Ivory Bakery's Address

Kami menyediakan roti murah berkualitas. Kami juga menerima pesanan untuk roti murah. Kami adalah supplier roti dari salah satu airline terbesar di Indonesia. Hubungi kami: Lisa Widjaja di 02168416986 atau 0214528707. Alamat kami di: Boulevard Raya QJ 1 no. 5, Kelapa Gading, Jakarta Utara.





Showing posts with label Madura. Show all posts
Showing posts with label Madura. Show all posts

Monday, January 2, 2012

Ayo Nyoto Madura Khas Surabaya, Uenak Tenan Rek !

Odilia Winneke - detikFood

Ayo Nyoto Madura Khas Surabaya, Uenak Tenan Rek !
Foto: detikfood Jakarta - Saat hujan dan udara dingin berangin, semangkuk soto Madura yang gurih panas ini jadi pengobat kangen yang pas. Kuahnya kecokelatan dengan bongkahan potongan daging sapi, beraroma wangi. Disantap dengan nasi pulen berbungkus daun pisang. Uenake poll!

Pulau Madura dan Surabaya memang berdekatan, maka tak heran jika soto Madura juga banyak dibuat oleh orang Surabaya. Nyatanya justru orang Surabaya yang bikin soto Madura jadi tersohor. Mungkin juga karena rasanya yang khas membuat soto ini digemari oleh banyak orang.

Lebih dari 20 tahun rasanya ruko mungil di jalan Juanda Jakarta itu menyajikan soto Madura dan hidangan Jawa Timur. Kini, banner resto kelihatan lebih menyolok dengan warna merah. Racikan soto racikan pak Prihandono Lazarus ini memang khas Madura meskipun pakai embel-embel Surabaya.

Di depan resto ada angkringan soto khas Madura dengan pikulan berujung runcing. Tumpukan mangkuk ada di sisi pelayan yang jadi peraciknya. Dandang besar yang ditaruh di atas tungku arang berisi kaldu dan daging sapi yang dipanaskan dengan api kecil dan bergolak pelan. Di sisi lain ada panggangan sate yang tak henti mengepulkan aroma wangi sate. Wah, makin menggoda!

Bagian dalam resto berbentuk memanjang yang nyaris tak pernah kosong dijejali penggemar soto. Dindingnya dipenuhi pigura kaca berisi foto dan komentar para selebriti hingga pejabat daerah dan pejabat tinggi. Soal kondang memang sudah tak ada duanya. Seingat saya dai dulu gaya penyajiannya juga tak berubah.

Pelayan berbaju Madura, kaos setrip merah putih, celana komprang selutut dan ikat kepala menambah meriah suasana reato yang padat. Menu andalannya tentu saja soto Madura, tinggal pilih yang istimewa atau daging saja. Soto ayam, soto telur atau soto buntut bisa juga jadi alternatif.

Kalau kangen masakan Surabaya. Ada rawon, lontong tahu, tahu tek, tahu campur dan rujak cingur. Pecel, gado-gado, kupat lontong dan aneka sate. Karena ingin mengulang kembali gurih enaknya soto Madura maka soto Madura, seporsi tahu campur dan sate ayampun jadi menu nostalgia saya.

Meskipun sama-sama soto Madura, ada yang berkuah agak kuning pucat dan sedikit keruh. Namun, soto racikan pak Pri ini (Rp.19.000,00)justru kecokelatan dan keruh. Selalu disajikan panas mengepul dan daging sapi yang dilapisi lemak tipis dipotong besar-besar. Meskipun demikian saat digigit sangat empuk. Kuahnya gurih dengan rasa kemiri, bawang, jahe dan serai yang kuat. Tanpa dagingpun kuahnya sudah enak!

Mungkin karena direbus perlahan dengan api arang yang kecil. Pasangan soto ini adalah nasi pulen berbungkus daun pisang yang disediakan di meja. Wangi semerbak daun pisang menyelimuti nasi yang sedikit lembek. Dengan sedikit kucuran air jeruk nipis dan sambal rawit, makin sedap!

O, ya kalau mau lauk tambahan ada sate hati ampela dan perkedel kentang. Perkedelnya garing bagian luarnya dan di dalamnya ada sedikit campuran daging. Pokoknya lauk ini pas buat melengkapi soto yang gurih sedap.

Sate ayamnya (Rp.20.000,00) juga tak mengecewakan, fillet ayam dipotong tak terllau tebal, dipanggang agak kering. Saus kacang yang lembut, acar dan sambal rawit melengkapi sate yang empuk tanpa lemak ini. Sayang sekali tahu campur yang saya andalkan buat menebus kangen kurang pas. Sambal petisnya terasa kurang asin, ditambah daging kuah kurang gurih dan tak ada lento yang melengkapinya.

Mengiringi santapan soto ini, es asam Jawa ( Rp. 10.000,00 )ternyata sangat pas rasanya. Asam segar asam Jawa kawak yang memenuhi setengah gelas ini mengeluarkan sari asam yang asam segar. Benarlah kata orang di saat perut lapar, memang comfort food? seperti ini paling pas. Pokoke uenake poll rek! Mampir yo!

Soto Madura Khas Surabaya
Masakan Khas Jawa Timur
Jl. Ir. H. Juanda Raya No. 16
Jakarta Pusat
Telepon: 021-3505673/74

(Odi/Odi)

Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.

Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : sales[at]detik.com

View the original article here

Friday, November 4, 2011

Nasi Madura di Malang

Bondan Winarno - detikFood

Nasi Madura di Malang
Foto: Bondan Winarno Jakarta - Sering sekali saya ditanya tentang makanan kesukaan saya bila sedang berada di Malang. Entah kenapa pula, setiap kali saya jawab bahwa favorit saya adalah Nasi Madura di Warung Buk Matirah, maka orang seperti tidak percaya bahwa memang itulah masakan yang wajib saya makan bila sedang berada di Malang. Nasi campur khas Madura ini lazim disebut sebagai Nasi Buk oleh orang Malang.

Tempatnya memang sangat sederhana. Warung kecil di dekat Stasiun KA Malang ini sebetulnya berawal dari lapak di ujung Gang Semarang. Lucunya, setelah Buk Matirah pindah ke tempatnya yang baru, seorang penjual Nasi Madura yang lain pun mengisi tempat yang ditinggalkan Buk Matirah. Siapa tahu bakal dapat "sawab"-nya juga?

Bagi saya, sajian Buk Matirah adalah masakan rumahan dengan kualitas yang sungguh mengagumkan. Apapun yang dipilih, tidak ada yang mengecewakan. Bahkan, memilih dari berbagai jenis masakan yang disajikan pun pekerjaan mudah. Semuanya tampil "merangsang" untuk dicicipi.

Pada dasarnya – seperti juga Nasi Krawu, yaitu Nasi Campur khas Madura yang populer di Gresik – lauk-pauk default untuk Nasi Campur Madura adalah srundeng (kadang kadang malah hingga tiga jenis srundeng), tauge pendek mentah, dan sambal trasi yang ekstra pedas.

Bagi saya, lauk yang tidak boleh dilewatkan adalah mendol, yaitu perkedel dari tempe. Dendeng ragi Madura juga istimewa, yaitu dendeng yang dagingnya agak tebal, tidak terlalu kering, dan disalut dengan srundeng. Empalnya juga mantap. Empuk dan bumbunya sangat gurih. Kari sapinya pun istimewa. Begitu pula opor ayamnya yang mlekoh.

Yang juga tidak akan saya lewatkan adalah sayur lodehnya. Sayur lodeh masakan Buk Matirah berwarna kekuningan, dengan tingkat kegurihan yang sungguh mengesankan. Masakan Buk Matirah memang mak nyuss tiada tara.

Kalau Anda ingin makan Nasi Madura, tetapi merasa kurang nyaman duduk di warung sederhana, pilihannya adalah Restoran Pandanwangi. Sebuah rumah berarsitektur lawas - yang seperti ini masih sangat banyak dapat dijumpai di Malang – yang menyajikan masakan khas Jawa.

Tempatnya sungguh menyenangkan. Ambience-nya cozy, dengan sentuhan etnik Madura dan suasana masa lalu sesuai dengan arsitektur bangunannya. Di antara daftar menu-nya yang cukup elaborate, ada beberapa masakan Madura yang autentik.

Salah satu rekomendasi menu di Pandanwangi adalah Nasi Serpang (Rp 19 ribu). Ini adalah nasi campur khas Bangkalan. Masakan Madura lain yang perlu dicicipi di sini adalah Nasi Romay dan Karang Minaci. Dua yang disebut terakhir ini adalah masakan khas dari Pulau Kangean di sebelah Timur Madura. Nasi Romay sebenarnya mirip Nasi Serpang, tetapi berbeda lauk. Sedangkan Karang Minaci adalah masakan iga sapi khas Madura.

Apapun pilihan Anda – Buk Matirah atau Pandanwangi – yang jelas, Malang ternyata justru merupakan "rumah" bagi masakan Madura yang berkualitas.

Nasi Buk Matirah
Jl. Trunojoyo 10 EF
Malang
0341 7703377

Pandan Wangi Resto
Jl. Lasem 8, Malang
0341 345861

(dev/dev)

Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.

Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : sales[at]detik.com

View the original article here

Wednesday, July 13, 2011

Resep Soto: Soto Madura

Odilia Winneke - detikFood

Resep Soto: Soto Madura
Foto: Syahroni Jakarta - Rasa gurih merupakan ciri khas soto khas pulau garam ini. Jika suka, jeroan sapi juga bisa ditambahkan sebagai isian. Enak dimakan dengan lontong ataupun nasi.

Bahan:
500 g daging sapi sandung lamur
2 sdm minyak sayur
2 lembar daun jeruk
1 batang serai, memarkan
Haluskan:
5 siung bawang putih
? sdt merica bubuk
1 cm jahe
2 sdt garam
Pelengkap:
50 g suun, rendam hingga lunak, tiriskan, potong-potong
100 g tauge pendek
1 batang daun bawang, iris halus
lontong/ketupat
perkedel singkong
jeruk nipis
Sambal, aduk rata:
100 ml kaldu
Haluskan:
2 sdm kacang tanah goreng
10 buah cabai rawit
1 sdm petis udang

Cara membuat:

Rebus daging dan jeroan hingga empuk. Tiriskan daging dan jeron, potong tipis.Masukkan kembali ke dalam rebusan daging.Tumis bumbu halus, daun jeruk dan serai hingga wangi. Masukkan ke dalam rebusan daging. Didihkan.Penyajian: Taruh lontong, perkedel singkong, suun dan tauge dalam mangkuk saji.Tuangi kuah berikut daging dan jeroan.Sajikan dengan pelengkap lainnya dan Sambal.Untuk 6 orang

(eka/Odi)


Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : iklan@detikfood.com ,
telepon 021-7941177 (ext.547 dan 609)

View the original article here