Ivory Bakery's Address

Kami menyediakan roti murah berkualitas. Kami juga menerima pesanan untuk roti murah. Kami adalah supplier roti dari salah satu airline terbesar di Indonesia. Hubungi kami: Lisa Widjaja di 02168416986 atau 0214528707. Alamat kami di: Boulevard Raya QJ 1 no. 5, Kelapa Gading, Jakarta Utara.





Showing posts with label Kriuk. Show all posts
Showing posts with label Kriuk. Show all posts

Monday, August 20, 2012

Kriuk Renyah Aneka Kacang Teman Asyik Silaturahmi

Post this to your WordPress blog:


Post this to your Blogger blog:


Share to your Yahoo Mail contacts


Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts



Roti sehat harga hemat

Thursday, July 21, 2011

Kriuk Pedas Si Kerupuk Batagor

Devita Sari - detikFood

Kriuk Pedas Si Kerupuk Batagor
Foto: detikFood Jakarta - Batagor memang sudah jadi ikon kuliner kota Bandung yang terkenal. Tapi kini ada jenis camilan berupa kerupuk batagor yang dibalut dengan cabai bubuk merah yang pedas mengigit. Mau coba? Bersiaplah kalau ketagihan!

Siapa yang tak kenal batagor? Kelezatan makanan yang satu ini membuatnya sangat populer dan jadi salah satu makanan yang paling dicari saat mampir ke Bandung. Nama 'batagor' berasal dari bakso tahu goreng dan biasanya dimakan dengan bumbu kacang, kecap, dan sedikit perasan jeruk limau. Di Bandung terdapat beberapa penjual batagor yang sudah sangat populer seperti batagor Riri atau Batagor Kingsley.

Tapi jika akhir-akhir ini Anda berkunjung ke Bandung ada camilan berupa kerupuk batagor. Yang satu ini merupakan inovasi dari bahan utama pembuat batagor yaitu ikan tenggiri dan tepung tapioka. Bentuknya tidak seperti batagor umumnya, tetapi dibuat memanjang seperti otak-otak dan kemudian digoreng hingga kering seperti kerupuk. Versi batagor kering ini rasanya beda dengan tekstur batagor yang sering dimakan.

Kerupuk batagor ini rasanya kriuk gurih dan renyah sehingga enak untuk dijadikan camilan sehari-hari. Untuk makannya biasanya seperti kerupuk, mau dimakan begitu saja, dicocol saus sambal, atau dijadikan teman makan nasi. Camilan yang populer dengan sebutan kerupuk batagor ini biasanya dijual dalam plastik-plastik transparan.

Selain yang rasa original - gurih renyah - ada pula kerupuk batagor rasa pedas. Kerupuk batagor pedas ini sepertinya terinspirasi dari camilan-camilan pedas yang sedang populer akhir-akhir ini. Untuk kerupuk batagor pedas biasanya dilumuri dengan cabai bubuk dengan tingkat kepedasan yang cukup mengigit lidah. Selain kriuk enak, sensasi pedas yang mengigit ini rupanya bikin orang ketagihan.

Kini keripik batagor tidak hanya bisa dijumpai di Bandung tetapi juga sudah banyak ditemui di sejumlah penjual snack di Jakarta. Harga seplastik kerupuk batagor ini berkisar dari Rp 10.000,00 - Rp 12.000,00 per bungkus. Coba saja yang rasa pedas, dijamin ketagihan!

(dev/Odi)

Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.
Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : iklan@detikfood.com ,
telepon 021-7941177 (ext.547 dan 609)

View the original article here

Tuesday, May 31, 2011

Kriuk Crunchy, Crispy Chicken dari Korea

Devita Sari - detikFood

Kriuk Crunchy, Crispy Chicken dari Korea
Foto: dev/detikFood Jakarta - Yang ini ayam goreng racikan spesial Korea. Ada chicken wings dibalut tepung tipis yang renyah plus lumuran bumbu yang manis, asam, pedas atau chicken boneless renyah luarnya namun lembut di dalam. Kentang goreng bertabur seaweed dan chili flakes, pedas gurih wangi, hmm... makin yummy!

Nama 4 Fingers Crispy Chicken mungkin memang belum sepopuler franchise hidangan cepat saji lainnya di Indonesia. Jaringan resto asal Korea ini memang belum lama membuka outletnya di Jakarta. Meskipun di Singapura nama 4 Fingers Crispy Chicken sudah lebih dahulu dikenal dan cukup populer dengan nama Bonchon Crispy Chicken.

Rasa penasaran membuat saya tak menolak saat teman saya mengajak untuk berkunjung ke outlet mereka yang berlokasi di Epicentrum Walk. Tempatnya yang cozy dengan suasana bergaya underground makin kental dengan coretan grafiti yang ada di tembok batu bata bercat putih. Mungkin gaya ini diusung dengan latar belakang sejarah 4 Fingers yang terkenal sebagai jajanan di kota New York sana.

Seperti resto cepat saji lainnya pengunjung langsung datang memesan di kasir. Selain crispy chicken sebagai menu andalan, 4 Fingers juga menawarkan salad, skinny fries untuk pembuka serta aneka seafood delights seperti battered shrimp dan crispy calamary.

Menu 4 Fingers Crispy Chicken terdiri dari wings dan drumettes yang ditawarkan mulai dari 4 pcs, 6 pcs, 12 pcs hingga 150 pcs loh. Saya memilih isi 6 pcs (Rp 44.545,00) karena masih ingin memesan Chicken Burger Combo dan Chicken Chop untuk teman saya. Semua paket sudah terdiri dari minuman soda plus kentang dan 3 jenis saus yang bisa dipilih yaitu Soy Garlic, Hot dan Mix. O ya, kalau yang ingin makan nasi mereka juga menawarkan paket Chicken Rice Box.

Area bersantap terdiri dari dua area yaitu outdoor dan indoor, kami memilih duduk di area dalam yang ber-AC. Suasana yang asyik membuat kami cukup betah berlama-lama disini. Apalagi ada wifi dan juga sebuah komputer untuk mengakses internet... Wah asyik juga!

Tak lama pesanan pun diantarkan dalam wadah-wadah kertas yang dilapis kertas minyak. Untuk 4 Fingers Crispy Chicken terdiri dari sayap ayam dan paha digoreng kering dan berlumur bumbu kecoklatan sedikit lengket seperti karamel. Saat digigit hmm... bagian kulitnya yang dibalut tepung tipis terasa krenyes. Khusus Crispy Chicken ini saya memesan hot sauce sehingga terasa sensasi pedas dan juga manis plus sedikit asam.

Chicken Burger Combo disajikan dengan kentang goreng yang cukup generous bertabur seaweed dan chili flakes. Chicken Buger ini memakai fillet daging ayam yang renyah garing dan berlumur bumbu 'Soy Mix' dan rasa asamnya lebih dominan ketimbang manis. Roti bun-nya tidak begitu istimewa namun lembut dengan isi sayuran segar seperti selada, tomat, dan irisan tipis jamur. Selain itu ada sapuan curry sauce yang membuat rasanya sedikit unik.

Sedangkan Chicken Chop tak jauh berbeda hanya disajikan boneless alias tanpa tulang. Bagian luarnya renyah dengan harum aroma garlic sauce yang tajam. O ya, saya juga suka kentangnya karena digoreng garing dengan rasa sedikit gurih garam, seaweed, dan pedas dari chili flakes. Nyam nyam... porsinya yang cukup besar membuat perut kekenyangan.

Untuk aneka sajian di 4 Fingers Crispy Chicken memang boleh dibilang sedikit mahal. Untuk Chicken Burger Combo dihargai Rp 40.000,00+ dan Rp 51.818,00+ untuk Chicken Chop Combo. Berhubung tempatnya cukup asyik kami pun tak buru-buru bergegas pulang. Hmm... rasanya tagline mereka 'Gimme 4 Fingers!' bukan isapan jempol semata karena saya jadi ingin kembali kesana!

4 Fingers Crispy Chicken
Epicentrum Walk Kuningan #151-153 GF
Jl. HR Rasuna Said
Kuningan - Jakarta
Telp: 021-29941800

(dev/Odi)


Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : iklan@detikfood.com ,
telepon 021-7941177 (ext.547 dan 609)

View the original article here

Monday, March 21, 2011

Kriuk Krenyes Ikan Pora-pora di Tepian Toba

Odilia Winneke - detikFood

Kriuk Krenyes Ikan Pora-pora di Tepian Toba
Foto: odi/detikfood Jakarta - Ikan air tawar penghuni danau Toba ini rasanya gurih renyah. Tubuhnya yang mungil ternyata menyimpan citarasa gurih yang kaya nutrisi juga. Dibalut tepung renyah dan dicocol mayones yang pedas manis. Tentu saja rasanya makin enak. Kriuk, nyam..nyam!

Kabut dan udara dingin yang menyelimuti kawasan danau Toba tak menyurutkan keinginan saya mencari ikan pora-pora. Ya, ikan mungil bersisik sedikit hijau kehitaman dengan semburat kuning di ekornya ini memang menjadi penghuni asli danau Toba.

Di sekitar danau nan indah ini banyak dijajakan ikan pora-pora dalam keadaan segar dan kering. Untuk ikan yang asli dari danau Toba, kecamtaan Baktiraja, kabupaten Humbahas ini harus dibeli di pasar tradisional atau penjaja keliling yang banyak di tempat penyeberangan. Harganya yang segar sekitar Rp. 5.000,00 hingga Rp. 7.000,00 per kilogram. Yang kering mencapai Rp. 15.000,00 - Rp. 25.000,00 perkilogram.

Lepas senja hujan yang mngguyur kawasan danau membuat perut cepat lapar karena digigit udara dingin. Singgah di resto Cemara Hijau yang ada di hotel Inna Parapat, saya langsung mencari sajian tradisional Sumut yang memang cukup banyak jenisnya ditawarkan di resto ini. Letak hotel yang berhadapan langsung dengan danau membuat hotel ini tak pernah sepi pengunjung.

Deretan hidangan dengan olahan ikan air tawar seperti ikan mas, nila, ikan mujair, gurami dan ikan pora-pora menjadi andalan rumah makan ini. Karena itu saya langsung memesan Ikan Pora-pora goreng tepung dan sup ikan kemnagi. Berharap menu tersebut bisa menghangatkan tubuh dari serangan udara dingin.

Setelah sedikit lama menunggukan pora-pora goreng tepungpun disajikan dalam piring sedang dengan balutan tepung berwarna kecokelatan. Hmm..sudah terbayang gurih renyah rasanya. Benar saja, sekali gigit langsung berasa kriuk krenyes renyah. Daging ikannya terasa gurih crunchy. Lapisan adonan tepungnya juga renyah asin. Dari ujung kepala hingga? ekornya gurih habis!!!

Saus pendamping ikan pora-pora ini adalah mayones yang dicampur dengan saus sambal dan air jeruk sehingga pedas manis gurih. Cocok dikunyah bersama ikan mungil yang garing ini. Variasi sajian ikan pora-pora ini tergolong baru. Karena umumnya ikan pora-pora segar dikuah asam atau dibuat pepes atau digoreng biasa.

Tak kalah menarik selera, sup ikan kemangi yang disajikan panas mengepul. Aroma wangi daun kemangi beradu dengan bawang menguar perlahan. Slruup... gurih hangat dengan rasa sedikit asam yang pas. Isian berupa irisan daun bawang, bawang bombay dan tomat segar membuat sup bening ini makin enak segar.

Daging ikan nila yang dipotong agak kecil memudahkan menyantap sup ikan ini. Kenyal gurih dan menyatu dengan kuah yang segar benar-benar bikin badan jadi hangat. Aroma wangi kemangi membuat sup ini tak meninggalkan jejak anyir sama sekali.

Ternyata ikan air tawar tak kalah gurih enak dengan ikan laut. Apalagi jika disantap segar di tempat asalnya. Yang jelas, saya sudah berencana membawa pulang ikan pora-pora kering. Ikan yang dikeringkan ini ternyata tidak asin dan mengandung lebih banyak kalsium dan protein dibandingkan dengan yang segar.

Seporsi ikan pora-pora goreng tepung(6 ekor) ini dihargai Rp. 35.000,00 dan sup ikan Rp.30.000,00.? Lumayan mahal dibandingkan dengan harga ikan segarnya. Karena itu pula saya akan membawa pulang ikan pora-pora kering. Sudah terbayang? ikan pora-pora kering goreng? dengan sambal jeruk limau plus sayur asam. Hmm..sedapnya! (meskipun tak disantap di tepian danau Toba..). Yang penting kegurihan ikan mungil ini tetap terasa enak di lidah!

Restoran Cemara Hijau
Hotel Inna Parapat
Jl. Marihat No. 1
Danau Toba, Parapart
Sumatra Utara

(eka/Odi)

Tutup

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message



Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : iklan@detikfood.com ,
telepon 021-7941177 (ext.547 dan 609)

View the original article here