nipis, aduk rata. Angkat.Untuk 6 orang

(dev/Odi)


Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : iklan@detikfood.com ,
telepon 021-7941177 (ext.547 dan 609)

View the original article here

Sunday, September 18, 2011

Nasgor Babat Semarangan di Cinere

Odilia Winneke - detikFood

Nasgor Babat Semarangan di Cinere
Foto: Bondan Winarno Jakarta - Sekalipun namanya Waroeng Indo, tetapi rumah makan ini sebetulnya punya menu berbagai masakan gaya Semarangan yang andal. Lunpia (orang Semarang selalu menyebutnya demikian, bukan lumpia!), tahu pong, gimbal udang, nasi goreng babat, dan babat gongso – hanyalah sebagian dari sajian yang ditawarkan dalam daftar menu Waroeng Indo. Pemiliknya orang keturunan Tionghoa yang memang dikenal punya kepiawaian khusus dalam menangani dapur.

Untuk komplet-komplet, supaya sesuai dengan namanya, Waroeng Indo juga menghadirkan masakan Nusantara lainnya, seperti: gado-gado Betawi, pecel Solo, karedok Bandung, nasi bogana Tegal, rawon Surabaya, sate ayam Gombong, tahu lontong Blora, soto ayam Lamongan, garang asem Pekalongan, laksa Bogor, dan lain-lain. Semua makanan ini dibandrol dengan harga antara Rp 9-20 ribu saja – kecuali iga penyet, bandeng penyet, dan tahu brontak seafood yang memang bahannya mahal, sehingga terpaksa dihargai Rp 27-35 ribu. Sungguh menyenangkan bagi yang dompetnya tidak seberapa tebal.

Ada juga masakan "Indo" – seperti beef steak Oma (Rp 35 ribu), chicken steak Oma (Rp 30 ribu), dan mixed fruits salad (Rp 25 ribu) – dan masakan Tionghoa seperti fuyunghai, ayam nanking, sapo tahu, dan masih banyak lagi.

Tentu saja saya harus mencicipi nasi goreng babatnya. Sungguh tidak mengecewakan. Babatnya empuk. Nasi gorengnya berbumbu intens, dengan "tendangan" citarasa bawang merah yang menonjol. Nasi goreng babat gaya Semarangan memang harus seperti itu. Warnanya agak gelap karena memang memakai kecap manis, dan minyaknya juga harus kelihatan mengkilat. Mak nyuss!

Para penggemar hardcore nasi goreng babat biasanya kurang puas dengan porsi babat dalam nasgor-nya. Banyak yang di samping memesan nasi goreng babat juga memesan babat gongso yang kemudian dijadikan lauk, atau bahkan dicampurkan ke dalam porsi nasgor babatnya. Muantapff!

Yang juga sempat saya cicipi adalah garang asem Pekalongan. Garang asem Pekalongan sangat berbeda dengan garang asem Kudus ataupun Solo. Garang asem Pekalongan berpenampilan mirip rawon Surabaya, yaitu potongan daging sapi dalam kuah yang berwarna kecoklatan. Bedanya, garang asem ini tidak memakai kluwek. Bumbunya adalah asam Jawa, bawang merah, cabe keriting yang digarang (dipanggang di atas api). Rasa asam-pedasnya yang soft merupakan kunci kenimatan masakan ini.

Dari beberapa pengunjung Waroeng Indo, saya mendapat info bahwa masakan favorit di sini adalah lontong capgomeh. Saya sempat melirik pesanan tamu lain yang memang tampak mlekoh santannya yang kental dan merah karena bercampur dengan sambal goreng ati-ampla yang legit.

Waroeng Indo
Jl. Cinere Raya
Ruko No. 1B
Jakarta Selatan
021 7545817

(dev/Odi)

Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.
Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : iklan@detikfood.com ,
telepon 021-7941177 (ext.547 dan 609)

View the original article here

Wednesday, June 29, 2011

Resep Nasi: Nasi Goreng Babat

Odilia Winneke - detikFood

Resep Nasi: Nasi Goreng Babat
Foto: Syahroni Jakarta - Nasgor gaya kaki lima Semarang ini enak dimakan hangat. Ada rasa pedas, gurih dan semburat manis kecap yang unik. Disuap dengan acar timun, hmm... sedap!

Bahan:
2 sdm minyak sayur
2 butir bawang merah, iris tipis
2 siung bawang putih, iris tipis
150 g babat rebus, iris tipis panjang
400 g nasi putih
1 batang daun bawang, iris kasar
3 sdm kecap manis
Haluskan:
2 buah cabai merah besar, buang bijinya, rebus
2 buah cabai rawit merah
2 butir bawang merah
1 siung bawang putih
1/2 sdt terasi goreng
1 sdt garam
Pelengkap:
2 sdm bawang merah goreng
Acar timun

Cara membuat:

Tumis bawang merah dan bawang putih hingga layu.Masukkan bumbu halus, aduk hingga matang dan harum.Tambahkan babat, aduk hingga rata.Masukkan nasi, daun bawang dan kecap manis.Aduk hingga rata dan agak kering.Angkat, Sajikan hangat dengan Pelengkapnya.Untuk 3 orang

(eka/Odi)


Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : iklan@detikfood.com ,
telepon 021-7941177 (ext.547 dan 609)

View the original article here