Ivory Bakery's Address

Kami menyediakan roti murah berkualitas. Kami juga menerima pesanan untuk roti murah. Kami adalah supplier roti dari salah satu airline terbesar di Indonesia. Hubungi kami: Lisa Widjaja di 02168416986 atau 0214528707. Alamat kami di: Boulevard Raya QJ 1 no. 5, Kelapa Gading, Jakarta Utara.





Showing posts with label Dihargai. Show all posts
Showing posts with label Dihargai. Show all posts

Friday, April 6, 2012

Wouw, Cokelat Telur Seberat 50 kg Ini Dihargai 91 Juta!

Flora Febrianindya - detikFood

google_ad_client = 'ca-pub-6880533263535234'; google_ad_channel = '4958278774'; google_ad_width = 200; google_ad_height = 400; google_ui_version = 1; google_ad_slot = '3695403116'; google_override_format = 'true'; google_ad_type = 'text_html'; google_tl = 3; google_font_face = 'arial'; google_font_size = 'small'; google_tfs = 12; google_color_link = '#11593C'; google_color_text = 'E1771E'; google_color_bg = '#FFFFFF'; google_color_border = '#FFFFFF'; google_color_url = '#CCCCCC';Wouw, Cokelat Telur Seberat 50 kg Ini Dihargai 91 Juta!
Foto:blog.visitlondon.com Jakarta - Menyambut Paskah, berbagai macam inovasi bertema telur diciptakan. Seorang pembuat cokelat membuat cokelat bentuk telur seberat hampir 50 kg. Berhasil dilelang dengan harga 91,4 juta rupiah. Konon cokelat ini jadi cokelat telur termahal di dunia!

Cokelat ini dibuat oleh seorang chocolatier asal London bernama William Curley. Cokelat super besar inipun dilelang, dan dimenangkan oleh seorang investor di bidang teknologi Cyrus Vandrevala. Tak tanggung-tanggung, Vandrevala mendapatkannya dengan harga Rp.91.449.000!

Karena harganya yang fantastis, cokelat ini mendapatkan rekor dunia dalam kategori cokelat berbentuk telur tanpa perhiasan termahal yang pernah dilelang. Untuk membuat cokelat super besar ini, digunakan bermacam-macam cokelat dengan jumlah yang bombastis.

Bagian luarnya menggunakan Amedei chocolate dari daerah Chuao di Venezuela. Cokelat ini dikenal sebagai salah satu cokelat terbaik di dunia. Untuk bagian dalamnya, Curley menggunakan aneka cokelat kesukaannya. Ada muscovado caramel, Japanese black vinegar, rosemary and olive oil, toasted sesame dan juniper berry. Telur ini juga dihias dengan daun emas yang bisa dimakan.

Cokelat bernama “The Golden Speckled Egg” ini tak dibuat sendirian oleh Curley. Untuk menyelesaikannya, ia dibantu 7 orang chocolatier lain. Butuh waktu 3 hari untuk membuat telur besar ini.

Pelelangan cokelat telur ini menjadi bagian dalam the Faberge Big Egg Hunt, yang mengumpulkan uang untuk disumbangkan bagi anak-anak. Lebih dari 200 telur dengan ukuran sekitar 76 cm dibuat oleh para seniman, desainer, arsitek, juga para pembuat perhiasan dan dipamerkan, dan hasilnya akan disumbangkan.

(Odi/Odi)

Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.

Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Hubungi kami:
Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media partner: promosi[at]detik.com
Pemasangan iklan: sales[at]detik.com

Roti sehat harga hemat

Monday, January 9, 2012

Seekor Bluefin Tuna Dihargai Hampir 6,7 Milyar Rupiah!

Odi - detikFood

Seekor Bluefin Tuna Dihargai Hampir 6,7 Milyar Rupiah!
Foto: dailymail.co.uk Jakarta - Seekor ikan super besar dilelang di Tsukiji fish market, Tokyo, Jepang pada lelang pertama di tahun 2012. Langsung jadi perhatian karena harganya yang tak main-main! Bluefin tuna seberat 269 kg ini dihargai hampir 6,7 milyar rupiah. Wow!

Ikan tersebut dibeli oleh Kiyoshi Kimura, pemilik Kiyomura Co, yang juga menjalankan jaringan restoran Sushi-Zanmai. Menurutnya, ia ingin memberikan semangat pada warga Jepang, setelah sempat diterpa tsunami. “Jepang telah melalui banyak hal di tahun kemarin ketika tertimpa bencana”, jelasnya.

Kimura juga ingin ikan tersebut tetap berada di Jepang, daripada membiarkannya dibeli orang dari negara lain. Ikan ini ditangkap di Aomori Prefecture, dan lokasi penangkapannya tak jauh dari pantai yang diterjang tsunami di tahun 2011.

Ikan ini harganya Rp. 25.000.000 per kilo, atau sekitar Rp. 870.000 per irisnya. Harga ini merupakan harga termahal untuk bluefish tuna. Kualitas tinggi bluefin tuna memang tak perlu diragukan lagi, namun harga mahal itu tetaplah mengejutkan. Harga tersebut adalah harga ikan termahal yang pernah dijual di Tsukiji fish market. Penjualan ikan mahal ini menghadirkan kemeriahan tersendiri di pasar ini, yang mendapatkan berkah saat lelang pertamanya di tahun 2012.

Walaupun dibeli dengan harga yang fantastis, namun restoran Sushi-Zanmai di Tsujiki menjual tuna sushi dengan harga hanya Rp.50.000. Hal itu membuat para pengunjung resto nya sangat senang. 'Ini sangat menyenangkan! Saya hanya bisa tersenyum senang!', kata Kosuke Shimogawara. Menurutnya, tuna sushi biasa dijual dengan harga sekitar Rp.955.000. Shimogawara merasa sangat berterimakasih pada Kimura, karena dapat mencicipi makanan tersebut dengan harga yang sangat murah.

Bluefin tuna dihargai tinggi karena daging merahnya yang lembut, yang jadi incaran para pecinta sushi. Irisan terbaik dari bluefin, disebut 'o-toro', biasanya dijual sekitar Rp.230.000 per irisnya. Warga Jepang mengkonsumsi 80% bluefin hasil tangkapan di Atlantik dan Pasifik.

Pemenang lelang di tahun 2011 adalah seorang pengusaha asal Hong Kong, Ricky Cheng, yang menjalankan jaringan restoran Itamae Sushi dan restoran Jepang kelas atas di Ginza.

(Odi/Odi)

Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.

Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : sales[at]detik.com

View the original article here