Ivory Bakery's Address

Kami menyediakan roti murah berkualitas. Kami juga menerima pesanan untuk roti murah. Kami adalah supplier roti dari salah satu airline terbesar di Indonesia. Hubungi kami: Lisa Widjaja di 02168416986 atau 0214528707. Alamat kami di: Boulevard Raya QJ 1 no. 5, Kelapa Gading, Jakarta Utara.





Showing posts with label Mampir. Show all posts
Showing posts with label Mampir. Show all posts

Sunday, July 15, 2012

Mampir Makan-makan di Rumah Ny. Kwok

Odilia Winneke - detikFood

Berbagi informasi terkini dari detikcom bersama teman-teman Anda Connect with Facebook google_ad_client = 'ca-pub-6880533263535234'; google_ad_channel = '4958278774'; google_ad_width = 200; google_ad_height = 400; google_ui_version = 1; google_ad_slot = '3695403116'; google_override_format = 'true'; google_ad_type = 'text_html'; google_tl = 3; google_font_face = 'arial'; google_font_size = 'small'; google_tfs = 12; google_color_link = '#11593C'; google_color_text = 'E1771E'; google_color_bg = '#FFFFFF'; google_color_border = '#FFFFFF'; google_color_url = '#CCCCCC'; Mampir Makan-makan di Rumah Ny. Kwok
Foto: detikfood Jakarta - Di rumah makan perpaduan Melayu Cina ini ada beberapa sajian menggoda selera. Bagai dijamu sang nyonya, tahu babahnya krenyes renyah dengan isian sayur yang padat. Satai manis sapinya harum semerbak. Ayo, mampir!

Hidangan perpaduan Melayu dan Cina sangat mudah ditemui di Malaysia dan Singapura. Sedangkan di Indonesia sudah sangat menyatu dengan kuliner lokal sehingga tidak terlalu digembar-gemborkan. Terbiasa dinikmati sebagai keragam kuliner yang membanggakan.

Gaya peranakan, Cina dan Melayu sering disebut sebagai hidangan nonya sebenarnya tak lain adalah adaptasi makanan lokal dengan makanan Cina. Secara historis mudah terjadi di kota pelabuhan tempat para pedagang mancanegera berbisnis.

Demikian halnya kisah nyonya Kwok yang konon berasal dari Penang, Malaysia berkelana ke Thailand, Vietnam hingga akhirnya singgah di Jakarta. Apapun namanya 'fusion food' selalu menarik untuk dicicpi. Maka sayapun terkesan dengan gaya interior resto Madam Kwok yang berada di deretan resto di dalam Epicentrum Walk Kuningan ini.

Jendela berkisi gaya kolonial menjadi aksen kuat interior yang menaungi ruangan dengan gaya modern ini. Daftar menu yang disodorkan berdesain koran tempo doeloe ini juga tak terlalu banyak memberi tawaran. Hidangan khas Nonya seperti laksa, satay, ayam buah keluwak, nasi lemak, nasi ayam hainan hingga es kacang merah ada dalam daftar menunya.

Yang menarik selain berbagai jenis teh dan kopi panas dan dingin, ada bir, dan sejumlah menu wine dari mancangera. Sebagai pembuka Tahu Kipas Babah (Rp.26.000,00) yang sedang dipromosikan menjadi penyegar. Tahu isi berbentuk segi tiga ini dibalut adonan tepung garing. Di dalamnya berjejalan wortel dan daun bawang yang renyah segar.

Sambal cocolannya yang oranye kemerahan rasanya unik. Asam pedas dengan sentuhan serai dan daun ketumbar yang wangi. Mirip saus Thailand. Rasa gurih renyah tahu ini makin enak dengan cocolan sambal yang pedas asam. Makin pas diiringi dengan Madam Tea Tarik (Rp. 20.000,00). Es teh susu yang dijamin segar dan enak oleh pelayan ternyata memang asyik rasa tehnya. Terlacak tehnya diseduh segar bukan racikan instan.

Hidangan utama berupa satay sapi Malay (Rp.52.500,00) dan kacang panjang kriuk (Rp. 25.000,00) disajikan bersamaan. Satai sapinya berupa irisan daging sapi agak pipih lebar berwarna kecokelatan dengan pelengkap saus kacang. Tak beda dengan satai sapi biasa.

Daging has sapi yang jadi bahan utama terasa empuk dengan aroma ketumbar yang wangi merangsang. Rasanya mirip satai manis biasa. Karena direndam bumbu sebelum dipanggang maka satai ini terasa mantap bumbunya apalagi tak berlelehan lemak.

Melihat tampilan kacang panjang (yang ternyata memakai baby buncis) dibalut tepung renyah dan disiram saus cabai terasa sangat mirip dengan buncis Szechuan. Adonan tepung yang renyah terasa cukup tebal melapisi buncis yang langsing renyah.

Sausnya yang berupa cincangan cabai merah, bawang putih dengan bumbu sedikit manis pedas menjadi lumayan untuk mengimbangi krenyes renyah buncisnya. Porsi hidangan yang lumayan royal membuat sajian di rumah ny.Kwok ini pantasnya dinikmati beramai-ramai. Gaya home cooking khas Peranakan ingin ditonjolkan meskpun dikemas dengan gaya resto modern. Setidaknya, ada pilihan menu Asia lain jika bosan nasi Padang atau hidangan Cina populer.

Madame Kwok
Epicentrum Walk 141 & 143
Rasuna Epicentrum Superblock
Jakarta Selatan
Telepon: 021-29941455

(gst/gst)


Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.

Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Hubungi kami:
Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media partner: promosi[at]detik.com
Pemasangan iklan: sales[at]detik.com

Roti sehat harga hemat

Tuesday, January 31, 2012

Mampir Makan-makan di Rumah Ny. Kwok

Odilia Winneke - detikFood

 Mampir Makan-makan di Rumah Ny. Kwok
Foto: detikfood Jakarta - Di rumah makan perpaduan Melayu Cina ini ada beberapa sajian menggoda selera. Bagai dijamu sang nyonya, tahu babahnya krenyes renyah dengan isian sayur yang padat. Satai manis sapinya harum semerbak. Ayo, mampir!

Hidangan perpaduan Melayu dan Cina sangat mudah ditemui di Malaysia dan Singapura. Sedangkan di Indonesia sudah sangat menyatu dengan kuliner lokal sehingga tidak terlalu digembar-gemborkan. Terbiasa dinikmati sebagai keragam kuliner yang membanggakan.

Gaya peranakan, Cina dan Melayu sering disebut sebagai hidangan nonya sebenarnya tak lain adalah adaptasi makanan lokal dengan makanan Cina. Secara historis mudah terjadi di kota pelabuhan tempat para pedagang mancanegera berbisnis.

Demikian halnya kisah nyonya Kwok yang konon berasal dari Penang, Malaysia berkelana ke Thailand, Vietnam hingga akhirnya singgah di Jakarta. Apapun namanya 'fusion food' selalu menarik untuk dicicpi. Maka sayapun terkesan dengan gaya interior resto Madam Kwok yang berada di deretan resto di dalam Epicentrum Walk Kuningan ini.

Jendela berkisi gaya kolonial menjadi aksen kuat interior yang menaungi ruangan dengan gaya modern ini. Daftar menu yang disodorkan berdesain koran tempo doeloe ini juga tak terlalu banyak memberi tawaran. Hidangan khas Nonya seperti laksa, satay, ayam buah keluwak, nasi lemak, nasi ayam hainan hingga es kacang merah ada dalam daftar menunya.

Yang menarik selain berbagai jenis teh dan kopi panas dan dingin, ada bir, dan sejumlah menu wine dari mancangera. Sebagai pembuka Tahu Kipas Babah (Rp.26.000,00) yang sedang dipromosikan menjadi penyegar. Tahu isi berbentuk segi tiga ini dibalut adonan tepung garing. Di dalamnya berjejalan wortel dan daun bawang yang renyah segar.

Sambal cocolannya yang oranye kemerahan rasanya unik. Asam pedas dengan sentuhan serai dan daun ketumbar yang wangi. Mirip saus Thailand. Rasa gurih renyah tahu ini makin enak dengan cocolan sambal yang pedas asam. Makin pas diiringi dengan Madam Tea Tarik (Rp. 20.000,00). Es teh susu yang dijamin segar dan enak oleh pelayan ternyata memang asyik rasa tehnya. Terlacak tehnya diseduh segar bukan racikan instan.

Hidangan utama berupa satay sapi Malay (Rp.52.500,00) dan kacang panjang kriuk (Rp. 25.000,00) disajikan bersamaan. Satai sapinya berupa irisan daging sapi agak pipih lebar berwarna kecokelatan dengan pelengkap saus kacang. Tak beda dengan satai sapi biasa.

Daging has sapi yang jadi bahan utama terasa empuk dengan aroma ketumbar yang wangi merangsang. Rasanya mirip satai manis biasa. Karena direndam bumbu sebelum dipanggang maka satai ini terasa mantap bumbunya apalagi tak berlelehan lemak.

Melihat tampilan kacang panjang (yang ternyata memakai baby buncis) dibalut tepung renyah dan disiram saus cabai terasa sangat mirip dengan buncis Szechuan. Adonan tepung yang renyah terasa cukup tebal melapisi buncis yang langsing renyah.

Sausnya yang berupa cincangan cabai merah, bawang putih dengan bumbu sedikit manis pedas menjadi lumayan untuk mengimbangi krenyes renyah buncisnya. Porsi hidangan yang lumayan royal membuat sajian di rumah ny.Kwok ini pantasnya dinikmati beramai-ramai. Gaya home cooking khas Peranakan ingin ditonjolkan meskpun dikemas dengan gaya resto modern. Setidaknya, ada pilihan menu Asia lain jika bosan nasi Padang atau hidangan Cina populer.

Madame Kwok
Epicentrum Walk 141 & 143
Rasuna Epicentrum Superblock
Jakarta Selatan
Telepon: 021-29941455

(Odi/Odi)

Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.

Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : sales[at]detik.com

Roti sehat harga hemat

Sunday, September 25, 2011

Yuk, Mampir ke Museum Mustard!

- detikFood

Yuk, Mampir ke Museum Mustard!
Foto: www.granvilleonline.ca Jakarta - Bagi orang Amerika, mustard bukan hanya sekedar saus pelengkap hot dog, sandwich, atau campuran saus salad. Mustard dianggap istimewa, karenanya setiap tahun digelar perayaan hari mustard. Sebuah museum mustard pun didirikan. Wow!

Setiap tahun ribuan orang berkunjung ke sebuah kota kecil bernama Middleton, Wisconsin, Amerika Serikat. Di kota kecil dekat Madison ini terdapat sebuah museum unik yaitu National Mustard Museum.

Setiap tanggal 6 Agustus ditetapkan sebagai National Mustard Day. Ribuan orang dari seluruh Amerika berbondong-bondong untuk mengunjungi museum tersebut dan festival mustard pun digelar di seluruh kota.

Mustard merupakan saus berwarna kuning kecokelatan yang dibuat dari biji nustard yang digerus halus hingga kental. Saus ini rasanya asam sedikit pedas menyegarkan. Paling banyak dipakai sebagai pelengkap makan hot dog bersama saus tomat. Meskipun yang terkenal berasal dari Perancis, mustard populer di mancanegara. Dikemas dalam kaleng dan botol kaca.

Festival mustard di Middleton boleh dibilang sebagai pesta 'condiment' terbesar di dunia. Masyarakat mengadakan berbagai permainan dan acara. Mulai dari acara icip-icip mustard, berbagai permainan dengan tema mustard, aktivitas untuk anak-anak, live music dan masih banyak lainnya. Tahun lalu sekitar 6000 orang memadati kota ikut serta dalam perayaan National Mustard Day.

Museum nasional mustard ini berisi semua hal tentang mustard. Mulai dari sejarah mustard, berbagai display mustard, karya seni bertema mustard, hingga berbagai kegunaan mustard. Selain itu beragam jenis dan merk mustard ikut dijual di museum ini berikut berbagai merchandise bertema mustard.

Terpilihnya Middleton, Wisconsin sebagai tempat festival dan museum mustard ini bukan tanpa alasan. Konon Barry Levenson, selaku asisten jaksa umum Wisconsin (1987), berhasil memenangkan sebuah kasus dengan bersenjatakan sebotol kecil mustard di kantongnya.

Ia mengambil botol tersebut di sebuah nampan room service yang ada di hotelnya dan setelah tahu ia belum pernah mengenal merek produk tersebut, maka ia?menyembunyikannya untuk dijadikan koleksi.

Beberapa bulan kemudian Levenson mulai mengkoleksi mustard. Pada tahun 1992, Barry Levenson yang sudah berhenti sebagai jaksa, membuka museum mustard di Mount Horeb dengan nama Mount Horeb Mustard Museum dan museum tersebut sempat mengalami perluasan.

Baru di tahun 2009, museum ini pindah ke Middleton dengan nama National Mustard Museum. Kini dalam museumnya terdapat lebih dari 5354 koleksi botol mustard yang berasal dari seluruh dunia. Museum ini dibuka Levenson setiap hari untuk umum. Nah, tertarik mengunjunginya?

(dev/Odi)

Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.
Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : iklan@detikfood.com ,
telepon 021-7941177 (ext.547 dan 609)

View the original article here

Thursday, April 21, 2011

Yuk, Mampir ke Sushi Joobu!

Eka Septia Wulan - detikFood

Jakarta -

(eka)

Tutup

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message

Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : iklan@detikfood.com ,
telepon 021-7941177 (ext.547 dan 609)

View the original article here