Ivory Bakery's Address

Kami menyediakan roti murah berkualitas. Kami juga menerima pesanan untuk roti murah. Kami adalah supplier roti dari salah satu airline terbesar di Indonesia. Hubungi kami: Lisa Widjaja di 02168416986 atau 0214528707. Alamat kami di: Boulevard Raya QJ 1 no. 5, Kelapa Gading, Jakarta Utara.





Showing posts with label Rumput. Show all posts
Showing posts with label Rumput. Show all posts

Saturday, January 28, 2012

Rumput Laut Bikin Gairah Seks Lebih Dahsyat

Fitria Rahmadianti - detikFood

Rumput Laut Bikin Gairah Seks Lebih Dahsyat
Foto: goeshealth.com Jakarta - Beberapa makanan seperti strawberry, alpukat, dan jahe sudah dikenal luas sebagai afrodisiak atau peningkat gairah seks. Namun, belum banyak yang tahu bahwa rumput laut ternyata juga baik untuk meningkatkan kualitas hubungan seks.

Rumput laut yang biasa dikonsumsi manusia adalah alga merah. Jenisnya beragam, mulai dari Palmaria palmata, Gelidium amansii, Porphyra, Laver, Chondrus crispus, hingga Kappaphycus alvarezii. Rumput laut dapat disajikan sebagai minuman atau makanan.

Ternyata, rumput laut sudah dikenal sebagai afrodisiak sejak dulu. Pujangga Romawi kuno bernama Juvenal menasihati pasangan yang sedang bertengkar untuk memakan rumput laut agar kemarahannya mereda. Ganggang juga sudah banyak dikonsumsi di Inggris sejak zaman Shakespeare.

Di beberapa tempat, rumput laut disajikan sebagai minuman yang berkhasiat meningkatkan gairah seks. Ada minuman yang dibuat dari Irish moss (Chondrus crispus) dan susu disajikan di Karibia. Sementara itu, di Tobago rumput laut dibuat menjadi es krim.

Rumput laut juga bisa dicampur dengan rum dan rempah-rempah agar manfaatnya lebih terasa. Minuman ini populer di beberapa daerah dan dapat dijumpai dalam bentuk kalengan. Menurut eatsomethingsexy.com, jika di Belize Anda mengatakan ingin makan rumput laut, Anda akan disambut cekikikan dan kedipan mata warga setempat karena berhubungan dengan afrodisiak.

Meski belum ada penelitian khusus mengenai manfaat rumput laut untuk seks, nampaknya anggapan tradisional tersebut benar adanya. Jika dilihat dari kandungan gizinya, rumput laut mengandung vitamin B1 yang dapat mengatasi kelelahan dan stres. Sementara itu, vitamin B2 dalam ganggang membantu produksi hormon.

Rumput laut mengandung vitamin E dosis tinggi yang dapat menangkal radikal bebas dalam membran sperma serta mengatur fungsi kelenjar seks. Ganggang juga sarat mineral mangan untuk mempertahankan gairah seks yang sehat.

Semua manfaat di atas dapat meningkatkan kualitas hubungan Anda dengan pasangan. Apalagi rumput laut juga mengandung serat, yodium, selenium, serta rendah lemak dan kalori.

(Odi/Odi)

Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.

Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : sales[at]detik.com

Roti sehat harga hemat

Sunday, May 15, 2011

Kriuk..kriuk Kedelai Rumput Laut

Eka Septia Wulan - detikFood

Kriuk..kriuk Kedelai Rumput Laut
Foto: wln/detikfood Jakarta - Warna hijaunya mencolok dan cukup menarik mata. Tidak seperti kacang sejenisnya - wasabi soybean- yang rasanya menyengat, kacang kedelai ini memiliki rasa gurih rumput laut yang bikin nagih! Ada juga black bean yang garing sebagai pilihan lainnya. Cobain yuk!

Kalau bertemu dengan camilan yang namanya kacang, rasanya sulit sekali menolak dan berhenti memakannya sebelum kacang habis. Tidak terkecuali kacang yang asal negeri sakura ini. Kacang kedelai yang berbalut dengan adonan tepung rasa rumput laut ini bisa bikin nagih, lho!

Kacang kedelainya tidak seperti kacang kedelai yang ada di Indonesia. Ukurannya jauh lebih besar, sepintas memang mirip sekali dengan kacang atom namun soal rasa jelas jauh berbeda. Kacangnya gurih renyah dengan jejak rasa manis yang lamat-lamat. Warna hijau berasal dari rumput laut yang wangi enak aromanya. Tak heran jika kacang ini bisa jadi favorit camilan saat senggang.

Pilihan lainnya ada black bean. Berbeda dengan kacang kedelai rasa rumput laut, black bean tampil lebih sederhana. Black bean diproses dengan cara di sangrai masih bersama dengan kulitnya. Meskipun hanya diolah dengan cara di sangrai, ternyata tidak membuat rasanya hambar. Ada jejak rasa gurih manis yang tertinggal saat memakannya. Teksturnya pun tak kalah dengan kacang kedelai rumput laut tadi, renyah! Kres..kres..

Sayangnya, kedua jenis kacang tadi belum bisa ditemukan di Indonesia. Hanya ada di Singapura dengan harga yang dibanrol sebesar 10 dollar untuk sebungkus kacang berukuran 150 gram. Nah, penasaran mencicipinya?

(eka/Odi)


Tutup

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : iklan@detikfood.com ,
telepon 021-7941177 (ext.547 dan 609)

View the original article here