Ivory Bakery's Address
Tuesday, February 7, 2012
Thursday, October 6, 2011
Minuman Bersoda Bikin Orang Kecanduan?
- detikFood
Foto: kimsgym1.blogspot.com Jakarta - Saat udara panas menyengat, minuman soda yang dingin dan manis jadi penghilang dahaga paling jitu. Juga saat sedang istirahat atau kumpul keluarga dan teman, minuman ringan ini selalu jadi suguhan andalan. Namun, minuman bersoda juga berakibat buruk bagi kesehatan.
Minuman berkarbonasi atau biasa yang dikenal dengan soft drink ini, merupakan salah satu jenis minuman yang banyak dikonsumsi masyarakat di dunia. Terutama remaja dan anak-anak. Meskipun rasanya manis segar minuman ini perlu selalu diwaspadai.
Sudah banyak penelitian yang menyebutkan minuman bersoda memicu osteoporosis, obesitas dan penyakit jantung tapi juga bisa menyebakan kemandulan. Jikan diminum berlebihan hampir sama dengan air, minuman bersoda juga memberi efek buruk buat kesehatan. Beberapa di antaranya seperti diulas berikut ini:
Obesitas
Gemar minum minuman bersoda memiliki efek besar terhadap kegemukan. Sebab minuman berkarbonasi ini, mengandung banyak zat gula dan fruktosa yang bisa meningkatkan kalori tubuh dan memicu timbulnya timbunan lemak. Apalagi jika tidak dibarengi dengan olahraga yang cukup.
Kekurangan kalsiun
Banyak minum minuman bersoda bisa mengurangi kadar kalsium tubuh. Rasa asam dan kandungan gula yang tinggi pada softdrink juga bisa melemahkan tulang dan mengikis emanel gigi.
Kecanduan
Minuman bersoda seperti halnya kopi bisa membuat orang ketagihan. Minuman bersoda mengandung kadar gula tinggi yang membuat orang merasa nyaman. Karena secara instan memberi energi dan membuat tubuh melepaskan serotonin (neurotransmitter yang meningkatkan suasana hati sehingga membuat orang merasa bahagia).
Mandul
Studi menunjukkan bahwa, mereka yang gemar minum minuman bersoda memiliki resiko besar terhadap kemandulan. Sebab, minuman bersoda memiliki kandungan zat yang bersifat keras yang berbahaya bagi tubuh.
Insomnia
Gemar minum minuman bersoda secara rutin bisa menyebabkan masalah pada pencernaan yang bisa diikuti dengan insomnia. Sebab minuman bersoda bisa merangsang sistem saraf yang membuat tidur tidak nyenyak.
Tekanan darah tinggi
Soft drink memiliki kandungan gula dan kafein tinggi yang bisa meningkatkan resiko tekanan darah tinggi. Membuat jantung berdetak dua kali lebih cepat dan kencang, yang memicu terjadinya serangan jantung.
(Odi/Odi)
Tutup
You are redirected to Facebook
You are redirected to Facebook
Sending your message
You are redirected to Lintas Berita
Sending your message
Post this to your WordPress blog:
Sending your message
Post this to your Blogger blog:
Sending your message
Sending your message
Share to your Yahoo Mail contacts
Sending your message
Sending your message
Import Your Yahoo Messenger contacts
Share to your Yahoo Messenger contacts
Sending your message
Import Your Google Talk contacts
Share to your Google Talk contacts
Sending your message
Import Your Live Messenger contacts
Share to your Live Messenger contacts
Sending your message
Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : iklan@detikfood.com ,
telepon 021-7941177 (ext.547 dan 609)
Friday, June 24, 2011
Minuman Bersoda Picu Serangan Jantung?
- detikFood
Foto: sciencedaily.com Jakarta - Minuman bersoda yang dingin segar dan manis? Pasti tiap orang tak bisa menolak. Jika tiap hari tak pernah Anda lewatkan tanpa minuman bersoda, berhati-hatilah. Minuman yang segar enak ini ternyata bisa memicu munculnya beragam penyakit serius.
Saat udara panas, minuman bersoda dingin pastilah menjadi pelepas dahaga yang banyak dicari orang. Minuman bersoda atau berkarbonasi memang sangat beragam jenisnya. Warnanya menarik dan varian rasanya juga sangat banyak. Selain enak, mudah didapat, harganya juga realtif murah.
Jika hobi minum minuman bersoda, sebaiknya mulailah berhati – hati. Sebab, minuman ini memiliki sejumlah zat tambahan, berupa penambah rasa, zat pewarna, zat asam, agen pembentuk busa, serta zat pengawet yang tidak baik untuk kesehatan.
Minum sekaleng soda per hari bisa beresiko terhadap meningkatnya sindrom metabolik sebesar 48%, yang merupakan serangkaian faktor resiko terkena penyakit jantung dan diabetes. Tekanan darah tinggi pun ikut naik secara bertahap jika rutin diminum setiap hari.
Kandungan gula dan kafein yang berlebih pada minuman bersoda ini, bisa membuat jantung berdetak dua kali lebih cepat dan kencang, yang memicu terjadinya serangan jantung dini. Selain itu, menurut rekomendasi The American Heart Association pada tahun 2009 lalu, untuk mendapatkan asupan kalori dari gula, tidak boleh lebih dari 5%, tiap orang per hari.
Walaupun kini banyak minuman berkarbonasi yang menawarkan kandungan nol kalori, harus tetap waspada. Jangan menganggap minuman ini sehat. Justru minuman soda nol kalori mengandung aspartam atau pemanis buatan yang bisa memicu sakit kepala, perubahan mood dan reaksi pada kulit, bahkan bisa meningkatkan berat badan.
Sebuah studi menyebutkan bahwa orang yang makan makanan yang rendah kalori, dalam otaknya akan beranggapan aman di kosumsi terus-terusan karena kalorinya kecil. Padahal, hal ini bisa memicu nafsu makan lebih banyak lagi. Konsumsi minuman manis juga bisa bikin ketagihan dan selalu ingin mengonsumsi lagi dan lagi.
Tidak ada soda yang sehat, meskipun itu nol kalori. Ada baiknya memilih air putih, jus, teh atau minuman lain yang lebih sehat ketimbang minuman bersoda.
(Odi/Odi)
Tutup
You are redirected to Facebook
You are redirected to Facebook
Sending your message
You are redirected to Lintas Berita
Sending your message
Post this to your WordPress blog:
Sending your message
Post this to your Blogger blog:
Sending your message
Sending your message
Share to your Yahoo Mail contacts
Sending your message
Sending your message
Import Your Yahoo Messenger contacts
Share to your Yahoo Messenger contacts
Sending your message
Import Your Google Talk contacts
Share to your Google Talk contacts
Sending your message
Import Your Live Messenger contacts
Share to your Live Messenger contacts
Sending your message
Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : iklan@detikfood.com ,
telepon 021-7941177 (ext.547 dan 609)