Ivory Bakery's Address

Kami menyediakan roti murah berkualitas. Kami juga menerima pesanan untuk roti murah. Kami adalah supplier roti dari salah satu airline terbesar di Indonesia. Hubungi kami: Lisa Widjaja di 02168416986 atau 0214528707. Alamat kami di: Boulevard Raya QJ 1 no. 5, Kelapa Gading, Jakarta Utara.





Showing posts with label Djadoel. Show all posts
Showing posts with label Djadoel. Show all posts

Sunday, January 22, 2012

Laksa Djadoel Sejak 1969

Devita Sari - detikFood

Laksa Djadoel Sejak 1969
Foto: dev/detikFood Jakarta - Rumah makan yang satu ini mungkin lebih dikenal sebagai toko kue yang sangat terkenal dengan lemper ayamnya. Tanya saja mereka yang sekarang sudah seusia opa-oma. Pasti mereka kenal reputasi lemper ayam Ny. Ali. Lemper ayam kondang ini bahkan sudah jadi benchmark untuk menguji kualitas lemper ayam yang lain. Belakangan ini Ny. Ali juga menyediakan jajanan basah khas Thailand. Kue tetampah-nya yang beraneka ragam cocok untuk dipesan bagi pesta-pesta kecil di rumah. Rumah makannya kecil saja, tetapi nama besarnya jauh melebihi ukuran restorannya.

Bagi saya pribadi, karena dulu pernah bertempat tinggal tidak jauh dari rumah makan djadoel ini, yang masih selalu saya rindukan justru laksanya. Khususnya di sekitar bulan Ramadhan, ada lagi satu menu djadoel yang tidak boleh dilewatkan, yaitu: es blewah.

Laksa Ny. Ali (Rp 21 ribu) ini adalah gagrak laksa Jakarta yang tentunya berbeda dari laksa Bogor (memakai oncom), laksa Cibinong, maupun laksa Johor (Malaysia) sana. Di sini, laksa dapat dipesan dengan atau tanpa lontong. Karena sudah memakai bihun (yang notabene dibuat dari tepung beras), saya biasanya justru lebih suka memesan laksa tanpa lontong.

Kuah santannya berwarna kuning ayu, aromanya harum menggiurkan. Sekalipun santannya tebal dan mlekoh, tetapi terasa clean di lidah. Tidak meninggalkan lemak yang melekat. Gurih sangat. Taburan daun kemangi dan bawang merah goreng membuat kuah santan ini menjadi ekstra harum dan gurih. Isinya adalah bihun dan suwiran ayam. Perhatikan juga kehadiran teri goreng yang mencuatkan satu citarasa khas dan membuat laksa ini sungguh istimewa.

Pemakaian teri yang digoreng garing sebagai topping laksa ini memang sangat unik dan tidak pernah saya temui sebelumnya. Usahakan mengaduknya agar terserap ke dalam kuahnya yang mlekoh. Citarasa baru yang tercipta sungguh sangat berbeda dari laksa Penang, misalnya, yang memakai sardin sebagai pemnguat rasa.

Minuman es blewah yang dipesan untuk mendampingi laksa ini juga membuatnya spesial. Sayangnya, blewah sangat musiman, sehingga tidak selalu tersedia sepanjang tahun. Jangan lupa, di RM Ny. Ali juga ada es kopyor yang sekarang semakin jarang ditemui. Padahal, di tahun 1970-an, hampir semua rumah makan selalu menyajikan es kopyor.

Menu djadoel lain yang menjadi keunikan RM Ny. Ali adalah ketupat sayur (Rp 23 ribu), nasi rames (Rp 22 ribu), nasi uduk empal/ayam (Rp 23 ribu), dan bubur ayam spesial (Rp 19 ribu).

Jangan lupa memperhatikan daftar menu. Setiap bulan, RM Ny. Ali selalu menampilkan menu spesial yang berubah-ubah. Selama bulan Ramadhan yang lalu, misalnya, menu spesialnya adalah asem-asem daging sapi, makanan khas yang populer di Jawa Tengah. Khusus untuk hari-hari Jumat, Sabtu dan Minggu, rumah makan ini menyajikan menu khas Betawi: nasi ulam.

Jangan lupa pula membawa lemper ayam dan berbagai kue basah djadoel yang menjadi kebanggaan Ny. Ali. Dijamin kembali lagi dan lagi dan lagi! Rumah makan yang satu ini memang sungguh bikin kangen. Kalau Anda tidak sempat mudik, mungkin inilah salah satu alternatif untuk mencicipi hidangan bergaya rumahan.

RM Nyonya Ali
Jl. Kramat Pela 11 (Barito)
Kebayoran Baru
Jakarta Selatan021 7254184
www.ny-ali-indonesianfood.com

(dev/dev)

Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.

Tutup

You are redirected to Facebook

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : sales[at]detik.com

Roti sehat harga hemat

Tuesday, April 26, 2011

Nyam Nyam... Makan Roti Djadoel, Yuk!

Devita Sari - detikFood

Nyam Nyam... Makan Roti Djadoel, Yuk!
Foto: dev/detikFood Tangerang - Roti djadoel ini mengingatkan akan roti klasik yang dijual semasa kecil. Tampilannya sederhana dengan adonan yang empuk namun sedikit berat dan berserat. Tak banyak pula pilihan isinya, tetapi roti kacang tanah dan ayam merupakan salah satu yang digemari nyam... nyam!

Saat melintas di salah satu pertokoan baru di Alam Sutera sudah beberapa kali saya melihat papan nama toko roti 'Jadul' ini. Wah, keseringan lewat jadi penasaran juga akhirnya dan suatu sore saya pun mampir ke toko roti jadul ini. Apalagi kata 'jadul' yang dicantumkannya sungguh menggelitik rasa penasaran.

Toko roti ini penampilannya sederhana saja. Papan besar bertuliskan 'Roti Jadul' Rasa Tempo Dulu dicantumkan di bagian depan toko. Saya disambut oleh seseorang dengan ramah di dalam yang saya duga adalah si pemilik. Hanya ada empat tingkat rak berisi aneka roti di sisi kiri ruangan. Roti-roti tersebut dibungkus rapi dalam plastik transparant bertuliskan 'Roti Jadul' berwarna merah cerah.

Kurang lebih ada sekitar 14 rasa yang ditawarkan. Masing-masing ditaruh dalam wadah-wadah terpisah, ada roti nanas, roti kelapa, roti cokelat, roti pisang keju, roti kismis, roti kacang tanah, dan masih banyak lainnya. Untuk harga setiap roti ini sekitar Rp 3500,00 - Rp 5000,00 saja per buah. Wah, tak mahal tentunya!

Roti yang mentul-mentul sudah mengintip dibalik plastik transparan yang membungkusnya. Sungguh bikin saya penasaran ingin buru-buru menyobek dan menyuapkannya ke dalam mulut. Roti klasik ini tidak dibentuk unik atau lucu-lucu seperti di bakery-bakery modern umumnya yang sering saya jumpai di mal. Setiap roti kebanyakan dibentuk dengan adonan bulat atau memanjang. Di bagian tengah ruangan ada pula meja kecil tempat menaruh roti kasur dengan berbagai macam isi.

Konon roti ini merupakan yang dibuat dengan gaya kuno seperti jaman dulu. Saya jadi teringat dengan toko roti sejenis seperti AJ Bakery atau Tan Ek Tjoan yang membuat roti serupa. Kedua toko roti tersebut memang merupakan favorit saya.

Setelah memilih beberapa jenis roti saya pun membayar di kasir. Tak tahan ingin menyantapnya saya langsung menggelar roti-roti tersebut di meja yang telah disediakan yang ada di sudut kanan merapat ke dinding. Segelas susu kacang kedelai menjadi teman untuk menyantap roti ini dengan santai di sore yang cerah itu.

Pertama-tama roti kacang tanah jadi incaran saya, karena memang sudah lama tak menikmati roti ini. Roti yang diatasnya juga terdapat taburan gerusan kacang tanah kasar. Rotinya ternyata empuk banget, sekali gigit wah roti tidak kempes. Ini membuktikan si penjual memang tidak memakai tepung premix seperti yang banyak dipakai di bakery modern.

Kacang tanah yang digerus kasar memberikan sensasi krenyes renyah kontras dengan tekstur roti yang lembut. Menikmati roti kacang ini mengingatkan saya sewaktu kecil, ibu saya suka sekali membelikan roti kacang di abang penjual roti dorongan setiap paginya. Tekstur adonannya juga berserat memanjang, menandakan adonannya memakai biang atau metode tidak langsung yang bisa dipakai roti kuno.

Roti nenasnya juga istimewa karena tekstur selainya sedikit kasar sehingga lebih nendang. Rasa selainya tidak terlalu manis sehingga tidak eneg saat dimakan sampai gigitan terakhir. Favorit saya lainnya adalah roti ayam yang memakai daging ayam cincang. Yang satu ini benar-benar persis rasanya dengan yang saya nikmati sewaktu kecil dengan sensasi pedas lada. Nyam... nyam... untuk yang satu ini sebungkus saja rasanya tak cukup.

Ketagihan si roti djadoel membuat saya pastinya bakal sering-sering mampir kembali ke toko ini. Apalagi jika kangen dengan si roti kacang dan roti ayam, ya hitung-hitung sekaligus bernostalgia semasa kecil.

Roti Jadul
Deretan Pertokoan Alam Sutera
Tangerang
Telp: 021- 53140785/44671988
Jam Buka: 09.30 - 20.30 (Senin - Jumat), 09.30 - 19.00 (Sabtu)
Hari Minggu Libur

(dev/Odi)


Tutup

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : iklan@detikfood.com ,
telepon 021-7941177 (ext.547 dan 609)

View the original article here