Ivory Bakery's Address

Kami menyediakan roti murah berkualitas. Kami juga menerima pesanan untuk roti murah. Kami adalah supplier roti dari salah satu airline terbesar di Indonesia. Hubungi kami: Lisa Widjaja di 02168416986 atau 0214528707. Alamat kami di: Boulevard Raya QJ 1 no. 5, Kelapa Gading, Jakarta Utara.





Showing posts with label Enaknye. Show all posts
Showing posts with label Enaknye. Show all posts

Friday, April 6, 2012

Dingin-dingin Enaknye Jajan Soto Mie Bawah Pohon

odi - detikFood

google_ad_client = 'ca-pub-6880533263535234'; google_ad_channel = '4958278774'; google_ad_width = 200; google_ad_height = 400; google_ui_version = 1; google_ad_slot = '3695403116'; google_override_format = 'true'; google_ad_type = 'text_html'; google_tl = 3; google_font_face = 'arial'; google_font_size = 'small'; google_tfs = 12; google_color_link = '#11593C'; google_color_text = 'E1771E'; google_color_bg = '#FFFFFF'; google_color_border = '#FFFFFF'; google_color_url = '#CCCCCC';Dingin-dingin Enaknye Jajan Soto Mie Bawah Pohon
Foto: www.detikfood.com Jakarta - Wah, saat udara mendung dingin begini memang paling asyik menghirup kuah panas soto mie. Racikan soto khas Betawi yang satu ini porsinya royal, isinya berjejalan dan kaldu dagingnya yang gurih bikin ketagihan. Sluuurp...enaknye!

Soto merupakan makanan khas Indonesia. Hampir tiap kota punya racikan soto yang berbeda. Soto mie merupakan varian soto khas Betawi. Boleh dibilang perpaduan sup daging dan mie. Ya, karena kuahnya kaldu daging, plus isian irisan daging, kol, tomat dan risol bihun.

Menyantapnya harus panas mengepul. Toppingnya bawang goreng plus emping. Pelengkap yang tak boleh ketinggalan emping goreng, sambal rawit plus kucuran air jeruk limau. Tak salah kalau saya selalu merindukan soto unik ini. Apalagi saat udara yang cenderung dingin seperti akhir-akhir ini.

Saat ingin melintasi salah satu pusat perbelanjaan dibilangan Jakarta Pusat, saya jadi teringat warung soto mie kondang di pinggir jalan. Dulu sering disebut sebagai soto mie bawah pohon karena jualannya di bawah pohon. Ternyata sekarang sudah pindah ke lokasi baru sekitar 100 meter dari tempat lamanya.

Meskipun tempat jualan barunya lebih bagus, tapi pikulan untuk meracik soto masih ada di situ. Tanpa basa-basi langsung saja saya memesan satu porsi soto mie beserta pelengkapnya yaitu risol, bakwan dan perkedel. Hmm.. penggemar soto mie haji Acep ternyata masih seperti dulu, tak pernah susut!

Isian soto berupa mie kuning, bihun, kol, lobak dan daging sapi rebus langsung dimasukkan k edalam mangkuk. Setelah komplet barulah disiram kaldu panas mendidih. Sebagai sentuhan akhir, diberi topping emping, irisan daun bawang dan bawang goreng. Wuah..kepulan kaldu yang gurih langsung mengulik hidung!

Semangkuk soto panas mengepul, didampingi irisan risol, tahu isi dan perkedel yang disajikan dalam mangkuk terpisah. Jika ingin menambahkan garam, sambal atau kecap jangan khawatir untuk repot-repot memintanya kepada penjual, karena di meja sudah disajikan lengkap.

Tampilannya yang menggiurkan membuat saya segera langsung mencicipinya. Menyeruput kuah kaldu sapi yang bening terasa begitu gurih, apalagi setelah dikucuri cuka aren dan sambal rawit merah. Rasanya makin heboh, gurih-gurih, asam segar dan pedas!

Daging dengan sedikit lapisan lemak yang empuk, di sela-sela renyahnya kol dan risoles. Wah, benar-benar luar biasa sedap. renyahnya irisan lobak dan kembang kol. Slruuup sedap!! Risoles yang disajikan terpisah ternyata makin enak setelah dikucuri sambal kacang yang pedas-pedas gurih. Perkedel kentangnya juga lembut enak direndam kaldunya yang hangat.

Yang saya suka, porsinya lumayan royal, isinya padat melimpah dan dengan tambahan risol dan perkedel kentang dijamin kenyang plus berkeringat. Harganya juga cukup terjangkau. Semua yang saya nikmati cukup Rp. 21.000,00, untuk soto mie Rp. 15.000,00, sedangkan untuk risoles, bakwan dan perkedel, harga satuannya Rp. 2000,00.

Soto Mie
Jalan Wahid Hasyim No. 163
Jakarta Pusat
Buka jam 09.00 – 21.00 WIB

(odi/odi)

Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.

Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Hubungi kami:
Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media partner: promosi[at]detik.com
Pemasangan iklan: sales[at]detik.com

Roti sehat harga hemat

Friday, June 24, 2011

Aduh Enaknye... Nasi Uduk Racikan Mpok Ellya!

Odilia Winneke - detikFood

Aduh Enaknye... Nasi Uduk Racikan Mpok Ellya!
Foto: odi/detikfood Jakarta - Nasi uduk Betawi memang punya gaya racikan berbeda. Konon, perintis nasi uduk di kawasan Kebon Kacang yang paling asyik racikannya. Meskipun bukan mewarisi langsung gagrak Kebon Kacang, nasi uduk di warung ini sedap dan bikin ketagihan. Apalagi harganya realtif murah. Pokoknye kagak ade duanye!

Nasi gurih merupakan jenis one dish meal Indonesia yang unik. Karena di tiap daerah punya racikan yang unik. Nasi yang dimasak dengan santan ini dinikmati dengan aneka lauk-pauk. Sering dinikmati sebagai menu sarapan juga makan malam. Rasanya enak saja makan nasi gurih hangat plus lauk-pauk, kapan saja.

Penduduk asli Jakarta yang dikenal dengan orang Betawi juga punya nasi gurih yang dikenal sebagai nasi uduk. Konon penjual nasi ini secara tradisional mulai menjual nasi uduk di kawasan Kebon Kacang. Tak heran jika di kawasan Kebon Kacang terkenal sebagai asal muasal nasi uduk yang enak.

Melintasi jalan Pesanggrahan yang padat, saya jadi tergoda dengan banner bertulisan Nasi Uduk Kebon Kacang yang berukuran besar berkibar-kibar. Langsung saja saya memutuskan mampir untuk menikmati racikan nasi uduk khas Betawi yang memang sudah agak lama tak saya nikmati.

Warung makannya yang cukup luas, tidak memakai AC. Meja dan bangku makan juga ditata sederhana. Di bagian depan saya sudah melihat lemari kaca penuh dengan jajaran ayam bumbu kuning, jeroan, dan udang yang ditata rapi. Hmm..sepertinya warung Hajjah Ellya ini memang lumayan ramai. Karena persediaan lauk yang terlihat lumayan banyak.

Untuk nasi uduk ada banyak pilihan lauk, ayam goreng, juga hati, ampela, usus dan kepala ayam. Ada juga empal daging sapi dan jeroan sapi, seperti babat, iso, dan paru. Udang, tahu dan tempe bisa juga ada. Buat pelengkapnya bisa dipesan sayur asam, asinan, lalapan, dan jengkol.

Ternyat di dinding warung ditempel secarik kertas yang member info soal meracik sambal nasi uduk. Sambal kacang dianjurkan untuk dicampur dengan sambal terasi untuk mendapatkan efek yang lebih lezat. Di meja memang disediakan 2 buah mangkuk berisi sambal, sambal kacang, sambal terasi yang digoreng dengan genangan minyak kemerahan.

Nasi uduknya memang khas Kebon Kacang, dibungkus daun pisang berbentuk kerucut dengan taburan bawang merah goreng di ujungnya. Masih hangat mengepul. Nasinya tidak putih tetapi sedikit butek karena dimasak dengan santan. Pulen dan wangi. Bahkan masih terselip daun jeruk, daun salam dan serpihan batang serai.

Dalam suapan terasa tekstur nasi uduk yang pulen lembut, tidak pera tetapi kepadatannya cukup. Agaknya Hajjah Ellya ini mempertahankan cara masak tradisional dengan tetap menjamin nasi masih hangat saat bungkusan dibuka. Aroma wanginya juga menguar sangat menggelitik.

Ayam jantan yang dibumbu kuning digoreng kering. Bagian luarnya kering dan bagian dalamnya sangat terasa kuat bumbu bawang putih, kunyit dan jahe yang semerbak. Sambal kacangpun yang disediakan saya aduk dengan sambal terasi plus sedikit kecap manis. Hmm..rasanya jadi gurih pedas dengan semburat manis yang enak. Pas buat dicocol dengan ayam goreng.

Paru gorengnya juga empuk, tidak anyir dengan aroma bumbu yang sedap. Demikian juga dengan udang goreng yang garing gurih. Nasi yang wangi enak membuat suapan lauk berjalan lebih cepat. Apalagi jika dicocol dengan saus yang gurih pedas enak.

Awalnya saya menebak sayur asam yang saya pesan bakal seperti sayur asam Betawi yang bening dengan potongan oncom. Ternyata tampilannya justru sangat berbeda. Kuahnya kemerahan, dengan isian labu siam, kacang panjang, buah melinjo, dan daun melinjo. Rasanya asam pedas segar dengan sedikit rasa gurih. Agaknya bumbunya dihaluskan, mirip sayur asam Jawa.

Meskipun tidak beraksen medok, nasi udak versi Kebon Kacang ini rasanya sedap. Apalagi harganya sedikit murah dibandingkan dengan warung nasi uduk lain. Sepotong ayam goreng Rp. 11.000,00, paru Rp. 7.000,00, udang Rp. 10.000,00 dan nasi uduk Rp. 2.500,00 serta sayur asam Rp. 7.000,00. Nah, encang, encing, abang dan mpok, nyok, makan nasi uduk sambil melestarikan kuliner Betawi. Nyang satu ini kagak ade duanye!

Nasi Uduk Ayam Goreng
Kebon Kacang Hj.Ellya
Jl. Pesanggrahan No.169, Kembangan
Jakarta Barat
Telepon : 021- 58358260, 707551712

(eka/Odi)


Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : iklan@detikfood.com ,
telepon 021-7941177 (ext.547 dan 609)

View the original article here